<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0">
  <channel>
    <title>Teras Bandung - sport</title>
    <link>https://terasbandung.com/</link>
    <description>News And Service</description>
    <atom:link rel="self" type="application/rss+xml"/>
    <language>id-ID</language>
    <sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
    <sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
    <copyright>Copyright 2026, Teras Bandung</copyright>
    <pubDate>Mon, 20 Apr 2026 14:54:54 +0700</pubDate>
    <lastBuildDate>Mon, 20 Apr 2026 14:54:54 +0700</lastBuildDate>
    <ttl>60</ttl>
    <item>
      <title>Dukungan Bertambah, Rd. Iman Firmansyah Semakin Percaya Diri Maju Sebagai Calon Ketua DPD Perbasi Jabar</title>
      <link>https://terasbandung.com/2026/04/20/dukungan-bertambah-rd-iman-firmansyah-semakin-percaya-diri-maju-sebagai-calon-ketua-dpd-perbasi-jabar</link>
      <pubDate>Mon, 20 Apr 2026 08:52:48 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://terasbandung.com/2026/04/20/dukungan-bertambah-rd-iman-firmansyah-semakin-percaya-diri-maju-sebagai-calon-ketua-dpd-perbasi-jabar</guid>
      <category>man Firmansyah Perbasi Jabar</category>
      <category>Musda Perbasi Jawa Barat 2026</category>
      <category>calon Ketua Perbasi Jabar</category>
      <category>dukungan pengcab Perbasi</category>
      <category>Perbasi Jawa Barat terbaru</category>
      <description>Iman Firmansyah kantongi 14 dukungan pengcab jelang Musda Ulang Perbasi Jabar 2026. Persaingan masih ketat dan terbuka.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Raden Iman Firmansyah kian mantap melangkah dalam pencalonannya sebagai Ketua DPD Perbasi Jawa Barat periode 2025-2030. 

Kepercayaan diri itu muncul seiring bertambahnya dukungan menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Ulang Perbasi Jawa Barat.

Musda Ulang tersebut dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 25 April 2026, di Aula Gedung KONI Jawa Barat, Jalan Pajajaran, Bandung.

Sebelumnya, Iman telah mengantongi dukungan dari 13 pengurus cabang (pengcab). Kini, jumlah itu bertambah setelah Pengcab Kabupaten Sukabumi turut memberikan dukungan, sehingga total menjadi 14 pengcab. 

Ia pun membuka peluang adanya tambahan dukungan lain hingga hari pelaksanaan.

“Alhamdulillah, ada tambahan kepercayaan atau amanat dari Kabupaten Sukabumi,” ujar Rd. Iman Firmansyah di Bandung, Minggu (19/4/2026) malam.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/04/17/musda-ulang-dpd-perbasi-jabar-disambut-positif-iman-firmansyah-siap-maju">Baca Juga : Musda Ulang DPD Perbasi Jabar Disambut Positif, Iman Firmansyah Siap Maju</a></b>

Menurut Iman, dukungan tersebut menjadi mandat penting yang semakin menguatkan langkahnya dalam kontestasi ini. Ia menilai peta kekuatan sementara cukup berimbang.

“Mandat ini sangat berarti. Jika melihat kekuatan antara kami dan calon lain, untuk sementara bisa dibilang masih fifty-fifty,” ungkapnya.

Ia juga menekankan bahwa tambahan dukungan dari Sukabumi memberikan dorongan signifikan. Bahkan, bukan tidak mungkin akan ada pengcab lain yang beralih kepihaknya menjelang Musda Ulang.

“Mudah-mudahan ke depan ada lagi pengcab yang bergabung bersama kami,” tambahnya.

Seperti diketahui, Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (DPP Perbasi) memutuskan untuk menggelar Musda Ulang Perbasi Jawa Barat. 

Keputusan ini diambil setelah pelaksanaan Musda sebelumnya pada 14 Februari 2026 di Lembang dinilai terdapat sejumlah kekeliruan.***

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/04/iman-firmansyah-de51_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Perkuat Eksistensi, Log In Megastore Hadirkan Inovasi dan Harga Kompetitif</title>
      <link>https://terasbandung.com/2026/04/19/perkuat-eksistensi-log-in-megastore-hadirkan-inovasi-dan-harga-kompetitif</link>
      <pubDate>Sun, 19 Apr 2026 18:33:11 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Sirojul Mutaqien]]></dc:creator>
      <guid>https://terasbandung.com/2026/04/19/perkuat-eksistensi-log-in-megastore-hadirkan-inovasi-dan-harga-kompetitif</guid>
      <category>log in megastore</category>
      <description>Log In Megastore kembali menunjukkan eksistensinya sebagai toko elektronik Bandung terlengkap dan menjadi pilihan utama masyarakat.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<span style="font-size:17px" ;=""><b>TERASBANDUNG.COM</b> - Log In Megastore kembali menunjukkan eksistensinya sebagai toko elektronik Bandung terlengkap dan menjadi pilihan utama masyarakat.</span>

<span style="font-size:17px" ;="">Selama lebih dari satu dekade, Log In Megastore Bandung terus bertransformasi menjadi pusat elektronik dan perlengkapan rumah tangga Bandung dengan menghadirkan inovasi produk terbaru serta harga yang kompetitif bagi seluruh lapisan masyarakat, khususnya di Jawa Barat.</span>

<span style="font-size:17px" ;="">Handy Sundjaja , President Director Log In Megastore mengemukakan sebagai toko elektronik terpercaya di Bandung, Log In Megastore telah memiliki sejumlah cabang strategis yang tersebar di berbagai wilayah, yaitu Log In Megastore ABC, Log In Megastore Cimindi, Log In Megastore Cinunuk, Log In Store Nanjung, Log In Store D’Botanica, dan Log In Store KBP. </span>

<span style="font-size:17px" ;="">Kehadiran setiap store ini memberikan kemudahan akses bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan elektronik rumah tangga seperti TV, kulkas, mesin cuci, hingga peralatan dapur modern.</span>

<span style="font-size:17px" ;="">Tidak hanya fokus pada penjualan, Log In Megastore juga menghadirkan berbagai program unggulan seperti kemudahan cicilan melalui kerja sama dengan leasing dan perbankan, serta promo rutin yang memberikan nilai lebih bagi pelanggan.</span>

<span style="font-size:17px" ;="">"Dengan pendekatan ini, Log In Megastore tidak hanya menjadi tempat berbelanja, tetapi juga menjadi partner terpercaya dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga modern," katanya, Minggu 19 April 2026.</span>

<span style="font-size:17px" ;="">Dia menjelaskan seluruh perjalanan dan komitmen ini terangkum dalam semangat yang diusung Log InMegastore, yaitu “We Make You Smile”.</span>

<span style="font-size:17px" ;="">Tagline ini menjadi representasi dari pengalaman yang ingin diberikan kepada setiap pelanggan. mulai dari kemudahan berbelanja, keuntungan promo, hingga kepuasan dalam menggunakan produk.</span>

<span style="font-size: 17px; font-weight: initial;">Memasuki usia ke-17, Log In Megastore membuktikan konsistensinya dalam menghadapi persaingan industri dengan terus berinovasi dan menjaga kepercayaan pelanggan. Perjalanan ini menjadi bukti bahwa Log In Megastore tetap relevan dan menjadi pilihan utama masyarakat hingga saat ini.</span>

<span style="font-size: 17px; font-weight: initial;">Sebagai bentuk apresiasi kepada pelanggan, Log In Megastore menghadirkan program spesial SM17E Celebration yang berlangsung pada 19 April hingga 17 Mei 2026. Program ini menawarkan berbagai promo menarik seperti diskon spesial, voucher belanja hingga jutaan rupiah, serta kesempatan memenangkan hadiah melalui program Smile Catch dengan hadiah utama berupa sepeda motor.</span>

<span style="font-size: 17px; font-weight: initial;">Pada puncak perayaan yang digelar tanggal 19 April 2026, Log InMegastore menghadirkan inovasi terbarunya melalui launching mobile apps resmi sebagai bagian dari transformasi digital perusahaan.</span>

<span style="font-size: 17px; font-weight: initial;">Melalui aplikasi ini, pelanggan dapat menikmati berbagai kemudahan dalam berbelanja, seperti mengakses informasi produk secara cepat dan praktis, update promo terbaru secara real-time, penawaran eksklusif khusus pengguna aplikasi, serta pengalaman belanja yang lebih mudah langsung dari smartphone.</span>

<span style="font-size: 17px; font-weight: initial;">"Kami berharap kehadiran mobile apps Log In Megastore dapat memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi pelanggan dalam mengakses informasi produk, promo, hingga melakukan transaksi secara lebih cepat dan praktis," katanya.</span>

<span style="font-size: 17px; font-weight: initial;">Selain itu, aplikasi ini juga diharapkan dapat menjadi jembatan antara pengalaman belanja offline dan digital, sehingga pelanggan dapat tetap terhubung dengan Log In Megastore kapan saja.</span>

<span style="font-size: 17px; font-weight: initial;">Dengan perpaduan antara kekuatan jaringan toko fisik dan inovasi digital, Log&nbsp; In Megastore optimis dapat terus menjadi pilihan utama masyarakat dalam memenuhi kebutuhan elektronik rumah tangga.</span>

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/04/20260419-183246-0000-6e9b_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Banjir Tak Kunjung Usai, Ternyata Ini Masalah Besar di Hulu Bandung</title>
      <link>https://terasbandung.com/2026/04/19/banjir-tak-kunjung-usai-ternyata-ini-masalah-besar-di-hulu-bandung</link>
      <pubDate>Sun, 19 Apr 2026 16:20:49 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://terasbandung.com/2026/04/19/banjir-tak-kunjung-usai-ternyata-ini-masalah-besar-di-hulu-bandung</guid>
      <category>banjir Derwati Bandung</category>
      <description>Walhi ungkap penyebab banjir Derwati Bandung akibat kerusakan lingkungan dan tata ruang. Dedi Mulyadi dorong solusi tegas.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Banjir yang merendam kawasan Derwati, Gedebage, Kota Bandung, dinilai tidak hanya dipicu oleh meluapnya sungai. 

Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Jawa Barat menyebut bencana ini merupakan dampak dari persoalan lingkungan yang lebih kompleks.

Tim Disaster Walhi Jabar, Aldi Maulana, menilai kegagalan tata ruang serta rusaknya ekosistem di wilayah hulu menjadi faktor utama yang memperparah kondisi banjir.

"Pemerintah tidak becus memitigasi alih fungsi lahan yang masif terjadi di kawasan hulu, sehingga hujan deras tidak tertampung baik oleh alam. Daerah aliran sungai mengalami over capacity dan timbul banjir," ungkap Aldi.

