<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0">
  <channel>
    <title>Teras Bandung - olahraga</title>
    <link>https://terasbandung.com/</link>
    <description>News And Service</description>
    <atom:link rel="self" type="application/rss+xml"/>
    <language>id-ID</language>
    <sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
    <sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
    <copyright>Copyright 2026, Teras Bandung</copyright>
    <pubDate>Mon, 21 Sep 2026 22:58:31 +0700</pubDate>
    <lastBuildDate>Mon, 21 Sep 2026 22:58:31 +0700</lastBuildDate>
    <ttl>60</ttl>
    <item>
      <title>Bermain Habis-habisan,  BINUS University Jakarta Akhirnya Juarai Campus League Badminton 2026</title>
      <link>https://terasbandung.com/2026/09/18/bermain-habis-habisan-binus-university-jakarta-akhirnya-juarai-campus-league-badminton-2026</link>
      <pubDate>Fri, 18 Sep 2026 22:46:00 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://terasbandung.com/2026/09/18/bermain-habis-habisan-binus-university-jakarta-akhirnya-juarai-campus-league-badminton-2026</guid>
      <category>Campus League 2026</category>
      <category>Campus League Badminton</category>
      <description>TB.COM Tim badminton Universitas Bina Nusantara (BINUS) Jakarta keluar sebagai juara Campus League Badminton Regional Bandung kategori beregu. Pada babak final yang berla</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TB.COM,-</b> Tim badminton Universitas Bina Nusantara (BINUS) Jakarta, keluar sebagai juara Campus League Badminton Regional Bandung kategori beregu.

Pada babak final yang berlangsung di GOR KONI Bandung, Jln.Jakarta Bandung, Jumat (18/09/2026) Binus menjadi juara setelah mengalahkan Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dengan skor 2-1 (45-55, 55-44,55-53). Sementara Universitas Budi Luhur Jakarta menempati peringkat tiga usai menang atas Universitas Gunadarma Depok yang juga menjalani rubber set, 55-44, 46-55, 55-38.

CEO Campus League, Ryan Gozali menyambut hangat keseruan Campus League Badminton Regional Bandung kemudian memprediksi The Nationals yang diselenggarakan pekan depan, 21 hingga 25 September 2026 di tempat yang sama, akan jauh lebih sengit. 

"Persiapan untuk The Nationals sudah matang. Performa para student-athlete di tingkat regional bagus semua. Bandung menarik karena di kategori individu juaranya beragam tak hanya dari Bandung, sementara kategori beregu justru tidak ada perwakilan Bandung yang menjadi semifinalis. Kita lihat saja keseruan The Nationals seperti apa, saya yakin coach dan student-athlete mulai berstrategi karena sudah melihat lawan-lawan mereka nanti seperti apa,"ujar Ryan kepada awak media dalam sesi jumpa pers.

<img src="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/09/whatsapp-image-2026-09-18-at-230303-d561_mid.jpg" alt="">

Lebih lanjut, Ryan menjelaskan, Campus League akan jadi turnamen tahunan. Ke depan, Campus League akan merangkul lebih banyak kampus di berbagai wilayah di Pulau Jawa. Bersama Campus League, budaya bulutangkis di kalangan mahasiswa mulai dibentuk.
 
"Karena ini Campus League tahun pertama, ini fase pembentukan (budaya bulutangkis) dan kompetisi student-athlete. Saya percaya, jika konsisten menjalankan, kampus-kampus akan lebih aware dan tahun depan lebih banyak peserta. Kami sudah berjalan di Semarang dan Bandung. Mungkin, tahun depan bisa merangkul Jakarta, Surabaya, dan kota lainnya," tambahnya. 

Sekertaris Jenderal PB PBSI, Ricky Subagja yang hadir dan menyaksikan langsung laga final beregu Campus League Badminton Regional Bandung mengagumi performa student athlete yang diperlihatkan para setiap pemain. Melihat semangat dan perjuangan para mahasiswa saat bertanding di GOR KONI Bandung pun membangkitkan kenangan indah saat dirinya masih menjadi atlet bulutangkis. 

"Yang pertama, GOR Bandung tempat bersejarah karena saat muda saya juga berlatih badminton di sini. Kedua, beberapa match saya menonton. Luar biasa performa para student-athlete. Mereka memanfaatkan kesempatan ini. Jatuh bangun di lapangan, semangat, dan motivasi mereka tinggi. Poin 55, kekompakan tim kampus terlihat, ini sangat baik untuk student-athlete menunjukkan skill terbaik mereka," katanya kepada wartawan. 

Disebutkan Ricky, PB PBSI mendukung adanya Campus League Badminton karena lewat ajang ini mahasiswa bisa menunjukkan kemampuannya. Pihaknya, lanjut Ricky, turut mendukung rencana jangka panjang Campus League sebagai turnamen tahunan. 

Menurutnya, ajang ini bisa menjadi wadah untuk menyemai bibit-bibit atlet bulutangkis Indonesia di masa mendatang. Hal tersebut dimulai dari kiprah para student-athlete dalam adu tanding sembari mempertinggi jam terbang di lapangan. 

"Dengan adanya Campus League, pertama, turnamen ini akan jadi ajang yang ditunggu-tunggu. Kedua, persiapan para student-athlete ke depan akan makin baik dengan latihan intens. Campus League adalah wadah mereka untuk berkembang,” urai Ricky lalu menyorot perjuangan panjang para student-athlete demi menggenggam gelar juara liga kampus.

<img src="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/09/whatsapp-image-2026-09-18-at-225944-f0e9_mid.jpg">

Di babak final kategori beregu, drama tiga babak dimulai dengan nomor tunggal putri. Aura Ihza Aulia (BINUS) kalah telak meladeni Laili Dwiyanti Nur Rohmah (UNJ) dengan skor akhir 4-11. Lalu, gim pertama berakhir dengan kemenangan UNJ, 55-45. Memasuki gim kedua, Aulia membalik keadaan. Rohmah dipaksa menyerah dengan skor ketat 11-10. Ini memotivasi rekan-rekan Aulia hingga berakhir dengan nilai 55-44 untuk kemenangan BINUS. Genta pertarungan makin nyaring di gim ketiga, dengan diwarnai aksi saling menyamakan kedudukan berkali-kali di tiap pertandingan. 

Pada gim pamungkas, Rohmah melancarkan perlawanan sengit dan menyamakan skor dari 8-8, 9-9, 10-10, hingga akhirnya Aulia menang tipis 11-10. Menyusul kemudian, tunggal putra BINUS, Jovan Sammy Sukardi menjamu Ray Mutaqqin. Skor sama terjadi berkali-kali dari 12-12, 13-13, 14-14, 15-15. Ray sekali lagi “membersamai” Jovan dengan 20-20, lalu mengakui gemilang performa rival setelah kalah 20-22. Jovan keluar lapangan dengan senyum lebar. 

Sejurus kemudian, genderang duel tunggal putra ditabuh. Steven Setiawan/Jonathan Sutanto (BINUS) meladeni Demorza Naafi/Ray Mutaqqin (UNJ). Tiga kali terjadi skor setara yakni 24-24, 31-31, 32-32, kubu BINUS mengakhiri duel dengan nilai akhir 33-32. 

Habis-habisan kata yang pas untuk menggambarkan partai keempat, yang mempertemukan ganda campuran Jonathan Sutanto/Veren Irvana Daula (BINUS) dan utusan UNJ, Demorza Naafi/Citra M. Surono. Tujuh kali UNJ menyamai skor BINUS dari 33 sampai 38. 

Di menit-menit akhir, tim UNJ makin intens melawan hingga skor bisa sama 43-43. BINUS lalu menutup babak ini dengan kemenangan yang lagi-lagi tipis, 44-43. Pada partai terakhir, reli-reli panjang mewarnai pertandingan ganda putri, Feodora Hisanah/Veren Irvana Daula (BINUS) menghadapi Antonia H Haganingrum/Citra M. Surono (UNJ). Sempat membayangi Feodora/Veren dengan poin kembar 48-48, 49-49, lalu 50-50, perlahan duta ganda putri UNJ tertinggal. Permainan berakhir dengan poin akhir 55-53 untuk kejayaan BINUS.

Pelatih BINUS, Haryadi Abu, mengaku bersyukur dengan keberhasilan anak asuhnya itu, mengingat target awal mereka hanya lolos ke The Nationals. Haryadi mengatakan dikompetisi beregu yang menerapkan poin 55 dengan 11 skor di tiap pertandingan membuat pemainnya harus menghadapi sejumlah tantangan. Durasi tiap partai lebih ringkas membuatnya harus matang dalam berstrategi menata konfigurasi pemain.

"Lebih pendek dan instan. Strategi kami, yang pasti setelah selesai bertanding, langsung recovery. Istirahat cukup, makan cukup, dan dijaga. Tantangan lain, dengan skor atau poin 11 adalah kontinuitas. Untungnya, pemain bisa diganti. Tantangan berikutnya, jaga semangat di The Nationals," Haryadi memaparkan. 

Senada dengan pelatih, Kapten Tim BINUS, Jonathan Sutanto menggarisbawahi timnya sejak awal siap untuk pertandingan poin 55. "Jelas lelah, tapi melihat dari sisi terang, durasi tandingnya lebih pendek jika dibandingkan dengan kompetisi per partai. Karena turun untuk sektor ganda putra dan ganda campuran, tugas terbesar saya menjaga stamina serta fokus selama bertanding," ucap Jonathan.

Para pemenang Regional Bandung dan Semarang siap berlaga di Campus League Badminton The Nationals yang akan diselenggarakan di GOR KONI Bandung Jawa Barat, mulai 21 sampai 25 September 2026. Untuk kategori individu, masing-masing delapan pemain / pasangan / triple terbaik yang melaju ke The Nationals. Sementara kategori beregu, empat tim semifinalis yang akan berlaga. 

Dari Regional Bandung, keempat tim tersebut adalah Universitas Bina Nusantara Jakarta, Universitas Negeri Jakarta, Universitas Budi Luhur Jakarta, dan Universitas Gunadarma. Sementara perwakilan Semarang ialah Universitas Islam Indonesia (UII) sebagai juara, diikuti oleh Universitas Negeri Semarang (UNNES), Universitas Sebelas Maret (UNS), dan Universitas Negeri Surabaya (UNESA).

Daftar Juara Campus League Badminton Regional Bandung - Kategori Beregu
Winner		: Universitas Bina Nusantara Jakarta
Runner-up	: Universitas Negeri Jakarta 
3rd Place	: Universitas Budi Luhur Jakarta

Daftar Juara Campus League Badminton Regional Bandung - Kategori Individu

Tunggal Putra
Winner		: Nopriansyah Adi Gunawan - Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Bekasi
Runner-up	: Muhammad Bagus Suyarto - Universitas Budi Luhur Jakarta
3rd Place	: Triyugo Frediqke Sunandar Hidayat - Universitas Trisakti Jakarta

Tunggal Putri
Winner		: Maria Veronica Ngadien Prawesti - Universitas Padjadjaran
Runner-up	: Alya Zafira - Universitas Gunadarma
3rd Place	: Novia Nurzaharani - Universitas Komputer Indonesia

Ganda Putra
Winner		: Fajar Putra Setiawan/Ridho Ma’sum Firdaus - Universitas Komputer Indonesia
Runner-up	: Gilang Pramunantio/Miftah Ilman Khatami - Universitas Trisakti Jakarta
3rd Place	: Agagis/Hegi Argian Ginanjar - Universitas Pendidikan Indonesia

Ganda Putri
Winner		: Alya Ardelia/Shofi Aprilia Argyanti - Universitas Budi Luhur Jakarta
Runner-up	: Aura Zalfa Syafiya/Shafa Alya Ramadhani - Universitas Gunadarma Depok
3rd Place	: Citra Murdiningrum Surono/Antonia Hasna Haganingrum - Universitas Negeri Jakarta

Ganda Campuran
Winner		: Muhammad Halim As Sidiq/Citra Murdiningrum Surono - Universitas Negeri Jakarta
Runner-up	: Khaddhaffy Allrhenandhy/Alya Ardelia - Universitas Budi Luhur
3rd Place	: Deandra Ikhsan Gunawan/Agnia Sri Rahayu - STKIP Pasundan

3v3
Winner		: Agnia Sri Rahayu/Rangga Arda Rheta/Deandra Ikhsan Gunawan - STKIP Pasundan Cimahi
Runner-up	: Alya Zafira/Muhammad Irsya Mubarok/Ardha Tanu Widarma - Universitas Gunadarma
3rd Place	: Zacki Arbiansyah Supriatna/Magfira Kusumalani/Abdul Rafi Ats Tsaqif - Universitas Pendidikan Indonesia

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/09/whatsapp-image-2026-09-18-at-230244-bf27_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Campus League Badminton Regional Bandung, Jumlah Peserta Melonjak, Bandung Selalu Jadi Barometer</title>
      <link>https://terasbandung.com/2026/09/16/campus-league-badminton-regional-bandung-jumlah-peserta-melonjak-bandung-selalu-jadi-barometer</link>
      <pubDate>Wed, 16 Sep 2026 23:02:58 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://terasbandung.com/2026/09/16/campus-league-badminton-regional-bandung-jumlah-peserta-melonjak-bandung-selalu-jadi-barometer</guid>
      <description>Campus League Badminton Regional Bandung diikuti 23 kampus. Turnamen menghadirkan format 3v3, skor 15 poin, dan persaingan ketat mahasiswa.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Baru pertama kali digelar, turnamen Campus League (CL) Badminton Regional Bandung langsung menjadi sorotan. Tercatat, kompetisi badminton antarmahasiswa ini diikuti sebanyak 23 perguruan tinggi dari Bandung, Cimahi, Jakarta, Bogor, dan Depok.

Jumlah tersebut lebih banyak dibandingkan Campus League yang sebelumnya digelar di Semarang, yang hanya diikuti 17 perguruan tinggi. Turnamen bergengsi ini diikuti student-athlete yang saling adu kemampuan dan strategi di arena.

Pada kategori individu, Campus League Badminton Regional Bandung menyajikan enam nomor pertandingan, yakni tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri, ganda campuran, dan 3v3.

Head of Competition Campus League, Dave Leopold, mengacungi jempol antusiasme peserta Regional Bandung. Dia mengaku bangga dan bersyukur karena Campus League Badminton Regional Bandung disambut hangat masyarakat Kota Bandung dan sekitarnya.

"Bandung memang selalu menjadi barometer, termasuk dalam penyelenggaraan Campus League Badminton Regional Bandung ini. Kenapa begitu, karena banyak mahasiswa Bandung yang setelah lulus memilih mengajar atau melatih pemain diluar negeri," ungkapnya.

Meskipun badminton bukanlah olahraga baru, Campus League Badminton ini hadir dengan beberapa sistem baru. Salah satunya adalah nomor 3v3 yang diadaptasi dari format latihan para atlet profesional.

<img src="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/09/cl2-9605_mid.jpg" alt="">

"Tujuan dipilihnya format 3v3 yaitu untuk mendorong para student-athlete yang belum percaya diri atas kemampuan mereka, tapi ingin tetap bertanding dan Ganda Campuran," ujar Dave.

Selain 3v3, hal yang membuat Campus League berbeda adalah poin yang digunakan hanya sampai 15 poin. Diakuinya, pihaknya sudah mendapatkan persetujuan dari Persatuan Bulutangkis Indonesia (PBSI) untuk menggunakan sistem 15 poin tersebut dengan tujuan sosialisasi.

"Yang saya lihat, secara pertandingan jadi lebih cepat, seru, dan menarik. Kami telah bertanya ke sejumlah student-athlete. Mereka mengaku lebih suka poin 15 sebagai pemanasan untuk menjadi atlet profesional," imbuhnya.

Usai kategori individu yang bergulir pada 15 dan 16 September rampung, Campus League Badminton Regional Bandung berlanjut ke kategori beregu pada 17 dan 18 September.

Dave Leopold menyinggung penerapan sistem skor terbaru dari BWF, yakni 55 poin kumulatif dalam kompetisi beregu, yang diprediksi akan memberikan keseruan dan menghadirkan persaingan sengit antartim yang berlaga.

“Ini lebih menarik karena menang di set pertama dan kedua, tidak menjamin sebuah tim bisa unggul sampai akhir. Itu tergantung strategi pelatih dalam menempatkan pemain penentu. Kami juga ingin para pemain, perangkat pertandingan, dan yang terlibat turnamen ini lebih familier. Makin terbiasa tentu akan makin baik,” tegasnya.

Di partai 3v3, tim STKIP Pasundan Cimahi yang dimotori Agnia Sri Rahayu, Rangga Arda Rheta, dan Deandra Ikhsan Gunawan keluar sebagai juara. Ketiganya berhasil menyabet gelar setelah mengalahkan Alya Zafira, Muhammad Irsya Mubarok, serta Ardha Tanu Widarma dari Universitas Gunadarma dengan skor 15-10, 15-5.

Secara jujur, Rangga membeberkan bahwa tantangan terbesar di 3v3 adalah komunikasi. Beda kepala, beda pemikiran. Karenanya, harus ada salah satu personel yang siap memimpin tim saat pertandingan bergulir.

"Dari pertandingan 3vs3 ini kendalanya adalah komunikasi. Menyatakan tiga kepala itu tidak mudah, makanya kita berpikir harus ada yang bisa memimpin. Dan pilihannya jatuh kepada Agnia," sebutnya.

Agnia membenarkan seraya menyebut babak pertama lebih susah dijalani.

“Di babak awal, kami membaca peta kekuatan lawan. Kami mengincar yang lemah, pastinya. Sementara kami bertiga harus lebih pintar menutupi kelemahan satu sama lain,” ucapnya.

“Kami melihat Tim Gunadarma kuat. Cuma ada teknik permainan kami yang mereka mungkin kurang suka. Misalnya, main satu-satu atau individual,” ulas Rangga. Senada dengan Rangga, Deandra.

Beralih ke tunggal putri, Maria Veronica Ngadien Prawesti dari Universitas Padjadjaran berhasil menundukkan Alya Zahira, utusan Universitas Gunadarma, Alya Zafira, lewat dua set langsung, 15-9, 15-9, dan 15-12.

<img src="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/09/cl3-eec8_mid.jpg" alt="">

Maria yang berstatus unggulan dua mengakui, tantangan terbesar ada di babak kedua lantaran Alya menempel ketat. Alya berkali-kali menyamakan kedudukan dari 2-2, 4-4, hingga 6-6. Berkali-kali pula ia membayangi Maria dengan selisih skor tipis 9-10, 10-11, lalu 12-13.

Dalam sesi jumpa pers, Maria membenarkan babak kedua lebih menegangkan.

“Babak kedua lebih struggling karena serangan saya banyak mati sendiri. Tegang juga sehingga kejar-kejaran skor dengan Alya Zafira terasa lebih ketat,” akunya.

Sebagai atlet, Maria pun mengapresiasi penyelenggaraan Campus League.

“Bagus, Campus League Badminton bisa menjadi wadah bagi student-athlete di berbagai kota di Indonesia untuk menunjukkan bakat mereka,” cetusnya.

Sementara pada nomor tunggal putra, perjalanan Nopriansyah Adi Gunawan dari Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Bekasi, cukup mulus. Pada babak semifinal, ia berhasil mengalahkan unggulan empat Triyugo Frediqke Sunandar Hidayat dari Universitas Trisakti, Jakarta, dengan skor 15-12, 15-9.

Melangkah ke partai final, performa Nopriansyah pun masih stabil dengan melibas unggulan tiga Muhammad Bagus Suyarto dari Universitas Budi Luhur Jakarta dengan skor 15-12, 16-14.

<img src="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/09/cl1-761c_mid.jpg" alt="">

Pada partai ganda putra, Gilang Pramunantio/Miftah Ilman Khatami dari Universitas Trisakti Jakarta dipaksa mengakui kedigdayaan Fajar Putra Setiawan/Ridho Ma’sum Firdaus dari Universitas Komputer Indonesia dengan poin akhir 10-15 dan 15-17.

Menilik pertarungan ganda putri, Alya Ardelia/Shofi Aprilia Argyanti dari Universitas Budi Luhur Jakarta menjegal langkah Shafa Alya Ramadhani/Aura Zalfa Syafiya menuju podium tertinggi. Babak final pun berakhir dengan skor 15-13 dan 15-10 untuk kemenangan Alya-Shofi.

Beralih ke ganda campuran, Muhammad Halim As Sidiq/Citra Murdiningrum Surono dari Universitas Negeri Jakarta menundukkan wakil Universitas Budi Luhur Jakarta, Khaddhaffy Allrhenandhy/Alya Ardelia, dua set langsung dengan skor 15-13, 15-10.***

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/09/cl4-f781_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Porprov 2026, Bandung Siapkan 1.858 Atlet untuk Bidik Juara Umum</title>
      <link>https://terasbandung.com/2026/09/09/porprov-2026-bandung-siapkan-1858-atlet-untuk-bidik-juara-umum</link>
      <pubDate>Wed, 09 Sep 2026 07:22:03 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://terasbandung.com/2026/09/09/porprov-2026-bandung-siapkan-1858-atlet-untuk-bidik-juara-umum</guid>
      <category>Porprov 2026</category>
      <description>Kota Bandung menyiapkan 1.858 atlet untuk Porprov 2026 dengan target juara umum atau minimal finis di posisi dua besar.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Pemerintah Kota Bandung bersama KONI Kota Bandung memastikan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026 terus dimatangkan.

Bandung membidik gelar juara umum, meski target realistis yang dipasang adalah finis di posisi dua besar. Persaingan diprediksi ketat dengan sejumlah daerah seperti Kota Bekasi, Bogor dan Depok.

Kepala Dispora Kota Bandung Sigit Iskandar mengatakan kesiapan atlet menjadi faktor utama, termasuk dari sisi fisik, mental dan gizi.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/09/08/bagaimana-terjadinya-penyusutan-kawah-putih-ciwidey-ini-penyebab-dan-prosesnya">Baca Juga : Bagaimana Terjadinya Penyusutan Kawah Putih Ciwidey? Ini Penyebab dan Prosesnya</a></b>

“Kalau target, kita ingin juara umum. Tapi kita realistis saja, mudah-mudahan tidak keluar dari dua besar,” ujar Sigit, Selasa, 8 September 2026.

“Kalau kesiapan atlet itu sudah standar dan harus dipersiapkan dari segi gizi, kesiapan mental, fisik, semuanya sudah dipersiapkan. Tinggal faktor lain yang juga harus kita hitung,” katanya.

