SDN 075 Jatayu dan SDN 021 Ciporeat Juara MilkLife Soccer Challenge Bandung, Talenta Sepak Bola Putri Bermunculan

SDN 075 Jatayu dan SDN 021 Ciporeat Juara MilkLife Soccer Challenge Bandung, Talenta Sepak Bola Putri Bermunculan

TERASBANDUNG - Tim SDN 075 Jatayu dan SDN 021 Ciporeat keluar sebagai juara KU 10 dan KU 12 Milklife Soccer Challenge Bandung Seri 1 2026-2027.

Pada laga final yang berlangsung dilapangan SESKOAD Bandung, Minggu (1/11/2026), SDN 075 Jatayu memastikan diri menjadi kampiun KU 10 setelah mengalahkan SDN 065 Cihampelas dengan skor 2-1.

Sementara SDN 021 Ciporeat keluar sebagai juara setelah menundukkan SD Pelita dengan skor 2-1. Turnamen sepak bola putri yang diinisiasi oleh Bakti Olahraga Djarum Fundation bersama Milklife, diikuti oleh 1.517 siswi SD dan MI dari 78 sekolah di Bandung dan sekitarnya, terbagi menjadi 43 tim KU 10 serta 99 tim KU 12.

Program Manager Milklife Soccer Challenge, Satia Chandra Wiguna memaparkan kualitas pesepakbola putri dan permainan saat bertanding di Milklife Soccer Challenge Bandung Seri 1 2026-2027 menunjukkan perkembangan menggembirakan.

Menurutnya Chandra, munculnya juara baru di Bandung baik di KU 10 maupun di KU 12 menjadi salah satu indicator semakin meratanya kualitas peserta.

“Di Bandung, selain ada peningkatan secara kuantitas, secara kualitas permainan juga ada peningkatan. Ini terlihat dari adanya juara baru di KU 10 dan KU 12. Hal ini semakin menguatkan bahwa Bandung memang memiliki tradisi yang kuat dalam sepak bola, tidak hanya di sektor putra tapi juga di sektor putri. Tentunya ini menjadi angin segar bagi pembinaan sepak bola putri usia dini di Indonesia,” ujar Chandra.

Berbeda dengan penyelenggaraan sebelumnya, Milklife Soccer Challenge kali ini di Jawa Barat tidak hanya digelar di Bandung saja, tapi juga di Garut. Chandra menjelaskan hal itu dilakukan mengingat potensi pemain yang ada di kota Garut.

“Kami memutuskan untuk menambah satu kota lagi di Jawa Barat, pilihannya jatuh kepada Garut. Ini karena kita melihat di Garut ada tim yang ikut Hydro Plus Soccer League (HPSL), artinya kan pembibitan sudah mulai disana. Ya semoga ini menambah kekuatan untuk kebangkitan sepak bola putri di Indonesia, terutama di Jawa Barat,” bebernya.

Tim Tallent Scouting All Stars Bandung, Yeri Permadi tak menampik jika meningkatnya jumlah peserta maupun kualitas pemain membuktikan kalau giat sepak bola putri saat ini sedang bangkit. Banyaknya talenta baru yang bermunculan, diakui Yeri membuat tim talent scouting kebingungan.

“Sebetulnya buat kami cukup ketat. Hari ini giat sepak bola putri benar-benar sedang bangkit. Jadi kita punya talenta-talenta baru yang membuat tim talent scouting juga cukup kebingungan nih, karena cukup banyak persaingan ya,” katanya.

Menurutnya saat ini, ia bersama timnya mulai mengumpulkan dan mengkurasi pemain-pemain potensial yang akan bergabung dalam program extra training, yang dipersiapkan bagi skuad yang akan berlaga di Milklife Soccer Challenge All Stars 2027 yang akan berlangsung di Kudus, Jawa Tengah.

