TERASBANDUNG.COM - Kebiasaan merokok mengundang berbagai masalah kesehatan, termasuk pada gigi dan mulut. Namun, berhenti merokok bukanlah hal yang mudah dilakukan, apalagi untuk perokok berat.

Karena itu, paling tidak, para perokok perlu melakukan upaya ekstra dalam merawat kesehatan gigi dan mulutnya.

Berbagai studi membuktikan bahwa para perokok aktif memiliki risiko dua kali lebih besar mengalami penyakit gusi dibandingkan orang yang tidak merokok.

Salah satu penyebabnya adalah kandungan zat dalam rokok yang dapat menghambat aliran darah yang membawa nutrisi dan oksigen menuju gusi, sehingga jaringan gigi dan gusi mudah meradang dan terkena infeksi.

Baca Juga : Hati-hati! Ini Deretan Zodiak yang Sering Tidak Dihargai Wanita

Merokok juga dapat menyebabkan plak pada gigi lebih mudah terbentuk.

Selain itu, kebiasaan merokok diketahui dapat menyebabkan beragam masalah pada gigi dan mulut lainnya, seperti: Gigi berlubang, radang gusi atau gingivitis, gigi berwarna kuning, mulut kering dan bau mulut.

Selain dengan berhenti merokok, risiko terjadinya gangguan di atas dapat diminimalkan dengan merawat gigi dan mulut secara menyeluruh.

Menyadur dari laman Listerine, berikut ini cara merawat gigi dan mulut untuk perokok

1. Rutin menyikat gigi dan membersihkan lidah

Hal pertama yang harus rutin dilakukan oleh para perokok adalah menyikat gigi 2 kali sehari secara teratur, setelah sarapan dan menjelang tidur di malam hari.

Untuk membersihkan zat nikotin yang menetap di gigi dan mulut, Anda dapat menggunakan pasta gigi dengan kandungan fluoride, baking soda, arang aktif, atau hidrogen peroksida.

Selain itu, kandungan pasta gigi tersebut juga dapat membantu memutihkan gigi yang kuning.

Setelah menyikat gigi, jangan lupa untuk membersihkan lidah dengan alat khusus pembersih lidah.

Baca Juga : Siap-siap Jadi Kaya! Ini Zodiak yang Akan Berlimpah Uang di Tahun 2023

2. Gunakan benang gigi (dental floss)

Merokok dapat memicu penumpukan plak dan pembentukan karang gigi. Nah, untuk mencegahnya, para perokok dianjurkan untuk lebih sering melakukan flossing, yaitu membersihkan sela gigi menggunakan benang gigi.

Akan tetapi, flossing tidak boleh dilakukan asal-asalan karena dapat melukai gusi.

Cara menggunakan benang gigi yang benar adalah dengan melilitkan benang pada kedua jari tengah Anda dan pegang erat sisa benang gigi dengan ibu jari dan telunjuk.

Selanjutnya, masukkan benang gigi ke sela-sela gigi dan gerakkan benang naik turun secara perlahan.

3. Gunakan obat kumur (mouthwash)

Selain membantu membersihkan sisa makanan di gigi dan mulut, berkumur dengan mouthwash bisa membuat napas lebih segar dan mengurangi bau mulut akibat merokok.

Untuk mendapatkan manfaat maksimal dari mouthwash, perokok aktif bisa berkumur dengan Listerine Antiseptic mouthwash selama 30–60 detik secara teratur.

Baca Juga : Pilihlah Gambar Ini, Hasilnya akan Mengungkap Sisi Liar yang Bisa Mengejutkan Anda

4. Perbanyak konsumsi sayur dan buah

Buah dan sayur juga dapat meningkatkan produksi air liur dan mencegah munculnya bau napas tak sedap akibat merokok.

Beberapa jenis buah dan sayur yang bisa menjadi pilihan untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut pada para perokok adalah wortel, seledri, apel, jeruk, dan nanas.

5. Perbanyak minum air putih dan hindari minuman beralkohol

Selain merokok, mulut kering bisa terjadi bila Anda kurang minum air putih setiap harinya dan sering mengonsumsi minuman beralkohol secara berlebihan.

Oleh sebab itu, para perokok perlu lebih banyak minum air putih dan mengurangi konsumsi minuman beralkohol.

Untuk mencegah mulut kering, Anda bisa mengunyah permen karet bebas gula untuk menstimulasi kelenjar air liur untuk memproduksi lebih banyak ludah.

Baca Juga : Asal-Usul Seblak, Ternyata Sudah Populer Sejak Zaman Sebelum Kemerdekaan

6. Rutin ke dokter gigi setiap 6 bulan sekali

Selain perawatan di rumah, pemeriksaan gigi secara rutin ke dokter gigi setiap 6 bulan sekali juga penting untuk dilakukan. Bagi para perokok, pemeriksaan ini mungkin perlu dilakukan lebih sering sesuai anjuran dokter.

Tujuannya adalah untuk mendeteksi masalah pada gigi dan mulut yang berisiko muncul akibat kebiasaan merokok, misalnya gigi berlubang, penyakit gusi, karang gigi, leukoplakia, atau bahkan kanker mulut.

Selain itu, dalam pemeriksaan gigi rutin, dokter juga akan membersihkan plak pada gigi dan menambal gigi yang berlubang.

Semakin sering dan semakin lama Anda merokok, semakin banyak pula dampak buruknya bagi kesehatan tubuh Anda.

Baca Juga : 5 Makanan yang Aman dan Baik Dimakan Saat Sakit Gigi

Oleh karena itu, cara terbaik untuk merawat gigi dan mulut serta kesehatan tubuh secara keseluruhan adalah dengan berhenti merokok.

Namun, jika Anda belum bisa berhenti merokok secara total, cobalah untuk mengurangi jumlah rokok yang Anda isap tiap harinya, serta jaga kesehatan gigi dan mulut dengan perawatan di atas.

Jika Anda mengalami masalah pada gigi dan mulut, segeralah periksakan ke dokter gigi untuk mendapatkan penanganan sebelum bertambah parah.***