Ketua Umum KONI Kota Bandung Nuryadi menyebut seleksi atlet telah dilakukan sejak Maret 2026 melalui tes fisik. Dari lebih dari 2.000 hingga hampir 3.000 atlet yang dipantau, kini sekitar 1.858 atlet dipersiapkan untuk bertanding.

“Sejak Maret tes fisik terhadap semua atlet Kota Bandung yang akan berlaga di Porprov. Alhamdulillah, ada beberapa cabang olahraga yang sangat excellent dan siap tampil tidak hanya di level lokal, tetapi juga internasional,” kata Nuryadi.

KONI juga terus menjalankan program latihan dan memberikan dukungan operasional pembinaan bagi cabang olahraga.

“Walaupun kondisi efisiensi terjadi di seluruh Indonesia, alhamdulillah Kota Bandung, operasional kepemilikan sudah diserahkan,” ujarnya.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/09/08/karhutla-gunung-ciremai-kuningan-meluas-api-sulit-dipadamkan-karena-angin-kencang">Baca Juga : Karhutla Gunung Ciremai Kuningan Meluas, Api Sulit Dipadamkan karena Angin Kencang</a></b>

Selain prestasi, KONI memperhatikan kesejahteraan dan pendidikan atlet melalui asuransi serta kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi untuk peluang pendidikan dan beasiswa.

“Kami mengedepankan pendidikan. Jangan sampai atlet pendidikannya terbengkalai. Atlet itu harus pintar, harus terpelajar,” katanya.

Nuryadi mengakui persaingan Porprov 2026 tidak mudah. Namun, Bandung tetap optimistis dengan kekuatan pembinaan olahraga yang selama ini dibangun.

“Kami harus berpikir ke internal, namun memantau kemampuan eksternal. Doanya saja dari teman-teman supaya apa yang diinginkan pemerintah dan masyarakat Bandung tetap menghasilkan yang maksimal,” ujarnya.

Porprov 2026 dijadwalkan berlangsung pada November. Nuryadi meminta seluruh atlet menjaga konsistensi latihan hingga pertandingan.

“Tetap berlatih, semangat untuk menuju Porprov di November 2026,” pungkasnya.***

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/09/porprov-2026-5094_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>TAFF Dorong Pembinaan Flag Football Indonesia, Mulai Roadshow dari Tasikmalaya</title>
      <link>https://terasbandung.com/2026/09/01/taff-dorong-pembinaan-flag-football-indonesia-mulai-roadshow-dari-tasikmalaya</link>
      <pubDate>Tue, 01 Sep 2026 19:39:36 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Ely Kurniawati]]></dc:creator>
      <guid>https://terasbandung.com/2026/09/01/taff-dorong-pembinaan-flag-football-indonesia-mulai-roadshow-dari-tasikmalaya</guid>
      <category>flag football Indonesia</category>
      <category>TAFF</category>
      <category>TaylorMade Academy Flag Football</category>
      <category>atlet flag football Indonesia</category>
      <category>flag football Tasikmalaya</category>
      <description>TAFF memulai roadshow di Tasikmalaya untuk memperkuat pembinaan atlet dan mendorong perkembangan flag football Indonesia.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Upaya memperkuat pembinaan flag football di Indonesia mulai bergerak lebih luas. 

TaylorMade Academy Flag Football (TAFF) memilih Tasikmalaya sebagai kota pertama dalam rangkaian roadshow yang ditujukan untuk memperkenalkan sistem pembinaan sekaligus memperluas akses pengembangan atlet di daerah.

Roadshow TAFF berlangsung di Stadion Wiradadaha, Tasikmalaya, pada 29-30 Agustus 2026. 

Kegiatan tersebut menjadi langkah awal akademi yang didirikan pada pertengahan 2025 oleh Coach Dana Taylor II dan Coach Windra Thio untuk membangun ekosistem pembinaan flag football yang lebih terarah.

Pemilihan Tasikmalaya juga menjadi bagian dari upaya mendekatkan pembinaan olahraga tersebut dengan komunitas di daerah, khususnya kawasan Priangan Timur. 

Dalam kegiatan itu, TAFF berbagi pengetahuan, pengalaman, serta pendekatan kepelatihan yang mengacu pada standar internasional.

Bagi TAFF, pengembangan flag football tidak cukup hanya berorientasi pada pencarian atlet berprestasi. 

Pembinaan yang konsisten sejak tingkat akar rumput dinilai menjadi fondasi penting agar Indonesia mampu melahirkan lebih banyak pemain yang siap bersaing di level yang lebih tinggi.

“Potensi atlet flag football Indonesia itu sangat besar, tapi selama ini belum ada sistem pembinaan yang konsisten dan terarah. Itu yang ingin kami bangun lewat TAFF, supaya Indonesia bisa bersaing di level regional, bahkan internasional,” kata Coach Dana Taylor II, yang dikenal sebagai Coach 22.

Coach 22 saat ini juga menjabat sebagai Assistant Coach Tim Nasional Women’s Flag Football Indonesia. 

Pengalamannya di lingkungan tim nasional menjadi salah satu modal yang dibawa TAFF dalam merancang program pembinaan bagi atlet di berbagai jenjang.

Sementara itu, Coach Windra Thio mengatakan TAFF ingin mengambil peran sebagai bagian dari ekosistem flag football nasional, bukan berjalan sendiri.

“TAFF bukan cuma soal mencetak atlet berprestasi. Kami ingin memperkuat fondasi olahraga ini dari level akar rumput sampai ke tim nasional, supaya lebih banyak talenta muda yang punya akses ke pembinaan berkualitas,” ujarnya.

Roadshow di Tasikmalaya menjadi awal dari rencana TAFF untuk menyambangi sejumlah kota lainnya. Langkah tersebut diharapkan dapat membuka akses pembinaan yang lebih luas sekaligus meningkatkan eksposur flag football di berbagai daerah.

Dengan sistem pembinaan yang terstruktur, berkelanjutan, dan berstandar internasional, TAFF menargetkan lahirnya lebih banyak talenta yang dapat berkembang dari tingkat akar rumput hingga memiliki peluang memperkuat tim nasional.

Kehadiran akademi ini sekaligus menandai upaya untuk memperkuat fondasi flag football Indonesia di luar pusat-pusat pembinaan yang selama ini lebih terkonsentrasi di wilayah tertentu.

<b>Tentang TAFF</b>

TaylorMade Academy Flag Football (TAFF) merupakan akademi flag football yang didirikan pada pertengahan 2025 oleh Coach Dana Taylor II (Coach 22) dan Coach Windra Thio.

TAFF membawa misi membangun sistem pembinaan flag football yang terstruktur, berkelanjutan, dan berstandar internasional bagi atlet Indonesia, mulai dari level akar rumput hingga tim nasional.***

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/09/img-20260901-193541-de93_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>KONI Jabar Pacu PORPROV XV, Jadi Kawah Candradimuka Atlet Menuju PON 2028</title>
      <link>https://terasbandung.com/2026/08/31/koni-jabar-pacu-porprov-xv-jadi-kawah-candradimuka-atlet-menuju-pon-2028</link>
      <pubDate>Mon, 31 Aug 2026 11:19:33 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Ely Kurniawati]]></dc:creator>
      <guid>https://terasbandung.com/2026/08/31/koni-jabar-pacu-porprov-xv-jadi-kawah-candradimuka-atlet-menuju-pon-2028</guid>
      <category>KONI Jabar</category>
      <category>Rakerprov</category>
      <category>PORPROV</category>
      <description>KONI Jawa Barat mematangkan sejumlah agenda strategis olahraga daerah melalui Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) yang digelar di Paguyuban Pasundan</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Barat mematangkan sejumlah agenda strategis olahraga daerah melalui Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) yang digelar di Paguyuban Pasundan, Jalan Sumatera, Kota Bandung, Minggu (30/8/2026).

Rakerprov menjadi momentum penting bagi KONI Jabar untuk mempersiapkan Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov), menyosialisasikan perubahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) KONI, sekaligus memastikan kesiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XV Jawa Barat.

Wakil Ketua KONI Pusat, Sumarno, menegaskan bahwa PORPROV bukan sekadar ajang kompetisi antarkabupaten/kota. 

Lebih dari itu, PORPROV menjadi bagian penting dalam proses pembinaan dan penyaringan atlet potensial yang diproyeksikan memperkuat Jawa Barat di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 maupun PON-PON berikutnya.

“PORPROV ini sangat penting karena akan menyaring atlet-atlet berprestasi, mulai dari tingkat kabupaten yang nantinya menuju provinsi dan kemudian menjadi atlet kontingen Jawa Barat menuju PON 2028 khususnya dan PON-PON berikutnya," kata Sumarno di sela-sela kegiatan.

Menurut Sumarno, keberadaan PORPROV menjadi salah satu mata rantai penting dalam membangun ekosistem pembinaan atlet secara berjenjang. 

Atlet yang tampil menonjol di tingkat kabupaten/kota memiliki peluang untuk naik ke level provinsi sebelum akhirnya diproyeksikan menjadi bagian dari kekuatan Jawa Barat di pentas nasional.

Di sisi lain, persiapan menuju PON 2028 menghadirkan tantangan tersendiri. Ajang tersebut akan berlangsung di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB), dua wilayah yang memiliki karakter geografis berbeda dengan Jawa Barat.

Perbedaan kondisi tersebut membuat persiapan kontingen harus dilakukan lebih matang, termasuk terkait venue pertandingan. 

KONI Pusat bahkan tengah mengkaji kemungkinan menjadikan DKI Jakarta sebagai daerah penyangga untuk sejumlah cabang olahraga.

"DKI sebagai penyangga, jadi pasti ada cabang yang dipertandingkan di NTT, ada pertandingan di NTB," ujarnya.

Kendati demikian, sejumlah keputusan terkait venue masih menunggu hasil evaluasi. Salah satu faktor yang menjadi perhatian adalah bencana yang terjadi di Flores.

KONI Pusat masih menilai kelayakan sejumlah lokasi pertandingan dan membuka kemungkinan memindahkan cabang olahraga tertentu apabila kondisi venue dinilai tidak memungkinkan.

"Kami masih melihat Flores kena bencana, sehingga cabang yang ada di Flores mestinya nanti akan kita evaluasi, masih layak atau harus kita pindahkan," kata Sumarno.

Meski menghadapi sejumlah tantangan, Sumarno memastikan kondisi tersebut tidak mengubah jadwal pelaksanaan PON yang telah ditetapkan. 

Persiapan justru harus terus dikebut sembari menunggu perkembangan situasi di daerah penyelenggara.

<img src="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/09/porprov-b2bd_mid.jpg">

<b>Persiapan PORPROV XV Capai 80 Persen</b>

Sementara itu, Ketua KONI Jawa Barat M. Budiana memastikan persiapan PORPROV XV tetap berjalan sesuai rencana dan tidak terpengaruh oleh dinamika persiapan PON 2028.

Menurut Budiana, KONI Jabar bersama pemerintah daerah terus memperkuat koordinasi dengan daerah-daerah yang akan menjadi tuan rumah, termasuk dalam menyiapkan kontingen serta berbagai kebutuhan penyelenggaraan.

"Kalau PORPROV sudah sangat siap. Saya dan Pak Kadis selalu bersama-sama dengan kepala daerah yang menjadi tuan rumah, termasuk yang akan menjadi kontingen beserta KONI daerahnya," ujar Budiana.

Budiana mengungkapkan, secara keseluruhan progres persiapan PORPROV XV Jawa Barat telah mencapai sekitar 80 persen. 

Capaian tersebut mencakup persiapan tuan rumah utama, daerah penyangga, hingga daerah pendukung.

Ia optimistis seluruh persiapan dapat terus dimatangkan hingga hari pelaksanaan. Antusiasme para kepala daerah di Jawa Barat juga dinilai menjadi modal penting untuk menyukseskan pesta olahraga terbesar di tingkat provinsi tersebut.

“Rata-rata kepala daerah cukup bersemangat untuk menyambut ini. PORPROV dan PON juga ada unsur prestise daerah di situ,” pungkasnya.

*Bahas AD/ART dan Persiapan Musorprov

Selain membahas PORPROV, Rakerprov KONI Jabar juga menjadi forum sosialisasi perubahan AD/ART KONI hasil Rapat Kerja Nasional (Rakernas) KONI Pusat.

Sejumlah ketentuan dalam AD/ART mengalami perubahan dan perlu dipahami seluruh jajaran KONI di daerah. 

Perubahan tersebut antara lain berkaitan dengan masa jabatan serta struktur organisasi.

Sosialisasi AD/ART menjadi bagian penting karena KONI Jabar juga tengah mempersiapkan pelaksanaan Musorprov. 

Seluruh perubahan aturan diharapkan dapat dipahami dan menjadi acuan dalam proses organisasi ke depan.

"Di Raker ini kita akan membahas persiapan Musorprov, beberapa agenda untuk persiapan itu, dan sosialisasi AD/ART yang baru," kata Budiana.

Dengan persiapan PORPROV yang telah mencapai 80 persen, koordinasi lintas daerah yang terus diperkuat, serta pembenahan organisasi melalui AD/ART baru, KONI Jabar menatap PORPROV XV bukan hanya sebagai pesta olahraga daerah, tetapi juga sebagai fondasi untuk menemukan dan menyiapkan generasi atlet Jawa Barat menuju panggung nasional.***

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/09/budiana-porprov-95ef_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Campus League Badminton Regional Semarang Lahirkan Beragam Talenta dan Juara Baru, Bandung Bersiap!</title>
      <link>https://terasbandung.com/2026/08/29/campus-league-badminton-regional-semarang-lahirkan-beragam-talenta-dan-juara-baru-bandung-bersiap</link>
      <pubDate>Sat, 29 Aug 2026 23:37:54 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Ely Kurniawati]]></dc:creator>
      <guid>https://terasbandung.com/2026/08/29/campus-league-badminton-regional-semarang-lahirkan-beragam-talenta-dan-juara-baru-bandung-bersiap</guid>
      <category>Campus League Badminton</category>
      <category>Polytron Stadium</category>
      <category>Badminton</category>
      <description>Campus League Badminton Regional Semarang menuntaskan rangkaian pertandingan di Polytron Stadium, Universitas Diponegoro, pada Sabtu, 29 Agustus 2026. </description>
      <content:encoded><![CDATA[<b style="font-size: 16px;">RBCOM - </b><span style="font-size: 16px;">Campus League Badminton Regional Semarang menuntaskan rangkaian pertandingan di Polytron Stadium, Universitas Diponegoro, pada Sabtu, 29 Agustus 2026. 

Empat hari jalannya kompetisi diwarnai dengan persaingan sengit, adu teknik, fisik, hingga strategi di antara 149 student-athlete yang berpartisipasi. 

Mereka berasal dari 17 perguruan tinggi, yang tidak hanya dari Semarang, namun juga Yogyakarta, Surakarta, Surabaya, hingga Makassar.

CEO Campus League Ryan Gozali menyebut penyelenggaraan musim perdana Campus League di Regional Semarang ini merupakan upaya untuk terus berperan dalam menjaga tradisi prestasi badminton Indonesia. 

Dengan hadir di level perguruan tinggi, Campus League menjadi wadah kompetitif bagi talenta-talenta pebulutangkis mahasiswa.

“Badminton merupakan salah satu olahraga unggulan dari Indonesia dan itu sesuatu yang kita bersama ingin terus jaga. Campus League ingin berkontribusi paling tidak di level kampus. Campus League sebenarnya hadir di badminton untuk bisa menaungi talenta-talenta pebulutangkis yang sangat baik, tapi mungkin tidak bisa menembus ke Pelatnas. Ajang ini juga dirancang agar atlet tidak harus memilih antara olahraga dan pendidikan,” terang Ryan Gozali dalam sesi jumpa pers di sela pertandingan, Sabtu (29/8).

Untuk mengakomodasi tingginya antusiasme dan partisipasi para student-athlete, Campus League Badminton Regional Semarang mempertandingkan dua kategori sekaligus, yaitu perorangan dan beregu, baik untuk putra maupun putri. 

Terobosan juga dilakukan Campus League dengan menerapkan sistem skor terbaru dari Badminton World Federation (BWF) di kompetisi ini, yang sekaligus jadi sarana adaptasi lebih dini bagi para pemain.

“Kami memang menerapkan sistem skor terbaru BWF untuk curi start, karena sudah ada kepastian akan diberlakukan regulasi baru ini secara menyeluruh. Jadi kami ingin para pemain, perangkat pertandingan, dan semua yang terlibat lebih cepat familiar, karena semakin terbiasa tentu akan semakin baik. Kami melihatnya sederhana, tapi arahnya memang jangka panjang. Karena sistem skor sebelumnya juga akhirnya akan kadaluarsa ketika aturan baru diterapkan, jadi kami berpikir untuk kepentingan long-term,” urai Ryan.

Dengan tuntasnya Regional Semarang, maka Campus League Badminton musim perdana ini tinggal menyisakan satu regional lagi yaitu Regional Bandung, yang akan diselenggarakan pada 16-19 September mendatang. Rangkaian pertandingan di Regional Bandung akan diikuti oleh para pemain dan tim universitas asal wilayah Jawa Barat dan juga DKI Jakarta. </span>


<img src="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/08/1000107279-5baa_mid.jpg" alt="">
<span style="font-size: 16px;">
</span><b style="font-size: 16px;">UNS Dominasi Kategori Perorangan</b><span style="font-size: 16px;">
Dari total enam nomor pada kategori perorangan (individual), Universitas Sebelas Maret (UNS) mendominasi dengan meraih tiga gelar juara. 

Perguruan tinggi asal Surakarta itu memboyong tiga gelar melalui Adna Farrell Nugroho/Muhamad Khalil Munawar Abullah pada nomor ganda putra, Lintang Ari Rahmawati/Tanaya Yafiyah Darojat di nomor ganda putri, dan Adna Farrell Nugroho/Lintang Ari Rahmawati dari nomor ganda campuran.

Sementara itu wakil Semarang, Universitas Negeri Semarang (UNNES) meraih gelar juara untuk nomor pertandingan 3 vs 3 melalui tiga pemainnya Muhammad Rafael Ramadhani/Ryan Adi Wicaksono/Ayu Dian Pertiwi. 

Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED) mendapatkan medali emas di nomor tunggal putra yang disumbangkan atletnya Akmal Zaidan Pamuji. Sementara di nomor tunggal putri, giliran Universitas Islam Indonesia (UII) yang meraih juara melalui Alfira Deanika.

Pada laga final, Alfira yang menjadi unggulan pertama sukses mengalahkan unggulan kedua dari Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Selvyra Khalifah, dengan skor 15-10, 15-13. 

Alfira mengaku sangat bersyukur dapat meraih hasil terbaik di nomor tunggal putri. Mahasiswi asli Yogyakarta itu merasa bangga tampil dan meraih juara dengan membawa nama kampus untuk pertama kalinya.

“Alhamdulillah saya bisa memberi hasil yang terbaik. Jauh-jauh ke sini, dan ini baru pertama kali juga saya mewakili kampus, diberi kepercayaan untuk bermain di Campus League Badminton Regional Semarang 2026. Itu bangga banget sih, soalnya tahu dari teman-teman senior kalau Campus League ini termasuk kompetisi besar. Jadi alhamdulillah saya senang bisa dapat hasil yang terbaik di sini,” ujar Alvira.



</span><img src="https://republikbobotoh.com/assets/uploads/2026/08/1000107273-d753_mid.jpg" alt="" style="font-size: 16px;"><span style="font-size: 16px;">

</span><b style="font-size: 16px;">UII Raih Juara Kategori Beregu</b><span style="font-size: 16px;">

Rangkaian pertandingan kategori beregu (team) menghadirkan dinamika dengan penerapan sistem skor baru BWF yang menggunakan format best of three sets dengan sistem relay point dan target 55 poin kumulatif. 

Puncaknya, Tim Universitas Islam Indonesia (UII) tampil trengginas mengalahkan Universitas Negeri Semarang dengan skor 2-0. Pasangan ganda putra yang tampil sebagai penentu kemenangan, Mochammad Billawal Aryo Jatmiko/Muhammad Danish Maulad Ferary mengungkapkan keberhasilan timnya bisa menjadi juara di Campus League Badminton Regional Semarang 2026.

“Alhamdulillah kami bisa menjadi juara dan tidak ada pemain yang cedera. Persaingan di lapangan berlangsung ketat, terutama di final. Kunci kemenangan kami sebenarnya ada pada kerja sama tim. Kami tidak mungkin mempersiapkan semuanya sendirian. Kemenangan ini hadir berkat kontribusi teman-teman yang bertanding di lapangan maupun yang memberi dukungan dari luar lapangan, serta para pengurus yang menyiapkan kebutuhan kami selama pertandingan,” ucap Jatmiko.

Sebagai juara kategori beregu, UII akan kembali bersaing di Bandung untuk memperebutkan titel juara The Nationals. Ferary berharap timnya dapat melakukan persiapan lebih matang. 

“Kami masih punya waktu untuk mempersiapkan diri dengan lebih baik untuk menghadapi The Nationals di Bandung. Kami menyadari lawan-lawan nanti akan jauh lebih berat dan beragam. Karena itu, kami harus saling menguatkan satu sama lain, sambil tetap membagi waktu antara tanggung jawab akademik sebagai mahasiswa dan persiapan latihan,” kata Ferary.

Dukungan dan apresiasi atas penyelenggaraan Campus League Badminton disampaikan oleh tuan rumah kompetisi, Universitas Diponegoro. Melalui Wakil Rektor I Bidang Akademik &amp; Kemahasiswaan, Prof. Dr.rer.nat. Heru Susanto, S.T., M.M., M.T., yang menyebut kompetisi berjenjang dan berkelanjutan di level perguruan tinggi akan memberi dampak positif terhadap pembinaan dan prestasi mahasiswa.

“Mewakili Universitas Diponegoro, saya melihat kompetisi olahraga seperti Campus League ini sangat penting, sangat produktif, karena bisa menjadi wadah aktivitas yang positif. Terutama juga menjadi ruang bagi mereka yang memiliki minat dan prestasi di bidang olahraga. Seperti yang kami sepakati bersama dengan Campus League, menjadi atlet itu tidak harus mengorbankan akademiknya,” ujar Heru.

