TERASBANDUNG.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung resmi memberikan persetujuan terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025.
Persetujuan tersebut diputuskan dalam rapat paripurna yang digelar pada Jumat (31/7/2026).
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyampaikan apresiasi kepada DPRD Kota Bandung, khususnya Badan Anggaran (Banggar), serta Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) yang telah menuntaskan pembahasan dokumen tersebut melalui proses yang intensif.
“Masukan serta koreksi yang diberikan selama proses pembahasan merupakan bentuk nyata komitmen bersama dalam memastikan tata kelola keuangan daerah berjalan secara transparan, akuntabel dan tepat sasaran,” kata Farhan.
Baca Juga : Farhan Buka Suara Soal Rusun Kiaracondong, Pemkot Bandung Tegaskan Tak Ikut Berbisnis
Menurutnya, persetujuan Raperda menjadi salah satu tahapan penting dalam mekanisme pengelolaan keuangan daerah. Dokumen pertanggungjawaban APBD merupakan bentuk akuntabilitas pemerintah atas pelaksanaan program pembangunan sekaligus pengelolaan pendapatan dan belanja daerah agar memberikan manfaat bagi masyarakat.
Farhan menegaskan berbagai catatan, masukan, dan rekomendasi yang disampaikan DPRD melalui pandangan umum fraksi akan menjadi bahan evaluasi bagi Pemerintah Kota Bandung dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan.
“Kami berkomitmen terus memperbaiki kinerja, meningkatkan kualitas pelayanan publik serta mengoptimalkan serapan dan efektivitas anggaran pada tahun-tahun berikutnya,” ujarnya.
Setelah memperoleh persetujuan dari DPRD, Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 selanjutnya akan disampaikan kepada Gubernur Jawa Barat untuk menjalani proses evaluasi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan sebelum ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda).
Farhan juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh masyarakat, aparatur sipil negara (ASN), serta berbagai pihak yang telah berkontribusi dalam mendukung pelaksanaan program pembangunan di Kota Bandung selama tahun anggaran 2025.
Ia berharap sinergi antara pemerintah, DPRD, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan dapat terus diperkuat demi mewujudkan visi Kota Bandung sebagai daerah yang unggul, bermartabat, amanah, maju, dan agamis.
“Semangat kebersamaan dan kolaborasi menjadi modal penting untuk menghadirkan Bandung yang semakin maju dan sejahtera bagi seluruh masyarakat,” tuturnya.***
Penulis: Ely Kurniawati | Editor: Dadi Mulyanto