TERASBANDUNG.COM - Ustaz Abdul Somad menyerukan pentingnya peran masjid sebagai pusat kehidupan umat Islam, khususnya di tengah dinamika kota besar seperti Bandung.

Dalam sebuah momentum keagamaan, ia mengajak masyarakat untuk lebih aktif menghidupkan Masjid Raya Bandung yang berada di kawasan Alun-alun sebagai simbol spiritual sekaligus sosial masyarakat perkotaan.

Seruan tersebut disampaikan saat ia memberikan tausyiah dalam peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW yang berlangsung di Masjid Besar Cipaganti, Kota Bandung, Jumat 23 Januari 2026.

Baca Juga : KAI Bersiap Hadapi Angkutan Lebaran 2026, Warga Bisa Pesan Tiket Mudik Mulai 25 Januari

Di hadapan ratusan jemaah, Ustaz Abdul Somad menekankan bahwa masjid-masjid besar di pusat kota memerlukan perhatian bersama agar tetap hidup dan berfungsi optimal.

Masjid Pusat Kota Perlu Dihidupkan Bersama

Dalam penyampaiannya, Ustaz Abdul Somad secara khusus menyoroti keberadaan Masjid Raya Bandung. Menurutnya, masjid yang berada di jantung kota tidak cukup hanya berdiri megah, tetapi harus terus diramaikan dengan ibadah, kegiatan keagamaan, serta partisipasi masyarakat.

“Sekarang ada masjid yang perlu diramaikan dan dimakmurkan bersama, yaitu Masjid Agung Alun-alun Kota Bandung,” katanya.

Ia juga mengingatkan bahwa memakmurkan masjid merupakan amal yang dampaknya tidak terputus oleh waktu. Kontribusi terhadap rumah ibadah, baik dalam bentuk tenaga, pikiran, maupun dukungan lainnya, akan menjadi bekal jangka panjang bagi umat.

“Kalau mau umur panjang, maka bangunlah masjid. Kalau tidak bisa membangun, makmurkan masjid,” ujar Ustaz Abdul Somad di hadapan jamaah.

Baca Juga : Bandung Menuju Kota Literasi, Buku Jadi Sarana Healing hingga Penguat Daya Pikir Kritis

Menurutnya, banyak tokoh dan pemimpin terdahulu yang dikenang karena warisan masjid yang mereka dirikan atau hidupkan, sehingga manfaatnya terus dirasakan hingga lintas generasi.

Dukungan Pemkot dan Nilai Sejarah Masjid

Ajakan tersebut mendapat dukungan langsung dari Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan. Ia menilai nasihat yang disampaikan oleh ulama merupakan seruan moral yang selayaknya dijalankan secara kolektif oleh masyarakat.

“Kalau ajakan itu datang dari seorang ulama, tentu patut kita dengarkan dan kita laksanakan bersama,” ujar Farhan.

Farhan menambahkan, warga Kota Bandung diharapkan tidak hanya fokus memakmurkan masjid di lingkungan tempat tinggal masing-masing, tetapi juga ikut menjaga masjid-masjid ikonik yang memiliki nilai sejarah, budaya, dan sosial bagi kota.

Baca Juga : APBN Jawa Barat Surplus Rp26,43 Triliun hingga Desember 2025

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW tahun 1447 Hijriah tersebut digelar di Masjid Besar Cipaganti. Masjid bersejarah ini telah berdiri hampir 93 tahun dan menjadi salah satu simbol perkembangan Islam di Kota Bandung.

Kegiatan tersebut dihadiri ratusan jemaah dari berbagai wilayah dan dimaknai sebagai ajang refleksi bersama tentang pentingnya menguatkan kembali fungsi masjid dalam kehidupan bermasyarakat.