<b>Kerusakan Ekologis Jadi Akar Masalah</b>

Walhi mengidentifikasi sejumlah faktor penyebab, mulai dari alih fungsi lahan resapan menjadi kawasan permukiman hingga rusaknya ekosistem sungai seperti Sungai Citarik, Sungai Cipamulihan, dan Sungai Cinambo.

"Lemahnya konsistensi penegakan hukum tata ruang serta pelaksanaan pembangunan di kawasan budidaya dan konservasi untuk kepentingan komersial," lanjut Aldi.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/04/16/13-kecamatan-terdampak-dadang-supriatna-ungkap-ancaman-cuaca-ekstrem-masih-mengintai">Baca Juga : 13 Kecamatan Terdampak, Dadang Supriatna Ungkap Ancaman Cuaca Ekstrem Masih Mengintai</a></b>

Kondisi ini diperparah oleh sistem drainase yang tidak optimal, serta kiriman air dari wilayah Sapan, Kabupaten Bandung, yang tidak tertampung dengan baik.

<b>Mitigasi Dinilai Belum Maksimal</b>

Walhi menilai respons pemerintah masih belum menyentuh akar persoalan. Banjir yang bertahan hingga lebih dari enam hari disebut sebagai indikator lemahnya sistem mitigasi.

"Dia [Farhan] mengakui bahwa kawasan permukiman lebih rendah dari tinggi muka sungai persoalan mendasar yang belum terpecahkan," sambungnya.

Aldi juga mengkritik pendekatan yang terlalu berfokus pada infrastruktur hilir seperti drainase dan pompa air, tanpa memperbaiki kondisi hulu.

"Anggaran infrastruktur terus mengalir, tapi akar persoalan ekologis, alih fungsi lahan hulu, rusaknya DAS, penyempitan sungai belum ditangani secara serius dan sistematis," tegas Aldi.

<b>Rencana Pemkot Bandung dan Kondisi Terkini</b>

Pemerintah Kota Bandung tengah menyiapkan solusi berupa pembangunan saluran air baru serta rumah pompa untuk mengurangi genangan di kawasan terdampak.

Wali Kota Muhammad Farhan menyebut proyek tersebut akan masuk dalam perencanaan anggaran mendatang.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/04/15/dedi-mulyadi-dorong-perubahan-tata-ruang-untuk-atasi-banjir-di-kabupaten-bandung">Baca Juga : Dedi Mulyadi Dorong Perubahan Tata Ruang untuk Atasi Banjir di Kabupaten Bandung</a></b>

“Perencanaan akan kita matangkan dalam beberapa minggu ke depan. Ini menjadi solusi jangka panjang agar genangan tidak terus berulang,” kata Farhan.

Berdasarkan data BPBD Jawa Barat, sebanyak 248 kepala keluarga terdampak banjir dengan puncak kejadian terjadi pada 13 April 2026 akibat hujan deras berkepanjangan.

<b>Dedi Mulyadi Soroti Tata Ruang dan Alih Fungsi Lahan</b>

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegaskan perlunya langkah tegas untuk menghentikan alih fungsi lahan yang dinilai menjadi penyebab utama banjir di wilayah Bandung Raya.

"Satu, tata ruang Kabupaten Bandung diubah. Yang kedua, sungai-sungainya harus segera dinormalisasi. Yang ketiga, hulu sungainya harus direhabilitasi menjadi lahan hijau," ujarnya.

Ia juga menyoroti pembangunan masif di lahan produktif yang merusak keseimbangan lingkungan.

"Yang keempat, perubahan lahannya jangan terus terjadi. Sawah terus dibikin bangunan, perumahan, segala macam," katanya.

<b>Solusi Jangka Panjang: Relokasi dan Pemulihan Hulu</b>

Selain pembenahan tata ruang, Dedi menilai relokasi permukiman di bantaran sungai menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko banjir di masa depan.

"Kalau tidak dilakukan, itu tidak bersifat jangka panjang, tidak akan berhasil. Soalnya, berikutnya adalah rumah-rumah di bantaran sungainya harus dialihkan," ucap Dedi.

Ia mengingatkan, tanpa langkah tegas dan menyeluruh, banjir akan terus menjadi ancaman rutin di kawasan Bandung Raya setiap musim hujan.***





]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/04/banjir-darwati-bandung-1990_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Program Sapu-Sapu Bandung: 4.600 Personel Bersihkan Kota Setiap Minggu Pagi</title>
      <link>https://terasbandung.com/2026/04/19/program-sapu-sapu-bandung-4600-personel-bersihkan-kota-setiap-minggu-pagi</link>
      <pubDate>Sun, 19 Apr 2026 14:37:03 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://terasbandung.com/2026/04/19/program-sapu-sapu-bandung-4600-personel-bersihkan-kota-setiap-minggu-pagi</guid>
      <category> Wali Kota Muhammad Farhan</category>
      <description>Program Sapu-Sapu Bandung libatkan 4.600 personel bersihkan kota tiap Minggu pagi. Upaya Pemkot bangun budaya bersih dan nyaman bagi wisatawan.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Pemerintah Kota Bandung mulai menggulirkan kebiasaan baru melalui program Sapu-Sapu Bandung, sebuah gerakan bersih-bersih yang dilaksanakan rutin setiap Minggu dini hari. 

Kegiatan ini berlangsung sejak pukul 04.00 hingga 07.00 WIB dengan melibatkan ribuan personel.

Pada tahap awal pelaksanaan, sekitar 4.600 aparatur kewilayahan dikerahkan untuk turun langsung ke berbagai titik di kota. 

Langkah ini diambil untuk menjaga kebersihan Bandung, terutama di akhir pekan ketika jumlah wisatawan meningkat.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/04/16/13-kecamatan-terdampak-dadang-supriatna-ungkap-ancaman-cuaca-ekstrem-masih-mengintai">Baca Juga : 13 Kecamatan Terdampak, Dadang Supriatna Ungkap Ancaman Cuaca Ekstrem Masih Mengintai</a></b>

Dalam siaran pers Humas Kota Bandung, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menegaskan bahwa program ini bukan sekadar aksi bersih-bersih, melainkan bagian dari upaya membangun budaya baru di lingkungan pemerintahan.

“Tujuannya membangkitkan kebiasaan baru, setiap Minggu subuh wali kota, camat, lurah, dan jajaran kewilayahan turun langsung membersihkan jalan,” ujar Farhan di Taman Cikapayang, Minggu 19 April 2026.

Ia menjelaskan, pemilihan hari Minggu didasarkan pada tingginya aktivitas wisata di Bandung pada hari tersebut. Oleh karena itu, kebersihan kota menjadi prioritas agar memberikan kesan positif bagi para pengunjung.

Saat ini, program masih dalam tahap uji coba. Dari rencana awal 30 titik, pelaksanaannya diperluas menjadi 47 lokasi di berbagai kawasan kota. 

Beberapa titik seperti Lengkong Kecil dan Jalan L.L.R.E. Martadinata menjadi bahan evaluasi untuk peningkatan ke depan.

Kegiatan ini melibatkan seluruh wilayah administratif, mencakup 151 kelurahan dan 30 kecamatan. Selain aparatur wilayah, dukungan juga datang dari Dinas Lingkungan Hidup serta petugas Gober.

Kepala DLH Kota Bandung, Darto, menyebutkan bahwa pihaknya menurunkan ratusan personel yang disebar di sejumlah ruas jalan utama.

“Untuk 10 minggu pertama, sudah kami agendakan kegiatan ini rutin setiap Minggu mulai pukul empat pagi,” kata Darto.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/04/16/pemetaan-kompetensi-matematika-siswa-sd-dan-smp-di-cekungan-bandung-tahun-2026">Baca Juga : Pemetaan Kompetensi Matematika, Siswa SD dan SMP di Cekungan Bandung Tahun 2026</a></b>

Sementara itu, Ketua Paguyuban Camat Kota Bandung, Abriwiansyah Fitri, mengungkapkan bahwa jumlah personel yang terlibat sangat besar, termasuk ribuan petugas Gober dan ASN dari tiap kecamatan.

“Kalau dirata-ratakan, total personel yang bergerak sekitar 4.000 orang lebih,” ujarnya.

Pemerintah Kota Bandung masih membuka ruang evaluasi terhadap program ini. Harapannya, gerakan Sapu-Sapu Bandung dapat berkembang menjadi budaya bersih yang tidak hanya dijalankan aparatur, tetapi juga dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan wisatawan.***





]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/04/farhan-bersih2-kota-8227_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Revitalisasi Gedung Sate: Aspirasi Jalan, Kemacetan Hilang</title>
      <link>https://terasbandung.com/2026/04/19/revitalisasi-gedung-sate-aspirasi-jalan-kemacetan-hilang</link>
      <pubDate>Sun, 19 Apr 2026 09:09:38 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://terasbandung.com/2026/04/19/revitalisasi-gedung-sate-aspirasi-jalan-kemacetan-hilang</guid>
      <category>Gubernur Dedi Mulyadi</category>
      <category>Gedung Sate Bandung</category>
      <category>Dedi Mulyadi Jawa Barat</category>
      <category>Jalan Diponegoro Bandung</category>
      <category>penataan Gedung Sate</category>
      <category>lalu lintas Bandung</category>
      <description>Dedi Mulyadi tata ulang Gedung Sate agar demo tak ganggu lalu lintas. Jalan Diponegoro tetap dibuka dan area jadi lebih luas.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, merancang penataan ulang kawasan halaman Gedung Sate guna menciptakan ruang publik yang lebih tertata sekaligus menjaga kelancaran arus lalu lintas di sekitarnya.

Selama ini, aktivitas masyarakat seperti aksi unjuk rasa di depan Gedung Sate kerap berdampak pada penutupan Jalan Diponegoro yang berujung kemacetan. Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan utama dilakukannya penataan ulang area tersebut.

Melalui konsep baru, ruang di depan Gedung Sate akan tetap dapat digunakan masyarakat untuk menyampaikan aspirasi tanpa mengganggu mobilitas kendaraan. Rekayasa lalu lintas juga disiapkan agar kendaraan dialihkan ke jalur lain, termasuk memutar di sekitar kawasan hotel terdekat.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/04/18/dari-bandung-untuk-dunia-momen-bersejarah-yang-ubah-peta-global">Baca Juga : Dari Bandung untuk Dunia: Momen Bersejarah yang Ubah Peta Global</a></b>

"Nanti ke depan Jalan Diponegoro tetap terbuka, tidak akan terganggu oleh kegiatan di depan Gedung Sate," ujar KDM, sapaan akrab Dedi Mulyadi, Rabu (15/4/2026).

