Bandara Husein Sastranegara Siap Layani Penerbangan Jet, InJourney Lakukan Optimalisasi

Bandara Husein Sastranegara Siap Layani Penerbangan Jet, InJourney Lakukan Optimalisasi Bandara Husein Bandung bersiap layani penerbangan jet. InJourney tingkatkan keamanan, runway, dan fasilitas penumpang. (Bandung.co.id)

TERASBANDUNG.COM - PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports mulai melakukan serangkaian langkah untuk mengoptimalkan operasional Bandara Husein Sastranegara, menyusul kebijakan pemerintah yang membuka kembali peluang layanan penerbangan komersial menggunakan pesawat jet.

Kebijakan ini mengacu pada surat resmi dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan yang memberikan izin operasional penerbangan berjadwal, baik domestik maupun internasional, menggunakan pesawat jet dan propeller.

Direktur Utama InJourney Airports, Mohammad R. Pahlevi, menyampaikan bahwa pihaknya telah membentuk tim khusus Operational Readiness Activation and Transition (ORAT) guna memastikan seluruh tahapan berjalan optimal.

"Persiapan yang dilakukan mengacu kepada Surat Dirjen Perhubungan Udara, di mana ditekankan aspek keamanan, keselamatan dan pelayanan harus memenuhi persyaratan agar optimalisasi berjalan baik dan lancar," ujar Pahlevi melalui siaran pers Humas Kota Bandung.

Ia menambahkan, koordinasi terus dilakukan dengan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari Kementerian Perhubungan, TNI AU, hingga operator penerbangan dan instansi terkait lainnya.

"Kami berterima kasih atas dukungan dari Kementerian Perhubungan, TNI AU, BP BUMN dan Danantara serta InJourney, dalam menjalankan seluruh langkah-langkah persiapan optimalisasi Bandara Husein Sastranegara. Koordinasi juga terus dilakukan dengan seluruh pihak, antara lain Danlanud TNI AU Husein Sastranegara, maskapai, operator ground handling, Imigrasi, Bea Cukai dan pihak-pihak lainnya," katanya.

Sejumlah peningkatan dilakukan guna mendukung operasional pesawat jet. Dari sisi keselamatan, kapasitas layanan Airport Rescue & Fire Fighting (ARFF) ditingkatkan dari kategori 5 menjadi kategori 7, termasuk penambahan armada pemadam kebakaran khusus.

Sementara di sektor keamanan, dilakukan penambahan personel Aviation Security serta perangkat pendukung seperti metal detector dan sistem pengawasan CCTV.

Perbaikan juga dilakukan di sisi udara, termasuk pelapisan ulang landas pacu serta peningkatan kesiapan taxiway dan apron untuk menunjang pergerakan pesawat jet.

"Persiapan juga dilakukan di sisi udara, yakni antara lain pelapisan ulang permukaan landas pacu atau overlay runway pada beberapa sektor untuk mendukung pengoperasian pesawat jet, serta memastikan kesiapan taxiway, serta apron parkir pesawat," ujar Pahlevi.

Selain aspek teknis, pembenahan juga dilakukan pada fasilitas penumpang. Terminal domestik dan internasional mulai ditata ulang untuk meningkatkan kenyamanan, termasuk ruang tunggu keberangkatan.

"Kami akan menghadirkan Bandara Husein Sastranegara yang semakin baik dalam hal pelayanan, visual interior dan eksterior terminal penumpang pesawat, infrastruktur, serta fasilitas, yang tentunya mengedepankan keamanan, keselamatan, pelayanan dan pemenuhan terhadap seluruh regulasi," tuturnya.

Dengan berbagai persiapan tersebut, Bandara Husein Sastranegara diharapkan kembali menjadi salah satu simpul transportasi udara penting di Jawa Barat yang mampu melayani penerbangan secara lebih luas dan modern.***

Penulis: Tim Teras Bandung | Editor: Dadi Mulyanto

Berita Terkini