TERASBANDUNG.COM - Uhud Tour resmi membuka cabang barunya di Kota Bandung melalui acara Grand Opening Uhud Tour Bandung yang digelar di Mercure City Centre Bandung, Jumat 17 Januati 2026.
Pembukaan ini menandai cabang ke-7 Uhud Tour secara nasional dan menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam memperluas layanan perjalanan ibadah umrah dan haji, khususnya di wilayah Jawa Barat.
Acara Grand Opening dihadiri sekitar 250 tamu undangan, yang terdiri dari mitra strategis, tokoh masyarakat, perwakilan media, serta stakeholder terkait.
Branch Manager Uhud Tour Cabang Bandung Andi Arianto mengatakan pembukaan cabang Bandung merupakan langkah strategis untuk mendekatkan layanan kepada masyarakat.
Dia berharap kehadiran Uhud Tour di Bandung dapat memberikan kemudahan akses bagi calon jamaah umrah dan haji tanpa harus melakukan perjalanan ke luar kota.
Bandung dinilai memiliki potensi jamaah yang besar dan kebutuhan layanan perjalanan ibadah yang terus meningkat.
“Pembukaan cabang Bandung diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan serta memperluas jangkauan layanan Uhud Tour di wilayah Jawa Barat,” katanya.
Owner Uhud Tour, Ustadz Khalid Basalamah mengemukakan Uhud Tour berkomitmen menghadirkan layanan perjalanan ibadah yang aman, nyaman, transparan, dan sesuai dengan prinsip syariah.
"Kami coba menggabungkan dua kenyamanan, yang pertama kenyaman fasilitas," ujarnya.
Uhud Tour, lanjut Ustadz Khalid, akan berupaya menempatkan jemaah di hotel terbaik dengan lokasi yang dekat ke Masjidil Haram atau Masjid Nabawi.
Begitupun dengan armada bus yang digunakan, Uhud Tour berupaya mencari bus keluaran terbaru agar jemaah umrah nyaman selama di perjalanan.
"Kita juga komitmen dengan apa yang sudah diangkat di flyer, nama hotel dan nama pesawat itu tidak akan berubah," tegasnya.
Selain itu, lanjutnya Uhud Tour juga memperhatikan berbagai hal untuk menunjang kenyamanan jemaah, seperti koper berkualitas, bantal leher, tas ransel yang kuat, tas sepatu untuk menyimpan alas kaki bila masuk ke masjid, tempat minum, hingga alat gunting kuku.
"Selain itu, kita juga berkomitmen kenyamanan beribadah. Kami betul-betul jaga sekali ibadahnya. Jadi panduan ibadahnya harus benar, sesuai dengan wahyu," katanya.