Selain aspek fungsional, penataan ini juga mempertimbangkan nilai estetika. Area halaman akan dibuat lebih luas dan terbuka, serta diselaraskan dengan kawasan Gasibu agar tampak lebih menyatu.

Meski dilakukan pembaruan, pemerintah memastikan elemen penting yang memiliki nilai sejarah tetap dipertahankan, termasuk keberadaan batu prasasti milik Kementerian Pekerjaan Umum.

"Halamannya nanti terbuka lebih luas dan lebar," kata KDM.

Dengan penataan ini, pemerintah berharap kawasan Gedung Sate dapat menjadi ruang publik yang nyaman, representatif, serta tetap mendukung kelancaran aktivitas kota.***





]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/04/gedung-sate-8bb7_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Dari Bandung untuk Dunia: Momen Bersejarah yang Ubah Peta Global</title>
      <link>https://terasbandung.com/2026/04/18/dari-bandung-untuk-dunia-momen-bersejarah-yang-ubah-peta-global</link>
      <pubDate>Sat, 18 Apr 2026 14:57:50 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://terasbandung.com/2026/04/18/dari-bandung-untuk-dunia-momen-bersejarah-yang-ubah-peta-global</guid>
      <category>Konferensi Asia Afrika 1955</category>
      <category>sejarah Bandung dunia</category>
      <category>Dasasila Bandung</category>
      <category>Perang Dingin Asia Afrika</category>
      <category>Soekarno KAA Bandung</category>
      <description>Kilas balik Konferensi Asia Afrika 1955 di Bandung yang menyatukan negara Asia-Afrika dan melahirkan Dasasila Bandung.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Kota Bandung pernah menjadi panggung penting dunia saat menjadi tuan rumah Konferensi Asia Afrika 1955 yang berlangsung pada 18–24 April 1955. 

Peristiwa ini menandai kebangkitan solidaritas negara-negara Asia dan Afrika di tengah tekanan geopolitik global.

Pasca Perang Dunia II, banyak negara di Asia dan Afrika masih berjuang keluar dari bayang-bayang kolonialisme. 

Di sisi lain, dunia terjebak dalam ketegangan Perang Dingin antara Blok Barat dan Blok Timur yang memicu konflik di berbagai kawasan.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/04/16/plaza-haji-al-qosbah-bandung-tawarkan-manasik-umrah-dan-wisata-religi-murah">Baca Juga : Plaza Haji Al Qosbah Bandung Tawarkan Manasik Umrah dan Wisata Religi Murah</a></b>

Gagasan untuk menyatukan negara-negara berkembang mulai menguat dalam pertemuan di Kolombo pada 1954. 

Usulan tersebut kemudian diperluas oleh Perdana Menteri Indonesia, Ali Sastroamidjojo, dengan dukungan penuh dari Presiden Soekarno yang mendorong terbentuknya forum lintas benua.

Kesepakatan penting dicapai dalam pertemuan di Bogor yang menetapkan Indonesia sebagai tuan rumah. Bandung pun dipilih sebagai lokasi utama, dengan total 29 negara diundang untuk ambil bagian dalam konferensi bersejarah ini.

Menjelang pelaksanaan, berbagai persiapan dilakukan secara intensif. Gedung Merdeka disiapkan sebagai pusat konferensi, sementara fasilitas pendukung seperti penginapan dan transportasi juga dibenahi demi menyambut delegasi internasional.

Pada 18 April 1955, suasana Bandung dipenuhi antusiasme masyarakat. Para delegasi berjalan kaki menuju lokasi konferensi dalam momen ikonik yang dikenal sebagai “Langkah Bersejarah”, disambut hangat oleh warga di sepanjang jalan.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/04/16/13-kecamatan-terdampak-dadang-supriatna-ungkap-ancaman-cuaca-ekstrem-masih-mengintai">Baca Juga : 13 Kecamatan Terdampak, Dadang Supriatna Ungkap Ancaman Cuaca Ekstrem Masih Mengintai</a></b>

Konferensi dibuka langsung oleh Soekarno melalui pidato monumental berjudul “Let a New Asia and a New Africa be Born”. 

Dalam pidatonya, ia menegaskan pentingnya persatuan negara-negara yang memiliki latar belakang berbeda namun memiliki pengalaman serupa dalam penjajahan.

Selama satu pekan, berbagai isu strategis dibahas, mulai dari kerja sama ekonomi hingga stabilitas politik global. 

Perbedaan pandangan sempat muncul, tetapi dapat diselesaikan melalui dialog dan semangat saling menghormati.

Konferensi ditutup pada 24 April 1955 dengan menghasilkan Dasasila Bandung yang menjadi pedoman hubungan internasional berbasis perdamaian, kesetaraan, dan kedaulatan.

Hasil tersebut kemudian menginspirasi lahirnya Gerakan Non-Blok serta memperkuat posisi negara-negara berkembang dalam percaturan global. 

Hingga kini, kawasan Asia Afrika di Bandung tetap menjadi simbol sejarah yang mengingatkan peran penting Indonesia di dunia internasional.***





]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/04/asia-afrika-d751_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Homer Coffee Braga, Tempat Nongkrong “Kalcer” Baru yang Lagi Hits di Bandung</title>
      <link>https://terasbandung.com/2026/04/18/homer-coffee-braga-tempat-nongkrong-kalcer-baru-yang-lagi-hits-di-bandung</link>
      <pubDate>Sat, 18 Apr 2026 14:03:40 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://terasbandung.com/2026/04/18/homer-coffee-braga-tempat-nongkrong-kalcer-baru-yang-lagi-hits-di-bandung</guid>
      <category>Homer Coffee Braga</category>
      <category>kafe baru di Bandung</category>
      <category>tempat nongkrong Braga</category>
      <category>cafe estetik Bandung</category>
      <category>rekomendasi cafe Bandung</category>
      <description>Homer Coffee Braga hadir sebagai kafe estetik baru di Bandung dengan konsep kalcer, suasana nyaman, dan menu kopi serta makanan kekinian.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Tren kafe estetik di Kota Bandung terus berkembang, dan kini bertambah dengan hadirnya Homer Coffee Braga. Berlokasi di kawasan ikonik Braga, tempat ini menawarkan konsep nongkrong kekinian yang memadukan kenyamanan dan gaya hidup urban.

Homer Coffee tidak sekadar menjadi tempat minum kopi, tetapi juga dirancang sebagai ruang singgah yang memiliki makna tersendiri. Nama “Homer” sendiri terinspirasi dari kata “Home” dan “Lover”, yang menggambarkan seseorang yang mencintai suasana rumah dan kehangatan di dalamnya.

Mengusung konsep “kalcer”, kafe ini menghadirkan suasana santai dengan sentuhan desain modern. Interiornya dibuat clean dan estetik, lengkap dengan pencahayaan hangat serta tata ruang yang mendukung berbagai aktivitas, mulai dari hangout hingga work from cafe (WFC).

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/04/16/pemetaan-kompetensi-matematika-siswa-sd-dan-smp-di-cekungan-bandung-tahun-2026">Baca Juga : Pemetaan Kompetensi Matematika, Siswa SD dan SMP di Cekungan Bandung Tahun 2026</a></b>

“Homer Coffee ingin menjadi ruang berkumpul yang relevan dengan karakter Kota Bandung sebagai kota kreatif. Kafe bukan hanya tempat minum kopi, tapi juga tempat lahirnya ide dan interaksi,” ujar Nika, Marketing Homer Coffee Braga.

Dari sisi menu, Homer Coffee menawarkan beragam pilihan menarik. Untuk pecinta kopi tersedia varian seperti Kopi Pulse, Kopi Gumelis, dan Kopi Homer. Sementara minuman non-kopi seperti Mango Tea, Leci Tea, dan Aren Milk Tea menjadi opsi segar bagi pengunjung.

Tak hanya itu, pilihan makanan juga cukup beragam, mulai dari Spaghetti Grill Ribs, Alfredo Steak, Iga Mushrooms hingga Nasi Sambal Cumi yang cocok dinikmati sambil bersantai.

Dengan perpaduan konsep, suasana, dan menu yang ditawarkan, Homer Coffee Braga hadir sebagai destinasi baru yang memperkaya pilihan tempat nongkrong sekaligus memperkuat identitas Bandung sebagai kota kreatif.***





]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/04/homer-coffee-4464_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>BMKG Prediksi Musim Kemarau 2026 di Jawa Barat Lebih Kering dan Panjang, Ini Daftar Wilayah yang Bakal Terdampak </title>
      <link>https://terasbandung.com/2026/04/18/bmkg-prediksi-musim-kemarau-2026-di-jawa-barat-lebih-kering-dan-panjang-ini-daftar-wilayah-yang-bakal-terdampak</link>
      <pubDate>Sat, 18 Apr 2026 08:04:27 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://terasbandung.com/2026/04/18/bmkg-prediksi-musim-kemarau-2026-di-jawa-barat-lebih-kering-dan-panjang-ini-daftar-wilayah-yang-bakal-terdampak</guid>
      <category> peringatan BMKG Jawa Barat</category>
      <category>musim kemarau 2026 Jawa Barat</category>
      <category>BMKG Jawa Barat</category>
      <category>prediksi cuaca Jabar 2026</category>
      <category>kekeringan Jawa Barat</category>
      <category>puncak kemarau Agustus 2026</category>
      <description>BMKG memprediksi 93 persen wilayah Jawa Barat alami kemarau lebih kering dan panjang pada 2026. Waspadai kekeringan dan krisis air.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Sebagian besar wilayah di Jawa Barat diperkirakan akan menghadapi musim kemarau yang lebih ekstrem pada 2026. 

Kondisi ini ditandai dengan curah hujan yang jauh lebih rendah dibandingkan rata-rata klimatologis dalam tiga dekade terakhir.

Prakirawan dari BMKG, Vivi Indhira, menjelaskan bahwa mayoritas wilayah akan mengalami penurunan intensitas hujan selama periode kemarau tahun ini.

“Sebanyak 93 persen wilayah di Jawa Barat akan mengalami sifat hujan di bawah normal saat musim kemarau. 

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/04/17/musda-ulang-dpd-perbasi-jabar-disambut-positif-iman-firmansyah-siap-maju">Baca Juga : Musda Ulang DPD Perbasi Jabar Disambut Positif, Iman Firmansyah Siap Maju</a></b>

Artinya, curah hujan bakal lebih rendah dibandingkan rata-rata normalnya sehingga musim kemarau tahun ini lebih kering dibandingkan biasanya,” ujarnya.


