Penandatangan MoU dengan Republik Bobotoh, penyelenggaran Bobotoh For Humanity di Bandung, Senin 25 Mei 2026. (RBCOM)
TERASBANDUNG.COM - Dukungan terhadap pelaksanaan Bobotoh For Humanity terus mengalir dari berbagai pihak. Sejumlah Lembaga Amil Zakat (LAZ) di Jawa Barat resmi bergabung dan menyatakan kesiapan mereka untuk terlibat dalam event yang diinisiasi komunitas bobotoh Persib Bandung tersebut.
Komitmen kolaborasi itu ditandai melalui penandatanganan nota kesepahaman bersama Republik Bobotoh di Bandung pada Senin, 25 Mei 2026. Kehadiran berbagai lembaga sosial ini diharapkan mampu memperluas manfaat acara bagi masyarakat, khususnya anak-anak yatim dan dhuafa.
Strategic Partnership Sinergy Fondation, Wahyu Irawan, menyampaikan apresiasinya terhadap sinergi yang terbangun dalam kegiatan tersebut.
"Kami sangat menyambut baik kolaborasi ini," ungkap Strategic Pratnership Sinergy Fondation, Wahyu Irawan usai penandatangan MoU dengan Republik Bobotoh, penyelenggaran Bobotoh For Humanity di Bandung, Senin 25 Mei 2026.
Wahyu menilai kegiatan ini bukan hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga dapat menumbuhkan motivasi bagi generasi muda untuk berani mengejar mimpi mereka, termasuk menjadi pesepak bola profesional seperti pemain Persib Bandung, Beckham Putra.
Gabungan Olahraga, Hiburan, dan Aksi Sosial
Bobotoh For Humanity dijadwalkan berlangsung di Stadion RAA Adiwijaya, Kabupaten Garut, pada Minggu, 21 Juni 2026. Acara ini akan menghadirkan berbagai kegiatan yang memadukan unsur olahraga, hiburan, hingga aksi sosial dalam satu rangkaian.
Pengunjung nantinya dapat mengikuti coaching clinic, menikmati panggung hiburan, mengunjungi bazaar UMKM, hingga menyaksikan pertandingan exhibition charity antara RB Team Legend yang diperkuat mantan pemain Persib Bandung menghadapi Garut All Star.
Antusiasme serupa juga datang dari Inisiatif Zakat Indonesia (IZI). Kepala Perwakilan IZI, Dian Mardiana, berharap event tersebut mampu memberikan dampak positif yang lebih luas kepada masyarakat dan bobotoh.
"Kami berharap bisa turut menebar manfaat bagi banyak bobotoh di event nanti," kata Dian.
Ia pun berharap hubungan baik antara komunitas bobotoh dan lembaga sosial dapat terus berlanjut dalam berbagai program kemanusiaan lainnya di masa depan.
Jadi Momentum Dekat dengan Bobotoh
Bagi Yayasan Karya Madani Nusantara (KaryaMu), keterlibatan dalam Bobotoh For Humanity menjadi pengalaman baru. Selama ini mereka belum pernah menjalin kolaborasi bersama komunitas bobotoh.
"Kami memang belum pernah berkolaborasi, tapi dengan adanya Bobotoh For Humanity ini kami ingin lebih dekat dan bersama-sama melakukan aktivitas kebaikan," ungkap Ketua Yayasan KaryaMu, Solehudin.
Menurut Solehudin, konsep acara yang menggabungkan sport, entertainment, dan aksi sosial menjadi daya tarik tersendiri sehingga pihaknya menyambut positif pelaksanaan event tersebut di Garut.
Sementara itu, DT Peduli juga memastikan dukungannya meski proses penandatanganan kerja sama dilakukan secara virtual karena adanya agenda lain yang tidak bisa ditinggalkan.
Kepala Cabang DT Peduli Garut, Abrar, menilai kolaborasi ini menunjukkan bahwa kepedulian sosial mampu menyatukan banyak pihak dengan latar belakang berbeda.
"Semoga langkah kecil ini membawa manfaat besar untuk sesama dan menginspirasi lebih banyak kebaikan," ungkap Abrar.
Tujuh LAZ Resmi Bergabung
Manager Funding Bobotoh For Humanity, Riffa Anggadhitya, mengungkapkan bahwa hingga penutupan kerja sama, terdapat tujuh LAZ yang resmi bergabung mendukung acara tersebut.
Lembaga yang terlibat di antaranya Rumah Zakat, Itqan Peduli, AbulYatama, IZI, Sinergy Fondation, KaryaMu, dan DT Peduli.
"Alhamdulillah, semuanya sudah menandatangani MoU dan sudah mulai bisa bergerak untuk mensosialisasikan event Bobotoh For Humanity ini sehingga bisa lebih tersebar kepada masyarakat Garut dan sekitarnya sehingga mereka bisa mengikuti event ini pada 21 Juni 2026 nanti," jelas Riffa.***
Penulis: Tim Teras Bandung | Editor: Dadi Mulyanto