Dukungan Polytron sebagai sponsor utama menjadi bagian penting dalam menghadirkan Campus League Badminton Regional Semarang. Keterlibatan Polytron merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus berkontribusi dalam memajukan olahraga nasional, yang telah menjadi salah satu sumber kebanggaan Indonesia di panggung dunia.

Diantika, General Manager Corporate Communications Polytron menegaskan komitmen Polytron untuk terus mendukung perkembangan olahraga nasional, khususnya atlet usia muda, sekaligus memberikan ruang bagi para atlet Indonesia untuk terus berkembang dan mengukir prestasi di panggung nasional.

“Dukungan kami terhadap kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk terus berkontribusi dalam memajukan olahraga nasional. Kami berharap kehadiran Polytron dapat memberikan dukungan positif bagi para atlet sekaligus memperkuat semangat kebersamaan untuk terus melangkah dan menciptakan kebanggaan bagi Indonesia. Karena kebanggaan tidak hanya lahir dari podium, tetapi juga dari setiap langkah dan perjuangan untuk terus memberikan yang terbaik bagi negeri,” ungkap Diantika.

Dengan tuntasnya Campus League Badminton Regional Semarang, empat tim semifinalis kategori beregu otomatis lolos ke fase puncak The Nationals. Keempat tim tersebut adalah UII sebagai juara, diikuti oleh UNNES, UNS, dan UNESA. 

Sementara di kategori perorangan, masing-masing delapan pemain / pasangan / triple terbaik yang melaju ke The Nationals. The Nationals akan dihelat di Bandung sebagai tuan rumah pada akhir September mendatang. Sebelum The Nationals, Campus League Badminton Regional Bandung lebih dulu bergulir pada 16-19 September.


</span><img src="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/08/1000107271-d74c_mid.jpg"><span style="font-size: 16px;">
</span><span style="font-size: 16px;">
</span><b style="font-size: 16px;">DAFTAR JUARA KATEGORI PERORANGAN (INDIVIDUAL)
Tunggal Putra</b><span style="font-size: 16px;">
Juara : Akmal Zaidan Pamuji - Universitas Jenderal Soedirman
Runner-up : Muhammad Bangkit Satria Wibowo - Universitas Negeri Semarang
Peringkat 3 : Muhammad Agil Firmansyah

</span><b style="font-size: 16px;">Tunggal Putri</b><span style="font-size: 16px;">
Juara : Alfira Deanika - Universitas Islam Indonesia
Runner-up : Selvyra Khalishah - Universitas Negeri Surabaya
Peringkat 3 : Natiqotul Wardah Filkaromah - Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya 

</span><b style="font-size: 16px;">Ganda Putra </b><span style="font-size: 16px;">
Juara : Adna Farrell Nugroho/Muhamad Khalil Munawar Abullah - Universitas Sebelas Maret
Runner-up : Luthfi Eka Prayoga/Elvaretta Hezka Aprilla Sasikirana - Universitas Jenderal Soedirman
Peringkat 3 : Labib Alfah Mubarok/Mochamad Viko Mahadika - Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

</span><b style="font-size: 16px;">Ganda Putri </b><span style="font-size: 16px;">
Juara : Lintang Ari Rahmawati/Tanaya Yafiyah Darojat - Universitas Sebelas Maret
Runner-up : Ayuningtyas Putri Nur Setyowati/Maghfiro Ah Aristi - Universitas Sebelas Maret

Peringkat 3 : Neila Nur Khlaidazia/Rakhma Zahroh Nani Elvany - Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

</span><b style="font-size: 16px;">Ganda Campuran</b><span style="font-size: 16px;">
Juara : Adna Farrell Nugroho/Lintang Ari Rahmawati - Universitas Sebelas Maret
Runner-up : Muhammad Hidayat Abiyyi/Nayla Shofi Wibowo - Universitas Negeri Semarang
Peringkat 3 : Labib Aflah Mubarok/Zahroh Nani Elvany - Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya
3 vs 3
Juara : Muhammad Rafael Ramadhani/Ryan Adi Wicaksono/Ayu Dian Pertiwi - Universitas Negeri Semarang
Runner-up : Andin Dwiyangga Sulthon Rajiv/Febriano Wahyu Jati Nugroho/Raden Roro Widya Aninditya - Universitas Negeri Yogyakarta
Peringkat 3 : Muhammad Amir Al-Amin/Kimi Rafael Lazarro/R A Feila Ayu Nailah - Universitas Negeri Surabaya

</span><b style="font-size: 16px;">DAFTAR JUARA KATEGORI BEREGU (TEAM)</b><span style="font-size: 16px;">
Juara : Universitas Islam Indonesia
Runner-up : Universitas Negeri Semarang
Peringkat 3 : Universitas Sebelas Maret.***


</span>



]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/08/screenshot-20260829-231809-5f59_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Terpilih Kembali Secara Aklamasi, Ini Janji Divie Terhadap Taekwondo Jawa Barat</title>
      <link>https://terasbandung.com/2026/08/22/terpilih-kembali-secara-aklamasi-ini-janji-divie-terhadap-taekwondo-jawa-barat</link>
      <pubDate>Sat, 22 Aug 2026 18:32:54 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Ely Kurniawati]]></dc:creator>
      <guid>https://terasbandung.com/2026/08/22/terpilih-kembali-secara-aklamasi-ini-janji-divie-terhadap-taekwondo-jawa-barat</guid>
      <category>Taekwondo Jawa Barat</category>
      <description>Divie kembali dipercaya memimpin Pengprov Taekwondo Indonesia (TI) Jawa Barat untuk periode 2026-2030.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM</b> - Divie kembali dipercaya memimpin Pengprov Taekwondo Indonesia (TI) Jawa Barat untuk periode 2026-2030.

Ia terpilh dalam Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) Taekwondo Jawa Barat yang digelar di Maja House, Jalan Cihideung, Kabupaten Bandung Barat, Jumat (21/8/2026) malam.

Mengemban amanah tersebut, ia menegaskan komitmennya untuk terus mendorong kemajuan organisasi sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan atlet dari tingkat dasar hingga berprestasi.

Divie mengatakan, kepemimpinannya ke depan akan diarahkan untuk mempertahankan capaian sekaligus melakukan berbagai perbaikan.

“Tidak akan pernah berhenti berpikir untuk kemajuan Taekwondo Jawa Barat. Mimpi saya untuk mempertahankan dan memperbaiki kualitas dari tingkat dasar sampai dengan puncaknya prestasi, itu menjadi keharusan,” tegas Divie usai Musprov.

Kepengurusan yang baru Taekwondo Jawa Barat lanjut Divie harus bergerak lebih maju. Salah satu perhatian utama adalah efesiensi di berbagai sektor organisasi.

Ia juga membuka peluang menghadirkan inovasi baru agar Taekwondo Jawa Barat semakin kuat dan mampu berdiri secara mandiri.

“Harus tetap beranjak lebih maju. Segala sektor harus diperbaiki, terutama di sektor efesiensi. Tapi insya Allah, Taekwondo Jawa Barat akan mampu dan bisa mandiri,” imbuh Divie.

Setelah terpilih dan formatur kepengurusan terbentuk, Divie menyebut konsolidasi internal menjadi pekerjaan pertama yang akan dilakukan. 

Konsolidasi tidak hanya menyasar jajaran pengurus, tetapi juga Pengcab di seluruh kabupaten/kota di Jawa Barat.

<img src="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/08/1000099452-8438_mid.jpg">

Ia menilai kekuatan Taekwondo Jawa Barat berada pada solidnya seluruh unsur organisasi.

“Setelah terpilih, yang pasti konsolidasi intern dulu, baik dengan pengurus terpilih maupun dengan rekan-rekan Kabupaten/Kota,” tuturnya.

Divie menegaskan, dirinya tidak ingin membangun organisasi untuk kepentingan pribadi. Baginya, seluruh energi kepengurusan harus diarahkan untuk membesarkan Taekwondo Jawa Barat.

“Saya pasti tidak akan pernah membesarkan saya, tapi saya pasti akan membesarkan organisasi,” tegasnya.

Ia pun berkomitmen menjalankan amanat pembina Taekwondo Jawa Barat, Beni Gautama, yang menempatkan prestasi sebagai tujuan utama.

“Tujuan itu prestasi, kebanggaan itu prestasi. Bekerja dengan keras untuk meraih hal tersebut,” tuturnya.

Dalam waktu dekat, Taekwondo Jawa Barat juga akan menghadapi agenda penting, yakni Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) dan babak kualifikasi PON. 

Divie memastikan kedua agenda tersebut sudah masuk dalam program kerja kepengurusan mendatang.

Langkah awal yang akan dilakukan adalah memperkuat pembinaan atlet di tingkat kabupaten/kota. 

Ia berharap Porprov tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi tempat menemukan atlet-atlet potensial yang nantinya dapat menopang kebutuhan prestasi nasional hingga internasional.

“Kami harus mendorong rekan-rekan Pengcab, Kabupaten/Kota itu tentang pembinaan, prestasi atletnya,” ujarnya.

“Saya berharap di Porprov itu mendapatkan atlet-atlet yang bisa untuk men-support nasional PBTI untuk kepentingan internasional,” lanjut Divie.

Divie juga menyadari bahwa perkembangan prestasi Taekwondo di setiap daerah belum merata, di mana masih ada sejumlah kabupaten/kota yang belum menunjukkan prestasi secara optimal.

Kondisi tersebut, menurutnya, menjadi salah satu pekerjaan rumah bagi kepengurusan baru.

“Nanti akan kita deteksi, ini kenapa? Apakah roda organisasinya yang tidak berjalan, manajemen organisasinya yang enggak berjalan, atau hal apa,” ungkapnya.

Ia menegaskan, Pengprov Taekwondo Jawa Barat tidak akan sekadar memberikan instruksi kepada daerah, tetapi juga harus hadir membantu menyelesaikan persoalan yang dihadapi Pengcab.

“Kami akan dorong dan membantu apa yang jadi masalah, kita selesaikan. Jadi, tetap bahwa Pengprov ke depan itu harus bisa menjadi solusi untuk kepentingan organisasi Taekwondo di Jawa Barat,” kata Divie.

Satu hal yang pasti, Divie berharap kepengurusan baru mampu membawa Taekwondo Jawa Barat semakin solid, mandiri, dan kompetitif, baik di level nasional maupun internasional.***

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/08/img-20260822-wa0126-1aff_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Sirnas C Piala Wali Kota Bandung 2026 Diikuti 1.249 Atlet, Mutiara Cardinal Jadi Juara Umum</title>
      <link>https://terasbandung.com/2026/08/16/sirnas-c-piala-wali-kota-bandung-2026-diikuti-1249-atlet-mutiara-cardinal-jadi-juara-umum</link>
      <pubDate>Sun, 16 Aug 2026 13:27:31 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://terasbandung.com/2026/08/16/sirnas-c-piala-wali-kota-bandung-2026-diikuti-1249-atlet-mutiara-cardinal-jadi-juara-umum</guid>
      <category>Sirnas C Bandung</category>
      <category>Piala Wali Kota Bandung</category>
      <category>Bulu tangkis Bandung</category>
      <category>Mutiara Cardinal</category>
      <category>Sirnas 2026</category>
      <description>Sirnas C Piala Wali Kota Bandung 2026 diikuti 1.249 atlet dari 209 klub. Mutiara Cardinal Bandung menjadi juara umum dengan 21 medali.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Kota Bandung kembali menunjukkan kapasitasnya sebagai salah satu tuan rumah kompetisi bulu tangkis berskala nasional. 

<span style="font-size: 0.9375rem; font-weight: initial;">Sebanyak 1.249 atlet dari berbagai daerah datang untuk bersaing dalam Kejuaraan Bulutangkis Sirkuit Nasional (Sirnas) C Piala Wali Kota Bandung Utama Open 2026.</span>

Turnamen yang digelar selama enam hari, 10-15 Agustus 2026, tersebut menjadi ajang perebutan poin ranking nasional sekaligus wadah bagi para pebulu tangkis untuk mengasah kemampuan melalui pertandingan kompetitif.

Rangkaian pertandingan berakhir di GOR Bandung pada Sabtu (15/8/2026). Penutupan kemudian dilanjutkan dengan Upacara Penghormatan Pemenang (UPP) yang dihadiri Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bandung, Sigit Iskandar, mewakili Wali Kota Bandung.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/08/14/eiger-independence-sport-climbing-competition-ke-17-dimulai-pertemukan-200-atlet">Baca Juga : Eiger Independence Sport Climbing Competition ke-17 Dimulai, Pertemukan 200 Atlet</a></b>

Dalam agenda tersebut, Sigit menyerahkan penghargaan sekaligus mengalungkan medali kepada atlet yang berhasil menempati posisi terbaik setelah melewati persaingan selama hampir sepekan.

Pemkot Bandung menilai penyelenggaraan Sirnas C memiliki peran penting, bukan hanya sebagai kompetisi, tetapi juga sebagai bagian dari proses pembinaan atlet muda. 

<span style="font-size: 0.9375rem; font-weight: initial;">Dukungan terhadap turnamen tersebut diharapkan dapat memperbesar peluang munculnya talenta baru dari berbagai daerah.</span>


“Pemerintah kota sangat mendukung kesuksesan terselenggaranya Sirkuit Nasional C tahun ini. Semoga dengan diadakannya ajang kompetitif seperti ini, dapat lahir bibit-bibit pebulu tangkis masa depan yang berkualitas,” ujar Sigit melalui keterangan resmi Dispora Kota Bandung.

Menurut Sigit, kembalinya kompetisi nasional ke Bandung juga menjadi bagian dari upaya menghidupkan kembali tradisi kota tersebut sebagai salah satu pusat kegiatan bulu tangkis di Indonesia.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/08/15/warga-cikutra-sulap-jalan-jadi-terowongan-merah-putih-180-meter-jelang-hut-ke-81-ri">Baca Juga : Warga Cikutra Sulap Jalan Jadi Terowongan Merah Putih 180 Meter Jelang HUT ke-81 RI</a></b>

“Ini adalah langkah nyata kita bersama untuk mengembalikan kota kita sebagai pusat penyelenggaraan event bulu tangkis nasional sekaligus menjaga tradisi Bandung sebagai City of Champions,” katanya.

Pertandingan sepanjang turnamen tersebar di dua arena. GOR Lodaya digunakan sebagai venue pendamping, sedangkan GOR Bandung menjadi lokasi utama hingga babak final.

Total terdapat 21 nomor pertandingan yang diperebutkan, dengan rincian 10 nomor tunggal dan 11 nomor ganda.

Dari sisi partisipasi, turnamen ini mencatat angka yang cukup besar. Sebanyak 209 klub mengirimkan atletnya dengan total 1.249 peserta. Taqi Arena menjadi klub dengan jumlah peserta terbanyak, yakni mencapai 109 atlet.

Tuan rumah juga tidak hanya menjadi penyelenggara. Sebanyak 231 pebulu tangkis yang berasal dari 15 klub Kota Bandung ikut bertarung dengan membawa nama daerah melalui naungan PBSI Kota Bandung.

Dominasi Bandung semakin terlihat dalam klasemen akhir. Mutiara Cardinal Bandung sukses keluar sebagai juara umum setelah mengumpulkan tujuh medali emas, tujuh perak, dan tujuh perunggu.

Hasil tersebut menjadi salah satu indikator bahwa pembinaan atlet di Bandung masih memiliki potensi besar untuk menghasilkan generasi penerus di cabang olahraga bulu tangkis.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/08/16/rayakan-kemerdekaan-dengan-cara-unik-not-so-morning-club-ajak-anak-muda-kembali-berkain">Baca Juga : Rayakan Kemerdekaan dengan Cara Unik, Not So Morning Club Ajak Anak Muda Kembali Berkain</a></b>

Lebih dari sekadar kompetisi, Sirnas C Piala Wali Kota Bandung Utama Open 2026 juga membuka kesempatan bagi atlet muda dari berbagai daerah untuk mendapatkan pengalaman bertanding di level nasional.

Pemkot Bandung berharap penyelenggaraan turnamen serupa dapat terus berlanjut. Dengan kompetisi yang rutin dan berkualitas, proses regenerasi atlet diharapkan semakin kuat dan mampu melahirkan pebulu tangkis yang berprestasi hingga level nasional maupun internasional.***

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/08/piala-walikota-a3d5_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Eiger Independence Sport Climbing Competition ke-17 Dimulai, Pertemukan 200 Atlet</title>
      <link>https://terasbandung.com/2026/08/14/eiger-independence-sport-climbing-competition-ke-17-dimulai-pertemukan-200-atlet</link>
      <pubDate>Fri, 14 Aug 2026 20:33:46 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Sirojul Mutaqien]]></dc:creator>
      <guid>https://terasbandung.com/2026/08/14/eiger-independence-sport-climbing-competition-ke-17-dimulai-pertemukan-200-atlet</guid>
      <category>eiger</category>
      <category>eiger adventure</category>
      <category>Panjat Tebing</category>
      <description>Bandung kembali menjadi pusat perhatian dunia panjat tebing.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<span style="font-size: 0.9375rem;"><b>TERASBANSUNG.COM</b></span><span style="font-size: 0.9375rem; font-weight: initial;"> - Bandung kembali menjadi pusat perhatian dunia panjat tebing.</span>

Menjelang Hari Kemerdekaan 17 Agustus, Eiger Independence Sport Climbing Competition (EISCC) ke-17 resmi digelar di EIGER Adventure Flagship Store, Jl. Sumatra, Kota Bandung.

Ajang bergengsi ini mempertemukan lebih dari 200 atlet panjat dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk deretan juara nasional dan dunia.

Salah satu sorotan utama adalah kehadiran Putra Tri Ramadani, atau akrab disapa Srondeng. Pada Juni 2026 lalu, Srondeng mencetak sejarah dengan meraih medali emas kategori lead di World Climbing Series di Prague.

Prestasi fenomenal ini menegaskan kemampuan atlet Indonesia bersaing di nomor paling menantang, yang menuntut daya tahan, teknik, dan problem solving di jalur panjang dan rumit. Ia bahkan berhasil mengungguli atlet papan atas dunia seperti Alberto Gines Lopes (peringkat 1 dunia), Neo Suzuki (peringkat 4 dunia), dan Sorato Anraku (peringkat 5 dunia).

Kini, publik tanah air dapat menyaksikan langsung aksinya di EISCC ke-17 tahun 2026. Srondeng akan turun di kategori Lead bersama atlet internasional dan nasional lainnya, di antaranya Alma Ariella (rising star kategori lead putri), Sukma Lintang (peringkat 18 World Cup Wujiang 2025), Raji’ah Sallsabillah (peringkat 4 Olimpiade Paris 2024), Rahmad Adi (Juara IFSC World Cup Chamonix 2023), serta Raharjati Nursamsa (Juara World Cup Jakarta 2023 dan Kraków 2025).

Menurut Nara Witaraga, Ketua Pelaksana EISCC 2026, kompetisi EISCC tidak hanya menjadi panggung bagi atlet profesional.

“Ada kategori Speed Rookie untuk mahasiswa pencinta alam, Spray Challenge untuk peserta non-atlet, serta Fun Boulder dengan beragam doorprize menarik bagi audiens yang hadir,” jelasnya.

Nara menambahkan, perkembangan panjat tebing Indonesia yang luar biasa menjadikan ekosistem ini benar-benar sedang menjadi tren di masyarakat.

“EISCC tahun ini, para atlet non profesional pun datang dari lokasi yang jauh. Komunitas panjat, club panjat, bahkan sekolah-sekolah panjat dari banyak daerah mendaftarkan timnya sebagai kategori non atlet. Semoga terselenggaranya EISCC tahun ini memberikan ruang yang baik dna positif bagi ekosistem panjat tebing Indonesia,” papar Nara.

Sejarah EISCC tak bisa dilepaskan dari perjalanan panjang panjat tebing Indonesia. Mamay S. Salim, salah satu pendiri Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) sekaligus Eiger Adventure Technical Advisor, mengingatkan kembali bahwa tonggak sejarah dimulai dari Ekspedisi Gunung Eiger 1986 yang digagas Harry Suliztiarto juga salah satu pendiri FPTI. Keberhasilan mencapai puncak kala itu menjadi titik awal lahirnya panjat tebing modern di Indonesia.

Dua tahun kemudian, pada 21 April 1988, berdirilah Federasi Panjat Tebing dan Gunung Indonesia (FPTGI), yang kemudian berganti nama menjadi FPTI pada 1990. Ekspedisi tersebut juga menginspirasi Ronny Lukito untuk mendirikan EIGER Adventure pada 1989, yang sejak awal berfokus pada perlengkapan kegiatan luar ruang.

Tonggak berikutnya hadir pada 1992 dengan berdirinya toko pertama Eiger di Jalan Cihampelas, lengkap dengan papan panjat modern sebagai sarana latihan atlet. Puncaknya terjadi pada 2001, ketika Eiger membangun papan panjat modern pertama di Indonesia dengan bahan resin berstandar internasional, sekaligus melahirkan kompetisi bergengsi EISCC.

“Sejak itu, Eiger dan panjat tebing Indonesia tumbuh bersama. Dari 2001 hingga edisi ke-17 pada 2026, EISCC rutin digelar setiap 17 Agustus. Kompetisi ini telah melahirkan banyak atlet berprestasi dunia yang kini mewakili Indonesia di kancah internasional,” ungkap Mamay.

Benang merah itu terus berlanjut hingga hari ini. Mulai dari ekspedisi Eiger 1986, lahirnya FPTI dan Eiger Adventure, hingga generasi atlet panjat Indonesia yang mengibarkan Merah Putih di podium dunia, termasuk Veddriq Leonardo, peraih medali emas pertama untuk panjat tebing Indonesia di Olimpiade Paris 2024.

EISCC ke-17 bukan sekadar kompetisi, melainkan perayaan semangat kemerdekaan, sportivitas, dan prestasi. Untuk menonton acara ini, gratis dan terbuka untuk semua, menghadirkan pengalaman memanjat bersama sekaligus menyaksikan langsung aksi para juara dunia di Bandung.

