TERASBANDUNG.COM - Kebakaran dilaporkan terjadi pada sebuah bangunan perumahan di kawasan Jalan Setra Dago, Kelurahan Antapani Kulon, Kecamatan Antapani, Kota Bandung, Selasa, 6 Oktober 2026 pagi.
Informasi mengenai kejadian tersebut diterima Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmatan) Kota Bandung pada pukul 06.36 WIB.
Berdasarkan laporan awal, petugas Damkarmatan Kota Bandung langsung menindaklanjuti informasi tersebut dengan menjalankan prosedur operasional standar (SOP) penerimaan laporan.
Petugas kemudian melakukan koordinasi dengan bidang terkait, termasuk Bidang Pemadaman, Bidang Penyelamatan, serta Markas Komando (Mako) untuk penanganan kebakaran di lokasi.
Hingga laporan awal ini disampaikan, informasi mengenai penyebab kebakaran, luas bangunan yang terdampak, jumlah armada yang dikerahkan, maupun ada tidaknya korban masih menunggu keterangan lebih lanjut dari pihak berwenang.
Kebakaran Terjadi di Kawasan Perumahan Antapani
Lokasi kejadian berada di kawasan Jalan Setra Dago, Antapani Kulon, Kota Bandung.
Kawasan Setra Dago sendiri merupakan salah satu kawasan perumahan yang berada di wilayah Antapani. Data perumahan pemerintah juga mencatat keberadaan kawasan Setra Dago di Kecamatan Antapani, termasuk akses Jalan Setra Dago Raya di wilayah Antapani Kulon.
Petugas Damkarmatan Kota Bandung memiliki tugas untuk melakukan penanganan kebakaran sekaligus operasi penyelamatan ketika terjadi kondisi darurat.
Sebelumnya, Damkarmatan Kota Bandung juga terus mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di kawasan permukiman.
Dalam edukasi yang disampaikan pada Agustus 2026, Damkarmatan Kota Bandung mengingatkan warga untuk berhati-hati terhadap berbagai aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, baik di area terbuka maupun permukiman.
Penyebab Kebakaran Masih Menunggu Pemeriksaan
Hingga informasi awal ini diterima, belum ada keterangan resmi yang menyebut penyebab kebakaran bangunan perumahan di Jalan Setra Dago.
Karena itu, dugaan mengenai korsleting listrik atau faktor lainnya belum dapat dipastikan dan sebaiknya menunggu hasil pemeriksaan petugas maupun kepolisian.
Kejadian kebakaran di wilayah Bandung sebelumnya memang kerap dikaitkan dengan berbagai faktor, termasuk korsleting listrik. Namun, penyebab setiap kejadian tetap membutuhkan pemeriksaan di lokasi.
Sebagai gambaran, dalam kasus kebakaran tiga rumah di Sekeloa pada September 2026, petugas Damkarmatan menyebut dugaan awal berasal dari korsleting listrik yang kemudian memicu api dan merembet ke bangunan lain.
Damkartan Bergerak Tangani Laporan Kebakaran
Respons cepat menjadi bagian penting dalam penanganan kebakaran, terutama di kawasan padat permukiman.
Setelah laporan diterima pukul 06.36 WIB, Damkarmatan Kota Bandung melakukan koordinasi internal dengan bidang pemadaman dan penyelamatan serta Markas Komando untuk memastikan penanganan di lokasi.
Perkembangan terkait kondisi bangunan, proses pemadaman, kemungkinan korban, serta penyebab kebakaran masih menunggu informasi resmi terbaru dari Damkarmatan Kota Bandung.
Masyarakat yang berada di sekitar lokasi juga diimbau tidak mendekati area kejadian apabila proses penanganan masih berlangsung. Selain untuk menjaga keselamatan, akses jalan juga perlu diberikan kepada kendaraan dan personel pemadam kebakaran.
Warga Diminta Waspada Potensi Kebakaran
Damkarmatan Kota Bandung sebelumnya mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, termasuk dengan memperhatikan kondisi instalasi listrik dan sumber api di lingkungan rumah.
Langkah pencegahan menjadi penting karena kebakaran di kawasan permukiman dapat dengan cepat merambat ke bangunan lain apabila terdapat material yang mudah terbakar dan jarak antarrumah cukup berdekatan.
Untuk kejadian kebakaran bangunan perumahan di Jalan Setra Dago, Antapani Kulon, masyarakat masih menunggu keterangan resmi mengenai hasil penanganan petugas dan perkembangan terbaru di lokasi.
Penulis: Ginevara | Editor: Ginevara