<b>Daftar Wilayah Jabar yang Terdampak Kemarau Panjang</b>

Wilayah seperti Kota Bandung, Kota Tasikmalaya, Cianjur, hingga Cirebon diperkirakan terdampak kondisi tersebut. Hanya sebagian kecil wilayah yang diprediksi memiliki curah hujan normal.

Tak hanya lebih kering, durasi musim kemarau juga diprediksi berlangsung lebih lama di sebagian besar wilayah. 

Bahkan, sekitar 81 persen daerah diperkirakan mengalami kemarau berkepanjangan, terutama di wilayah seperti Sukabumi dan Indramayu.

Sementara itu, sebagian kecil wilayah memiliki durasi kemarau yang relatif normal atau bahkan lebih pendek. Untuk Kota Bogor, hujan diperkirakan tetap terjadi sepanjang tahun sehingga perbedaan musim tidak terlalu signifikan.

BMKG juga memprediksi awal musim kemarau akan dimulai bertahap, dengan mayoritas wilayah masuk pada Mei hingga Juni 2026. Adapun puncak kemarau diperkirakan terjadi pada Agustus 2026 di hampir seluruh wilayah Jawa Barat.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/04/17/pemkot-bandung-perketat-pengawasan-wfh-asn-muhammad-farhan-siapkan-sanksi-lebih-berat">Baca Juga : Pemkot Bandung Perketat Pengawasan WFH ASN, Muhammad Farhan Siapkan Sanksi Lebih Berat</a></b>

Menghadapi kondisi tersebut, BMKG mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan, terutama dalam pengelolaan sumber daya air dan sektor pertanian.

"Antisipasi krisis air bersih dengan penyaluran air dan sumur bor darurat. Kita juga perlu hemat air," kata Vivi.

Selain itu, petani diimbau menyesuaikan pola tanam serta memilih komoditas yang lebih tahan terhadap kekeringan. Risiko kebakaran hutan dan lahan juga menjadi perhatian serius seiring meningkatnya suhu dan minimnya curah hujan.

BMKG turut mengingatkan dampak terhadap kesehatan masyarakat, terutama potensi meningkatnya penyakit pernapasan akibat kualitas udara yang menurun selama musim kemarau.

"Antisipasi peningkatan infeksi saluran pernafasan akut akibat asap. Awasi juga kualitas sanitasi saat pasokan air berkurang," ucap Vivi.***





]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://terasbandung.com/assets/uploads/2022/07/kemarau-562e_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Survei Kepuasan Warga Bandung Meningkat, Muhammad Farhan Soroti Pengangguran dan Ekonomi</title>
      <link>https://terasbandung.com/2026/04/17/survei-kepuasan-warga-bandung-meningkat-muhammad-farhan-soroti-pengangguran-dan-ekonomi</link>
      <pubDate>Fri, 17 Apr 2026 15:48:06 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://terasbandung.com/2026/04/17/survei-kepuasan-warga-bandung-meningkat-muhammad-farhan-soroti-pengangguran-dan-ekonomi</guid>
      <category> Wali Kota Bandung Muhammad Farhan</category>
      <category>kepuasan masyarakat Bandung</category>
      <category>ekonomi Kota Bandung</category>
      <category>pengangguran Bandung</category>
      <category>survei Litbang Kompas</category>
      <description>Kepuasan warga Bandung naik di atas 80 persen. Muhammad Farhan soroti tantangan ekonomi, pengangguran, dan daya beli masyarakat.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Wali Kota Kota Bandung, Muhammad Farhan, menanggapi hasil survei Litbang Kompas yang menunjukkan meningkatnya kepuasan masyarakat terhadap berbagai layanan publik. 

Meski demikian, ia menegaskan masih ada pekerjaan besar yang harus diselesaikan, terutama di sektor ekonomi.

Farhan menyebut layanan kesehatan, pendidikan, dan administrasi publik kini mencatat tingkat kepuasan di atas 80 persen. 

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/04/15/program-bedah-rumah-dimulai-warga-jabar-dapat-bantuan-hingga-rp40-juta">Baca Juga : Program Bedah Rumah Dimulai, Warga Jabar Dapat Bantuan hingga Rp40 Juta</a></b>

Ia mengapresiasi capaian tersebut, namun menegaskan bahwa pemerintah tidak akan berhenti pada angka tersebut.

“Ini capaian yang patut disyukuri, tetapi kita belum puas. Target kita tetap 100 persen,” ujarnya di Balai Kota Bandung, Muhammad Farhan.

Di sisi lain, sektor ekonomi masih menjadi tantangan utama. Tingkat kepuasan masyarakat di bidang ini belum menembus angka 80 persen, seiring masih tingginya angka pengangguran terbuka yang berada di kisaran 7,44 persen.

“Ada ketidaksesuaian antara pendidikan dan kebutuhan lapangan kerja. Ini yang harus kita selesaikan,” katanya.

Selain itu, pertumbuhan ekonomi Bandung yang berada di angka 5,29 persen dinilai belum maksimal. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh lemahnya sektor industri pengolahan serta terbatasnya aktivitas transportasi udara yang berdampak pada sektor perdagangan.

Farhan juga menyoroti daya beli masyarakat yang belum pulih, meski inflasi berhasil ditekan di bawah 1 persen. Menurutnya, kondisi ini menunjukkan adanya kesenjangan antara data ekonomi dan kondisi riil di lapangan.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/04/16/plaza-haji-al-qosbah-bandung-tawarkan-manasik-umrah-dan-wisata-religi-murah">Baca Juga : Plaza Haji Al Qosbah Bandung Tawarkan Manasik Umrah dan Wisata Religi Murah</a></b>

“Secara angka inflasi rendah, tetapi masyarakat masih merasa harga mahal. Artinya daya beli belum pulih,” jelasnya.

Ke depan, Pemkot Bandung akan memprioritaskan penguatan ekonomi melalui penciptaan lapangan kerja, pengembangan industri, serta percepatan pembangunan infrastruktur dan transportasi publik.***





]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://terasbandung.com/assets/uploads/2025/12/farhan-operasi-pasar-632a_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Pemkot Bandung Perketat Pengawasan WFH ASN, Muhammad Farhan Siapkan Sanksi Lebih Berat</title>
      <link>https://terasbandung.com/2026/04/17/pemkot-bandung-perketat-pengawasan-wfh-asn-muhammad-farhan-siapkan-sanksi-lebih-berat</link>
      <pubDate>Fri, 17 Apr 2026 13:03:28 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://terasbandung.com/2026/04/17/pemkot-bandung-perketat-pengawasan-wfh-asn-muhammad-farhan-siapkan-sanksi-lebih-berat</guid>
      <category> Wali Kota Bandung Muhammad Farhan</category>
      <category>WFH ASN Bandung</category>
      <category>anksi ASN WFH</category>
      <description>Pemkot Bandung perketat pengawasan WFH ASN setelah temukan pelanggaran. Farhan tegaskan sanksi berat menanti bagi pelanggar.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Pemerintah Kota Bandung meningkatkan pengawasan terhadap penerapan kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN). Langkah ini diambil setelah evaluasi internal menemukan adanya pelanggaran disiplin oleh sejumlah pegawai.

Wali Kota Muhammad Farhan mengungkapkan, terdapat ASN yang tidak menjalankan kewajiban selama WFH sesuai aturan. Bahkan, beberapa di antaranya diketahui tidak berada di tempat tugas.

“Minggu lalu ada tiga ASN yang seharusnya WFH, tetapi justru bepergian ke luar kota. Saat ini masih diberikan peringatan tertulis,” ujarnya di Balai Kota Bandung, Jumat, 17 April 2026.

Farhan menegaskan, pemerintah tidak akan ragu memperketat sanksi apabila pelanggaran kembali terjadi. Menurutnya, kedisiplinan ASN tetap menjadi prioritas meskipun sistem kerja bersifat fleksibel.

“Kalau pelanggaran terulang, sanksinya bisa lebih serius. Tidak hanya teguran, tetapi bisa masuk ke sanksi yang lebih berat,” tegasnya.

Untuk mencegah pelanggaran serupa, pengawasan akan diperkuat melalui sistem digital yang memungkinkan pemantauan kinerja secara langsung. Selain itu, pemeriksaan lapangan juga akan dilakukan oleh instansi terkait guna memastikan kebijakan berjalan sesuai ketentuan.

Farhan menekankan, WFH bukan alasan untuk menurunkan kinerja. Justru, sistem ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi kerja tanpa mengurangi tanggung jawab pegawai.

“WFH tetap harus terukur. Kita kontrol melalui perangkat digital untuk memastikan ASN tetap bekerja sesuai tugasnya,” katanya.***





]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/01/pemkot-bandung-a8de_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Musda Ulang DPD Perbasi Jabar Disambut Positif, Iman Firmansyah Siap Maju</title>
      <link>https://terasbandung.com/2026/04/17/musda-ulang-dpd-perbasi-jabar-disambut-positif-iman-firmansyah-siap-maju</link>
      <pubDate>Fri, 17 Apr 2026 12:32:52 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://terasbandung.com/2026/04/17/musda-ulang-dpd-perbasi-jabar-disambut-positif-iman-firmansyah-siap-maju</guid>
      <category> jawa barat</category>
      <category>KONI Jabar</category>
      <category>Bola Basket</category>
      <description>DPP Perbasi akan menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ulang Perbasi Jawa Barat menuai respons positif dari berbagai kalangan. </description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Keputusan Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (DPP Perbasi) untuk menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ulang Perbasi Jawa Barat menuai respons positif dari berbagai kalangan. 

Salah satunya datang dari Iman Firmansyah, sosok yang dikenal aktif dan peduli terhadap perkembangan bola basket di Jawa Barat.

Iman Firmansyah menilai langkah DPP Perbasi tersebut sudah tepat. Ia menyebut pelaksanaan Musda DPD Perbasi Jawa Barat sebelumnya, yang digelar di Lembang, Kabupaten Bandung Barat pada 14 Februari 2026, sarat persoalan dan cacat secara prosedural.

“Alhamdulillah DPP dan KONI Jawa Barat akhirnya memutuskan untuk menggelar Musda ulang. Semua Pengcab juga sudah berkumpul untuk membicarakan pelaksanaannya pada 25 April nanti,” ujar Iman Firmansyah di Bandung, Kamis (16/4/2026) malam.

Musda ulang tersebut rencananya akan dilaksanakan pada Sabtu, 25 April 2026, di Aula KONI Jawa Barat. Momentum ini sekaligus menjadi ajang penting untuk menentukan arah baru kepemimpinan Perbasi di tingkat provinsi Jawa Barat.