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/08/20260814-203317-0000-f6f3_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Beraksi di Jantung Eropa, Atlet BASE Jump, Ceppy Bekajaya Siap Cetak Sejarah untuk Tanah Air</title>
      <link>https://terasbandung.com/2026/08/09/beraksi-di-jantung-eropa-atlet-base-jump-ceppy-bekajaya-siap-cetak-sejarah-untuk-tanah-air</link>
      <pubDate>Sun, 09 Aug 2026 10:02:34 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://terasbandung.com/2026/08/09/beraksi-di-jantung-eropa-atlet-base-jump-ceppy-bekajaya-siap-cetak-sejarah-untuk-tanah-air</guid>
      <category>BASE Jump Indonesia</category>
      <category>Ceppy Bekajaya</category>
      <category>Eiger Mushroom</category>
      <description>Muhammad Farhan menilai komunitas RoRi berperan memperkuat pariwisata dan promosi Kota Bandung, bertepatan dengan dibukanya kembali Bandara Husein.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Bulan Agustus 2026 akan menjadi bulan yang tak terlupakan bagi atlet BASE Jump Indonesia, Ceppy Bekajaya. 

Ya, pria asal Bandung ini akan terbang ke Eropa untuk menjalani salah satu misi paling ekstrem sekaligus berani sepanjang karirnya.

Tiga negara menjadi target petualangannya yakni Prancis, Italia, dan Swiss. Dibalik perjalanan tersebut, ia berambisi besar yaitu menaklukkan Eiger Mushroom, tebing ikonik di Swiss sekaligus membuka lembaran sejarah baru bagi BASE Jump Indonesia.

Jika berhasil, Ceppy Bekajaya berpeluang menjadi orang Indonesia pertama yang melakukan BASE Jump dari Eiger Mushroom dengan ketinggian sekitar 3.000 meter lebih.

Ceppy mengaku akan memulai perjalanan panjangnya dari Bandung pada 10 Agustus 2026 menuju Millau, Prancis Selatan.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/08/08/sekolah-digugat-900-siswa-terancam-pindah-wali-kota-bandung-ambil-sikap-tegas">Baca Juga : Sekolah Digugat, 900 Siswa Terancam Pindah: Wali Kota Bandung Ambil Sikap Tegas</a></b>

Selama sepekan, ia akan menjalani agenda latihan sekaligus melakukan sejumlah lompatan sebagai bagian dari persiapan.

Usai dari Prancis, perjalanan berlanjut ke Italia. Monte Brento, tebing dengan ketinggian 1000 meter akan menjadi arena berikutnya sekaligus tahap pematangan sebelum ia menghadapi tantangan terbesar di Swiss.

“Semoga tanggal 27 Agustus sudah masuk Swiss untuk mencari waktu cuaca terbaik melakukan lompatan di Eiger Mushroom,” kata Ceppy Bekajaya saat ditemui di Skygers, Bandung, Jumat (7/8/2026) sore.

Tantangan yang menanti Ceppy di Eropa bukan perkara sederhana. Sepanjang karirnya, lompatan BASE Jump tertinggi yang pernah dilakukannya masih berada di kisaran 200 meter. Dan sekarang bersiap menghadapi medan dengan karakter dan skala yang jauh berbeda.

“Ya, sebelumnya paling tinggi 200 meter, itu saat di Malaysia. Jadi nanti di Eropa jelas menjadi tantangan yang sangat berbeda,” tegas Ceppy.

Walau demikian, Ceppy bukan pendatang baru di dunia olahraga ekstrem tersebut. Ia telah mengantongi 144 lompatan BASE Jump di berbagai lokasi di Tanah Air, mulai dari Pulau Jawa, Sumatera, hingga Malaysia.

Pengalaman tersebut menjadi modal penting untuk menghadapi misi Eropa yang penuh risiko. 

Namun bagi Ceppy, Eiger Mushroom di Swiss, bukan sekedar soal ketinggian atau adrenalin. Ada target sejarah yang ingin ia kejar.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/08/08/bandara-husein-sastranegara-layani-pesawat-jet-mulai-14-agustus-2026-garuda-buka-rute-bandung-denpasar">Baca Juga : Bandara Husein Sastranegara Layani Pesawat Jet Mulai 14 Agustus 2026, Garuda Buka Rute Bandung-Denpasar</a></b>

“Untuk Eiger Mushroom, insya Allah akan menjadi yang pertama dilakukan oleh orang Indonesia,” tegas Ceppy sambil tersenyum.

Dibalik keberaniannya menantang tebing-tebing raksasa Eropa, Ceppy membawa misi yang lebih besar yakni memperkenalkan BASE Jump Indonesia kepada komunitas dunia.

Terlebih lagi, Indonesia menurutnya memiliki potensi besar untuk olahraga ekstrem tersebut. Di mana banyak atlet BASE Jump mancanegara datang ke Bali untuk melakukan lompatan.

Tetapi belum banyak yang mengetahui bahwa di Indonesia memiliki begitu banyak tebing potensial seperti Bandung, Sumatera, hingga Sulawesi yang bisa diperkenalkan kepada atlet BASE Jump Internasional.

“Jadi harapan saya komunitas BASE Jump dunia tahu kalau di Indonesia punya base jumper. Banyak atlet luar negeri datang ke Bali, tapi belum tahu Bandung, Sumatra, bahkan Sulawesi memiliki tebing yang layak untuk BASE Jump,” imbuhnya.

Karena itu, perjalanannya ke Eropa ini bukan hanya tentang satu lompatan, namun Ceppy ingin membawa nama Indonesia lebih jauh sekaligus menunjukkan bahwa olahraga BASE Jump di Tanah Air memiliki talenta dan potensi untuk berkembang di level internasional.

Lebih lanjut Ceppy menegaskan bahwa petualangannya ke Eropa merupakan perjalanan internasional pertama seorang diri, tidak ada kru khusus yang akan mendampinginya.

“Ini perjalanan terjauh saya dan pertama kali sendirian. Banyak yang harus dipersiapkan, mulai dari mental, administrasi, sampai mengatur perjalanan sendiri. Alhamdulilah semuanya sudah selesai,” ucap Ceppy.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/08/09/stkip-pasundan-juara-regional-bandung-liga-universitas-coca-cola-bidik-masa-depan-sepak-bola-kampus">Baca Juga : STKIP Pasundan Juara Regional Bandung, Liga Universitas Coca-Cola Bidik Masa Depan Sepak Bola Kampus</a></b>

Diakui Ceppy, dunia BASE Jump Indonesia sendiri masih tergolong sangat kecil. Menurutnya, saat ini hanya ada sekitar enam Base Jumper di Indonesia, lima diantaranya masih aktif dan berdomisili di Tanah Air.

Hal itu menjadi alasan Ceppy ingin membawa nama Indonesia lebih jauh dan lompatan di Swiss nanti bisa menjadi tonggak baru bagi BASE Jump Indonesia.

Bagi Ceppy, perjalanan ke Eropa ini bukan sekedar tentang menaklukkan ketinggian, tapi upaya membuktikan bahwa dari Indonesia pun lahir atlet yang berani menantang batas, sekaligus membuka mata dunia bahwa Tanah Air memiliki potensi BASE Jump yang belum banyak diketahui.

“Mohon doanya semoga lancar. Insya Allah pada 1 September saya sudah kembali ke Bandung,” pungkas Ceppy.***

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/08/base-jump-8268_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Final Piala Presiden 2026 Malam Ini! Simak Jadwal dan Cara Nonton Live Persib vs Persebaya</title>
      <link>https://terasbandung.com/2026/08/06/final-piala-presiden-2026-malam-ini-simak-jadwal-dan-cara-nonton-live-persib-vs-persebaya</link>
      <pubDate>Thu, 06 Aug 2026 17:24:02 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://terasbandung.com/2026/08/06/final-piala-presiden-2026-malam-ini-simak-jadwal-dan-cara-nonton-live-persib-vs-persebaya</guid>
      <category>jadwal piala presiden 2026</category>
      <category>Persebaya</category>
      <category>Jadwal Persib</category>
      <description>Live streaming Persib vs Persebaya di final Piala Presiden 2026 tersedia di Indosiar dan Vidio. Simak jadwal kick-off serta cara menyaksikan laga.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM – </b>Partai puncak Piala Presiden 2026 akan mempertemukan dua tim yang tampil impresif sepanjang turnamen, Persib Bandung dan Persebaya Surabaya. 

Laga perebutan gelar juara ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, pada Kamis, 6 Agustus 2026.

Apabila tidak mengalami perubahan jadwal dari pemegang hak siar, pertandingan final tersebut dapat disaksikan secara langsung melalui Indosiar. 

Selain siaran televisi, penggemar sepak bola juga bisa mengikuti jalannya pertandingan melalui layanan live streaming Vidio, baik melalui situs web maupun aplikasi.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/08/06/semester-i-2026-pln-perluas-akses-listrik-bagi-2930-pelanggan-di-210-lokasi-se-jawa-barat">Baca Juga : Semester I 2026, PLN Perluas Akses Listrik bagi 2.930 Pelanggan di 210 Lokasi se-Jawa Barat</a></b>

Duel Persib kontra Persebaya diprediksi berlangsung sengit. Kedua tim melangkah ke partai final dengan performa yang sama-sama impresif setelah menyapu bersih seluruh pertandingan sebelumnya tanpa menelan kekalahan. 

Rekor kemenangan sempurna tersebut membuat laga perebutan trofi diperkirakan berlangsung ketat hingga peluit akhir.

Persib bertekad memanfaatkan momentum untuk menambah koleksi gelar pramusim, sementara Persebaya datang dengan ambisi mengakhiri turnamen sebagai juara. 

Pertemuan dua klub besar dengan sejarah panjang di sepak bola Indonesia ini pun menjadi salah satu pertandingan paling dinantikan musim ini.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/08/05/5-pekerjaan-sampingan-yang-bisa-dilakukan-dari-rumah-cocok-untuk-menambah-penghasilan">Baca Juga : 5 Pekerjaan Sampingan yang Bisa Dilakukan dari Rumah, Cocok untuk Menambah Penghasilan</a></b>

<b>Jadwal Siaran Langsung Final Piala Presiden 2026</b>

Pertandingan: Persib Bandung vs Persebaya Surabaya

Kompetisi: Final Piala Presiden 2026

Hari/Tanggal: Kamis, 6 Agustus 2026

Stadion: Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali

Siaran Langsung: Indosiar

Live Streaming: <a href="https://www.vidio.com/categories/piala-presiden"><b xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml">Vidio </b></a><b></b>

Jadwal pertandingan maupun stasiun televisi yang menayangkan Piala Presiden 2026 dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan pemegang hak siar.***

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/08/logo-piala-presiden1-4237_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Nonton Piala Dunia 2026 di HP? Ini Cara Mudah dan Legalnya!</title>
      <link>https://terasbandung.com/2026/06/28/nonton-piala-dunia-2026-di-hp-ini-cara-mudah-dan-legalnya</link>
      <pubDate>Sun, 28 Jun 2026 14:10:22 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://terasbandung.com/2026/06/28/nonton-piala-dunia-2026-di-hp-ini-cara-mudah-dan-legalnya</guid>
      <category>nonton Piala Dunia 2026</category>
      <category> streaming bola di HP</category>
      <category> cara nonton bola online</category>
      <category> live streaming Piala Dunia</category>
      <category> aplikasi nonton bola</category>
      <description>Panduan lengkap cara nonton Piala Dunia 2026 di HP lewat live streaming resmi. Simak langkah mudah, platform, dan harga paketnya.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Ajang sepak bola paling bergengsi di dunia, Piala Dunia 2026, telah resmi digelar dengan melibatkan 48 negara peserta. Turnamen ini berlangsung di tiga negara tuan rumah, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, sejak 11 Juni hingga 19 Juli 2026.

Antusiasme penggemar sepak bola di Indonesia pun meningkat, terutama terkait cara menyaksikan pertandingan secara praktis dan legal melalui perangkat digital.

Di Indonesia, seluruh pertandingan Piala Dunia 2026 disiarkan secara resmi oleh TVRI. Selain tayangan televisi, akses menonton juga diperluas melalui layanan digital agar bisa dinikmati kapan saja dan di mana saja.

Penonton kini dapat menyaksikan pertandingan melalui berbagai perangkat, mulai dari ponsel, tablet, laptop, hingga Smart TV dengan kualitas siaran yang tetap terjaga.

<b>Cara Menonton Piala Dunia 2026 di HP</b>

Salah satu cara paling praktis adalah melalui aplikasi streaming resmi seperti FolaPlay yang bekerja sama dengan TVRI.

<b>Berikut langkah-langkahnya:</b>

- Unduh aplikasi FolaPlay melalui Google Play Store.
- Lakukan pendaftaran menggunakan email atau nomor ponsel aktif.
- Masuk ke akun yang telah dibuat.
- Pilih menu berlangganan.
- Tentukan paket khusus Piala Dunia 2026.
- Selesaikan pembayaran melalui metode yang tersedia.
- Setelah aktif, pertandingan dapat langsung ditonton secara live.

Dengan proses tersebut, pengguna bisa menikmati pertandingan favorit langsung dari genggaman.

<b>Pilihan Paket dan Harga</b>

FolaPlay menyediakan beberapa opsi paket selama turnamen berlangsung, di antaranya:

- Paket 7 hari: Rp25.000
- Paket full turnamen: Rp85.000

Paket ini memungkinkan akses penuh ke seluruh pertandingan secara langsung tanpa perlu khawatir tertinggal momen penting.

Dengan kemudahan akses ini, para penggemar sepak bola kini tidak perlu lagi bergantung pada televisi. Cukup dengan smartphone, seluruh pertandingan Piala Dunia 2026 dapat dinikmati secara fleksibel dan legal di mana saja.***

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/06/nonton-piala-dunia-lewat-hp-8703_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Kota Bandung Juara Umum Popwilda Jabar 2026, Raih 17 Medali Emas</title>
      <link>https://terasbandung.com/2026/06/27/kota-bandung-juara-umum-popwilda-jabar-2026-raih-17-medali-emas</link>
      <pubDate>Sat, 27 Jun 2026 12:15:35 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://terasbandung.com/2026/06/27/kota-bandung-juara-umum-popwilda-jabar-2026-raih-17-medali-emas</guid>
      <category>Popwilda Jabar 2026</category>
      <category> Kota Bandung juara</category>
      <category> medali emas Bandung</category>
      <category> atlet pelajar Bandung</category>
      <category> Popda Jabar</category>
      <description>Kota Bandung juara Popwilda Jabar 2026 dengan 17 emas. Atlet pelajar siap melaju ke Popda XV Jawa Barat.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Kontingen pelajar Kota Bandung sukses menorehkan prestasi gemilang dengan keluar sebagai juara umum dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar Wilayah Daerah (Popwilda) Wilayah IV Jawa Barat 2026.

Keberhasilan tersebut ditandai dengan raihan total 24 medali, terdiri dari 17 emas, 6 perak, dan 1 perunggu. Hasil ini sekaligus memastikan langkah para atlet muda Bandung menuju kompetisi tingkat provinsi, yakni Popda XV Jawa Barat.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Bandung, Sigit Iskandar, menyampaikan penghargaan tinggi atas dedikasi seluruh tim yang terlibat dalam pencapaian tersebut.

"Torehan Juara Umum di Wilayah IV ini adalah refleksi nyata dari disiplin, kerja keras, dan sistem pembinaan atlet pelajar kita yang terus berjalan di jalur yang tepat. Saya mengapresiasi penuh keringat para atlet, tangan dingin pelatih, serta ofisial yang sukses menjaga marwah City of Champions," ujar Sigit.

Meski hasil yang diraih sangat membanggakan, ia menegaskan pentingnya menjaga fokus dan tidak cepat puas. Menurutnya, tantangan yang lebih besar akan dihadapi pada ajang berikutnya.

"Fase kualifikasi telah kita lewati dengan hasil yang sangat memuaskan, dan tiket menuju Popda sudah di tangan. Jadikan momentum ini sebagai pemacu semangat untuk langsung mematangkan program latihan. Tantangan sesungguhnya ada di Popda XV nanti, dan kita harus kembali siap membuktikan diri," tutue Sigit.

Keberhasilan Kota Bandung tidak lepas dari kontribusi besar sejumlah cabang olahraga unggulan. Pencak silat menjadi penyumbang medali terbanyak dengan torehan luar biasa, yakni 12 emas, 5 perak, dan 1 perunggu.

Selain itu, cabang bola basket juga tampil gemilang dengan menyabet dua medali emas dari kategori putra dan putri. Sementara cabang bola voli indoor turut menyumbangkan satu emas dan satu perak.

Tak ketinggalan, cabang sepak bola dan sepak takraw masing-masing menyumbangkan satu medali emas yang memperkuat dominasi Bandung di ajang ini.

Dengan capaian tersebut, Kota Bandung semakin menegaskan diri sebagai salah satu kekuatan utama dalam pembinaan atlet pelajar di Jawa Barat, sekaligus menatap Popda XV dengan optimisme tinggi.***

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/06/popwilda-jabar-2026-e26e_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Kultura Persib di Braga Bandung Tampilkan 95 Karya Seni dan Arsip Sejarah Bobotoh</title>
      <link>https://terasbandung.com/2026/06/07/kultura-persib-di-braga-bandung-tampilkan-95-karya-seni-dan-arsip-sejarah-bobotoh</link>
      <pubDate>Sun, 07 Jun 2026 07:11:30 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://terasbandung.com/2026/06/07/kultura-persib-di-braga-bandung-tampilkan-95-karya-seni-dan-arsip-sejarah-bobotoh</guid>
      <category>Bobotoh</category>
      <category>Kultura Persib</category>
      <description>Kultura Persib hadir di Braga Bandung dengan 95 karya seni, arsip sejarah, dan kisah Bobotoh yang merekam perjalanan Persib lintas generasi.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Persib Bandung selama ini dikenal melalui atmosfer stadion, sorak-sorai Bobotoh, dan prestasi di lapangan hijau. 

Namun mulai Juni hingga September 2026, klub kebanggaan warga Jawa Barat itu hadir dalam bentuk yang berbeda melalui sebuah pameran seni bertajuk Kultura Persib di Grey Art Gallery, Jalan Braga No. 47, Kota Bandung.

Pameran ini menjadi wadah bagi para seniman, kolektor, fotografer, hingga masyarakat umum untuk menceritakan hubungan emosional mereka dengan Persib melalui berbagai medium visual.

Kurator Grey Art Gallery, Angga Aditya Atmadilaga, mengatakan ide penyelenggaraan pameran berangkat dari banyaknya karya seni yang lahir dari kecintaan terhadap Persib namun belum memiliki ruang khusus untuk dipamerkan.

“Persib menjadi denyut nadi yang memberikan banyak inspirasi dalam karya-karya mereka. Namun selama ini belum ada ruang yang secara khusus mewadahi ekspresi visual tentang Persib. Dari situ muncul inisiatif untuk menghadirkan pameran ini di Grey Art Gallery,” ujar Angga, Kamis, 4 Juni 2026.

<img src="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/06/kultura-persib2-bbe6_mid.jpg" alt="">

<b>Mengabadikan Budaya yang Tumbuh Bersama Persib</b>

Berbeda dengan pameran olahraga pada umumnya, Kultura Persib lebih menyoroti fenomena budaya yang berkembang selama puluhan tahun mengiringi perjalanan Maung Bandung.

Karena itu, karya yang ditampilkan tidak hanya berasal dari kalangan seniman profesional. Banyak di antaranya lahir dari pengalaman pribadi masyarakat yang tumbuh bersama Persib dan menjadikan klub tersebut sebagai bagian dari perjalanan hidup mereka.

“Kontributornya tidak hanya seniman. Ada masyarakat umum yang tumbuh bersama Persib, memiliki kenangan, memori, dan pengalaman personal. Semua itu menjadi bagian dari budaya visual yang kami tampilkan,” katanya.

Melalui proses kurasi yang melibatkan open call untuk publik, panitia berhasil menghimpun puluhan karya dari berbagai latar belakang kontributor.

<b>95 Karya dari 70 Kontributor</b>

Sebanyak 70 kontributor terlibat dalam pameran ini dengan total 95 objek yang dipamerkan.

Koleksi yang ditampilkan cukup beragam, mulai dari lukisan, mural, instalasi seni, arsip sejarah, dokumentasi fotografi, hingga koleksi buku yang merekam perjalanan panjang Persib dari masa ke masa.

Salah satu karya yang paling menarik perhatian adalah patung buatan seniman Iwong yang didedikasikan untuk sejumlah tokoh penting dalam sejarah Persib.

Empat figur yang diabadikan dalam karya tersebut yakni Indra Thohir, H. Umuh Muchtar, Jajang Nurjaman, dan Bojan Hodak yang memiliki kontribusi besar terhadap perjalanan klub.

<img src="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/06/kultura-persib3-4c62_mid.jpg">

<b>Kisah Bobotoh Jadi Daya Tarik Utama</b>

Pameran dibagi ke dalam lima area berbeda, yaitu ruang teater, stone chamber, wood chamber, galeri utama, dan area lantai dua.

Pada bagian depan galeri, pengunjung akan disambut infografis perjalanan sejarah Persib beserta pencapaian-pencapaian penting yang pernah diraih. Sementara itu, area lantai atas banyak menampilkan arsip dan karya yang dikirim langsung oleh masyarakat.

Menurut Angga, karya yang paling membekas justru berasal dari cerita sederhana para Bobotoh yang diwariskan lintas generasi.

“Karya-karya seperti itu terasa sangat otentik. Ada juga mural yang menggambarkan bagaimana pada era 1990-an orang-orang rela memanjat pohon demi bisa menyaksikan pertandingan Persib. Itu pengalaman personal, tetapi dirasakan secara kolektif oleh banyak orang,” ungkapnya.

Cerita-cerita semacam itu menunjukkan bahwa Persib bukan hanya klub sepak bola, melainkan bagian dari memori kolektif warga Bandung yang terus hidup dari generasi ke generasi.

<b>Menikmati Persib dari Sudut Pandang yang Berbeda</b>

Melalui Kultura Persib, Grey Art Gallery ingin mengajak masyarakat melihat Persib sebagai bagian dari identitas budaya Kota Bandung yang memiliki pengaruh besar dalam kehidupan sosial masyarakat.

Pameran ini dapat dikunjungi mulai 9 Juni hingga 10 September 2026 dengan tiket masuk Rp25.000 pada hari kerja dan Rp35.000 saat akhir pekan.

