Tantan Sulthon Dilantik Jadi Ketua PWI Jabar, Pers Jawa Barat Hadapi Tantangan Baru

Tantan Sulthon Dilantik Jadi Ketua PWI Jabar, Pers Jawa Barat Hadapi Tantangan Baru Tantan Sulthon Resmi Dilantik sebagai Ketua PWI Jawa Barat 2026-2031. (Ist)

TERASBANDUNG.COM - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Barat kini memiliki kepengurusan baru untuk periode 2026-2031.

Tantan Sulthon B resmi dipercaya menjadi Ketua PWI Jawa Barat setelah menjalani prosesi pelantikan di Gedung Merdeka, Kota Bandung, Jumat (2/10/2026).

Pelantikan tersebut dilakukan langsung oleh Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir. Momentum itu menandai dimulainya periode baru organisasi kewartawanan di Jawa Barat sekaligus menjadi titik awal bagi pengurus menjalankan berbagai agenda selama lima tahun mendatang.

Kepengurusan PWI Jabar periode baru membawa sejumlah agenda yang berkaitan dengan penguatan internal organisasi maupun peningkatan kapasitas para wartawan.

Profesionalisme, perlindungan hukum, kesejahteraan anggota serta kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi menjadi sejumlah perhatian utama.

Tantan Sulthon Siapkan Penguatan Organisasi

Di bawah kepemimpinan Tantan Sulthon, struktur PWI Jawa Barat mencakup sejumlah bidang yang memiliki peran strategis. Di antaranya organisasi, pendidikan, pembelaan dan pembinaan hukum, kesejahteraan, kemitraan, multimedia dan teknologi informasi, serta pengelolaan aset.

Penguatan koordinasi dengan jajaran PWI di tingkat daerah juga menjadi perhatian. Untuk mendukung hal tersebut, wilayah kerja PWI Jawa Barat dibagi ke dalam enam kawasan yang mencakup jaringan organisasi di 22 kabupaten dan kota.

Pembagian tersebut diharapkan membuat komunikasi antara kepengurusan provinsi dan daerah semakin efektif. Selain itu, PWI Jabar juga akan memberikan perhatian terhadap peningkatan kompetensi wartawan, pendampingan hukum serta persoalan kesejahteraan anggota.

Langkah tersebut menjadi penting seiring perubahan industri media yang semakin cepat, terutama dengan berkembangnya teknologi digital dan perubahan pola masyarakat dalam memperoleh informasi.

Akhmad Munir Tekankan Tanggung Jawab Pengurus

Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir mengingatkan bahwa jabatan dalam organisasi bukan hanya berkaitan dengan posisi dan struktur kepengurusan. Menurutnya, kepercayaan yang diberikan kepada para pengurus harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

“Kepercayaan, kehormatan, dan kemuliaan yang diterima hari ini sebagai pengurus nantinya harus dipertanggungjawabkan di akhir masa bakti,” ujar Akhmad Munir.

Ia juga menegaskan bahwa keberadaan PWI memiliki peran penting dalam menjaga kemerdekaan pers. Di sisi lain, pers juga diharapkan terus menjalankan perannya dalam mencerdaskan masyarakat serta memberikan kontribusi bagi pembangunan.

“Pers harus berjalan bersama dengan pemerintah untuk tujuan sama mencerdaskan masyarakat, dan turut membangun bangsa dan negara, khususnya saat ini membangun Jabar,” katanya.

Menurut Akhmad Munir, hubungan antara insan pers dan pemerintah dapat dibangun melalui kemitraan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat. Kerja sama tersebut, kata dia, dapat menjadi bagian dari upaya mendorong pembangunan Jawa Barat.

Tantan: Pengukuhan Jadi Awal Perjalanan Baru

Bagi Tantan Sulthon, pelantikan di Gedung Merdeka bukan sekadar agenda pergantian kepemimpinan. Ia melihat momentum tersebut sebagai awal untuk menjalankan berbagai program sekaligus memperkuat kehidupan pers di Jawa Barat.

“Pengukuhan ini tidak hanya sekadar seremonial, tapi ini harus menjadi awal kita untuk terus membangun pers,” ujar Tantan.

Tantan juga memastikan PWI Jawa Barat akan menjalin hubungan kerja dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Namun, kemitraan tersebut tidak akan menghilangkan fungsi pers sebagai salah satu elemen yang melakukan kontrol terhadap jalannya pemerintahan.

“Kita punya kewajiban untuk terus mengawal,” katanya.

Dengan jumlah anggota yang telah mencapai lebih dari 1.000 wartawan dan tersebar di berbagai wilayah Jawa Barat, PWI Jabar memiliki jaringan organisasi yang luas.

Kondisi tersebut menjadi modal bagi kepengurusan baru untuk memperkuat koordinasi sekaligus menjalankan peran pers dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

Periode kepemimpinan 2026-2031 pun menjadi fase baru bagi PWI Jawa Barat untuk menghadapi perubahan industri media, memperkuat kapasitas wartawan, serta menjaga fungsi pers di tengah perkembangan teknologi dan ekosistem informasi digital.***

Penulis: Dadi Mulyanto | Editor: Dadi Mulyanto

Memuat Terkini...