TERASBANDUNG.COM - Aksi pencurian fasilitas publik kembali mengganggu aktivitas warga Kota Bandung. Kali ini, sejumlah kotak pengendali traffic light diduga dicuri hingga menyebabkan lampu lalu lintas di sejumlah persimpangan tidak berfungsi.

Kondisi tersebut berdampak langsung terhadap kelancaran arus kendaraan. Sejumlah persimpangan yang terdampak di antaranya kawasan Tegalega, Patung Ikan atau Jalan BKR, serta beberapa titik lainnya di Kota Bandung.

Gangguan lampu lalu lintas tersebut terjadi pada akhir September 2026 dan membuat pengendara harus lebih berhati-hati ketika melintas di persimpangan. Di sejumlah lokasi, pengaturan arus bahkan perlu dilakukan secara manual maupun dengan rekayasa lalu lintas sementara.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan Geram

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengaku geram mengetahui fasilitas pengatur lalu lintas menjadi sasaran pencurian.

Farhan mengatakan Pemerintah Kota Bandung telah berkoordinasi dengan kepolisian untuk mengusut aksi tersebut. Ia juga memastikan Dinas Perhubungan Kota Bandung melakukan langkah penanganan agar fasilitas yang terganggu dapat segera diperbaiki.

Farhan menilai pencurian fasilitas umum bukan persoalan baru di Kota Bandung. Sebelumnya, fasilitas berupa kabel dan lampu juga pernah menjadi sasaran pencurian.

Bahkan, Farhan mengaku pernah menangkap langsung pelaku pencurian lampu di kawasan jembatan layang Kopo.

Menurut Farhan, aksi tersebut tidak hanya menimbulkan kerugian terhadap fasilitas pemerintah, tetapi juga berdampak kepada masyarakat yang menggunakan infrastruktur tersebut setiap hari.

Kotak Pengendali Traffic Light Dicuri

Berdasarkan informasi yang dihimpun, gangguan lampu lalu lintas terjadi setelah kotak pengendali atau perangkat yang berkaitan dengan sistem traffic light diduga dicuri.

Perangkat tersebut memiliki peran penting dalam mengoperasikan lampu lalu lintas di persimpangan. Ketika perangkat pengendali dan komponen pendukungnya hilang, sistem lampu lalu lintas tidak dapat bekerja sebagaimana mestinya.

Sejumlah titik yang dilaporkan mengalami gangguan antara lain Tegalega, Patung Ikan (BKR), Lembong, Tamblong, hingga Leuwipanjang.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga telah menyampaikan bahwa pencurian kabel lampu lalu lintas menjadi persoalan yang perlu ditangani bersama. Kabel berbahan tembaga disebut menjadi salah satu sasaran pencurian.

Traffic Light Tegalega mati Dua Hari

Gangguan tersebut masih terlihat di kawasan Tegalega pada Rabu, 30 September 2026.

Pantauan detikJabar menunjukkan lampu lalu lintas di simpang Tegalega tidak menyala dari seluruh arah. Kondisi tersebut membuat pengendara dari Jalan BKR maupun Jalan Mohammad Toha harus meningkatkan kewaspadaan ketika memasuki persimpangan.

Sebagian akses jalan yang mengarah langsung ke persimpangan juga sempat ditutup sehingga kendaraan tidak seluruhnya melewati titik pertemuan arus.

Seorang petugas yang berada di sekitar lokasi menyebut traffic light telah mati selama dua hari.

Kondisi ini tentu menjadi perhatian karena simpang Tegalega merupakan salah satu titik dengan aktivitas kendaraan yang cukup padat, terutama pada jam sibuk.

Pengendara Diminta Waspada

Matinya traffic light membuat kendaraan dari berbagai arah harus saling bergantian ketika melewati persimpangan.

Tanpa lampu pengatur lalu lintas, risiko konflik antararus kendaraan dapat meningkat, sehingga pengendara diminta mengurangi kecepatan dan memperhatikan kondisi sekitar.

Ketua DPRD Kota Bandung Asep Mulyana juga meminta masyarakat lebih waspada ketika melintasi sejumlah persimpangan yang lampu lalu lintasnya mengalami gangguan.

Ia meminta Dinas Perhubungan Kota Bandung menyiagakan petugas di lokasi-lokasi terdampak untuk membantu mengatur arus kendaraan sekaligus mengantisipasi kecelakaan.

Polisi Selidiki Pencurian Traffic Light Bandung

Kasus pencurian kotak traffic light tersebut kini tengah diselidiki kepolisian.

Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP Anton memastikan pihaknya telah melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku.

"Kami sedang melakukan penyelidikan," kata Anton seperti dikutip IDN Times.

Tribratanews Polda Jabar juga melaporkan bahwa Polrestabes Bandung tengah mendalami dugaan pencurian tersebut. Polisi masih mengumpulkan informasi untuk mengungkap pihak yang bertanggung jawab atas hilangnya perangkat traffic light di sejumlah titik.

Bukan Sekadar Soal Kerugian Fasilitas

Kasus pencurian traffic light di Bandung tidak hanya berkaitan dengan kerusakan atau kehilangan aset pemerintah.

Fasilitas tersebut memiliki fungsi penting untuk mengatur pergerakan kendaraan di persimpangan. Ketika lampu lalu lintas mati, dampaknya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat melalui perubahan arus kendaraan, potensi kemacetan hingga meningkatnya risiko kecelakaan.

Karena itu, Pemkot Bandung bersama kepolisian dan Dinas Perhubungan berupaya menangani persoalan tersebut sekaligus mengantisipasi agar pencurian fasilitas publik tidak kembali terjadi.

Farhan pun meminta agar pelaku pencurian fasilitas publik segera diungkap dan diproses sesuai ketentuan hukum.