Pengunjung diperbolehkan mengambil foto untuk dokumentasi pribadi, namun tetap diminta menjaga koleksi yang dipamerkan dengan tidak menyentuh arsip, jersey, maupun karya seni yang menjadi bagian dari pameran.***

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/06/kultura-persib1-9c21_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>KONI Kota Bandung Perkuat Pembinaan Atlet, dari Asuransi hingga Beasiswa Perguruan Tinggi</title>
      <link>https://terasbandung.com/2026/05/26/koni-kota-bandung-perkuat-pembinaan-atlet-dari-asuransi-hingga-beasiswa-perguruan-tinggi</link>
      <pubDate>Tue, 26 May 2026 21:15:06 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Ely Kurniawati]]></dc:creator>
      <guid>https://terasbandung.com/2026/05/26/koni-kota-bandung-perkuat-pembinaan-atlet-dari-asuransi-hingga-beasiswa-perguruan-tinggi</guid>
      <category>KONI</category>
      <category>KONI Jabar</category>
      <category>Koni Kota Bandung</category>
      <description>Ketua KONI Kota Bandung, Nuryadi, menyampaikan sejumlah program strategis pembinaan atlet sekaligus apresiasi dari pemerintah kepada atlet berprestasi Kota</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM</b> - Ketua KONI Kota Bandung, Nuryadi, menyampaikan sejumlah program strategis pembinaan atlet sekaligus apresiasi dari pemerintah kepada atlet berprestasi Kota Bandung. 

Program tersebut menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem olahraga yang lebih kuat, aman, dan berkelanjutan.

Nuryadi menjelaskan, setelah pelaksanaan tes fisik atlet di Kampus Padjadjaran bersama pemerintah, KONI Kota Bandung langsung menindaklanjuti dengan beberapa program prioritas. 

Salah satunya adalah pemberian dana operasional pembinaan kepada seluruh cabang olahraga.

Selain itu, KONI juga memberikan insentif tunjangan prestasi bagi atlet calon peraih medali emas, latihan khusus bagi atlet calon peraih medali perak dan perunggu, hingga tunjangan prestasi untuk cabang olahraga beregu.

“Ini adalah bentuk keseriusan kami dalam mempersiapkan atlet-atlet Kota Bandung agar mampu meraih prestasi terbaik,” ujar Nuryadi Aula KONI Kota Bandung, Jl. Jakarta, Selasa (26/5/2025).

Tidak hanya fokus pada prestasi, KONI Kota Bandung juga memperhatikan perlindungan bagi atlet dan pelatih melalui kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan. 

Melalui kerja sama tersebut, atlet penerima tunjangan prestasi dan peserta latihan khusus kini telah mendapatkan perlindungan asuransi.

Menurut Nuryadi, langkah ini menjadi bukti nyata dukungan pemerintah terhadap para atlet sebagai bagian dari tenaga kerja profesional di bidang olahraga.

“Dengan adanya perlindungan ini, atlet merasa lebih aman saat berlatih, bertanding, maupun dalam perjalanan setelah kegiatan olahraga,” katanya.

Dalam mendukung pembinaan atlet, KONI Kota Bandung juga melakukan berbagai inovasi melalui kerja sama dengan sejumlah fasilitas kesehatan. 

Untuk penanganan cedera dan kondisi darurat atlet, kerja sama dilakukan dengan beberapa rumah sakit di berbagai wilayah Kota Bandung.

Di wilayah Bandung Timur, kerja sama dijalin dengan Rumah Sakit Hermina. Sementara untuk wilayah selatan bekerja sama dengan Rumah Sakit Mayapada, dan di pusat kota dengan Rumah Sakit Murni Teguh yang berada di kawasan Naripan.

“Semua ini merupakan upaya pemerintah dan KONI untuk memastikan pembinaan atlet berjalan baik sekaligus memperhatikan kesejahteraan mereka,” ungkapnya.

Di bidang pendidikan, KONI Kota Bandung juga tengah memperluas kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi agar atlet berprestasi tetap dapat melanjutkan pendidikan tanpa terkendala biaya.

Nuryadi menegaskan, pihaknya ingin memastikan atlet-atlet Kota Bandung tidak mengalami putus sekolah setelah lulus SMA. Karena itu, beberapa perguruan tinggi telah menyiapkan program beasiswa penuh bagi atlet berprestasi.

Salah satu lembaga pendidikan yang telah memberikan dukungan penuh adalah Taruna Bakti. Bahkan, kuota penerimaan atlet berprestasi disebut akan kembali ditambah pada tahun ajaran baru mendatang.

Selain itu, KONI Kota Bandung juga tengah menjajaki kerja sama dengan Universitas Widyatama dan Universitas Jenderal Achmad Yani. 

Kedua perguruan tinggi tersebut disebut tertarik menjadikan atlet-atlet berprestasi level nasional hingga internasional sebagai bagian dari institusinya.

Nuryadi berharap seluruh program yang dijalankan mampu menciptakan ekosistem pembinaan olahraga yang semakin solid dengan dukungan penuh dari pemerintah dan berbagai pihak.

Sebagai bentuk apresiasi, pemerintah juga telah memberikan kadeudeuh kepada atlet-atlet berprestasi level junior yang tampil di ajang Popda, Popnas, Paperda, dan Papernas.

“Semoga apa yang kami lakukan bisa memberikan manfaat besar bagi masa depan atlet Kota Bandung,” pungkas Nuryadi.***

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/05/img-20260526-wa0058-db8e_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Dominasi, The Ice Bears Maranatha Kuasai Final Campus League Bandung 2026</title>
      <link>https://terasbandung.com/2026/05/23/dominasi-the-ice-bears-maranatha-kuasai-final-campus-league-bandung-2026</link>
      <pubDate>Sat, 23 May 2026 08:46:31 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://terasbandung.com/2026/05/23/dominasi-the-ice-bears-maranatha-kuasai-final-campus-league-bandung-2026</guid>
      <category>Campus League 2026</category>
      <category>Maranatha Basketball</category>
      <category>Basket Mahasiswa Bandung</category>
      <category>The Nationals Campus League</category>
      <category>Hasil Final Campus League</category>
      <description>Universitas Kristen Maranatha menyapu bersih gelar Campus League 2026 Regional Bandung dan siap tampil di The Nationals.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Tim basket Universitas Kristen Maranatha menegaskan dominasinya pada ajang Campus League 2026 – Basketball Regional Bandung Season 1. 

Tidak hanya berjaya di sektor putra, tim putri juga sukses membawa pulang gelar juara setelah tampil impresif sepanjang turnamen.

Partai final yang berlangsung di Gymnasium UPI, Jumat (22/5/2026), menjadi momentum penting bagi skuad berjuluk The Ice Bears untuk menatap persaingan di babak The Nationals.

Kesuksesan lebih dulu datang dari sektor putri. Maranatha berhasil menundukkan Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) dengan skor 78-62 lewat permainan cepat dan agresif sejak awal pertandingan.

Walaupun hanya mengandalkan lima pemain inti, performa tim tetap stabil hingga kuarter akhir. Dominasi di area paint serta aliran bola yang rapi membuat lawan kesulitan mengejar ritme permainan Maranatha.

<img src="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/05/campusleague-putri1-ef14_mid.jpg" alt="">

Kapten tim putri Maranatha, Anggita Yuliani, mengungkapkan rasa syukurnya setelah mampu membawa tim menjadi kampiun meski tampil dengan kondisi yang tidak ideal.

“Kami bersyukur bisa jadi juara Campus League 2026 – Basketball Regional Bandung Season 1 walau main tidak dengan kekuatan penuh. Sebenarnya tadi kami bermain nothing to lose, mau menang mau kalah yang penting kita berjuang dulu, hasilnya kita pasrahin sama Tuhan. Akhirnya kita berhasil juara,” ujar Anggita.

Ia menambahkan, persiapan fisik yang intens menjadi faktor utama keberhasilan tim menjaga konsistensi permainan sepanjang laga.

“Tentunya dengan persiapan cukup intens mulai latihan dari lari keliling lapangan, lalu lari sprint, hingga running game. Lewat itulah kita persiapkan ketahanan fisik kita dan kecepatan juga. Selanjutnya, untuk persiapan The Nationals kami akan ada training center yang akan dimulai Kamis (28/5) mendatang,” katanya.

<b>Tim Putra Menangi Laga Sarat Gengsi</b>

Pada final sektor putra, Maranatha menghadapi rival kuatnya, Institut Teknologi Harapan Bangsa (ITHB), dalam pertandingan yang berlangsung sengit sejak menit awal.

Permainan kolektif dan pertahanan disiplin menjadi kunci kemenangan Maranatha hingga akhirnya menutup laga dengan skor 66-54.

ITHB sempat memberikan tekanan selepas halftime melalui serangan balik cepat. Namun, ketenangan para pemain Maranatha dalam mengontrol tempo pertandingan membuat keunggulan tetap terjaga hingga laga usai.

Pelatih Maranatha, Arif Gunarto, memberikan apresiasi terhadap kualitas pertandingan yang dinilai berlangsung kompetitif.

“Hari ini pertandingan seru dan enak dilihat. Kami sudah tahu track record ITHB dan di situlah taktik kami diadu. Untuk ITHB, it’s a good game, respect kepada pelatih Ricky,” ujar Arif.

<img src="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/05/foto-05-87ae_mid.jpg" alt="">

Setelah memastikan tiket ke The Nationals, Maranatha mulai mengalihkan fokus pada persiapan menghadapi lawan-lawan terbaik dari berbagai daerah.

Arif menyebut level kompetisi nasional akan menghadirkan tantangan yang jauh lebih berat dibanding regional Bandung.

“The Nationals nanti pasti lebih seru, karena banyak lawan-lawan yang lebih dari ITHB, seperti Perbanas, Binus. Tentunya sebelum berlaga di The Nationals nanti kita akan melakukan persiapan yang lebih matang dan lebih baik lagi,” tegasnya.

Kapten tim putra Maranatha, Fikran Fattah, juga mengakui masih ada sejumlah aspek permainan yang perlu diperbaiki sebelum tampil di level nasional.

“Masih banyak yang perlu kami benahi dari segi defense, komunikasi dalam eksekusi rebound dan three point. Kami sudah sering bertemu ITHB dan mengetahui kelebihan maupun kelemahannya. Kami berusaha mengeksekusi taktik yang diinstruksikan coach Arif dengan baik sehingga mampu mengungguli ITHB,” jelas Fikran.

Babak The Nationals sendiri dijadwalkan berlangsung pada 6–13 Juni 2026 dengan menghadirkan wakil dari Bandung, Surabaya, Yogyakarta, Samarinda, hingga Jakarta.

Tak hanya memperebutkan gelar nasional, tim juara sektor putra juga akan mendapat kesempatan mewakili Indonesia di ajang Asian University Basketball League (AUBL) 2027.

<img src="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/05/campusleague-mou1-6366_mid.jpg">
<b>
Campus League dan UPI Perkuat Kolaborasi</b>

Selain menghadirkan pertandingan final, Campus League 2026 Regional Bandung juga menjadi ajang lahirnya kerja sama strategis antara penyelenggara kompetisi dan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI).

Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara CEO Campus League Ryan Gozali dan jajaran pimpinan UPI sebagai langkah penguatan pengembangan olahraga mahasiswa.

Ryan menilai kolaborasi dengan perguruan tinggi menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem olahraga kampus yang berkelanjutan.

“Campus League memiliki rencana jangka panjang terhadap pengembangan olahraga bagi mahasiswa. Sehingga kami juga perlu berjalan bersama dengan pihak universitas yang nanti akan menjadi home-away bagi penyelenggaraan kompetisi berbagai cabang olahraga di bawah bendera Campus League. Kami bersyukur itikad baik ini mendapat sambutan positif dari pihak UPI,” ungkap Ryan.

Sementara itu, Direktur Direktorat Kemitraan dan Urusan Internasional UPI, Pupung Purnawarman, berharap kerja sama tersebut dapat mendorong lahirnya lingkungan kompetitif yang positif di kalangan mahasiswa.

“Kami sangat terbuka dengan penandatanganan kerja sama ini, karena ini merupakan langkah penting dalam implementasi Tridharma perguruan tinggi salah satunya melalui bidang olahraga. Selain menjunjung sportivitas, dapat menumbuhkan ekosistem kompetitif dan profesional di kalangan mahasiswa, kami berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut untuk lima tahun ke depan,” tandas Pupung.***





]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/05/campusleague-juara-e491_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Final Campus League Regional Bandung 2026! Rivalitas Unpar vs Maranatha dan ITHB vs Maranatha Kembali Membara</title>
      <link>https://terasbandung.com/2026/05/21/final-campus-league-regional-bandung-2026-rivalitas-unpar-vs-maranatha-dan-ithb-vs-maranatha-kembali-membara</link>
      <pubDate>Thu, 21 May 2026 20:57:48 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://terasbandung.com/2026/05/21/final-campus-league-regional-bandung-2026-rivalitas-unpar-vs-maranatha-dan-ithb-vs-maranatha-kembali-membara</guid>
      <category>Campus League 2026</category>
      <category>Basket Bandung</category>
      <category>Final Campus League Bandung</category>
      <category>Maranatha Basketball</category>
      <category>ITHB vs Maranatha</category>
      <description>Final Campus League 2026 Regional Bandung menghadirkan duel panas Unpar vs Maranatha serta ITHB vs Maranatha di Gedung Gymnasium UPI.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Atmosfer panas dipastikan menyelimuti babak Regional Finals Campus League 2026 Basketball Regional Bandung Season 1 di Gedung Gymnasium UPI, Jumat (22/05/2026). 

Pertarungan menuju gelar juara mempertemukan sejumlah tim kampus yang selama ini dikenal memiliki rivalitas kuat di dunia basket mahasiswa.

Pada sektor putri, laga final mempertemukan tim basket putri Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) melawan Universitas Kristen Maranatha. Sementara di kategori putra, Institut Teknologi Harapan Bangsa (ITHB) kembali bersua dengan Maranatha dalam perebutan gelar terbaik regional Bandung.

Pertemuan ini bukan sekadar pertandingan biasa. Kedua pasangan finalis sudah berkali-kali saling berhadapan di partai puncak berbagai kompetisi basket antarkampus sehingga tensi pertandingan diprediksi berlangsung tinggi.

<b>Maranatha Putri Andalkan Soliditas Tim</b>

Tim putri Maranatha memastikan langkah ke final usai menumbangkan Unpad dengan skor meyakinkan 64-36 di semifinal. Hasil tersebut sekaligus mengantar mereka mengamankan tiket menuju The National.

Pelatih tim putri Universitas Kristen Maranatha, Arif Gunarto, mengaku bangga dengan perjuangan anak asuhnya yang tampil dengan keterbatasan pemain berpengalaman.

“Walaupun kami hanya memiliki pemain inti yang berpengalaman 5 orang, tapi mereka berjuang mati-matian untuk menang melawan Unpad yang juga tampil tangguh," ujar Arif kepada wartawan usai pertandingan, Kamis (21/05/2026).

Menurutnya, semangat juang dan kepercayaan antarpemain menjadi modal utama timnya sejauh ini.

"Ternyata semua itu berjalan dengan baik. Walau hanya dengan lima pemain inti, mereka tetap fight dan mereka saling percaya satu sama lain," sebutnya.

Menghadapi laga final, Arif mengakui waktu persiapan sangat terbatas. Karena itu, fokus utama tim saat ini adalah pemulihan kondisi pemain agar tetap bugar dan siap secara mental.

"Untuk strategi mungkin tidak terlalu berbeda. Saya selalu sampaikan ke mereka bahwa setiap pertandungan itu adalah final," tegasnya.

Pemain Maranatha, Berlian Yesi Triutari, menyebut kemenangan atas Unpad diraih berkat kekompakan seluruh pemain di lapangan.

“ Kunci dari kemenangan kita hari ini adalah kompak dan percaya satu sama lain. Sebelum buzzer quarter akhir berbunyi kita harus terus berjuang, jangan pernah merasa capek. Kita semua harus enjoy dalam bermain, saling menyemangati dan menjaga komunikasi baik di dalam maupun luar lapangan,” ujar pemain timnas 3x3 basketball yang tampil di Asian Beach Games 2026 di Sanya, Tiongkok.

<img src="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/05/basket-putra-tb2-029d_mid.jpg">

<b>ITHB Waspadai Kekuatan Maranatha</b>

Di sektor putra, ITHB berhasil melangkah ke final usai mengalahkan Universitas Widyatama dengan skor telak 73-45.

Meski menang cukup dominan, pelatih ITHB, Ricky Gunawan, menilai masih ada sejumlah aspek yang perlu dibenahi, khususnya di area pertahanan.

“Di quarter awal defense kami sudah rapi, masuk quarter kedua Widyatama melakukan adjusment defense sehingga cukup menyulitkan kami. Butuh waktu cukup lama agar anak-anak bisa counter attack sampai akhirnya cukup jauh meninggalkan Widyatama,” ungkapnya.

Ricky juga menilai laga final melawan Maranatha bakal menjadi duel menarik karena kedua tim sudah sering bertemu dan saling mengalahkan.

"Maranatha lebih lengkap komposisi pemainnya. Sering head to head dan saling mengalahkan akan bagus untuk kedua tim. Jadi mereka bisa sama-sama belajar sehingga kemampuan mereka akan lebih terasah," tandasnya.

<b>Tiket The National Sudah Diamanka</b>n

Kapten ITHB, Muhammad Raisha, mengaku puas dengan performa timnya yang sukses memastikan tiket final sekaligus lolos ke The National.

“Kami sudah berlatih bersama-sama, membangun kepercayaan satu sama lain, karena dalam basket itu bagaimana kita bisa bermain kooperatif dan kompak dengan tim. Selama permainan, kami selalu ikuti instruksi Coach Ricky, jadi kami bisa keluar dari tekanan lawan,” ujar pemain bernomor punggung 11 yang mencetak triple-double dalam pertandingan semifinal tersebut.

Campus League 2026 Basketball Regional Bandung Season 1 berlangsung sejak 17 hingga 22 Mei 2026 di Gedung Gymnasium UPI. Regional Bandung menjadi seri keempat setelah Surabaya, Yogyakarta, dan Samarinda.

Kompetisi ini diikuti 13 perguruan tinggi dari Jawa Barat dengan rincian 12 tim putra dan 7 tim putri. Para juara dan runner-up regional nantinya akan tampil di babak The National Jakarta pada 6–13 Juni 2026 bersama wakil dari regional lainnya.

<b>Berikut jadwal lengkap Campus League 2026 Basketball Season 1:</b>

Regional Surabaya: 22–29 April 2026
Regional Yogyakarta: 30 April–7 Mei 2026
Regional Samarinda: 8–10 Mei 2026
Regional Bandung: 17–22 Mei 2026
Regional Jakarta: 24–31 Mei 2026
The National Jakarta: 6–13 Juni 2026.***

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/05/basket-putri1-rb-ef2a_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Audisi Umum PB DJARUM 2026 Dari Sumatra hingga Sulawesi, Upaya Pencarian Talenta Super Makin Meluas</title>
      <link>https://terasbandung.com/2026/05/08/audisi-umum-pb-djarum-2026-dari-sumatra-hingga-sulawesi-upaya-pencarian-talenta-super-makin-meluas</link>
      <pubDate>Fri, 08 May 2026 14:47:30 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Ely Kurniawati]]></dc:creator>
      <guid>https://terasbandung.com/2026/05/08/audisi-umum-pb-djarum-2026-dari-sumatra-hingga-sulawesi-upaya-pencarian-talenta-super-makin-meluas</guid>
      <category>Bakti Olahraga Djarum Foundation</category>
      <category> bulu tangkis</category>
      <category>pb djarum</category>
      <description>Bakti Olahraga Djarum Foundation kembali menyelenggarakan Audisi Umum PB Djarum 2026 sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan dalam mencetak generasi</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG. COM –</b> Bakti Olahraga Djarum Foundation kembali menyelenggarakan Audisi Umum PB Djarum 2026 sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan dalam mencetak generasi emas bulutangkis Indonesia. 

Tahun ini, audisi akan diselenggarakan di tiga kota! Dimulai dengan Pekanbaru, Provinsi Riau pada 7–12 Juli, lalu Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan pada 4–9 Agustus, serta Kudus, Provinsi Jawa Tengah pada 8–13 September.

Di Kota Pekanbaru, Audisi Umum PB Djarum 2026 akan diselenggarakan di GOR Angkasa, Kecamatan Payung Sekaki. 

Sementara di Makassar akan bertempat di GOR Dafest, Kecamatan Biringkanaya. Klimaksnya di Kudus, kembali akan dipusatkan di GOR Djarum, Kecamatan Jati.

Pada tahun ini, pencarian bibit pebulutangkis bertalenta dan bermental juara akan menyasar tiga kelompok usia yakni U-11 (peserta dengan usia 8–10 tahun atau kelahiran 2016–2018), KU 11 (peserta berusia 11 tahun atau kelahiran 2015), serta KU 12 (peserta dengan usia 12 tahun atau kelahiran 2014), baik putra maupun putri.

Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation yang juga Ketua PB Djarum, Yoppy Rosimin mengungkapkan bahwa penyelenggaraan audisi di tiga kota tahun ini merupakan bagian dari upaya memperluas jangkauan pencarian talenta muda di seluruh Indonesia. 

Selain itu, keputusan untuk kembali menggelar audisi di sejumlah kota lantaran menjawab permintaan dari peserta, orangtua atlet maupun klub daerah agar tidak hanya terpusat di Pulau Jawa saja.

“Sejak 2022 hingga 2025, Audisi Umum PB Djarum kami pusatkan di Kudus. Namun pada tahun-tahun sebelumnya kami juga sempat menggelar ke berbagai kota, bahkan sampai sembilan kota. Tahun ini kami kembali memperluas jangkauan dengan hadir di Pekanbaru dan Makassar sebagai upaya menjaring talenta lebih banyak lagi. Tidak hanya yang berada di Pulau Jawa, tetapi juga dari Sumatra dan Sulawesi. Kami berharap tahun ini dapat menemukan mutiara-mutiara terpendam yang selama ini belum muncul ke permukaan,” ujar Yoppy.

Ketua Tim Pencari Bakat Audisi Umum PB Djarum 2026, Sigit Budiarto menuturkan bahwa proses seleksi tahun ini tetap dirancang ketat dan kompetitif guna menemukan atlet-atlet muda dengan kualitas istimewa. 

Juara Dunia 1997 menambahkan, penyelenggaraan audisi yang rutin setiap tahun merupakan bagian dari upaya menjaga kesinambungan mata rantai pembinaan atlet di PB Djarum.

