Ngabandungan Bandung: Edukasi Kesiapsiagaan Bencana Lewat Video Mapping di Balai Kota

Ngabandungan Bandung: Edukasi Kesiapsiagaan Bencana Lewat Video Mapping di Balai Kota Saat Seni dan Bencana Bertemu, Ini Pesan Tersembunyi di Balik Ngabandungan. (Bandung.go.id)

TERASBANDUNG.COM - Pendekatan edukasi kebencanaan di Kota Bandung kini dikemas dengan cara yang lebih kreatif dan menarik.

Melalui pertunjukan video mapping bertajuk “Ngabandungan Bandung”, masyarakat diajak memahami pentingnya kesiapsiagaan bencana lewat perpaduan seni visual dan narasi budaya.

Acara yang digelar di Balai Kota Bandung pada Minggu malam, 26 April 2026 ini menjadi bagian dari peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB).

Tidak sekadar pertunjukan, kegiatan ini dirancang sebagai media edukasi yang mampu menjangkau berbagai lapisan masyarakat secara interaktif.

Baca Juga : Jelang Porprov 2026, 1.181 Atlet Bandung Jalani Tes Sport Science

Kolaborasi antara komunitas Sesar Lembang Kalcer dan Sembilan Matahari menghadirkan visual mapping yang sarat pesan. Keduanya dikenal sebagai kreator visual berskala nasional yang kerap menghadirkan karya imersif dengan pendekatan teknologi.

Mengusung cerita “Dongeng Kelana: Oray Tapa”, pertunjukan ini mengajak penonton menyelami hubungan manusia dengan alam sekaligus menanamkan nilai kebersamaan dalam menghadapi potensi bencana.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bandung, Didi Ruswandi, menjelaskan bahwa konsep “Ngabandungan” bukan sekadar nama acara, tetapi juga ajakan untuk lebih peka terhadap lingkungan sekitar.

“Meningkatkan Kesadaran Masyarakat terhadap kesiapsiagaan Bencana. Kita ingin naik kelas tertinggi dengan Pengetahuan Bencana Sebagai lifestyle, Gaya Hidup atau Culture," ujarnya.

Ia menambahkan, pendekatan berbasis seni diharapkan mampu mengubah cara pandang masyarakat terhadap mitigasi bencana, dari yang sebelumnya dianggap isu serius menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

“Dengan Kesiapsiagaan Bencana Menjadi culture kita Harapkan Masyarakat untuk sadar bencana bukan sekadar menunggu Tetapi Literasi tentang Kebencaan Aktif,” kata Didi.

Baca Juga : Harga Sembako Bandung April 2026 Stabil, Ini Daftar Lengkap Perubahan Harga Terbaru

Sebagai wilayah yang memiliki potensi bencana cukup beragam, Kota Bandung menghadapi ancaman mulai dari banjir dan longsor hingga risiko gempa akibat aktivitas Sesar Lembang.

Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap kesadaran masyarakat terus meningkat, sehingga kesiapsiagaan bencana tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga tumbuh dari lingkungan keluarga hingga komunitas.***

Penulis: Ely Kurniawati | Editor: Dadi Mulyanto

Berita Terkini