TERASBANDUNG.COM - Wakil Direktur Utama Telkom Muhammad Awaluddin memberikan kuliah bertema The Role of Strategic Management in Driving Digital Indonesia di gedung Magister Manajemen Universitas Padjadjaran (Unpad), Jumat 29 Agustus 2025.
M Awaluddin mengatakan kegiatan ini merupakan sebuah bentuk kehadiran telekomunikasi terbesar di Indonesia ini ke perguruan tinggi. Kali ini Telkom hadir di Unpad.
Pada kesempatan ini, dia menerangkan tentang bagaimana Telkom menjadi sebuah ICT center of excellence dan sekaligus pendorong untuk digital ecosystem nasional.
"Nah, perguruan tinggi menjadi ruang yang memang sangat mungkin dibuka untuk berkolaborasi," tegasnya.
Menurutnya, konsepnya adalah sinergi dalam konteks kampus dan industri. Dia mengemukakan para ahli manajemen strategik di Indonesia, dimanapun yang merupakan output dari perguruan tinggi, harus diperkaya dan sekaligus memperkaya dirinya dengan penguatan data dan teknologi.
Hal ini dinilai penting untuk menjaga daya saing dan ketahanan industri karena sebagai ahli manajemen strategik, konsep hari ini tidak lagi bisa bicara tanpa pendekatan-pendekatan teknologi.
"Kalau hanya mengandalkan pendekatan konvensional, rasanya akan menjadi tidak maksimal. Dan teknologi hari ini yang berkaitan dengan penguatan di manajemen strategik itu cukup banyak. Ada artificial intelligence, AI, big data, analytics, dan teknologi-teknologi cloud," paparnya.
Dia menilai, sebagai praktisi di bisnis ataupun sebagai peneliti di perguruan tinggi, rasanya memang juga tidak lepas dari teknologi. Hal ini, salah satunya tercermin dari penggunaan teknologi bagi perguruan tinggi itu juga cukup banyak.
Awaluddin juga menerangkan kegiatan ini yang sejalan juga dengan penyiapan program-program Indonesia Digital Nation, dimana Indonesia sangat concern dengan pengembangan talenta digitalnya.
"Dan pengembangan talenta digital di Indonesia ini, salah satunya juga sangat diharapkan muncul dari program-program kampus, di samping juga program-program pemerintah seperti lewat Komdigi, dan juga inisiatif-inisiatif dari para komunitas digital di Indonesia. Dan Telkom kembali lagi, sekali lagi berperan ingin memposisikan dirinya sebagai strategic living lab," tuturnya.
Dia menjelaskan, sebagai strategic living lab, artinya Telkom punya banyak use case, Telkom punya banyak case study, Telkom juga banyak hal yang bisa didorong bersama-sama antara perguruan tinggi dan operator telekomunikasi dalam bidang Telkom untuk memperkaya materi-materi yang berkaitan dengan pengembangan ilmu manajemen strategik di Indonesia.
Sementara itu, Ketua Program Studi Doktoral Ilmu Manajemen FEB Unpad Prof Yudi Aziz mengamini pentingnya peran ahli manajemen strategik dalam memperkuat atau mempertahankan daya saing industri.
Dia mengatakan, akademisi memiliki potensi untuk bisa bersinergi dunia usaha dengan segala experience dan juga peluang.
"Jika ini bisa sinergi, maka dia akan sangat menguatkan. Beberapa keilaman itu, labnya memang di lapangan ya, terutama di bidang ekonomi dan bisnis," tegasnya.
Dia menilai perubahan-perubahan yang terjadi di dunia teknologi memang begitu cepat. Menurutnya, kecepatan untuk adaptasi itu akan menjadi kekuatan.
"Dengan sinergi ini, kita memandang sangat penting konsep yang ada di kelas dengan contoh atau use case yang ada di industri, bisa menjadi leverage untuk membangun pemahaman, terobosan baru, dan nanti problem solving, untuk pembangunan keunggulan dan daya saing," katanya.