“Kami berharap melalui audisi ini dapat menemukan bibit-bibit unggul yang tidak hanya kuat secara teknik, tetapi juga memiliki karakter unik dalam bermain serta mental juara. Kombinasi tersebut penting untuk membentuk atlet dengan kualitas super yang mampu bersaing di level tertinggi,” jelas Sigit.

Tim Pencari Bakat akan diperkuat oleh jajaran pelatih PB Djarum, dengan Hendrawan sebagai Koordinator Atlet Putri dan Leonard Holvy de Pauw sebagai Koordinator Atlet Putra. 

Selain itu tak ketinggalan pula sederet legenda bulutangkis Indonesia yang turut serta memantau bakat para peserta Audisi Umum PB Djarum 2026 sejak hari pertama.

<img src="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/05/1000006854-4416_mid.jpg">

Keterlibatan Hendrawan pada Audisi Umum PB Djarum tahun ini menjadi yang pertama sejak ia resmi bergabung dengan PB Djarum pada tahun lalu sebagai Technical Advisor Men's &amp; Women's Singles. 

Juara Dunia 2001 ini menyambut antusias peran barunya dalam proses audisi, yang menurutnya menjadi langkah proaktif dalam menjaring talenta sejak usia dini.

“Audisi ini adalah salah satu cara untuk menjemput bakat dan membuka peluang lebih luas bagi bibit-bibit baru. Apalagi tahun ini digelar di tiga kota, ini menjadi kesempatan besar bagi pemain di daerah yang mungkin sebelumnya kesulitan menjangkau Kudus. Harapannya, kita bisa mendapatkan lebih banyak talenta baru dibanding sebelumnya,” kata Hendrawan.

Terkait kriteria atlet putri, Hendrawan menjelaskan bahwa pendekatan penilaian juga akan menyesuaikan dengan dinamika permainan ke depan. 

Namun yang menjadi sorotan Juara Thomas Cup 2002 tersebut adalah sistem skor baru yang diterapkan BWF yakni 15 poin x 3 game (best of three) yang akan berlaku mulai Januari 2027.

“Ke depan dengan format permainan yang cenderung lebih cepat, faktor teknik menjadi semakin penting. Untuk atlet putri, kami melihat penguasaan teknik, footwork, dan kontrol lapangan sebagai aspek utama. Namun tentu tidak mengesampingkan faktor lain seperti mental dan karakter. Fighting spirit juga menjadi salah satu hal yang kami perhatikan, terutama saat mereka memasuki fase-fase akhir seleksi,” jelasnya.

Sementara itu, Koordinator Tim Pencari Bakat Atlet Putra, Leonard Holvy de Pauw, menegaskan bahwa pencarian bibit di sektor putra kini menitikberatkan pada kombinasi antara fundamental teknik, karakter, dan kecerdasan bermain. Ia menyebut, PB Djarum ingin merekrut atlet yang sejak awal sudah memiliki dasar pukulan, footwork, dan power yang baik, serta mampu beradaptasi dengan tempo permainan cepat yang menuntut agresivitas dan daya tahan tinggi.

“Kami mencari pemain yang punya basic kuat, agresif, dan endurance tinggi. Tapi yang paling penting adalah atlet yang smart dan punya fighting spirit. Smart di sini artinya mereka bisa membaca permainan dan mengantisipasi lawan sejak dini, sehingga bermain lebih efisien. Selain itu, kami juga melihat karakter pemain luar Jawa, khususnya dari Sumatra dan Sulawesi, yang umumnya memiliki strength, daya juang, dan fisik lebih kuat. Ini menjadi modal penting yang bisa kami kembangkan lebih lanjut melalui pembinaan di PB Djarum,” papar Holvy.

Lulusan Audisi Umum PB Djarum 2018 Pekanbaru, Jolin Angelia mengajak para calon peserta untuk memanfaatkan ajang ini semaksimal mungkin dengan berbagai persiapan matang. 

Ia menilai Audisi Umum PB Djarum bukan hanya sekadar seleksi, tetapi juga panggung pembuktian bagi atlet muda untuk menunjukkan kualitas teknik, kesiapan fisik, serta mental bertanding di level kompetitif.

“Menurut saya, audisi ini adalah kesempatan besar untuk memulai perjalanan sebagai atlet bulutangkis. Jadi persiapkan diri sebaik mungkin, latihan yang intensif, dan tunjukkan kemampuan terbaik saat di lapangan. Jangan mudah menyerah kalau belum berhasil bergabung, karena proses setiap orang berbeda. Yang penting tetap konsisten berlatih dan terus percaya dengan kemampuan diri sendiri,” ujar Jolin yang resmi bergabung Pelatnas PBSI di tahun ini.

Rangkaian seleksi Audisi Umum PB Djarum 2026 diawali dengan tahap screening yang menggunakan sistem gugur. Pertandingan berlangsung satu game hingga poin ke-21 tanpa deuce, dengan perpindahan lapangan saat poin ke-11. Peserta yang lolos akan melaju ke tahap turnamen yang juga menggunakan sistem gugur.

Untuk pelaksanaan di Pekanbaru dan Makassar, Super Tiket akan diberikan kepada masing-masing juara, baik kategori putra maupun putri. Sementara di Kudus, kategori putra yang meraih Super Tiket ialah semifinalis, sedangkan kategori putri adalah finalis. Mereka akan melanjutkan langkah ke tahap karantina.

Tahap karantina akan berlangsung selama empat minggu setelah rangkaian Audisi Umum PB Djarum 2026 di tiga kota rampung, yakni pada 14 September hingga 9 Oktober 2026, dengan dua fase eliminasi pada 28 September dan 10 Oktober 2026. 

Pengumuman hasil akhir Audisi Umum PB Djarum 2026 akan dilakukan pada 10 Oktober 2026. Peserta yang lolos tahap ini akan mendapatkan Djarum Beasiswa Bulutangkis dan bergabung bersama PB Djarum.

Pendaftaran audisi dilakukan secara daring melalui laman resmi PB Djarum yang telah dibuka sejak 6 April hingga 1 September 2026 pukul 23.59 WIB. Peserta yang lolos tahap administrasi wajib melakukan daftar ulang pada 8 September 2026 pukul 09.00–15.00 WIB, sebelum mengikuti tahap seleksi pada 8–13 September 2026 di Kudus.

Untuk mengikuti Audisi Umum PB Djarum 2026, para calon peserta dapat mendaftarkan diri secara daring melalui laman  https://pbdjarum.org/klub/beasiswa-bulutangkis.***

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/05/img-20260508-145208-a0d1_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Jelang Porprov 2026, 1.181 Atlet Bandung Jalani Tes Sport Science</title>
      <link>https://terasbandung.com/2026/04/28/jelang-porprov-2026-1181-atlet-bandung-jalani-tes-sport-science</link>
      <pubDate>Tue, 28 Apr 2026 14:15:48 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://terasbandung.com/2026/04/28/jelang-porprov-2026-1181-atlet-bandung-jalani-tes-sport-science</guid>
      <category>Dispora kota Bandung</category>
      <category>Koni Kota Bandung</category>
      <category>Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI tahun 2026</category>
      <description>Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam mengukur kesiapan atlet menjelang ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI tahun 2026.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Sebanyak 1.181 atlet dari berbagai cabang olahraga Kota Bandung mengikuti tes kebugaran berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi (sport science) di Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan (FPOK) UPI, Cicaheum, Selasa (28/4/2026). 

Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam mengukur kesiapan atlet menjelang ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI tahun 2026.

Porprov 2026 sendiri akan digelar di tiga kota, yakni Bogor, Bekasi, dan Depok. Kota Bandung tak hanya berpartisipasi sebagai kontingen, tetapi juga berperan sebagai tuan rumah pendamping untuk sejumlah cabang olahraga.

Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bandung, Hendy Maulana Yusuf, menegaskan bahwa pelaksanaan tes sport science ini menjadi langkah strategis untuk memastikan kesiapan atlet secara objektif dan terukur.

“Alhamdulillah, hari ini Dispora bersama KONI Kota Bandung melaksanakan kegiatan sport science sebagai alat ukur kesiapan atlet yang akan bertanding di Porprov 2026. Harapannya, atlet Kota Bandung mampu memberikan kontribusi maksimal dan mengharumkan nama daerah,” ujar Hendy disela-sela acara.

Ia juga menjelaskan bahwa Kota Bandung akan menjadi tuan rumah pendamping untuk lima cabang olahraga, yakni softball, baseball, tenis, soft tennis, dan woodball, serta satu cabang eksibisi yaitu lari trail yang berada di bawah naungan Asosiasi Lari Trail Indonesia (ALTI).

Lebih lanjut, Hendy menyebut hasil tes ini akan menjadi bahan evaluasi awal bagi Dispora dan KONI untuk menentukan kesiapan atlet unggulan. 

Dengan waktu persiapan sekitar enam hingga tujuh bulan ke depan, para atlet diharapkan mampu meningkatkan performa demi meraih hasil maksimal.

“Mudah-mudahan di awal atau akhir Mei kita sudah mendapatkan gambaran yang jelas terkait kondisi atlet,” tambahnya.

<img src="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/04/whatsapp-image-2026-04-28-at-123712-1-b04b_mid.jpg">

Sementara itu, Ketua Umum KONI Kota Bandung, Nuryadi, menuturkan bahwa tes ini bertujuan untuk mengevaluasi kondisi fisik atlet, khususnya mereka yang tergabung dalam program Tunjangan Prestasi (Tupres) dan Latihan Cabang Khusus (Latcabkhus), yang telah berjalan selama dua tahun terakhir.

“Tes awal ini penting untuk memastikan apakah para atlet benar-benar menjalani latihan secara konsisten di masing-masing cabang olahraga,” kata Nuryadi.

“Selain itu, ini juga menjadi bahan evaluasi bagi pelatih untuk melihat sejauh mana kondisi fisik atlet, apakah masih kurang, cukup, atau sudah maksimal,” tambah Nuryadi.

Ia menambahkan, hasil tes juga akan menjadi dasar evaluasi menyeluruh, termasuk kemungkinan penerapan sistem promosi dan degradasi bagi atlet. 

Hal ini dinilai penting agar bantuan dan pembinaan dapat tepat sasaran, terutama di tengah kebijakan efisiensi anggaran.

Saat ini, total atlet Kota Bandung mencapai 1.898 orang, namun yang mengikuti tes baru 1.181 atlet. Sisanya akan diverifikasi berdasarkan potensi dan peluang meraih medali.

“Data Porprov sebelumnya menunjukkan ada 375 atlet yang tidak meraih medali. Ini menjadi bahan evaluasi penting agar ke depan kita lebih selektif dan fokus pada atlet yang berpotensi menyumbang prestasi,” ungkapnya.

Tak hanya untuk Porprov, hasil pembinaan atlet ini juga diarahkan sebagai langkah lanjutan menuju Babak Kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (BK PON). Kota Bandung pun ditargetkan mampu memberikan kontribusi signifikan bagi kontingen Jawa Barat.

“Kita menargetkan minimal 21,1 persen kontribusi atlet untuk Jawa Barat. Artinya, atlet Kota Bandung harus mampu menjadi bagian dari kekuatan inti provinsi,” tegas Nuryadi.***

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/04/koni-dispora-4593_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Melalui Musda Ulang, Epriyanto Kasmuri Tetap Terpilih Sebagai Ketua Umum DPD Perbasi Jawa Barat Periode 2026-2030</title>
      <link>https://terasbandung.com/2026/04/25/melalui-musda-ulang-epriyanto-kasmuri-tetap-terpilih-sebagai-ketua-umum-dpd-perbasi-jawa-barat-periode-2026-2030</link>
      <pubDate>Sat, 25 Apr 2026 18:50:28 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://terasbandung.com/2026/04/25/melalui-musda-ulang-epriyanto-kasmuri-tetap-terpilih-sebagai-ketua-umum-dpd-perbasi-jawa-barat-periode-2026-2030</guid>
      <category>Perbasi Jawa Barat</category>
      <description>Epriyanto Kasmuri tetap terpilih untuk menakhodai Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Perbasi Jawa Barat untuk periode 2026–2030. &#13;
</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b> Epriyanto Kasmuri tetap terpilih untuk menakhodai Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Perbasi Jawa Barat untuk periode 2026–2030. 

Ia terpilih dalam Musyawarah Daerah (Musda) Ulang yang digelar di Aula Gedung KONI Jawa Barat, Sabtu (25/4/2026).

Dalam proses pemilihan yang berlangsung ketat, Epriyanto meraih 13 suara dari total 25 suara sah. Ia unggul tipis atas pesaingnya, Rd. Iman Firmansyah, yang memperoleh 12 suara. 

Selisih satu suara ini mencerminkan dinamika kompetisi yang cukup kuat di tubuh organisasi bola basket Jawa Barat.

Meski demikian, Epriyanto menegaskan bahwa Musda kali ini bukan sekadar soal menang atau kalah. Ia melihat hasil tersebut sebagai momentum kebersamaan untuk memajukan bola basket di Jawa Barat.

“Secara prinsip saya bersyukur. Ini menunjukkan bahwa di Jawa Barat ada dua sosok yang sama-sama mencintai dan berdedikasi terhadap bola basket,” kata Epriyanto Kasmuri usai Musda Ulang.

“Pak Iman juga punya komitmen yang kuat. Jadi Musda ini bukan soal kalah dan menang, tapi bagaimana Jawa Barat bisa melangkah lebih maju,” lanjut Epriyanto.

Salah satu langkah awal yang akan dilakukan Epriyanto adalah menyusun kepengurusan baru dengan pendekatan kolaboratif. 

Ia memastikan bahwa struktur organisasi tidak hanya diisi oleh pendukungnya, tetapi juga melibatkan pihak-pihak dari kubu lawan.

“Pengurus ke depan akan dikolaborasikan dari dua pendukung. Artinya, tidak hanya dari tim saya, tapi juga dari pendukung Pak Raden Iman,” jelasnya.

Meski akan ada penyesuaian dalam susunan pengurus, Epriyanto menyebut perubahan yang dilakukan tidak akan terlalu signifikan. 

Tim formatur sendiri diberi waktu dua hari untuk menyusun kembali struktur kepengurusan sebelum diajukan ke KONI Jawa Barat dan DPP Perbasi.

Dalam waktu dekat, pengurus baru akan segera menuntaskan aspek administratif sebagai prioritas utama, termasuk mendapatkan rekomendasi dari KONI Jawa Barat dan Surat Keputusan dari DPP Perbasi.

Epriyanto menilai, pengukuhan bukanlah hal yang paling mendesak dibandingkan kelengkapan administrasi. Hal ini penting mengingat agenda olahraga daerah yang sudah menanti di depan mata.

“Kita juga sedang mengejar Porprov. Ada dokumen yang harus segera ditandatangani bersama, jadi waktunya cukup singkat,” katanya.

Dalam kepemimpinannya, Epriyanto membawa visi besar untuk menciptakan prestasi berkelanjutan bagi bola basket Jawa Barat. 

Ia menyoroti capaian pada PON 2024 yang menghasilkan tiga medali tanpa emas sebagai bahan evaluasi.

Ke depan, ia menargetkan raihan medali emas pada PON 2028 sebagai tonggak peningkatan prestasi.

“Kalau di 2024 kita belum dapat emas, maka di 2028 harus ada. Setelah itu, kepemimpinan berikutnya tinggal menjaga keberlanjutannya. Itu yang saya maksud dengan prestasi berkelanjutan,” tegasnya.

<b>Sertifikasi Gratis untuk Pelatih dan Wasit</b>

Selain prestasi, Epriyanto juga memberi perhatian pada pengembangan sumber daya manusia, khususnya pelatih dan wasit di tingkat daerah.

Ia berencana memberikan program sertifikasi gratis bagi setiap Pengcab, dengan kuota dua orang per tahun untuk pelatih dan wasit.

“Tujuannya agar daerah yang mungkin masih tertinggal bisa memiliki SDM sendiri. Mereka tidak perlu mendatangkan dari luar daerah yang tentu berdampak pada biaya lebih besar,” jelas Epri sapaan akrabnya.

Program ini diharapkan mampu mempercepat pemerataan kualitas bola basket di seluruh kabupaten dan kota di Jawa Barat.

Dengan pendekatan kolaboratif, fokus pada pembinaan, serta target prestasi yang jelas, kepemimpinan Epriyanto Kasmuri diharapkan mampu membawa bola basket Jawa Barat melangkah lebih jauh di level nasional.***


]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/04/caf81a5a-1169-4d19-b9a4-ec57434e868f-225a_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Didukung 15 Pengcab, Rd. Iman Firmansyah Resmi Daftar sebagai Calon Ketua DPD Perbasi Jawa Barat Periode 2025-2030</title>
      <link>https://terasbandung.com/2026/04/22/didukung-15-pengcab-rd-iman-firmansyah-resmi-daftar-sebagai-calon-ketua-dpd-perbasi-jawa-barat-periode-2025-2030</link>
      <pubDate>Wed, 22 Apr 2026 16:47:28 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://terasbandung.com/2026/04/22/didukung-15-pengcab-rd-iman-firmansyah-resmi-daftar-sebagai-calon-ketua-dpd-perbasi-jawa-barat-periode-2025-2030</guid>
      <category>KONI Jabar</category>
      <category>Perbasi Jawa Barat</category>
      <description>Pemilihan Ketua DPD Perbasi Jawa Barat periode 2025-2030 kian mendekati hari pelaksanaan.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<p class="p1" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;"><b>TERASBANDUNG.COM </b>- Pemilihan Ketua DPD Perbasi Jawa Barat periode 2025-2030 kian mendekati hari pelaksanaan.&nbsp;


<p class="p1" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;">


<p class="p1" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;">Dinamika menuju Musyawarah Daerah (Musda) Ulang pun mulai menghangat, ditandai dengan resmi mendaftarnya Rd. Iman Firmansyah sebagai calon ketua, Rabu (22/4/2026).

<p class="p1" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;">


<p class="p1" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;">Musda Ulang Perbasi Jawa Barat sendiri dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (25/4/2026) di Aula Gedung KONI Jawa Barat.&nbsp;

<p class="p1" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;">


<p class="p1" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;">Agenda ini menjadi momentum penting untuk menentukan arah kepemimpinan dan masa depan organisasi bola basket di Jawa Barat.

<p class="p1" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;">


<p class="p1" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;">Rd. Iman Firmansyah mengungkapkan rasa syukur atas proses pendaftaran yang telah dilalui. Ia juga menyampaikan optimisme terhadap penyelenggaraan Musda Ulang kali ini.

<p class="p1" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;">


<p class="p1" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;">“Alhamdulillah, hari ini saya resmi mendaftar sebagai calon Ketua Umum Perbasi Jawa Barat. Saya yakin tim caretaker akan bekerja secara netral, objektif, dan adil,” ujarnya.

<p class="p1" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;">


<p class="p1" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;">Ia menilai, salah satu indikator perbaikan terlihat dari tidak adanya lagi persyaratan yang bersifat diskriminatif atau berpotensi menghambat calon tertentu untuk maju.&nbsp;

<p class="p1" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;">


<p class="p1" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;">Hal ini, menurut Iman &nbsp;menjadi langkah positif menuju proses demokrasi yang lebih sehat di tubuh organisasi.

<p class="p1" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;">


<p class="p1" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;">Iman juga menyinggung pelaksanaan Musda sebelumnya pada 14 Februari lalu di Lembanh, Kabupaten Bandung Barat yang dinilai menyisakan berbagai persoalan.

<p class="p1" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;">


<p class="p1" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;">Ia menyoroti adanya dugaan pelanggaran terhadap AD/ART organisasi, termasuk persyaratan pencalonan yang dianggap tidak demokratis.

<p class="p1" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;">


<p class="p1" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;">“Syarat seperti harus pernah menjabat ketua Perbasi di tingkat kabupaten/kota atau provinsi selama satu periode menurut saya sangat membatasi dan tidak memberi ruang yang adil bagi calon lain,” katanya.

<p class="p1" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;">


<p class="p1" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;">Belajar dari pengalaman tersebut, ia berharap Musda Ulang kali ini dapat berjalan lancar, transparan, serta sepenuhnya mengacu pada aturan organisasi.&nbsp;

<p class="p1" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;">


<p class="p1" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;">Menurutnya, hal ini penting demi menjaga legitimasi dan keabsahan ketua terpilih nantinya.

<p class="p1" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;">


<p class="p1" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;">“Siapapun yang terpilih harus memiliki legitimasi yang kuat, sehingga tidak menimbulkan polemik di kemudian hari,” tegasnya.

<p class="p1" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;">


<p class="p1" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;">Lebih lanjut, Iman menyatakan kesiapannya untuk bertarung secara sportif dan membawa semangat kompetisi yang positif.&nbsp;

<p class="p1" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;">


<p class="p1" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;">Hingga saat ini, ia mengklaim telah mendapatkan dukungan dari 15 pengurus cabang (pengcab).

<p class="p1" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;">


<p class="p1" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;">Ia pun berharap Musda Ulang tidak sekadar menjadi ajang pemilihan, tetapi juga ruang adu gagasan bagi para kandidat.

<p class="p1" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;">


<p class="p1" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;">“Musda ini harus menjadi forum pertarungan visi, misi, ide, dan gagasan. Biarkan para pemilik suara menilai dan memilih secara objektif, tanpa tekanan atau intervensi,” ujarnya.

<p class="p1" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;">


<p class="p1" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;">Dengan harapan tersebut, Musda Ulang Perbasi Jawa Barat diharapkan mampu menghasilkan kepemimpinan yang kuat, sah secara organisasi, serta mampu membawa perkembangan bola basket Jawa Barat ke arah yang lebih baik di masa mendatang.***

<p class="p1" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;"><span class="s1" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;"></span>

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/04/94fadfcf-95b1-45cf-affa-311899d26a5b-6d5a_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Dukungan Bertambah, Rd. Iman Firmansyah Semakin Percaya Diri Maju Sebagai Calon Ketua DPD Perbasi Jabar</title>
      <link>https://terasbandung.com/2026/04/20/dukungan-bertambah-rd-iman-firmansyah-semakin-percaya-diri-maju-sebagai-calon-ketua-dpd-perbasi-jabar</link>
      <pubDate>Mon, 20 Apr 2026 08:52:48 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://terasbandung.com/2026/04/20/dukungan-bertambah-rd-iman-firmansyah-semakin-percaya-diri-maju-sebagai-calon-ketua-dpd-perbasi-jabar</guid>
      <category>man Firmansyah Perbasi Jabar</category>
      <category>Musda Perbasi Jawa Barat 2026</category>
      <category>calon Ketua Perbasi Jabar</category>
      <category>dukungan pengcab Perbasi</category>
      <category>Perbasi Jawa Barat terbaru</category>
      <description>Iman Firmansyah kantongi 14 dukungan pengcab jelang Musda Ulang Perbasi Jabar 2026. Persaingan masih ketat dan terbuka.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Raden Iman Firmansyah kian mantap melangkah dalam pencalonannya sebagai Ketua DPD Perbasi Jawa Barat periode 2025-2030. 