Dalam kesempatan itu, Iman Firmansyah memastikan diri akan maju sebagai calon Ketua DPD Perbasi Jawa Barat periode 2025-2030. 

Ia mengaku telah mengantongi dukungan signifikan dari sejumlah Pengurus Cabang (Pengcab).

“Insha Allah saya akan maju. Saat ini setidaknya ada 13 Pengcab yang sudah kami pastikan mendukung. Bahkan pada Musda sebelumnya di Lembang, saya mendapat dukungan 15 Pengcab, meskipun saat itu ada dinamika yang membuat sebagian dukungan berubah,” tegasnya.

Ia optimistis, dengan digelarnya Musda ulang, dukungan terhadap dirinya akan kembali menguat, bahkan berpotensi mencapai 13 hingga 15 Pengcab.

Lebih lanjut, Iman menyoroti sejumlah kejanggalan dalam pelaksanaan Musda sebelumnya. Menurutnya, forum tersebut seharusnya menjadi ruang demokratis bagi Pengcab, bukan didominasi oleh pihak tertentu.

“Musda itu sejatinya adalah pesta Pengcab, bukan milik DPD, calon, atau panitia seperti SC dan OC. Justru incumbent harus mengakomodasi semua pihak, tapi itu tidak terjadi,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan beberapa prosedur penting yang dinilai tidak dijalankan dengan semestinya, seperti tidak diserahkannya pimpinan sidang kepada peserta setelah pembukaan, serta tidak adanya penerimaan laporan pertanggungjawaban (LPJ) oleh peserta Musda.

“Hal-hal seperti itu jelas menjadi catatan penting. Dan masih banyak kesalahan lainnya,” sebut Iman.

Meski demikian, Iman menegaskan pencalonannya bukan semata ambisi pribadi, melainkan dorongan dari Pengcab-pengcab yang menginginkan perubahan.

“Awalnya saya didorong teman-teman. Tapi karena saya juga bagian dari insan basket, saya merasa terpanggil. Kita siap saja, dengan prinsip nothing to lose. Terpilih atau tidak, yang penting kita sudah berusaha memberikan yang terbaik,” katanya.

Terkait kemungkinan adanya langkah hukum dari pihak lain, termasuk wacana pelaporan ke arbitrase, Iman menanggapi dengan terbuka.

“Itu hak semua pihak. Setiap warga negara punya kedudukan hukum yang sama. Silakan saja kalau ingin menempuh jalur hukum. Nanti kita adu data dan fakta,” pungkas Iman.

Dengan digelarnya Musda ulang, harapan akan terciptanya proses yang lebih transparan, demokratis, dan berintegritas di tubuh Perbasi Jawa Barat pun semakin menguat. 

Semua pihak kini menantikan jalannya forum tersebut sebagai penentu masa depan organisasi bola basket di provinsi Jawa Barat.

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/04/perbasi-b585_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>13 Kecamatan Terdampak, Dadang Supriatna Ungkap Ancaman Cuaca Ekstrem Masih Mengintai</title>
      <link>https://terasbandung.com/2026/04/16/13-kecamatan-terdampak-dadang-supriatna-ungkap-ancaman-cuaca-ekstrem-masih-mengintai</link>
      <pubDate>Thu, 16 Apr 2026 15:15:53 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://terasbandung.com/2026/04/16/13-kecamatan-terdampak-dadang-supriatna-ungkap-ancaman-cuaca-ekstrem-masih-mengintai</guid>
      <category>Cuaca ekstrem Bandung</category>
      <category>Bupati Bandung Dadang Supriatna</category>
      <category>banjir Bandung 2026</category>
      <description>Banjir dan puting beliung melanda 13 kecamatan di Bandung. Sebanyak 65 rumah rusak, warga diminta waspada cuaca ekstrem.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda wilayah Kabupaten Bandung dalam beberapa hari terakhir memicu banjir di sejumlah titik. 

Kondisi ini mendorong Dadang Supriatna turun langsung meninjau lokasi terdampak pada Rabu (15/4/2026) malam.

Salah satu wilayah yang menjadi perhatian adalah Desa Sukamanah, Kecamatan Rancaekek. Di lokasi ini, Dadang memastikan kondisi warga sekaligus mengecek kesiapan dapur umum yang disiapkan untuk kebutuhan pengungsi.

Dalam kunjungannya, ia juga mengingatkan bahwa potensi cuaca ekstrem masih perlu diwaspadai dalam beberapa waktu ke depan.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/04/16/plaza-haji-al-qosbah-bandung-tawarkan-manasik-umrah-dan-wisata-religi-murah">Baca Juga : Plaza Haji Al Qosbah Bandung Tawarkan Manasik Umrah dan Wisata Religi Murah</a></b>

"Saya sudah mengingatkan ASN saat apel pagi bulan April bahwa kondisi ekstrem belum berakhir. BMKG juga memprediksi situasi ini berlangsung hingga akhir April," ujar Dadang sesuai peninjauan, seperti diktip dari Tribun News.

Berdasarkan laporan sementara, banjir tidak hanya terjadi di satu wilayah. Sedikitnya 13 kecamatan di Kabupaten Bandung terdampak genangan air akibat curah hujan tinggi. Selain banjir, bencana lain seperti angin puting beliung juga dilaporkan terjadi di beberapa lokasi.

Dampak dari puting beliung tersebut cukup signifikan. Puluhan rumah warga mengalami kerusakan dan membutuhkan penanganan segera.

"Kami mencatat sekitar 65 rumah mengalami kerusakan akibat puting beliung, sehingga perlu segera diperbaik," katanya.

Untuk mempercepat penanganan bencana, Pemerintah Kabupaten Bandung berencana membentuk tim terpadu dengan melibatkan berbagai unsur melalui skema pentahelix. Rapat koordinasi pun akan digelar bersama tujuh kecamatan terdampak.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/04/16/pemetaan-kompetensi-matematika-siswa-sd-dan-smp-di-cekungan-bandung-tahun-2026">Baca Juga : Pemetaan Kompetensi Matematika, Siswa SD dan SMP di Cekungan Bandung Tahun 2026</a></b>

Selain itu, koordinasi juga terus dilakukan dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana serta Pemerintah Provinsi Jawa Barat guna memastikan langkah penanganan berjalan efektif.

"Kami terus berkoordinasi dengan BNPB dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat agar penanganan berjalan maksimal dan tepat sasaran," ucapnya.

Di tingkat desa, upaya penanganan darurat juga terus dilakukan. Kepala Desa Sukamanah, Dede Rahim, menyampaikan bahwa bantuan dari berbagai pihak sangat membantu warga yang terdampak.

"Kami berterima kasih kepada Bapak Bupati Bandung yang sudah meninjau lokasi banjir di wilayah kami, juga kepada para relawan, pemerintah kabupaten, dan provinsi yang sudah memberikan bantuan. Kami juga terus menyiapkan dapur umum untuk warga," ujarnya.

Dengan kondisi cuaca yang masih berpotensi ekstrem hingga akhir bulan, pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari petugas di lapangan.***

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/04/dadang-supriatna-a793_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Pemetaan Kompetensi Matematika, Siswa SD dan SMP di Cekungan Bandung Tahun 2026</title>
      <link>https://terasbandung.com/2026/04/16/pemetaan-kompetensi-matematika-siswa-sd-dan-smp-di-cekungan-bandung-tahun-2026</link>
      <pubDate>Thu, 16 Apr 2026 14:57:42 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://terasbandung.com/2026/04/16/pemetaan-kompetensi-matematika-siswa-sd-dan-smp-di-cekungan-bandung-tahun-2026</guid>
      <category>kemampuan matematika siswa</category>
      <category>hasil studi ITB matematika</category>
      <category>pendidikan Bandung</category>
      <category>kemampuan aljabar siswa</category>
      <category>kualitas pendidikan Indonesia</category>
      <description>ITB petakan kemampuan matematika 6.600 siswa Bandung. Hasilnya, aljabar dan penalaran masih jadi tantangan utama.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM -&nbsp;</b>Tim Mathematics Excellence Recognition Award (MathERA), Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Institut Teknologi Bandung bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat menggelar kegiatan Pemetaan Kompetensi Matematika Siswa SD dan SMP Negeri dan Swasta se-Cekungan Bandung. 

Kegiatan yang dilaksanakan pada&nbsp; 3-4 Februari dan 10-11 Februari 2026 tersebut melibatkan sebanyak lebih dari 6.600 siswa dari jenjang SD dan SMP dari wilayah Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Sumedang, Kota Bandung, dan Kota Cimahi. 

<img src="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/04/whatsapp-image-2026-04-16-at-145059-773b_mid.jpg" alt="">

Kegiatan tersebut diselenggarakan bertujuan untuk memperoleh gambaran komprehensif mengenai tingkat kompetensi matematika siswa, memberikan umpan balik bagi sekolah, serta menyediakan dasar empiris bagi perumusan kebijakan pendidikan berbasis data. 

Pemetaan dilakukan dengan pendekatan berbasis Item Response Theory (IRT), yang memungkinkan pengukuran kemampuan siswa secara lebih akurat melalui estimasi kemampuan laten (θ) serta tingkat kesulitan soal. 

Berbeda dengan penilaian konvensional, pendekatan ini tidak hanya menilai benar atau salah, tetapi juga memetakan posisi kemampuan siswa dalam spektrum kompetensi matematika, yang mencakup pemahaman konseptual, kefasihan prosedural, penalaran matematis, pemecahan masalah serta komunikasi dan representasi matematis. 

Berdasarkan pemetaan yang dilakukan di jenjang SD, hasil pemetaan menunjukkan bahwa distribusi kemampuan siswa SD masih didominasi oleh level rendah hingga menengah. 

Dimana level 1 yang mencakup pemahaman konseptual dasar sebanya 20,79%, level 2 kemampuan prosedural 34,51%, level 3 penalaran 42,91%, level 4 penyelesaian masalah tingkat tinggi 1,79%. 

<img src="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/04/whatsapp-image-2026-04-16-at-145100-2488_mid.jpg" alt="">

"Temuan ini sejalan dengan hasil PISA dan TKA, di mana siswa Indonesia cenderung kesulitan pada soal berbasis penalaran. Artinya, kita perlu memperbaiki cara belajar, bukan hanya cara menguji," ujar Ketua pelaksana pemetaan, Prof. Dr. Edy Tri Baskoro.

Pola serupa juga terjadi dijenjang SMP, yang mana pada level 1 didapatkan 34,92%, level 2 sebesar 41,89%, level 3 sebesar 22,02% dan level 4 hanya 1,17%. 

"Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan jenjang pendidikan belum secara signifikan meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa," sebutnya. 

