Taman Alun-Alun Kota Bandung. (Tri Widiantie/TERASBANDUNG.COM)
TERASBANDUNG.COM - Kota Bandung tak pernah kehilangan daya tarik sebagai destinasi wisata, terutama saat musim liburan.
Udara yang sejuk berpadu dengan beragam ruang publik estetik menjadikan kota ini favorit wisatawan untuk berlibur sekaligus berburu konten media sosial.
Salah satu lokasi yang selalu ramai dikunjungi adalah Alun-alun Bandung. Area ini menawarkan hamparan ruang terbuka yang nyaman untuk bersantai bersama keluarga, sekaligus menghadirkan banyak sudut menarik untuk berfoto.
Tak hanya sekadar tempat berkumpul, kawasan ini juga memiliki sejumlah titik ikonik yang kerap menjadi latar favorit pengunjung. Berikut beberapa spot yang paling banyak diburu:
1. Ikon Bandung Juara
Di sisi lapangan sintetis, terdapat tulisan besar “Bandung Juara” yang menjadi salah satu simbol kota.
Ikon ini mulai dikenal luas sejak era kepemimpinan Ridwan Kamil dan hingga kini masih menjadi daya tarik utama bagi wisatawan.
Tulisan tersebut bukan sekadar dekorasi, melainkan representasi semangat inovasi dan identitas kota. Tak heran jika banyak pengunjung menjadikannya latar foto wajib saat berada di alun-alun.
2. Area Depan Masjid Raya Bandung
Tak jauh dari alun-alun, berdiri Masjid Raya Bandung yang menjadi pusat aktivitas religi sekaligus destinasi wisata. Halaman depannya sering dipadati pengunjung, terutama saat libur Lebaran.
Setelah beribadah, banyak wisatawan memanfaatkan area ini untuk berfoto dengan latar arsitektur megah masjid yang khas dan fotogenik.
3. Monumen Asia Afrika Bandung dan Palestine Walk Bandung
Di kawasan timur alun-alun, terdapat monumen berbentuk bola dunia yang menjadi pengingat sejarah Konferensi Asia-Afrika. Lokasi ini kerap dipadati pengunjung yang ingin mengabadikan momen.
Tak jauh dari sana, Palestine Walk juga menjadi spot menarik dengan nilai simbolik yang kuat. Area ini sering dijadikan latar foto oleh wisatawan yang ingin menampilkan pesan solidaritas kemanusiaan.
4. Kutipan Ikonik di JPO Asia-Afrika
Di bawah Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) kawasan Asia-Afrika, terdapat kutipan terkenal dari Pidi Baiq yang berbunyi, “Bandung tercipta Ketika Tuhan sedang tersenyum”.
Kalimat ini menjadi magnet tersendiri, terutama bagi generasi muda.
Nuansa puitis yang ditampilkan menjadikan lokasi ini tak sekadar spot foto, tetapi juga menghadirkan kesan emosional bagi pengunjung.
Dengan berbagai pilihan spot tersebut, kawasan Alun-alun Bandung tak hanya menjadi tempat rekreasi, tetapi juga ruang interaksi sosial yang hidup.
Selain memberikan pengalaman menyenangkan bagi wisatawan, keberadaan ruang publik ini juga turut mendukung aktivitas ekonomi masyarakat sekitar.***