Kepercayaan diri itu muncul seiring bertambahnya dukungan menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Ulang Perbasi Jawa Barat.

Musda Ulang tersebut dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 25 April 2026, di Aula Gedung KONI Jawa Barat, Jalan Pajajaran, Bandung.

Sebelumnya, Iman telah mengantongi dukungan dari 13 pengurus cabang (pengcab). Kini, jumlah itu bertambah setelah Pengcab Kabupaten Sukabumi turut memberikan dukungan, sehingga total menjadi 14 pengcab. 

Ia pun membuka peluang adanya tambahan dukungan lain hingga hari pelaksanaan.

“Alhamdulillah, ada tambahan kepercayaan atau amanat dari Kabupaten Sukabumi,” ujar Rd. Iman Firmansyah di Bandung, Minggu (19/4/2026) malam.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/04/17/musda-ulang-dpd-perbasi-jabar-disambut-positif-iman-firmansyah-siap-maju">Baca Juga : Musda Ulang DPD Perbasi Jabar Disambut Positif, Iman Firmansyah Siap Maju</a></b>

Menurut Iman, dukungan tersebut menjadi mandat penting yang semakin menguatkan langkahnya dalam kontestasi ini. Ia menilai peta kekuatan sementara cukup berimbang.

“Mandat ini sangat berarti. Jika melihat kekuatan antara kami dan calon lain, untuk sementara bisa dibilang masih fifty-fifty,” ungkapnya.

Ia juga menekankan bahwa tambahan dukungan dari Sukabumi memberikan dorongan signifikan. Bahkan, bukan tidak mungkin akan ada pengcab lain yang beralih kepihaknya menjelang Musda Ulang.

“Mudah-mudahan ke depan ada lagi pengcab yang bergabung bersama kami,” tambahnya.

Seperti diketahui, Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (DPP Perbasi) memutuskan untuk menggelar Musda Ulang Perbasi Jawa Barat. 

Keputusan ini diambil setelah pelaksanaan Musda sebelumnya pada 14 Februari 2026 di Lembang dinilai terdapat sejumlah kekeliruan.***

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/04/iman-firmansyah-de51_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Ketua PERBASI Jabar Tolak Musda Ulang, Siap Gugat ke Arbitrase Olahraga</title>
      <link>https://terasbandung.com/2026/04/15/ketua-perbasi-jabar-tolak-musda-ulang-siap-gugat-ke-arbitrase-olahraga</link>
      <pubDate>Wed, 15 Apr 2026 17:04:39 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://terasbandung.com/2026/04/15/ketua-perbasi-jabar-tolak-musda-ulang-siap-gugat-ke-arbitrase-olahraga</guid>
      <category>PERBASI Jabar konflik</category>
      <category>Musda PERBASI Jawa Barat</category>
      <category>Epriyanto Kasmuri</category>
      <category>caretaker PERBASI</category>
      <category>berita olahraga Jawa Barat</category>
      <description>Ketua PERBASI Jabar Epriyanto Kasmuri tolak Musda ulang dan penunjukan caretaker. Siap tempuh jalur hukum jika tetap dipaksakan.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Situasi memanas tengah melanda kepengurusan bola basket Jawa Barat. Polemik muncul setelah adanya dorongan dari pusat untuk menggelar ulang Musyawarah Daerah (Musda), meski sebelumnya proses pemilihan telah dinyatakan sah.

Ketua terpilih PERBASI Jawa Barat periode 2025–2030, Epriyanto Kasmuri, menegaskan penolakannya terhadap keputusan tersebut. Ia menilai langkah yang diambil oleh DPP terkesan mendadak dan tidak memiliki dasar yang kuat.

Sebagaimana diketahui, Epriyanto sebelumnya terpilih secara aklamasi dalam Musda yang berlangsung pada 14 Februari 2026 di Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Proses tersebut bahkan dihadiri oleh perwakilan DPP pusat dan KONI Jawa Barat.

Namun, dinamika berubah cepat. Dalam waktu singkat, muncul surat dari DPP yang tidak hanya mengusulkan Musda ulang, tetapi juga menetapkan caretaker untuk mengambil alih kepengurusan sementara.

Menanggapi hal itu, Epriyanto langsung mengambil sikap tegas dengan menyampaikan penolakan resmi.

“Saya sebagai ketua terpilih langsung memberikan surat penolakan atas caretaker dan juga permintaan Musda ulang,” tegas Epriyanto Kasmuri di Bandung, Rabu (15/4/2026).

Ia mengaku heran dengan keputusan tersebut, terlebih karena penunjukan caretaker disebut telah dilengkapi dengan surat keputusan (SK). Selain itu, DPP juga berencana menggelar rapat lanjutan bersama pengurus cabang untuk membahas agenda Musda ulang.

Menurut Epriyanto, kebijakan tersebut terkesan dipaksakan dan tidak melalui kajian yang matang. Ia pun membuka kemungkinan untuk menempuh jalur hukum apabila keputusan tersebut tetap dijalankan.

“Kalau tetap dilaksanakan, dalam tujuh hari saya akan ajukan gugatan ke Arbitrase keolahragaan,” ujarnya.

Di tengah konflik yang berkembang, ia memastikan bahwa aktivitas organisasi tetap berjalan normal, termasuk persiapan menghadapi ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) November 2026.

“Semua tahapan sudah selesai. Untuk basket, tinggal gas dan laksanakan. Tidak ada yang akan terganggu,” pungkasnya.

Perseteruan ini kini menjadi perhatian publik olahraga Jawa Barat. Ke depan, keputusan yang diambil akan menentukan arah organisasi, apakah konflik mereda atau justru berlanjut ke ranah hukum.***

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/04/ketua-perbasi-48cc_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>IBL GoPay All-Star 2026: Lebih dari Basket, Ini Panggung Besar Kultur Anak Muda di Bandung</title>
      <link>https://terasbandung.com/2026/04/03/ibl-gopay-all-star-2026-lebih-dari-basket-ini-panggung-besar-kultur-anak-muda-di-bandung</link>
      <pubDate>Fri, 03 Apr 2026 14:49:49 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://terasbandung.com/2026/04/03/ibl-gopay-all-star-2026-lebih-dari-basket-ini-panggung-besar-kultur-anak-muda-di-bandung</guid>
      <category>ibl</category>
      <category>IBL GoPay All-Star 2026</category>
      <description>Bandung bersiap menjadi episentrum olahraga dan hiburan nasional. Minggu depan, IBL GoPay All-Star 2026</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Bandung bersiap menjadi episentrum olahraga dan hiburan nasional. Minggu depan, IBL GoPay All-Star 2026 hadir bukan sekadar sebagai game para bintang, tetapi sebagai panggung besar yang merayakan pertemuan basket, musik, dan kultur anak muda dalam satu energi yang sama.

Tahun ini, IBL secara sadar menggeser pendekatan dari sekadar pertandingan menjadi sebuah experience. Game tetap jadi inti, tapi atmosfer di sekelilingnya dibuat lebih hidup, lebih dekat, dan lebih relevan dengan gaya hidup generasi sekarang.

Nama-nama seperti DIA, Moluccan, dan Adrian Khalif bukan sekadar pengisi acara. Mereka adalah representasi dari identitas All-Star 2026: berani, ekspresif, dan lintas batas. Kehadiran mereka mempertegas bahwa basket hari ini bukan hanya olahraga tapi bagian dari pop culture.

Di sinilah All-Star menemukan bentuk barunya. Lapangan menjadi panggung, tribun menjadi ruang ekspresi, dan penonton bukan lagi sekadar penonton mereka adalah bagian dari perayaan itu sendiri.

Direktur Utama IBL, Junas Miradiarsyah menegaskan bahwa transformasi ini adalah langkah strategis, bukan sekadar eksperimen.

“Kalau kita hanya bicara game, All-Star sudah selesai. Tapi kami ingin lebih dari itu. Kami ingin All-Star jadi panggung besar,di mana basket bertemu musik, komunitas, dan kreativitas. Ini bukan hanya event, ini movement.”

Ia juga menekankan bahwa kolaborasi dengan musisi dan kreator bukan tempelan, melainkan fondasi dari arah baru IBL.

“Kami sedang membangun relevansi. Basket harus hadir di ruang yang lebih luas dilifestyle, di kultur, di keseharian anak muda. Karena di situlah masa depan audience kita.”

Dipilihnya Bandung menjadi bagian penting dari narasi ini. Kota dengan DNA kreatif yang kuat, komunitas yang organik, dan audiens yang terbuka terhadap kolaborasi lintas industri menjadikannya rumah yang tepat untuk evolusi All-Star.

IBL GoPay All-Star 2026 bukan lagi sekadar pertandingan bintang. Ini adalah statement. Bahwa basket Indonesia sedang bergerak lebih berani, lebih dekat, dan lebih hidup dari sebelumnya.***

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/04/ibl-2026-3db8_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Run For Humanity 2026 Digelar di Bandung, Targetkan 3.000 Pelari dari Berbagai Komunitas</title>
      <link>https://terasbandung.com/2026/03/07/run-for-humanity-2026-digelar-di-bandung-targetkan-3000-pelari-dari-berbagai-komunitas</link>
      <pubDate>Sat, 07 Mar 2026 22:51:52 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://terasbandung.com/2026/03/07/run-for-humanity-2026-digelar-di-bandung-targetkan-3000-pelari-dari-berbagai-komunitas</guid>
      <category>kota-bandung</category>
      <category>Run For Humanity</category>
      <category>RFH</category>
      <description>Event lari yang mengusung nilai kemanusiaan, kesehatan dan pendidikan Run For Humanity (RFH) bakal kembali di gelar di Bandung. </description>
      <content:encoded><![CDATA[<p class="p1" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;"><span style="font-family: UICTFontTextStyleBody;"><b>TERASBANDUNG.COM</b> - Event lari yang mengusung nilai kemanusiaan, kesehatan dan pendidikan Run For Humanity (RFH) bakal kembali di gelar di Bandung.</span><span style="font-family: UICTFontTextStyleBody;">&nbsp;</span>



<p class="p2" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; min-height: 29px; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;"><span class="s2" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;"></span>




<p class="p1" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;"><span class="s2" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;">Rencananya lomba lari yang udah dinantian oleh para komunitas lari Kota Bandung ini akan berlangsung pada Minggu, 19 April 2026.&nbsp;</span>



<p class="p2" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; min-height: 29px; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;"><span class="s2" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;"></span>




<p class="p1" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;"><span class="s2" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;">Didukung Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bandung ini, bakal melombakan kategori 5 K dan 10 K.&nbsp;</span>



<p class="p2" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; min-height: 29px; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;"><span class="s2" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;"></span>




<p class="p1" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;"><span class="s2" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;">Kegiatan yang rencananya akan terpusat di Balai Kota Bandung itu terbuka untuk umum dan sudah mulai membuka pendaftaran pada 10 Februari 2026.&nbsp;</span>



<p class="p2" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; min-height: 29px; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;"><span class="s2" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;"></span>




<p class="p1" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;"><span class="s2" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;">“Jadi, start-nya di Balai Kota. Rutenya masih sama, hampir 70 persennya sama seperti tahun kemarin, cuma karena posisi start dan finish nya saja yang berbeda. Kali ini startnya di sisi pintu keluar Balai Kota," ujar Race Director RFH, Eka Enani Putra di Merial Syariah Hotel Bandung, Jalan Cipaganti No.4, Tamansari, Kec.Bandung Wetan, Kota Bandung.</span>



<p class="p2" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; min-height: 29px; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;"><span class="s2" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;"></span>




<p class="p1" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;"><span class="s2" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;">Eka menbeberkan, berbeda dengan tahun lalu yang berkonsep Fun Run, untuk tahun ini Run For Humanity mengangkat konsep kompetisi race.&nbsp;</span>



<p class="p2" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; min-height: 29px; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;"><span class="s2" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;"></span>




<p class="p1" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;"><span class="s2" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;">Pihaknya menargetkan 3000 peserta yang akan ikut ambil bagian di RFH kali ini.&nbsp;</span>



<p class="p2" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; min-height: 29px; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;"><span class="s2" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;"></span>




<p class="p1" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;"><span class="s2" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;">“Tahun ini kita maunya race semua. Dan Bandung menjadi kota pertama dari 4 kota diselenggarakannya event ini. Tahun kemarin peserta target 2500 orang tapi yanh mendaftat 2800 orang. Mudh-mudahan saja tahun ini bis mencapai target juga," tambah Eka.</span>



<p class="p2" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; min-height: 29px; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;"><span class="s2" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;"></span>




<p class="p1" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;"><span class="s2" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;">Selain diikuti beberapa komunitas lari dan masyarakat umum, event ini juga bakal diikuti para atlet, baik atlet daerah atau pun atlet nasional.&nbsp;</span>



<p class="p2" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; min-height: 29px; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;"><span class="s2" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;"></span>




<p class="p1" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;"><span class="s2" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;">“Meski belum terkonfirmasi tapi beberapa teman atlet rencananya akan ikut. Nanti akan kita post atlet siapa saja yang akan ikut,” terangnya.&nbsp;</span>



<p class="p2" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; min-height: 29px; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;"><span class="s2" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;"></span>




<p class="p1" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;"><span class="s2" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;">Memakai format berbeda, tahun ini panitia akan menyediakan timing system dengan tujuan agar para pelari dapat mengetahui waktu yang mereka dapat.&nbsp;</span>



<p class="p2" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; min-height: 29px; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;"><span class="s2" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;"></span>




<p class="p1" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;"><span class="s2" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;">“Dengan adanya timing system, latihan mereka segala macam terukur. Jadi mereka bisa tahu apakah ada peningkatan atau tidak. Kalau tahun kemarin kan enggak ada timing system, jadi mereka nyatat waktu sendiri. Tahun ini secara official nyatat juga,” jelasnya.&nbsp;</span>



<p class="p2" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; min-height: 29px; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;"><span class="s2" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;"></span>




<p class="p1" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;"><span class="s2" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;">Dia pun optimis jika event di Bandung ini akan berjalan sukses. Sebab, selain didukung penuh oleh Wali Kota Bandung, banyaknya komunitas lari juga bakal mempermudah panitia untuk mendapatka peserta.&nbsp;</span>



<p class="p2" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; min-height: 29px; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;"><span class="s2" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;"></span>




<p class="p1" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;"><span class="s2" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;">“Komunitas di sini (Bandung) ya tadi dibilang guyub ya. Jadi lebih gampang merangkul komunitasnya. Jadi kita kompak banget lah komunitas di Bandung perbedaan Antusiasme persentase-nya cukup bagus,” tandasnya.&nbsp;</span>

<p class="p1" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;">


<p class="p1" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;"><img src="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/03/f3afce90-ad09-4556-beb8-41f3431c08c4-6fb4_mid.jpg" style="white-space: pre-wrap; font-size: 1rem; -webkit-text-size-adjust: 100%;" alt="">

<p class="p2" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; min-height: 29px; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;"><span class="s2" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;"></span>




<p class="p1" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;"><span class="s2" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;">Di tempat yang sama, Founder RFH, Dimas Seto menambahkan, untuk Run For Humanity (RFH) 2026 rencanya bakal digelar di empat kota di Indonesia.&nbsp;</span>



<p class="p2" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; min-height: 29px; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;"><span class="s2" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;"></span>




<p class="p1" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;"><span class="s2" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;">Meski tidak menyebutkan keempat kota tersebut, namun Dimas memastikan jika Bandung dan Solo akan menjadi tempat digelarnya event lari tahunan itu.&nbsp;</span>



<p class="p2" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; min-height: 29px; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;"><span class="s2" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;"></span>




<p class="p1" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;"><span class="s2" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;">“Yang pasti baru ada Bandung dan kemungkinan Solo. Masih ada beberapa pilihan, entah itu di Tanggerang Selatan lagi atau bisa di kota lain,” katanya.&nbsp;</span>



<p class="p2" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; min-height: 29px; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;"><span class="s2" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;"></span>




<p class="p1" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;"><span class="s2" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;">Dimas mengatakan, alasan pemilihan Kota Bandung sebagi tempat pertama penyelenggaran RFH tahun ini, selain dukungan dari wali kota, karena Bandung juga terkenal dengan komunitasnya yang kompak.&nbsp;</span>



<p class="p2" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; min-height: 29px; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;"><span class="s2" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;"></span>




<p class="p1" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;"><span class="s2" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;">“Bandung adalah salah satu kota yang paling aktif menyelenggarakan olahraga, khusunya lari. Kalau teman-teman bisa cek kan jadwal di Bandung itu hampir setiap pekan ada (lomba lari),” jelasnya.&nbsp;</span>



<p class="p2" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; min-height: 29px; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;"><span class="s2" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;"></span>




<p class="p1" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;"><span class="s2" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;">“Jadi, bisa dilihat begitu support-nya ya, welcome-nya masyarakat Kota Bandung. Kemudian cuacanya itu juga membawa kita semangat ya. Gitu ya. Karena para pelari itu senang sekali kalau dikasih udara dingin seperti di sini (Bandung),” lanjutnya.&nbsp;</span>



<p class="p2" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; min-height: 29px; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;"><span class="s2" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;"></span>




<p class="p1" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;"><span class="s2" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;">Karena mengusung nilai semangat kemanusiaan, kesehatan dan pendidikan, Dimas mengaku hasil dari event lari tersebut akan digunakan untuk kebutuhan sosial serta men-support atau andil terhadap atlet-atlet muda melalui Gantarvelocity.&nbsp;</span>



<p class="p2" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; min-height: 29px; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;"><span class="s2" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;"></span>




<p class="p1" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;"><span class="s2" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;">“Rencanaya kita akan salurkan (bantuan kemanusiaan) untuk saudara-saudara kita di Palestina untuk kebutuhan pendidikannya, ya kita tahulah kondisi sana seperti apa,” tuturnya.&nbsp;</span>



<p class="p2" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; min-height: 29px; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;"><span class="s2" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;"></span>




<p class="p1" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;"><span class="s2" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;">Selain ke Palestina, bantuan juga akan disalurkan di Bandung untuk kebutuhan anak-anak dan bayi yang memang bisa dibilang terlantar.&nbsp;</span>



<p class="p2" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; min-height: 29px; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;"><span class="s2" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;"></span>




<p class="p1" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;"><span class="s2" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;">“Kita pengen mereka juga dapat dukungan. Karena mereka insyaallah calon-calon pemimpin-pemimpin bangsa. Jadi bukan hanya tugas pemerintah tapi kita sebagai masyarakat juga pengen ngambil bagian dalam kebaikan,” pungkasnya.&nbsp;</span>



<p class="p2" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; min-height: 29px; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;"><span class="s2" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;"></span>




<p class="p1" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;"><span class="s2" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;">Sementara itu, Atlet lari nasional peraih 7 kali medali emas SEA Games, Agus Prayoga mengaku sudah beberapa kali mengikuti Run For Humanity (RFH). Dia pun sangat mendukung event lari tersebut.&nbsp;</span>



<p class="p2" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; min-height: 29px; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;"><span class="s2" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;"></span>




<p class="p1" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;"><span class="s2" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;">“Event RFH kan cukup berbeda ya. Di mana RFH akan memberikan kontribusinya untuk pendidikan, kesehatan, juga kemanusiaan. Saya pikir siapapun pasti akan tertarik dengan event ini,” terangnya.&nbsp;</span>



<p class="p2" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; min-height: 29px; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;"><span class="s2" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;"></span>




<p class="p1" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;"><span class="s2" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;">Dia pun berharap event ini juga dapat berkontribusi memunculkan atlet-atlet baru serta bisa memberikan kontribusi untuk peningkatan prestasi olahraga di Kota Bandung bahkan nasional.&nbsp;</span>



<p class="p2" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; min-height: 29px; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;"><span class="s2" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;"></span>




<p class="p1" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;"><span class="s2" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;">“Mudah-mudahan dari sini bisa lahir (atlet-atlet) baru. Karena saya pun berangkat dari event atau lomba- lomba lari juga hingga akhirnya bisa seperti ini,” tutup.***</span>



]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/03/de9ab79e-fc68-46ac-91f9-0e5a792542ba-ad78_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Pocari Sweat Run 2026 Digelar di Lombok dan Bandung, Targetkan 60 Ribu Peserta</title>
      <link>https://terasbandung.com/2026/01/24/pocari-sweat-run-2026-digelar-di-lombok-dan-bandung-targetkan-60-ribu-peserta</link>
      <pubDate>Sat, 24 Jan 2026 12:02:54 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://terasbandung.com/2026/01/24/pocari-sweat-run-2026-digelar-di-lombok-dan-bandung-targetkan-60-ribu-peserta</guid>
      <category>Pocari Sweat Run 2026</category>
      <category>ajang lari nasional</category>
      <category>sport tourism Indonesia</category>
      <category>event lari di Bandung</category>
      <description>Pocari Sweat Run 2026 akan digelar di Lombok dan Bandung dengan target 60.000 peserta, mendorong gaya hidup sehat, sport tourism, dan branding Indonesia.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Ajang lari berskala nasional Pocari Sweat Run kembali hadir pada 2026 dengan cakupan yang semakin luas. 

Tidak hanya mengampanyekan gaya hidup aktif, event ini juga diarahkan sebagai penggerak sport tourism sekaligus penguatan citra Indonesia di mata dunia.

Pada penyelenggaraan tahun ini, Pocari Sweat Run akan berlangsung di dua kota destinasi utama. Lombok dipilih sebagai lokasi pertama pada 11–12 Juli 2026, disusul Bandung yang akan menjadi tuan rumah pada 19–20 September 2026. 

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/01/24/bandung-kembali-jadi-kota-termacet-2025-pemkot-siapkan-solusi-ai-dan-transportasi-publik">Baca Juga : Bandung Kembali Jadi Kota Termacet 2025, Pemkot Siapkan Solusi AI dan Transportasi Publik</a></b>

Selain kategori luring, panitia juga kembali membuka partisipasi secara virtual untuk menjangkau pelari dari berbagai daerah di Indonesia.

