TERASBANDUNG.COM - Pemkab Bandung akan merekrut 1.500 ASN baru pada tahun 2024. Jumlah tersebut terdiri atas usulan 1.200 PPPK dan 300 CPNS yang telah disetujui Menteri PAN-RB, Abdullah Azwar Anas.

Terkait hal tersebut, Bupati Bandung, Dadang Supriatna yang hadir didampingi oleh Kepala BKPSDM Kabupaten Bandung, Ahmad Djohara merasa bersyukur.

Sebab, tahun ini akan ada 1.077 ASN yang memasuki batas usia pensiun di Kabupaten Bandung sehingga Pemkab Bandung perlu menambah ASN guna keberlangsungan pemerintahan di Kabupaten Bandung.

“Tahun ini Kabupaten Bandung akan merekrut 1.500 ASN. Jumlah ini untuk memenuhi kebutuhan ASN Kabupaten Bandung berdasarkan kebutuhan lintas OPD, terutama untuk kebutuhan tenaga kesehatan sebab saat ini Kabupaten Bandung telah mendirikan 5 rumah sakit baru,” jelas bupati yang akrab disapa Kang DS ini, dalam keterangan persnya.

Baca Juga : Pencinta Kucing Sambut Antusias Vaksinasi Rabies dan Sterilisasi Gratis

Sebelumnya pada pekan lalu, Kang DS telah melakukan peletakan batu pertama (ground breaking) pembangunan RSUD Bedas Pacira di Kecamatan Ciwidey di tengah-tengah kawasan Kecamatan Pasirjambu, Ciwidey, dan Rancabali (Pacira).

Rumah sakit ini diperkirakan selesai pada 18 Oktober 2024 sehingga membutuhkan SDM untuk bisa beroperasi.

Kepala BKPSDM Kabupaten Bandung, Ahmad Djohara menyebutkan selain tenaga kesehatan, usulan pengadaan ASN tahun ini juga meliputi tenaga teknis dan guru.

“Jumlah usulan PPPK ada 1.200 orang dengan formasi PPPK guru sebanyak 800 orang, tenaga kesehatan 200 orang, dan tenaga teknis sebanyak 200 orang,” jelasnya.

Selain itu, untuk formasi CPNS hanya dibuka untuk 300 orang dengan formasi tenaga kesehatan dan tenaga teknis masing-masing 150 orang.

“Pengadaan ASN ini merupakan wujud komitmen Pemkab Bandung dan bupati Bandung sesuai dengan amanat UU Nomor 20 tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara dan juga untuk mewujudkan Kabupaten Bandung semakin BEDAS (bangkit, edukatif, dinamis, agamis, dan sejahtera),” pungkasnya.**