“Kami memiliki banyak talenta baru sehingga tim scouting juga harus bekerja lebih cermat. Bandung bisa kita klaim sebagai salah satu gudang talenta sepak bola putri. Banyak bakat terpendam yang perlu mendapatkan wadah pembinaan,"

"Jadi kami akan berusaha sebaik mungkin memilih pemain yang cocok untuk ikut di MLSC All Star 2027. Kami berterima kasih kepada MilkLife dan Bakti Olahraga Djarum Foundation yang sudah menghadirkan kompetisi ini sehingga anak-anak memiliki tempat untuk berkembang," bebernya.

Extra training akan melibatkan sekitar 40 peserta terbaik dari dua seri di setiap kota penyelenggaraan MilkLife Soccer Challenge. Mereka akan mendapatkan latihan tambahan satu kali dalam sepekan guna menajamkan teknik dan bakat mereka mengolah si kulit bundar di lapangan hijau sebelum akhirnya terpilih untuk membela kota mereka di ajang MilkLife Soccer Challenge All Stars.

Jalannya Pertandingan

Menyoroti jalannya pertandingan Final KU 12, pertarungan antara SDN 021 Ciporeat melawan SD Pelita sarat taktik dan strategi. Kedua tim tampil cukup disiplin di barisan pertahanan yang membuat gol sulit tercipta di menit-menit awal.

Kebuntuan baru terpecah ketika SDN 021 Ciporeat membuka keunggulan pada menit ke-13 melalui kemelut di bibir gawang yang berhasil dieksekusi oleh pemain nomor punggung 7, Kayla Anisa Salsabila.

Keunggulan tersebut semakin meningkatkan kepercayaan diri para pemain SDN 021 Ciporeat. Membangun serangan intens dari lapangan tengah, hanya satu menit berselang dari gol pertama, mereka berhasil menggandakan keunggulan menjadi 2-0 melalui sepakan Shafira Ramadhani. Skor 2-0 bertahan hingga babak pertama usai.

Usai turun minum, SD Pelita berusaha bangkit dan memperkecil ketertinggalan. Setelah melancarkan serangan bertubi-tubi, upaya mereka membuahkan hasil pada menit ke-18 setelah Annisa Febriany melepaskan tendangan jarak jauh yang gagal diantisipasi kiper SDN 021 Ciporeat. Skor pun berubah menjadi 2-1. Gol tersebut sempat membuat asa SD Pelita muncul kembali untuk menjadi kampiun.

Namun, pertahanan rapat dan skema counter-attack SDN 021 Ciporeat membuat kedudukan tidak berubah hingga akhir laga. Seiring dengan peluit panjang berbunyi, SDN 021 Ciporeat menasbihkan diri sebagai jawara KU 12 MilkLife Soccer Challenge Bandung Seri 1 2026-2027.

Final KU 12 MilkLife Soccer Challenge Bandung Seri 1 2026-2027 berlangsung sengit saat SDN 021 Ciporeat berhadapan dengan SD Pelita. SDN 021 Ciporeat akhirnya berhasil keluar sebagai juara setelah meraih kemenangan 2-1.

SDN 021 Ciporeat membuka keunggulan pada menit ke-13 melalui Kayla Anisa Salsabila. Gol tersebut tercipta setelah Kayla mampu memanfaatkan kesalahan lini pertahanan SD Pelita dengan baik.

Keunggulan tersebut semakin meningkatkan kepercayaan diri para pemain SDN 021 Ciporeat. Hasilnya, mereka berhasil menggandakan keunggulan menjadi 2-0 melalui gol Shafira Ramadhani pada menit ke-14. Skor tersebut bertahan hingga babak pertama usai.

Memasuki babak kedua, SD Pelita berusaha bangkit dan memperkecil ketertinggalan. Upaya mereka membuahkan hasil pada menit ke-18 setelah Annisa Febrian melepaskan tendangan jarak jauh yang gagal diantisipasi kiper SDN 021 Ciporeat. Skor pun berubah menjadi 2-1.