Analisis lebih lanjut menunjukkan bahwa kemampuan aljabar merupakan titik lemah utama siswa pada kedua jenjang.&nbsp; Diketahui rata-rata skor aljabar SD adalah 31,79 dan rata-rata skor aljabar SMP 27,00. 

<img src="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/04/whatsapp-image-2026-04-16-at-145059-1-6efc_mid.jpg" alt="">

"Aljabar adalah bottleneck utama. Jika siswa lemah di aljabar sejak SD, maka kesulitan di SMP dan seterusnya hampir pasti terjadi, " tambah Dr. Gantina Rachmaputri selaku narahubung dari MathEra. 

Gantina menambahkan melalui pemetaan tersebut diharapkan diperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai struktur kemampuan matematika siswa, sehingga intervensi pendidikan yang dilakukan dapat lebih tepat sasaran. 

"Tim MathERA FMIPA ITB berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan sistem evaluasi dan pembelajaran matematika berbasis data guna meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia," tutupnya.***

<img src="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/04/whatsapp-image-2026-04-16-at-145111-459b_mid.jpg">

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/04/pemetaan-kompetensi-matematika-4bd1_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Plaza Haji Al Qosbah Bandung Tawarkan Manasik Umrah dan Wisata Religi Murah</title>
      <link>https://terasbandung.com/2026/04/16/plaza-haji-al-qosbah-bandung-tawarkan-manasik-umrah-dan-wisata-religi-murah</link>
      <pubDate>Thu, 16 Apr 2026 13:08:12 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://terasbandung.com/2026/04/16/plaza-haji-al-qosbah-bandung-tawarkan-manasik-umrah-dan-wisata-religi-murah</guid>
      <category>wisata religi Bandung</category>
      <category>Plaza Haji Al Qosbah</category>
      <category>manasik umrah Bandung</category>
      <category>tiket wisata Bandung murah</category>
      <description>Plaza Haji Al Qosbah Bandung hadirkan manasik umrah, replika Ka'bah, dan wahana unta. Tiket mulai Rp10 ribu saat promo.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Kota Bandung kini memiliki destinasi wisata religi baru yang menawarkan pengalaman berbeda bagi masyarakat. 

Plaza Haji Al Qosbah hadir sebagai tempat edukasi sekaligus rekreasi yang mengusung konsep simulasi ibadah di Tanah Suci.

Berlokasi di kawasan Gedebage, tempat ini mulai beroperasi sejak momen Idulfitri 1447 Hijriah dan langsung menarik minat pengunjung. 

Meski pembangunan belum sepenuhnya rampung, fasilitas utama untuk kegiatan manasik sudah dapat dimanfaatkan oleh masyarakat umum.

<b style="font-size: 1rem;"><a href="https://terasbandung.com/2026/04/15/program-bedah-rumah-dimulai-warga-jabar-dapat-bantuan-hingga-rp40-juta">Baca Juga : Program Bedah Rumah Dimulai, Warga Jabar Dapat Bantuan hingga Rp40 Juta</a></b>

General Manager Plaza Haji Al Qosbah, Habibi, menyebutkan bahwa saat ini layanan yang tersedia masih difokuskan pada manasik umrah.

“Ini adalah fasilitas untuk melaksanakan manasik haji. Tapi karena belum selesai semua, saat ini baru bisa untuk manasik umrah. Namun sudah terbuka untuk umum, baik keluarga, rombongan maupun perorangan,” ujarnya, Rabu (15/4/2026).

Pengunjung dapat mengikuti simulasi ibadah melalui beberapa sesi yang dijadwalkan setiap hari, mulai pagi hingga malam. Hal ini memberi keleluasaan bagi masyarakat untuk menyesuaikan waktu kunjungan.

Di dalam kawasan, pengunjung akan menemukan replika Ka'bah lengkap dengan area tawaf, serta lintasan Safa dan Marwah untuk simulasi sai. 

Ke depan, pengelola berencana menambah fasilitas lain seperti tenda Arafah hingga area lempar jumrah agar pengalaman manasik semakin lengkap.

“Ke depan akan dilengkapi dengan replika tenda Arafah, masjid hingga jumrah, sehingga rangkaian ibadah haji bisa dilakukan secara lengkap,” katanya.

Berdiri di atas lahan hampir satu hektare, kawasan ini mampu menampung hingga 1.500 orang. Selain fungsi edukasi, pengelola juga menghadirkan berbagai fasilitas penunjang seperti area kuliner, supermarket, hingga kafe yang menyasar kalangan muda.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/04/15/tiktok-tutup-780-ribu-akun-anak-pemerintah-desak-platform-lain">Baca Juga : TikTok Tutup 780 Ribu Akun Anak, Pemerintah Desak Platform Lain</a></b>

Menariknya, Plaza Haji Al Qosbah juga menawarkan wahana tunggang unta yang menjadi daya tarik tersendiri, terutama bagi keluarga.

“Kami punya dua ekor unta dengan kuota 100 orang per hari, kecuali hari Senin. Bagi yang tidak kebagian, bisa ikut aktivitas feeding atau memberi makan unta,” jelasnya.

<img src="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/04/naik-unta-c2b1_mid.jpg" alt="">

<b>Harga Tiket Terjangkau untuk Pengunjung</b>

Dalam masa pembukaan, pengelola memberikan promo khusus bagi pengunjung. Harga tiket masuk yang semula Rp25.000 kini mendapat potongan signifikan.

Pada hari kerja, tiket dibanderol sekitar Rp10.000 setelah diskon 60 persen. Sementara pada akhir pekan, pengunjung cukup membayar Rp15.000 setelah diskon 40 persen.

“Promo ini rencananya diperpanjang sampai Iduladha untuk mengakomodasi tingginya antusiasme masyarakat,” ungkap Habibi.

Selain wisata dan edukasi, lokasi ini juga mulai dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan seperti akad nikah, seminar, hingga pelatihan. Kehadirannya bahkan melengkapi destinasi religi lain di Bandung, seperti Masjid Al Jabbar.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/04/15/proyek-brt-bandung-mulai-disosialisasikan-di-22-kecamatan-terdampak">Baca Juga : Proyek BRT Bandung Mulai Disosialisasikan di 22 Kecamatan Terdampak</a></b>

“Biasanya mereka sekalian berkunjung ke Masjid Al Jabbar, jadi sekarang ada dua destinasi sekaligus,” katanya.

Dengan konsep yang memadukan edukasi ibadah dan rekreasi, Plaza Haji Al Qosbah diharapkan menjadi alternatif wisata religi yang terjangkau sekaligus memberikan gambaran nyata bagi masyarakat sebelum menunaikan ibadah ke Tanah Suci.

“Harapannya masyarakat bisa merasakan pengalaman manasik yang nyaman dengan fasilitas terbaik, sekaligus menjadi bekal sebelum berangkat ke Baitullah,” pungkasnya.***

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/04/plaza-haji-al-qosbah-f228_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Program Bedah Rumah Dimulai, Warga Jabar Dapat Bantuan hingga Rp40 Juta</title>
      <link>https://terasbandung.com/2026/04/15/program-bedah-rumah-dimulai-warga-jabar-dapat-bantuan-hingga-rp40-juta</link>
      <pubDate>Wed, 15 Apr 2026 19:10:09 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://terasbandung.com/2026/04/15/program-bedah-rumah-dimulai-warga-jabar-dapat-bantuan-hingga-rp40-juta</guid>
      <category>bedah rumah Jawa Barat</category>
      <description>Program bedah rumah di Jabar resmi dimulai. Dedi Mulyadi dan Maruarar Sirait targetkan 40 ribu rumah direnovasi tahun ini.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Program renovasi rumah tidak layak huni mulai digulirkan secara masif di Jawa Barat. 

Pemerintah pusat bersama pemerintah daerah resmi memulai pelaksanaan program tersebut dengan menyasar puluhan ribu rumah warga.

Peresmian dilakukan langsung oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, di Kampung Kiaraeunyeuh, Desa Banyusari, Kecamatan Katapang, Kabupaten Bandung, Senin malam (13/4/2026).

Sebagai tanda dimulainya program, dilakukan renovasi simbolis terhadap 10 rumah milik warga. Kegiatan ini menjadi bagian dari target besar pemerintah dalam memperbaiki kualitas hunian masyarakat berpenghasilan rendah.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/04/15/proyek-brt-bandung-mulai-disosialisasikan-di-22-kecamatan-terdampak">Baca Juga : Proyek BRT Bandung Mulai Disosialisasikan di 22 Kecamatan Terdampak</a></b>

“Dengan ini saya resmikan dimulainya renovasi 40.000 rumah di Jabar bantuan dari program bedah rumah Kementerian PKP,” ujar KDM, sapaan akrab Dedi Mulyadi.

Dalam kesempatan tersebut, Dedi juga meninjau langsung kondisi rumah milik salah satu penerima bantuan, Lis Mulyani, yang sehari-hari bekerja sebagai penjahit. 

Ia memastikan bantuan yang diberikan tidak hanya untuk perbaikan fisik rumah, tetapi juga mendukung keberlanjutan ekonomi warga.

“Dari Menteri KKP sebesar Rp20 juta, insyaallah dari saya ada tambahan Rp20 juta lagi. Buat tambah modal usaha menjahitnya,” ujarnya.

Lis Mulyani mengaku bersyukur atas bantuan yang diterimanya. Ia berharap program ini membawa manfaat besar bagi keluarganya.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/04/15/tiktok-tutup-780-ribu-akun-anak-pemerintah-desak-platform-lain">Baca Juga : TikTok Tutup 780 Ribu Akun Anak, Pemerintah Desak Platform Lain</a></b>

“Terimakasih semoga menjadi berkah amal ibadah buat bapak KDM dan Pak Menteri,” tuturnya.

Libatkan Warga dan UMKM Lokal

Program bedah rumah ini dirancang tidak hanya memperbaiki hunian, tetapi juga menggerakkan ekonomi masyarakat setempat. 

Menteri PKP Maruarar Sirait menyebutkan, secara nasional pemerintah menargetkan renovasi 400.000 rumah pada tahun ini, dengan Jawa Barat menjadi daerah penerima terbanyak.

Setiap unit rumah mendapatkan bantuan sebesar Rp20 juta yang digunakan untuk pembelian material dan upah tenaga kerja. 

Menariknya, proses pembangunan melibatkan masyarakat melalui skema tender rakyat dalam program BSPS (Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya).