<b>Target Peserta dan Dampak Pariwisata Lokal
</b>
Direktur Pemasaran PT Amerta Indah Otsuka, Puspita Winawati, menyampaikan bahwa gelaran tahun ke-13 ini menargetkan total 60.000 peserta dari berbagai kategori. 

Target tersebut mencerminkan besarnya antusiasme masyarakat terhadap ajang lari yang telah menjadi agenda rutin nasional.

“Target peserta di Lombok kita akan ada 10.000, di Bandung ada 15.000, dan secara virtual kita akan buka 35.000, sehingga target tahun ini adalah 60.000 untuk seluruh kota di Indonesia,” ujar Puspita, dikutip dari Inilah.

Ia menjelaskan, kehadiran ribuan pelari terbukti memberikan dampak langsung terhadap sektor pariwisata daerah. 

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/01/24/ustaz-abdul-somad-soroti-masjid-raya-bandung-ini-pesan-pentingnya">Baca Juga : Ustaz Abdul Somad Soroti Masjid Raya Bandung, Ini Pesan Pentingnya</a></b>

Peserta kerap memperpanjang masa tinggal mereka dengan menjelajahi destinasi unggulan, mulai dari wisata alam hingga kuliner lokal, sehingga perputaran ekonomi daerah ikut terdongkrak.

<b>Sport Tourism dan Branding Indonesia
</b>
Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, menilai keterlibatan sektor swasta dalam pengembangan olahraga berbasis event seperti Pocari Sweat Run patut diapresiasi. 

Menurutnya, ajang tersebut memiliki potensi yang sebanding dengan maraton dunia yang telah menjadi ikon pariwisata olahraga global.

“Saya apresiasi ketika ada private sector seperti Pocari yang bisa mengintervensi ini... tidak hanya menyehatkan masyarakat, juga bagaimana ekonominya juga naik, tetapi juga impact branding kita sebagai nation wide bagi Indonesia juga bisa terlihat di dunia,” tutur Erick.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/01/23/kai-bersiap-hadapi-angkutan-lebaran-2026-warga-bisa-pesan-tiket-mudik-mulai-25-januari">Baca Juga : KAI Bersiap Hadapi Angkutan Lebaran 2026, Warga Bisa Pesan Tiket Mudik Mulai 25 Januari </a></b>

Pandangan serupa disampaikan Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa. Ia menekankan bahwa event olahraga berskala besar mampu menciptakan efek berganda bagi ekosistem pariwisata, mulai dari transportasi, akomodasi, hingga pelaku UMKM.

“Kalau terjadi orang akan berlomba-lomba datang ke Indonesia untuk collect medalinya, terus kemudian lari dari one cities to another, saya enggak kebayang bagaimana growth tourism kita,” kata Ni Luh.

Dengan konsep tersebut, Pocari Sweat Run 2026 diharapkan tidak hanya menjadi agenda olahraga tahunan, tetapi juga pemicu pertumbuhan pariwisata dan penguatan posisi Indonesia sebagai destinasi sport tourism di kawasan Asia.***

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://terasbandung.com/assets/uploads/2024/07/pocari-sweat-run-ac47_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Menjelang Hari Terakhir, Semangat Atlet Menggelora di Ajang Special Olympics Southeast Asia 2025 di Bandung</title>
      <link>https://terasbandung.com/2025/11/13/menjelang-hari-terakhir-semangat-atlet-menggelora-di-ajang-special-olympics-southeast-asia-2025-di-bandung</link>
      <pubDate>Thu, 13 Nov 2025 10:23:18 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://terasbandung.com/2025/11/13/menjelang-hari-terakhir-semangat-atlet-menggelora-di-ajang-special-olympics-southeast-asia-2025-di-bandung</guid>
      <category>kota-bandung</category>
      <category>Olympics Southeast Asia 7-a-Side Football Competition 2025</category>
      <description>Besok (14/11), Bandung menutup ajang internasional Special Olympics Southeast Asia 7-a-Side Football Competition 2025.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Antusiasme masih terasa membara di Stadion Sidolig, Jalan Ahmad Yani, Bandung. 

Ajang Special Olympics Southeast Asia 7-a-Side Football Competition 2025 yang telah berlangsung sejak 10 November kini memasuki babak penentuan. 

Besok, Jumat (14/11), menjadi hari terakhir dari turnamen sepak bola internasional yang mempertemukan para atlet dengan disabilitas intelektual dari berbagai negara Asia Tenggara.

Gelaran ini menghadirkan 12 tim, terdiri dari 6 tim putra dan 6 tim putri yang mewakili Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina, dan Bangladesh. Kompetisi menggunakan sistem setengah kompetisi (round-robin), di mana pemenang akan ditentukan berdasarkan perolehan poin tertinggi di akhir pertandingan — tanpa partai final.

<b><a href="https://terasbandung.com/2025/11/12/fakta-baru-di-balik-kasus-keracunan-makan-bergizi-gratis-di-bandung-barat">Baca Juga : Fakta Baru di Balik Kasus Keracunan Makan Bergizi Gratis di Bandung Barat</a></b>

Ketua Special Olympics Indonesia (Soina) Kota Bandung, Abdul Karim, yang juga menjadi penanggung jawab acara ini, menjelaskan pentingnya ajang ini bagi pembinaan atlet berkebutuhan khusus.

“Special Olympics adalah organisasi yang menangani anak-anak berkebutuhan disabilitas intelektual, mengembangkan mereka dari segi olahraga,” ujar Abdul Karim.

Ia menambahkan, kepercayaan yang diberikan kepada Bandung sebagai tuan rumah merupakan kebanggaan tersendiri.

“Saat ini, kita (Bandung) mendapat mandat sebagai tuan rumah penyelenggaraan kejuaraan sepak bola, yaitu Seven-Side Football,” imbuhnya.

Indonesia menurunkan dua tim nasional pada kompetisi ini. Timnas A diisi oleh atlet-atlet binaan Soina Kota Bandung, sedangkan Timnas B merupakan hasil seleksi dari berbagai daerah di Jawa Barat. Seluruh pemain melalui proses pembinaan dan pelatihan yang terstruktur untuk menghadapi ajang internasional ini.

<b><a href="https://terasbandung.com/2025/11/12/waspada-cuaca-ekstrem-pagarsih-braga-siaga-bpbd-bandung-ingatkan-pengendara-jangan-berteduh-di-bawah-pohon">Baca Juga : Waspada Cuaca Ekstrem: Pagarsih &amp; Braga Siaga! BPBD Bandung Ingatkan Pengendara Jangan Berteduh di Bawah Pohon</a></b>

“Turnamen ini memiliki arti penting bagi pengembangan diri para atlet,” kata Abdul Karim.

Menjelang pertandingan terakhir besok, dukungan publik terus mengalir. Para penonton, keluarga, dan relawan berharap agar semangat kebersamaan dan sportivitas yang terpancar dari para atlet menjadi inspirasi bagi masyarakat luas. Bandung pun semakin dikenal bukan hanya sebagai kota kreatif, tetapi juga kota inklusif yang memberi ruang bagi semua kalangan untuk berprestasi.***





]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://terasbandung.com/assets/uploads/2025/11/olimpic-74b4_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>ZOORUN 2025, Cara Seru Lembang Park &amp; Zoo Rayakan Ulang Tahun ke-5</title>
      <link>https://terasbandung.com/2025/10/18/zoorun-2025-cara-seru-lembang-park-zoo-rayakan-ulang-tahun-ke-5</link>
      <pubDate>Sat, 18 Oct 2025 17:14:47 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Ginanjar]]></dc:creator>
      <guid>https://terasbandung.com/2025/10/18/zoorun-2025-cara-seru-lembang-park-zoo-rayakan-ulang-tahun-ke-5</guid>
      <category>Lembang Park Zoo</category>
      <category>zoorun 2025</category>
      <description>Udara sejuk Lembang terasa lebih hangat, Sabtu (18/10/2025) pagi. Ratusan pelari dari berbagai daerah memadati area Lembang Park &amp; Zoo.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM – </b>Udara sejuk Lembang terasa lebih hangat, Sabtu (18/10/2025) pagi. Ratusan pelari dari berbagai daerah memadati area Lembang Park &amp; Zoo. Mereka ikut merayakan ulang tahun kelima destinasi wisata edukatif tersebut melalui gelaran ZOORUN 2025.

Bukan sekadar lomba lari biasa, ZOORUN 2025 menghadirkan pengalaman berbeda: sebuah lari semi cross country yang memadukan olahraga, edukasi konservasi satwa, dan hiburan keluarga. Dua kategori disiapkan, masing-masing 5K dan 10K, bagi siapa pun yang ingin berlari sambil menikmati udara segar, pemandangan hijau, dan semangat pelestarian alam.

Event ini digelar bekerja sama dengan YONKAVKUD Bandung Barat dan PASI Kota Bandung, dengan misi yang lebih besar dari sekadar perayaan ulang tahun. ZOORUN 2025 ingin mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan satwa, sejalan dengan semangat Sapta Pesona: menjaga alam agar tetap indah dan lestari.

<b><a href="https://terasbandung.com/2025/10/16/rec-dan-dedicated-source-cara-mudah-dukung-energi-hijau-bersama-pln">Baca Juga : REC dan Dedicated Source, Cara Mudah Dukung Energi Hijau Bersama PLN</a></b>

“Melalui ZOORUN, kami ingin menciptakan perayaan yang berkesan sekaligus menguatkan posisi Lembang Park &amp; Zoo sebagai destinasi wisata edukatif modern,” ujar Humas Lembang Park &amp; Zoo, Miftah Setiawan, kepada wartawan.

Menurut Miftah, gelaran perdana ini diikuti oleh sekitar 750 peserta, terdiri dari 600 peserta kategori 5K dan 150 peserta kategori 10K. “Alhamdulillah, semua peserta start pukul lima pagi dan finish dengan aman. Cuaca sangat mendukung meski malam sebelumnya hujan cukup deras,” katanya.

Peserta ZOORUN datang dari berbagai daerah, termasuk Jakarta. “Kami sempat menargetkan 2.500 peserta, tapi karena ini event perdana sekaligus perayaan lima tahun Lembang Park &amp; Zoo, kami cukup bersyukur. Yang terpenting acaranya berjalan aman, tertib, dan penuh semangat,” tambahnya.

<b><a href="https://terasbandung.com/2025/10/14/ojk-dorong-budaya-integritas-di-sektor-jasa-keuangan-dan-lingkungan-kampus">Baca Juga : OJK Dorong Budaya Integritas di Sektor Jasa Keuangan dan Lingkungan Kampus</a></b>

<span style="font-size: 0.9375rem; font-weight: initial;">Selain menjadi ajang olahraga, ZOORUN 2025 juga menjadi momentum memperkenalkan keberhasilan pengembangbiakan Komodo tanpa jantan pertama di Indonesia — sebuah capaian besar di dunia konservasi satwa. </span>


Pencapaian ini menegaskan peran Lembang Park &amp; Zoo bukan hanya sebagai tempat rekreasi, tetapi juga pusat edukasi dan riset konservasi yang aktif menjaga keberlangsungan satwa langka.

Suasana perayaan semakin meriah dengan kehadiran Irfan Hakim, Tya Ariestya, dan Skandal Band. Musik, tawa, dan semangat berlari berpadu menciptakan atmosfer hangat di tengah udara sejuk Lembang.

<b><a href="https://terasbandung.com/2025/10/14/viral-lurah-medan-timur-jatuh-ke-parit-didorong-warga-saat-bongkar-polisi-tidur">Baca Juga : Viral, Lurah Medan Timur Jatuh ke Parit Didorong Warga saat Bongkar Polisi Tidur </a></b>

Bagi Irfan Hakim, pengalaman mengikuti ZOORUN menjadi momen unik tersendiri. Pria yang dikenal sebagai pencinta satwa itu mengaku baru pertama kali ikut berlari di kawasan kebun binatang.

“Ini pertama kali saya ikut lari, dan ternyata seru banget. Jalurnya masuk ke area zoo, jadi rasanya beda. Biasanya saya ke sini naik mobil, sekarang lari sambil lihat hewan-hewan. Seru banget,” kata Irfan.

Ketika ditanya apakah dirinya tertarik mencoba jarak yang lebih jauh, Irfan hanya tertawa. “5K aja udah ngos-ngosan. Tapi nanti deh, lihat situasi. Siapa tahu tahun depan naik lagi jaraknya,” ujarnya. 

<b><a href="https://terasbandung.com/2025/10/06/dari-jalan-mangga-ke-nusantara-37-tahun-purwa-caraka-music-studio-menyemai-harmoni">Baca Juga : Dari Jalan Mangga ke Nusantara: 37 Tahun Purwa Caraka Music Studio Menyemai Harmoni</a></b>

Momen kehadiran Irfan semakin menambah antusiasme peserta, terutama anak-anak dan keluarga yang mengenalnya sebagai sosok publik figur yang konsisten mengkampanyekan cinta satwa.

“Insya Allah, ini jadi bahan evaluasi kami. Kalau sukses dan mendapat dukungan masyarakat, ZOORUN akan kami jadikan event rutin tiap tahun. Sekaligus memperkenalkan potensi wisata Lembang dan Parongpong yang luar biasa,” tutup Miftah.

Gelaran ZOORUN 2025 akhirnya menutup perayaan ulang tahun kelima Lembang Park &amp; Zoo dengan catatan positif: olahraga, edukasi, dan hiburan berpadu dalam satu napas semangat pelestarian bumi. Sebuah langkah awal yang menjanjikan untuk membangun tradisi sehat dan cinta alam di jantung Lembang.***

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://terasbandung.com/assets/uploads/2025/10/zooran-770b_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Wamenpora Kirim Pesan untuk Induk Cabor Agar Tertib Administrasi</title>
      <link>https://terasbandung.com/2025/09/23/wamenpora-kirim-pesan-untuk-induk-cabor-agar-tertib-administrasi</link>
      <pubDate>Tue, 23 Sep 2025 17:59:53 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Sirojul Mutaqien]]></dc:creator>
      <guid>https://terasbandung.com/2025/09/23/wamenpora-kirim-pesan-untuk-induk-cabor-agar-tertib-administrasi</guid>
      <category>olahraga</category>
      <description>Kemenpora menggelar kegiatan Bimbingan Teknis Fasilitasi Olahragawan Elit di Hotel Grand Mercure, Kota Bandung, Senin, 22 September 2025.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Kemenpora menggelar kegiatan Bimbingan Teknis Fasilitasi Olahragawan Elit di Hotel Grand Mercure, Kota Bandung, Senin, 22 September 2025.

Acara ini bertujuan untuk menjaga hubungan baik antara Kemenpora dan cabang olahraga (cabor) dalam menerapkan tata kelola yang tertib administrasi. 

Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Wamenpora Taufik Hidayat dan didampingi Asisten Deputi Olahragawan Elit, Budi Ariyanto Muslim.

Taufik Hidayat mengungkapkan acara ini sangatlah penting karena dapat mewujudkan zona integritas menuju kawasan bebas dari korupsi.

"Kita hadir dengan semangat yang sama, yaitu untuk memperkuat tata kelola olahraga nasional yang berlandaskan pada lima prinsip utama: visioner, transparansi, akuntabel, efektif, dan efisien," kata Wamenpora. 

Menurut Wamenpora, lima prinsip ini harus terus diingatkan agar menjadi pedoman dalam setiap langkah pengelolaan, khususnya dalam pemanfaatan dana bantuan pemerintah untuk lebih dari 45 cabor. Dia berpesan agar induk cabor bisa secara tertib mengelola bantuan tersebut.

"Dengan kolaborasi yang bersinergi, bersama, kita bisa menghasilkan laporan pertanggungjawaban bantuan yang baik, dan sesuai aturan. Saya percaya ini adalah kesempatan emas untuk kita bersama-sama menyiapkan masa depan olahraga Indonesia," tambahnya.

Senada dengan Taufik Hidayat, Budi Ariyanto Muslim selaku Asisten Olahragawan Elit Kemenpora mengemukakan dengan adanya bimtek ini diharapkan kedepan laporan administrasi yang dilakukan induk cabor semakin baik.

"Kita melihat masih ada beberapa cabor yang memiliki catatan. Kami dari Kemenpora siap membantu semua induk cabor yang memerlukan pendampingan untuk tertib administrasi. Saya juga berharap semua atlet harus didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan," harap Asdep Budi Ariyanto.

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://terasbandung.com/assets/uploads/2025/09/whatsapp-image-2025-09-23-at-175955-f4fd_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Satria Muda Resmi Bermarkas di Bandung, Segrup Dengan Persib </title>
      <link>https://terasbandung.com/2025/08/04/satria-muda-resmi-bermarkas-di-bandung-segrup-dengan-persib</link>
      <pubDate>Mon, 04 Aug 2025 18:59:02 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://terasbandung.com/2025/08/04/satria-muda-resmi-bermarkas-di-bandung-segrup-dengan-persib</guid>
      <description>klub bola basket legendaris Satria Muda Jakarta telah bertransformasi menjadi Satria Muda Bandung</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM -</b> Laman resmi Persib mengumumkan klub bola basket legendaris Satria Muda Jakarta telah bertransformasi menjadi Satria Muda Bandung, dan kini terafiliasi dengan klub sepak bola kebanggaan Jawa Barat, Persib Bandung, pada Senin, 4 Agustus 2025.

Persib menyebut, transformasi tersebut bukan sekadar perubahan nama atau lokasi, tetapi langkah strategis dan bersejarah yang diharapkan menjadi transformasi terakhir dalam perjalanan panjang klub bola basket Kota Bandung. 

Di bawah naungan perusahaan yang sama, PT Persib Bandung Bermartabat, kini Bandung menjadi rumah bagi dua klub juara legendaris Indonesia, Persib dan Satria Muda.

<b><a href="https://terasbandung.com/2025/08/04/apindo-resmikan-expo-umkm-fair-2025-dorong-umkm-buka-akses-ke-rantai-pasok">Baca Juga : Apindo Resmikan Expo &amp; UMKM Fair 2025, Dorong UMKM Buka Akses ke Rantai Pasok</a></b>

Kehadiran Satria Muda Bandung tak dimaksudkan untuk menggantikan atau meniadakan kontribusi klub-klub yang telah lebih dulu membesarkan basket Bandung, termasuk Prawira Bandung, yang telah menjadi simbol kebangkitan basket kota ini lewat gelar juara IBL 2023. 

Sebaliknya, langkah ini justru diharapkan akan memperkaya dinamika basket Bandung dan menciptakan peluang kolaborasi yang lebih luas dalam hal pembinaan, kompetisi, manajemen klub, serta keterlibatan komunitas.

Transformasi identitas dalam dunia olahraga sejatinya bukan hal baru. Bahkan Prawira sendiri telah melalui perjalanan panjang sejak era Hadtex Indosyntec (1991–1995), lalu Panasia Indosyntec, hingga menjadi Garuda Bandung, dan kini dikenal sebagai Prawira Bandung. 

Dalam konteks tersebut, kehadiran Satria Muda Bandung adalah kelanjutan dari tradisi perubahan positif, membawa warisan panjang dan semangat baru untuk masa depan basket Bandung.

Dengan nama dan identitas baru, Satria Muda Bandung membawa visi besar: "Juara Indonesia, Indonesia Juara". Visi ini menjadi fondasi dalam membangun klub basket terbaik dari Bandung, dengan tata kelola profesional, semangat kompetitif, dan mental juara yang telah melekat dalam DNA klub.

"Kami menyambut hangat kehadiran Satria Muda di Bandung, dan bergabungnya mereka ke dalam keluarga besar Persib adalah sebuah kebanggaan tersendiri. Satria Muda adalah tim dengan sejarah panjang dan reputasi luar biasa sebagai juara. Kami percaya inisiasi ini bukan hanya memperkuat ekosistem olahraga kami, tetapi juga menjadi dorongan positif agar kami terus berkembang menjadi lebih baik kedepannya," kata Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan.

<b><a href="https://terasbandung.com/2025/08/04/doa-wali-kota-bandung-untuk-persib-jelang-bergulirnya-super-league-musim-20252026">Baca Juga : Doa Wali Kota Bandung Untuk  Persib Jelang Bergulirnya Super League Musim 2025/2026</a></b>

"Kami bangga bisa berjalan bersama Persib, sebuah brand yang begitu erat kaitannya dengan profesionalisme di bidang olahraga. Kehadiran kami di Bandung diharapkan bisa membawa kontribusi positif bagi perkembangan bola basket di kota ini, serta menjadi kebanggaan baru bagi para pecinta basket di Bandung dan Jawa Barat," tambah Managing Director Satria Muda, Christian Ronaldo Sitepu.

Christian menegaskan, Satria Muda tidak hanya datang untuk hadir secara administratif di Bandung, tetapi ingin tumbuh bersama Bandung. Dalam waktu dekat, manajemen akan menjalin komunikasi aktif dengan pemerintah daerah dan komunitas lokal untuk memastikan langkah ini mendapat sambutan hangat dan dukungan penuh dari masyarakat.

Transformasi ini juga sejalan dengan visi Indonesian Basketball League (IBL) untuk mengembangkan konsep "1 Klub, 1 Kota", membangun identitas kuat bagi setiap klub, dan memperkuat ikatan emosional dengan komunitas lokal. Pendekatan ini diyakini mampu menciptakan atmosfer pertandingan yang lebih hidup dan memupuk kebanggaan daerah yang semakin dalam.

<b><a href="https://terasbandung.com/2025/08/04/coklat-kita-silatusantren-titik-ketujuh-edukasi-santri-olah-sampah-jadi-bermanfaat">Baca Juga : Coklat Kita Silatusantren Titik Ketujuh Edukasi Santri Olah Sampah Jadi Bermanfaat</a></b>

Musim perdana Satria Muda Bandung di tahun 2026 akan menjadi babak baru dalam sejarah bola basket Kota Bandung. Ini bukan hanya awal bagi klub, tetapi juga simbol penggabungan kekuatan dua ikon olahraga nasional dalam satu kota: Persib di sepak bola, dan Satria Muda di bola basket.

Dengan fondasi sejarah, dukungan ekosistem Persib, dan semangat juara yang telah teruji, manajemen menargetkan pencapaian prestisius: gelar juara ke-13 dalam sejarah klub, dan yang pertama bersama fans dari Bandung.***

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://terasbandung.com/assets/uploads/2025/08/satria-muda-403a_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
  </channel>
</rss>