Gol tersebut membuat SD Pelita semakin bersemangat untuk mengejar ketertinggalan. Sejumlah peluang berhasil diciptakan, tetapi belum mampu menghasilkan gol tambahan.

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-1 tetap bertahan untuk kemenangan SDN 021 Ciporeat. Hasil tersebut sekaligus memastikan mereka meraih gelar juara KU 12 MilkLife Soccer Challenge Bandung Seri 1 2026-2027.

Head Coach SDN 021 Ciporeat, Muhammad Hilal Azhary, terkejut timnya berhasil menapaki podium tertinggi. Terlebih lagi, laga final merupakan pertandingan terberat mengingat mereka harus berjumpa dengan SD Pelita yang memiliki catatan impresif sejak fase grup.

Ia menilai, kemenangan skuad asuhannya tak lepas dari proses panjang yang dijalani para pemain. Setelah beberapa kali gagal menjejakkan kaki di partai final di seri-seri sebelumnya, para pemain berbenah, melakukan evaluasi hingga memperbaiki teknik serta mental ketika berlaga di arena.

Kedisiplinan dan kesediaan mereka menjalani berbagai program latihan, termasuk latihan fisik, menjadi salah satu kunci keberhasilan tim.

"Di partai final ini kami fokus di defence karena lawan memiliki teknik yang bagus sambil kami memberi perlawanan ke jantung pertahanan lawan. Alhamdulillah anak-anak mampu mengikuti strategi yang diberikan pelatih. Hasilnya maksimal, kami bisa juara,"

"Ini adalah hasil dari proses yang dijalani para pemain. Mereka latihan tiga sampai empat kali seminggu, tetapi tidak pernah mengeluh ketika diberikan latihan fisik maupun program lainnya. Mereka tetap menerima dan menjalani semua proses latihan," ucap Hilal.

Senada dengan hal tersebut, Kapten SDN 021 Ciporeat, Septi Nurfitriani bangga dapat keluar sebagai juara di kompetisi bergengsi ini. Ia menyebut laga di partai pamungkas melawan SD Pelita berlangsung seru sekaligus sulit.

Namun, berbekal pertandingan di babak perempat final yang juga menguras energi, membuat ia dan timnya tak gentar menghadapi SD Pelita yang difavoritkan menjadi juara.

“Pada perempat final, kami juga bertemu lawan yang sulit. Bahkan, kami sempat ingin menyerah, tapi orangtua menyemangati kami hingga akhirnya kami meraih kemenangan demi kemenangan hingga ke final. Kami senang bisa jadi juara MilkLife Soccer Challenge,” katanya.

Daftar Pemenang MilkLife Soccer Challenge Bandung Seri 1 2026 - 2027:

Kategori Usia 10

Champion : SDN 075 Jatayu

Runner-up : SDN 065 Cihampelas

Semifinalis : SDN 091 Cibeureum Kota Bandung & MIS Darussalam

Top Scorer : Felisha Mikhayla Hernawan - SDN 075 Jatayu (15 gol), Glory Grennita Melani Utama - SDN Cipada Cikalong Wetan (15 gol), & Nefi Putri Seftian - SDN 065 Cihampelas (15 gol)

Best Player : Ravika Marwah Larasanti – MIS Darussalam

Best Goalkeeper : Balqis Azzahra Putri – SDN 065 Cihampelas

Fairplay Team : SDN Cipada Cikalong Wetan

Kategori Usia 12

Champion : SDN 021 Ciporeat

Runner-up : SD Pelita

Semifinalis : SDN 043 Cimuncang & SDN 188 Bandung Baru

Top Scorer : Naquita Syahmina Guntara - SD Pelita (22 Gol)

Best Player : Khansa Nafa Talitha - SD Pelita

Best Goalkeeper : Adzkia Nabila Habibah – SD Pelita

Fairplay Team : SDN 035 Soka

Penulis: Ely Kurniawati | Editor: Ely Kurniawati

Memuat Terkini...