Melalui mekanisme ini, penerima manfaat membentuk kelompok dan mengundang beberapa pelaku usaha lokal untuk menawarkan harga terbaik dalam penyediaan bahan bangunan.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/04/15/dedi-mulyadi-dorong-perubahan-tata-ruang-untuk-atasi-banjir-di-kabupaten-bandung">Baca Juga : Dedi Mulyadi Dorong Perubahan Tata Ruang untuk Atasi Banjir di Kabupaten Bandung</a></b>

Contohnya di Desa Banyusari, dari total anggaran Rp175 juta untuk 10 rumah, proses tender berhasil menekan biaya menjadi Rp164 juta. Sisa anggaran tersebut kemudian dapat dimanfaatkan kembali untuk menambah kebutuhan material.

Maruarar menilai pendekatan ini mampu menciptakan transparansi sekaligus memberikan dampak ekonomi langsung bagi pelaku UMKM di daerah.

Di tingkat daerah, Bupati Bandung, Dadang Supriatna, menyebutkan program ini akan menyasar 966 rumah tidak layak huni yang tersebar di 63 desa dan 23 kecamatan.

Dengan kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat, program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas hunian, tetapi juga memperkuat kesejahteraan warga secara berkelanjutan. (Humas Jabar)

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/04/bedah-rumah-5d3b_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>TikTok Tutup 780 Ribu Akun Anak, Pemerintah Desak Platform Lain</title>
      <link>https://terasbandung.com/2026/04/15/tiktok-tutup-780-ribu-akun-anak-pemerintah-desak-platform-lain</link>
      <pubDate>Wed, 15 Apr 2026 18:55:23 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://terasbandung.com/2026/04/15/tiktok-tutup-780-ribu-akun-anak-pemerintah-desak-platform-lain</guid>
      <category>Menkomdigi</category>
      <category>tiktok</category>
      <category>Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid</category>
      <description>Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menyatakan upaya pelindungan anak di ruang digital mulai menunjukkan hasil nyata.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menyatakan upaya pelindungan anak di ruang digital mulai menunjukkan hasil nyata.

Hingga 10 April 2026, platform TikTok telah menonaktifkan sekitar 780 ribu akun milik pengguna berusia di bawah 16 tahun di Indonesia.

Langkah ini merupakan bagian dari implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP TUNAS).

"Kami mencatat TikTok menjadi platform pertama yang melaporkan bahwa per tanggal 10 April 2026, telah menonaktifkan 780 ribu akun anak di bawah 16 tahun untuk Indonesia," ungkap Meutya dalam Konferensi Pers di Kantor Kementerian Komdigi, Jakarta Pusat, Selasa (14/4/2026).

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/04/15/proyek-brt-bandung-mulai-disosialisasikan-di-22-kecamatan-terdampak">Baca Juga : Proyek BRT Bandung Mulai Disosialisasikan di 22 Kecamatan Terdampak</a></b>

Meutya menyampaikan apresiasi kepada platform TikTok yang telah memutuskan bergabung dalam gerakan bersama untuk melindungi anak-anak, khususnya di Indonesia.

“TikTok telah menyerahkan surat komitmen kepatuhan kepada Pemerintah Republik Indonesia, mempublikasikan batas usia minimum 16 tahun melalui Help Center, serta berkomitmen melakukan pembaruan berkala atas implementasinya,” jelasnya.

Meutya menegaskan hal itu menjadi langkah awal yang sangat positif dan menjadi kemenangan bagi publik, khususnya orang tua dan anak-anak di Indonesia.

"Kita harapkan juga muncul dari platform lainnya untuk segera menyampaikan jumlah akun yang sudah dilakukan penanganan atau takedown," ujarnya.

Sementara itu, terkait platform Roblox, Kemkomdigi mencatat adanya perkembangan di tingkat global.

Roblox dilaporkan telah melakukan penyesuaian pengaturan (adjustment setting) dan menghadirkan fitur baru secara global dari kantor pusatnya di Amerika Serikat, sebagai bagian dari upaya pelindungan anak.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/04/15/dedi-mulyadi-dorong-perubahan-tata-ruang-untuk-atasi-banjir-di-kabupaten-bandung">Baca Juga : Dedi Mulyadi Dorong Perubahan Tata Ruang untuk Atasi Banjir di Kabupaten Bandung</a></b>

Namun demikian, pemerintah menilai langkah tersebut belum sepenuhnya memenuhi ketentuan PP TUNAS di Indonesia.

"Masih ada loophole (celah) yang membolehkan komunikasi atau chat dengan orang tak dikenal," jelasnya.

Kemkomdigi menegaskan hingga saat ini Roblox belum dapat dikategorikan sebagai platform yang patuh terhadap PP TUNAS.

"Dengan berat hati meskipun sudah melakukan adjustment yang cukup banyak, kami belum dapat menerima proposal dari Roblox untuk menyatakan bahwa platform Roblox telah mematuhi PP TUNAS," tandasnya.

Meutya menegaskan bahwa kepatuhan terhadap PP TUNAS bukanlah pilihan, melainkan kewajiban yang harus dijalankan oleh setiap penyelenggara sistem elektronik.

Kemkomdigi akan terus melakukan pemantauan dan evaluasi secara berkala, serta akan mengambil langkah tegas terhadap platform yang belum memenuhi ketentuan yang berlaku. (Komdigi)





]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/04/komdigi-f34e_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Proyek BRT Bandung Mulai Disosialisasikan di 22 Kecamatan Terdampak</title>
      <link>https://terasbandung.com/2026/04/15/proyek-brt-bandung-mulai-disosialisasikan-di-22-kecamatan-terdampak</link>
      <pubDate>Wed, 15 Apr 2026 18:46:20 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://terasbandung.com/2026/04/15/proyek-brt-bandung-mulai-disosialisasikan-di-22-kecamatan-terdampak</guid>
      <category>BRT Bandung</category>
      <category>proyek transportasi Bandung</category>
      <description>Pemkot Bandung mulai sosialisasi proyek BRT di 22 kecamatan. Warga dilibatkan untuk memahami dampak dan perubahan jalur transportasi.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Pemerintah Kota Bandung mulai menggerakkan tahap awal pembangunan sistem transportasi massal Bus Rapid Transit (BRT) dengan mengedepankan pendekatan komunikasi kepada masyarakat. 

Langkah ini dilakukan sebelum proyek fisik benar-benar dimulai di sejumlah titik strategis kota.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung, Rasdian Setiadi, menjelaskan bahwa proses sosialisasi kini difokuskan pada wilayah-wilayah yang akan terdampak langsung oleh pembangunan jalur utama BRT.

“Sosialisasi ini akan dilakukan secara menyeluruh di 22 kecamatan yang terdampak. Kita libatkan masyarakat, mulai dari kelurahan, RT/RW, hingga perwakilan pedagang kaki lima dan pihak lain yang terdampak,” ujarnya usai rapat koordinasi di Balai Kota Bandung, Rabu (15/4/2026).

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/04/15/dedi-mulyadi-dorong-perubahan-tata-ruang-untuk-atasi-banjir-di-kabupaten-bandung">Baca Juga : Dedi Mulyadi Dorong Perubahan Tata Ruang untuk Atasi Banjir di Kabupaten Bandung</a></b>

Program ini tidak hanya menyasar aparat kewilayahan, tetapi juga pelaku usaha kecil hingga warga yang beraktivitas di sekitar jalur yang akan dibangun. 

Tujuannya, agar seluruh pihak memahami perubahan yang akan terjadi sekaligus meminimalkan potensi gejolak di lapangan.

Rasdian menegaskan, Pemkot Bandung mengedepankan transparansi informasi dalam setiap tahapan proyek. Seluruh aspek, baik jalur utama (on-corridor) maupun jalur penunjang, akan disampaikan secara terbuka kepada masyarakat.

“Jadi bukan hanya membahas off-corridor atau on-corridor saja, tapi seluruhnya kita sampaikan. Termasuk dampak yang mungkin timbul dan bagaimana penanganannya, agar masyarakat memahami secara menyeluruh,” jelasnya.

Dari hasil kajian teknis, dampak paling signifikan diperkirakan terjadi di jalur utama sepanjang 21 kilometer. Sejumlah kawasan padat seperti Andir, Regol, dan Sumur Bandung menjadi fokus utama pembangunan.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/04/15/tak-sekadar-mulus-jalan-di-bandung-kini-dibuat-lebih-estetis">Baca Juga : Tak Sekadar Mulus, Jalan di Bandung Kini Dibuat Lebih Estetis</a></b>

Di wilayah tersebut, pemerintah berencana menghadirkan jalur khusus BRT yang dilengkapi pembatas atau separator untuk menjaga kelancaran operasional angkutan massal.

“Sosialisasi ini penting agar masyarakat mengetahui sejak awal rencana pembangunan, termasuk perubahan yang akan terjadi di lapangan,” tambah Rasdian.

Pemkot Bandung menargetkan seluruh proses sosialisasi rampung pada akhir April hingga awal Mei 2026. 

Dengan demikian, masyarakat diharapkan sudah siap menghadapi perubahan, termasuk penyesuaian aktivitas ekonomi dan mobilitas harian.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/04/15/tak-sekadar-mulus-jalan-di-bandung-kini-dibuat-lebih-estetis">Baca Juga : Tak Sekadar Mulus, Jalan di Bandung Kini Dibuat Lebih Estetis</a></b>

Kolaborasi dengan World Bank dan Kementerian Perhubungan menjadi bagian penting dalam proyek ini. Keterlibatan pihak eksternal tersebut menegaskan keseriusan pemerintah dalam membangun sistem transportasi publik yang modern dan terintegrasi.

Melalui pendekatan partisipatif sejak awal, pembangunan BRT diharapkan berjalan lancar serta mampu meningkatkan kualitas mobilitas warga di Kota Bandung secara signifikan.***

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/04/ilustrasi-bus-c92d_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Dedi Mulyadi Dorong Perubahan Tata Ruang untuk Atasi Banjir di Kabupaten Bandung</title>
      <link>https://terasbandung.com/2026/04/15/dedi-mulyadi-dorong-perubahan-tata-ruang-untuk-atasi-banjir-di-kabupaten-bandung</link>
      <pubDate>Wed, 15 Apr 2026 18:36:48 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://terasbandung.com/2026/04/15/dedi-mulyadi-dorong-perubahan-tata-ruang-untuk-atasi-banjir-di-kabupaten-bandung</guid>
      <category>banjir Kabupaten Bandung</category>
      <category>Dedi Mulyadi</category>
      <category>tata ruang Bandung</category>
      <category>penyebab banjir Bandung</category>
      <category>solusi banjir Jawa Barat</category>
      <description>Dedi Mulyadi usulkan perubahan tata ruang, normalisasi sungai, dan relokasi warga untuk atasi banjir di Kabupaten Bandung.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Pemerintah Provinsi Jawa Barat mulai menyoroti penanganan banjir di wilayah Kabupaten Bandung yang dinilai membutuhkan solusi menyeluruh, bukan sekadar langkah jangka pendek.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegaskan bahwa persoalan banjir tidak bisa hanya ditangani melalui perbaikan teknis sesaat. Ia menilai perubahan mendasar pada tata ruang menjadi kunci utama untuk mengurangi risiko banjir di masa depan.

