Suasana keseruan semifinal Campus League 2026 - Basketball Regional Bandung di sektor putri pada Kamis (21/5) antara Universitas Kristen Maranatha vs Universitas Padjajaran. Laga itu itu dimenangkan tim Maranatha dengan skor 64-36. (Ist)
TERASBANDUNG.COM - Atmosfer panas dipastikan menyelimuti babak Regional Finals Campus League 2026 Basketball Regional Bandung Season 1 di Gedung Gymnasium UPI, Jumat (22/05/2026).
Pertarungan menuju gelar juara mempertemukan sejumlah tim kampus yang selama ini dikenal memiliki rivalitas kuat di dunia basket mahasiswa.
Pada sektor putri, laga final mempertemukan tim basket putri Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) melawan Universitas Kristen Maranatha. Sementara di kategori putra, Institut Teknologi Harapan Bangsa (ITHB) kembali bersua dengan Maranatha dalam perebutan gelar terbaik regional Bandung.
Pertemuan ini bukan sekadar pertandingan biasa. Kedua pasangan finalis sudah berkali-kali saling berhadapan di partai puncak berbagai kompetisi basket antarkampus sehingga tensi pertandingan diprediksi berlangsung tinggi.
Maranatha Putri Andalkan Soliditas Tim
Tim putri Maranatha memastikan langkah ke final usai menumbangkan Unpad dengan skor meyakinkan 64-36 di semifinal. Hasil tersebut sekaligus mengantar mereka mengamankan tiket menuju The National.
Pelatih tim putri Universitas Kristen Maranatha, Arif Gunarto, mengaku bangga dengan perjuangan anak asuhnya yang tampil dengan keterbatasan pemain berpengalaman.
“Walaupun kami hanya memiliki pemain inti yang berpengalaman 5 orang, tapi mereka berjuang mati-matian untuk menang melawan Unpad yang juga tampil tangguh," ujar Arif kepada wartawan usai pertandingan, Kamis (21/05/2026).
Menurutnya, semangat juang dan kepercayaan antarpemain menjadi modal utama timnya sejauh ini.
"Ternyata semua itu berjalan dengan baik. Walau hanya dengan lima pemain inti, mereka tetap fight dan mereka saling percaya satu sama lain," sebutnya.
Menghadapi laga final, Arif mengakui waktu persiapan sangat terbatas. Karena itu, fokus utama tim saat ini adalah pemulihan kondisi pemain agar tetap bugar dan siap secara mental.
"Untuk strategi mungkin tidak terlalu berbeda. Saya selalu sampaikan ke mereka bahwa setiap pertandungan itu adalah final," tegasnya.
Pemain Maranatha, Berlian Yesi Triutari, menyebut kemenangan atas Unpad diraih berkat kekompakan seluruh pemain di lapangan.
“ Kunci dari kemenangan kita hari ini adalah kompak dan percaya satu sama lain. Sebelum buzzer quarter akhir berbunyi kita harus terus berjuang, jangan pernah merasa capek. Kita semua harus enjoy dalam bermain, saling menyemangati dan menjaga komunikasi baik di dalam maupun luar lapangan,” ujar pemain timnas 3x3 basketball yang tampil di Asian Beach Games 2026 di Sanya, Tiongkok.
ITHB Waspadai Kekuatan Maranatha
Di sektor putra, ITHB berhasil melangkah ke final usai mengalahkan Universitas Widyatama dengan skor telak 73-45.
Meski menang cukup dominan, pelatih ITHB, Ricky Gunawan, menilai masih ada sejumlah aspek yang perlu dibenahi, khususnya di area pertahanan.
“Di quarter awal defense kami sudah rapi, masuk quarter kedua Widyatama melakukan adjusment defense sehingga cukup menyulitkan kami. Butuh waktu cukup lama agar anak-anak bisa counter attack sampai akhirnya cukup jauh meninggalkan Widyatama,” ungkapnya.
Ricky juga menilai laga final melawan Maranatha bakal menjadi duel menarik karena kedua tim sudah sering bertemu dan saling mengalahkan.
"Maranatha lebih lengkap komposisi pemainnya. Sering head to head dan saling mengalahkan akan bagus untuk kedua tim. Jadi mereka bisa sama-sama belajar sehingga kemampuan mereka akan lebih terasah," tandasnya.
Tiket The National Sudah Diamankan
Kapten ITHB, Muhammad Raisha, mengaku puas dengan performa timnya yang sukses memastikan tiket final sekaligus lolos ke The National.
“Kami sudah berlatih bersama-sama, membangun kepercayaan satu sama lain, karena dalam basket itu bagaimana kita bisa bermain kooperatif dan kompak dengan tim. Selama permainan, kami selalu ikuti instruksi Coach Ricky, jadi kami bisa keluar dari tekanan lawan,” ujar pemain bernomor punggung 11 yang mencetak triple-double dalam pertandingan semifinal tersebut.
Campus League 2026 Basketball Regional Bandung Season 1 berlangsung sejak 17 hingga 22 Mei 2026 di Gedung Gymnasium UPI. Regional Bandung menjadi seri keempat setelah Surabaya, Yogyakarta, dan Samarinda.
Kompetisi ini diikuti 13 perguruan tinggi dari Jawa Barat dengan rincian 12 tim putra dan 7 tim putri. Para juara dan runner-up regional nantinya akan tampil di babak The National Jakarta pada 6–13 Juni 2026 bersama wakil dari regional lainnya.
Berikut jadwal lengkap Campus League 2026 Basketball Season 1:
Regional Surabaya: 22–29 April 2026
Regional Yogyakarta: 30 April–7 Mei 2026
Regional Samarinda: 8–10 Mei 2026
Regional Bandung: 17–22 Mei 2026
Regional Jakarta: 24–31 Mei 2026
The National Jakarta: 6–13 Juni 2026.***
Penulis: Ely Kurniawati | Editor: Dadi Mulyanto