Pasar Ciroyom Mau Dibenerin! Pedagang Bakal Pindah ke Bekas Terminal, Ada Apa?

Pasar Ciroyom Mau Dibenerin! Pedagang Bakal Pindah ke Bekas Terminal, Ada Apa?

TERASBANDUNG.COM - Ada kabar besar dari Pasar Ciroyom Bandung. Pasar yang selama ini identik dengan kondisi becek dan berbagai persoalan fasilitas tersebut bakal ditata dan direvitalisasi.

Namun, sebelum proses pembangunan dimulai lebih jauh, para pedagang tidak langsung dipindahkan jauh dari lokasi. Perumda Pasar Juara Kota Bandung menyiapkan Tempat Penampungan Pedagang Sementara (TPPS) di kawasan bekas Terminal Ciroyom yang berada di sisi utara pasar.

Pedagang nantinya akan dipindahkan secara bertahap dan bergantian mengikuti tahapan pekerjaan revitalisasi.

Rencana tersebut disiapkan agar kegiatan jual beli di Pasar Ciroyom tetap berjalan dan para pedagang masih bisa mencari nafkah selama pembangunan berlangsung.

Pasar Ciroyom bakal Berubah, Luas Area yang Ditata Capai 9.000 Meter Persegi

Direktur Utama Perumda Pasar Juara Kota Bandung, Pradana Aditya Wicaksana, mengatakan revitalisasi akan berfokus pada area lantai dasar yang menjadi pusat aktivitas perdagangan.

Total area yang akan ditata mencapai sekitar 9.000 meter persegi.

Berdasarkan perencanaan teknis, proses revitalisasi diproyeksikan berlangsung sekitar dua tahun. Namun, Perumda Pasar Juara masih membuka kemungkinan pengerjaan dapat selesai lebih cepat apabila kondisi teknis di lapangan memungkinkan.

Rencana pembangunan tersebut menjadi perhatian karena Pasar Ciroyom merupakan salah satu pusat perdagangan yang cukup penting bagi masyarakat Kota Bandung.

Pedagang Ciroyom Justru Sambut Baik Rencana Revitaslsasi

Di tengah rencana pemindahan sementara, para pedagang menyatakan dukungannya terhadap pembenahan pasar.

Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Ciroyom, Haji Dadi, menilai revitalisasi menjadi angin segar setelah kondisi pasar selama ini kerap identik dengan becek, terutama ketika hujan turun.

“Dari dulu sudah berapa kali ganti wali kota, Ciroyom terkenalnya becek. Nah, sekarang ada pembangunan. Mudah-mudahan pembangunan itu lebih meningkatkan daya beli para pedagang,” kata Haji Dadi.

Ia berharap proses pembangunan bisa dipercepat sehingga fasilitas pasar dapat segera digunakan kembali secara optimal.

Haji Dadi bahkan berharap kawasan pasar sudah bisa kembali dimanfaatkan, termasuk untuk aktivitas parkir dan belanja masyarakat, ketika Ramadan tiba.

Bukan Pindah Permanen, Pedagang Akan Dipindahkan Bergiliran

Bagi pedagang yang khawatir harus meninggalkan Pasar Ciroyom selama proses pembangunan, Perumda Pasar Juara memastikan pemindahan dilakukan secara parsial.

Artinya, tidak seluruh pedagang dipindahkan dalam waktu bersamaan.

Skema ini disesuaikan dengan kapasitas TPPS serta tahapan pembangunan. Area pasar yang sudah dikosongkan nantinya dapat langsung dikerjakan, sedangkan pedagang di bagian lain masih dapat menjalankan aktivitas perdagangan.

Pradana menjelaskan, pembangunan TPPS di eks-Terminal Ciroyom masih dalam tahap penyelesaian.

“Nanti saat TPPS sudah jadi dan itu akan jadi akses baru juga ke atas nanti pedagang akan pindah ke TPPS,” jelas Pradana.

Dengan pola tersebut, aktivitas ekonomi di kawasan Ciroyom diharapkan tetap berjalan meskipun pembangunan fisik pasar dilakukan secara bertahap.

Terungkap, Instalasi Listrik Pasar Ciroyom Hanya 27 Persen Layak

Ada alasan penting di balik rencana revitalisasi Pasar Ciroyom.

Hasil uji kelayakan bangunan yang dilakukan Perumda Pasar Juara menemukan sejumlah komponen yang membutuhkan penanganan. Salah satu yang menjadi perhatian adalah instalasi listrik.

Radar Bandung melaporkan tingkat kelayakan instalasi listrik di pasar tersebut hanya mencapai 27 persen. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap keselamatan pedagang dan pengunjung, termasuk potensi kebakaran.

Pemeriksaan tidak hanya dilakukan terhadap sistem kelistrikan. Perumda juga mengevaluasi struktur bangunan, sistem mekanikal dan elektrikal, perpipaan hingga sistem perlindungan terhadap risiko kebakaran.

Karena itu, revitalisasi tidak hanya diarahkan untuk membuat Pasar Ciroyom terlihat lebih rapi, tetapi juga meningkatkan aspek keamanan, keselamatan dan kenyamanan.

Ada 1.054 Ruang Dagang di Pasar Ciroyom

Perumda Pasar Juara mencatat terdapat 1.054 ruang dagang di Pasar Ciroyom.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 743 ruang dagang atau sekitar 70,2 persen telah terjual hak pakainya kepada pedagang.

Data tersebut menjadi bagian dari proses penataan administrasi ruang dagang yang dilakukan setelah pengelolaan Pasar Ciroyom kembali kepada Perumda Pasar Juara.

Pasar Ciroyom sendiri dibangun pada 2004 oleh pihak ketiga, PT Anugerah Parahyangan Jaya (APJ). Kerja sama pengelolaan tersebut berakhir pada 2024, kemudian aset dan pengelolaan pasar diserahterimakan kepada Perumda Pasar Juara.

Revitalisasi Diharapkan Bikin Ciroyom Tak Lagi Identik dengan Becek

Bagi pedagang, revitalisasi Pasar Ciroyom bukan hanya soal tampilan bangunan.

Harapannya, pasar nantinya memiliki lingkungan yang lebih bersih, aman, nyaman dan mampu meningkatkan aktivitas jual beli.

Keluhan mengenai kondisi becek juga menjadi salah satu persoalan yang selama ini melekat dengan Pasar Ciroyom.

Karena itu, dukungan pedagang terhadap revitalisasi menjadi modal penting agar proses pembenahan dapat berjalan tanpa mengganggu mata pencaharian mereka.

Di sisi lain, Perumda Pasar Juara harus memastikan proses pemindahan ke TPPS berjalan lancar sehingga pedagang tetap dapat berjualan selama proyek berlangsung.

Jika seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, wajah Pasar Ciroyom Bandung dalam beberapa tahun ke depan akan berubah cukup signifikan.

Bukan hanya lebih tertata, tetapi juga diharapkan menjadi pasar yang lebih aman dan nyaman bagi pedagang maupun masyarakat yang datang berbelanja.

Penulis: Ginevara | Editor: Ginevara

Memuat Terkini...