TERASBANDUNG.COM - Serangan migrain bisa berlangsung berjam-jam hingga berhari-hari dan rasa sakitnya bisa sangat parah sehingga bisa mengganggu aktivitas sehari-hari.

Ada beberapa penyebab migrain seperti perubahan hormon pada perempuan, stres, stimulus sensorik seperti lampu terang atau berkedip, bau menyengat seperti parfum atau cat, perubahan pola tidur.

Perlu diketahui, Migrain adalah sakit kepala yang dapat menyebabkan nyeri, berdenyut parah, atau sensasi berdenyut yang biasanya terjadi di satu sisi kepala.

Dikutip dari Kementerian Kesehatan, sejumlah makanan dan minuman juga disebut dapat memicu migrain atau sakit kepala. Pemicunya terutama kandungan di dalamnya, seperti tiramin dan alkohol.

Baca Juga : Prediksi Starting XI Persib Hadapi Madura United di pekan 19 Liga 1 2022/2023

Seperti makanan yang mengandung alkohol, cokelat, makanan mengandung MSG (monosodium glutamat) dan daging yang diawetkan seperti ham dan sosis, mengandung pengawet yang disebut nitrat, yang berfungsi untuk mempertahankan warna dan rasa.

Agar migrain enggak sering kambuh, hindari makanan pemicu migrain berikut ini, seperti dikutip dari Halodoc.

1. Daging Olahan

Daging olahan, seperti sosis dan ham bisa memicu migrain, lho. Ini karena kandungan nitrat dan nitrit sebagai bahan pengawet yang terdapat pada daging olahan dapat memperlebar pembuluh darah, sehingga dapat memicu migrain pada beberapa orang. Jadi, enggak setiap pengidap akan mengalami migrain setelah mengonsumsi daging olahan.

2. Cokelat

Makanan pemicu migrain lainnya adalah cokelat. Menurut American Migraine Foundation, cokelat merupakan makanan pemicu migrain kedua paling umum setelah alkohol.

Sekitar 22 persen pengidap migrain juga setuju bahwa cokelat dapat memicu penyakit tersebut terjadi. Pasalnya, mereka merasakan migrain setelah makan cokelat. Ini diduga karena kandungan feniletilamin dan kafein yang terkandung dalam cokelat.

Namun, hal ini mungkin tidak berlaku pada setiap pengidap. Cokelat lebih sering memicu migrain pada orang-orang yang sensitif. Kamu juga sebaiknya menghindari makan cokelat dalam jumlah yang banyak untuk mencegah migrain kambuh.

Baca Juga : Pemkot Bandung Tinjau Ulang Penyesuaian Tarif Parkir Off Street, Yana Mulyana: Kita Luruskan Dulu!

3. Makanan yang Mengandung MSG

Mengonsumsi makanan yang mengandung MSG (monosodium glutamat) juga bisa memicu migrain, lho. Biasanya MSG banyak ditemukan pada makanan kemasan yang mempunyai rasa gurih.

The American Migraine Foundation, mencatat ada sebanyak 10–15 persen orang mengalami sakit kepala migrain setelah mengonsumsi makanan yang tinggi kandungan MSG.

4. Makanan atau Minuman Dingin

Makanan atau minuman dingin seperti es krim juga bisa menjadi makanan pemicu migrain, terutama bagi orang yang sensitif.

Ini turut didukung oleh sebuah penelitian yang menemukan bahwa makanan dingin dapat memicu migrain pada 74 persen dari 76 pengidap migrain yang merupakan peserta dari penelitian tersebut.

Sedangkan hanya 32 persen partisipan, yang mengalami sakit kepala non-migrain setelah mengonsumsi makanan dingin.

Ini bisa terjadi karena rasa kram pada kepala yang biasanya dirasakan setelah minum minuman dingin terlalu cepat juga bisa memicu sakit kepala sebelah muncul.

Puncak rasa sakitnya terjadi sekitar 30–60 detik. Orang yang mengidap migrain berisiko tinggi mengalami hal ini, namun biasanya rasa sakitnya hanya sebentar. Bila kamu merasakan hal tersebut, sebaiknya konsumsi makanan atau minuman dingin secara pelan-pelan.

Baca Juga : Sediakan Layanan di Seluruh Pelosok Jawa Barat, IOH Luncurkan Mini 3Store 3Kiosk

5. Makanan dan Minuman yang Mengandung Pemanis Buatan

Enggak hanya MSG, pemanis buatan, seperti aspartam yang biasanya ditambahkan dalam makanan atau minuman juga bisa memicu serangan migrain terjadi.

Dampaknya mungkin bisa berbeda pada tiap pengidap. Tapi berdasarkan sebuah penelitian, sebagian orang mengalami peningkatan frekuensi migrain setelah mengonsumsi makanan yang mengandung aspartam dalam kadar yang tinggi. Adanya alergi terhadap aspartam juga bisa memengaruhi hal ini terjadi.

6. Kopi, Teh, dan Minuman Bersoda

Ketiga minuman berkafein ini juga termasuk makanan pemicu migrain. Kandungan kafein dalam ketiga minuman tersebut, sering dikaitkan dengan kambuhnya serangan migrain.

Meski demikian, mengurangi konsumsi minuman berkafein secara drastis atau berhenti sama sekali minum kafein dari yang biasanya mengonsumsi dalam jumlah tinggi juga bisa memicu migrain.

Jadi, bila kamu pengidap migrain yang sudah terbiasa minum kafein, sebaiknya mengurangi konsumsi kafein secara perlahan-lahan.

Baca Juga : Menteri Agama Sebut Kloter Pertama Jemaah Haji Indonesia Diberangkatkan 24 Mei 2023

7. Minuman Beralkohol

Alkohol, secara umum merupakan faktor kuat yang memicu serangan migrain karena dapat menyebabkan dehidrasi. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa anggur merah dan bir menjadi pemicu migrain pada 25 persen pengidap migrain harian.***