“Pertama, tata ruang Kabupaten Bandung harus diubah, tidak ada pilihan,” ujarnya di Gedung Pakuan, Bandung, seperti dikutipd ari Kumparan, Rabu (15/4/2026).

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/04/15/ketua-perbasi-jabar-tolak-musda-ulang-siap-gugat-ke-arbitrase-olahraga">Baca Juga : Ketua PERBASI Jabar Tolak Musda Ulang, Siap Gugat ke Arbitrase Olahraga</a></b>

Selain penataan ruang, langkah lain yang dinilai mendesak adalah normalisasi sungai. Upaya ini bertujuan untuk mengembalikan kapasitas aliran air agar mampu menampung debit yang meningkat saat musim hujan.

Dedi juga menekankan pentingnya pemulihan kawasan hulu sungai yang selama ini mengalami degradasi. Menurutnya, fungsi hulu sebagai daerah resapan air harus dikembalikan melalui penghijauan.

“Hulu sungai harus direhabilitasi menjadi lahan hijau,” katanya.

Ia menyoroti maraknya alih fungsi lahan sebagai salah satu penyebab utama memburuknya kondisi lingkungan. Lahan pertanian yang berubah menjadi kawasan permukiman dinilai mempercepat terjadinya banjir.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/04/15/kai-daop-2-bandung-salurkan-tjsl-lebih-dari-rp11-miliar-di-2025">Baca Juga : KAI Daop 2 Bandung Salurkan TJSL Lebih dari Rp1,1 Miliar di 2025</a></b>

“Perubahan lahan jangan terus terjadi. Sawah terus dibangun menjadi bangunan,” tegasnya.

Tak hanya itu, keberadaan permukiman di bantaran sungai juga menjadi perhatian serius. Kondisi tersebut dinilai mempersempit aliran air dan meningkatkan risiko banjir saat debit meningkat.

“Rumah-rumah di bantaran sungai harus dialihkan,” ujarnya.

Menurut Dedi, seluruh langkah tersebut harus dijalankan secara terintegrasi agar memberikan dampak yang signifikan. Tanpa pendekatan menyeluruh, penanganan banjir hanya akan bersifat sementara.

“Kalau tidak dilakukan, tidak akan bersifat jangka panjang,” ucapnya.

Pemerintah berharap, strategi komprehensif ini tidak hanya mampu mengurangi frekuensi banjir, tetapi juga memperbaiki kualitas lingkungan secara berkelanjutan di wilayah Kabupaten Bandung.***

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://terasbandung.com/assets/uploads/2025/11/banjir-dayeuhkolot-441f_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Ketua PERBASI Jabar Tolak Musda Ulang, Siap Gugat ke Arbitrase Olahraga</title>
      <link>https://terasbandung.com/2026/04/15/ketua-perbasi-jabar-tolak-musda-ulang-siap-gugat-ke-arbitrase-olahraga</link>
      <pubDate>Wed, 15 Apr 2026 17:04:39 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://terasbandung.com/2026/04/15/ketua-perbasi-jabar-tolak-musda-ulang-siap-gugat-ke-arbitrase-olahraga</guid>
      <category>PERBASI Jabar konflik</category>
      <category>Musda PERBASI Jawa Barat</category>
      <category>Epriyanto Kasmuri</category>
      <category>caretaker PERBASI</category>
      <category>berita olahraga Jawa Barat</category>
      <description>Ketua PERBASI Jabar Epriyanto Kasmuri tolak Musda ulang dan penunjukan caretaker. Siap tempuh jalur hukum jika tetap dipaksakan.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Situasi memanas tengah melanda kepengurusan bola basket Jawa Barat. Polemik muncul setelah adanya dorongan dari pusat untuk menggelar ulang Musyawarah Daerah (Musda), meski sebelumnya proses pemilihan telah dinyatakan sah.

Ketua terpilih PERBASI Jawa Barat periode 2025–2030, Epriyanto Kasmuri, menegaskan penolakannya terhadap keputusan tersebut. Ia menilai langkah yang diambil oleh DPP terkesan mendadak dan tidak memiliki dasar yang kuat.

Sebagaimana diketahui, Epriyanto sebelumnya terpilih secara aklamasi dalam Musda yang berlangsung pada 14 Februari 2026 di Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Proses tersebut bahkan dihadiri oleh perwakilan DPP pusat dan KONI Jawa Barat.

Namun, dinamika berubah cepat. Dalam waktu singkat, muncul surat dari DPP yang tidak hanya mengusulkan Musda ulang, tetapi juga menetapkan caretaker untuk mengambil alih kepengurusan sementara.

Menanggapi hal itu, Epriyanto langsung mengambil sikap tegas dengan menyampaikan penolakan resmi.

“Saya sebagai ketua terpilih langsung memberikan surat penolakan atas caretaker dan juga permintaan Musda ulang,” tegas Epriyanto Kasmuri di Bandung, Rabu (15/4/2026).

Ia mengaku heran dengan keputusan tersebut, terlebih karena penunjukan caretaker disebut telah dilengkapi dengan surat keputusan (SK). Selain itu, DPP juga berencana menggelar rapat lanjutan bersama pengurus cabang untuk membahas agenda Musda ulang.

Menurut Epriyanto, kebijakan tersebut terkesan dipaksakan dan tidak melalui kajian yang matang. Ia pun membuka kemungkinan untuk menempuh jalur hukum apabila keputusan tersebut tetap dijalankan.

“Kalau tetap dilaksanakan, dalam tujuh hari saya akan ajukan gugatan ke Arbitrase keolahragaan,” ujarnya.

Di tengah konflik yang berkembang, ia memastikan bahwa aktivitas organisasi tetap berjalan normal, termasuk persiapan menghadapi ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) November 2026.

“Semua tahapan sudah selesai. Untuk basket, tinggal gas dan laksanakan. Tidak ada yang akan terganggu,” pungkasnya.

Perseteruan ini kini menjadi perhatian publik olahraga Jawa Barat. Ke depan, keputusan yang diambil akan menentukan arah organisasi, apakah konflik mereda atau justru berlanjut ke ranah hukum.***

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/04/ketua-perbasi-48cc_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Tak Sekadar Mulus, Jalan di Bandung Kini Dibuat Lebih Estetis</title>
      <link>https://terasbandung.com/2026/04/15/tak-sekadar-mulus-jalan-di-bandung-kini-dibuat-lebih-estetis</link>
      <pubDate>Wed, 15 Apr 2026 15:29:42 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://terasbandung.com/2026/04/15/tak-sekadar-mulus-jalan-di-bandung-kini-dibuat-lebih-estetis</guid>
      <category>perbaikan jalan Bandung</category>
      <category>DSDABM Kota Bandung</category>
      <category>kondisi jalan Bandung</category>
      <description>DSDABM percepat perbaikan jalan di Bandung. Drainase jadi faktor utama kerusakan, kualitas dan estetika kota terus ditingkatkan.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Upaya memperbaiki kualitas infrastruktur terus dikebut oleh Pemerintah Kota Bandung. 

Melalui Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM), berbagai langkah percepatan dilakukan untuk menghadirkan kondisi jalan yang lebih nyaman sekaligus memperindah wajah kota.

Plt Sekretaris DSDABM Kota Bandung, Dini Dianawati, menyebutkan bahwa penanganan jalan di Bandung tidak bisa dilepaskan dari pembagian kewenangan antara pemerintah pusat, provinsi, dan kota. Meski demikian, koordinasi tetap dijalankan secara fleksibel demi kepentingan masyarakat.

“Kalau memang kondisinya berdampak fatal, kami tetap bantu penanganannya. Karena bagi masyarakat, semua jalan di Bandung itu satu kesatuan layanan,” ujarnya dalam sebuah dialog, Selasa (14/4/2026).

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/04/15/kai-daop-2-bandung-salurkan-tjsl-lebih-dari-rp11-miliar-di-2025" style="color: rgb(0, 86, 179); text-decoration: underline;">Baca Juga : KAI Daop 2 Bandung Salurkan TJSL Lebih dari Rp1,1 Miliar di 2025</a></b>

Ia menegaskan, pelayanan publik tetap menjadi prioritas utama, tanpa terhambat batas administratif. Arahan dari pimpinan daerah, menurutnya, mendorong seluruh jajaran untuk lebih responsif terhadap kebutuhan warga.

Dalam pelaksanaan proyek, DSDABM memastikan setiap pekerjaan diawasi secara ketat. Pengawasan melibatkan konsultan profesional hingga lembaga audit untuk menjamin kualitas hasil pekerjaan.

“Setiap pekerjaan ada pengawasnya. Setelah selesai pun tetap diperiksa oleh inspektorat hingga BPK. Jadi tidak ada pekerjaan yang dibiarkan tanpa evaluasi,” jelasnya.

Jika ditemukan ketidaksesuaian, sanksi akan diberlakukan sesuai aturan yang berlaku. Hal ini dilakukan agar standar kualitas tetap terjaga.

Dini juga menyoroti faktor utama yang sering menyebabkan kerusakan jalan, yakni sistem drainase yang belum optimal. Ia menjelaskan, genangan air dapat merusak struktur jalan meskipun usia aspal belum lama.

“Kalau jalan cepat rusak, biasanya bukan hanya karena usia, tapi juga karena drainase yang belum optimal. Air yang menggenang bisa merusak struktur jalan dari bawah,” ucapnya.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/04/14/dari-kremlin-ke-paris-presiden-prabowo-tancap-gas-diplomasi">Baca Juga : Dari Kremlin ke Paris, Presiden Prabowo Tancap Gas Diplomasi</a></b>

Karena itu, perbaikan tidak hanya difokuskan pada permukaan jalan, tetapi juga menyasar sistem drainase secara menyeluruh agar kerusakan tidak terus berulang.

Berdasarkan data terbaru, tingkat kemantapan jalan di Kota Bandung telah melampaui 90 persen. Meski demikian, pemeliharaan rutin tetap menjadi perhatian agar kualitas tersebut dapat dipertahankan.

Selain peran pemerintah, masyarakat juga diajak untuk ikut menjaga fasilitas publik. Infrastruktur yang telah dibangun diharapkan dapat dimanfaatkan sekaligus dirawat bersama.

“Program beautifikasi ini dari kita untuk kita. Mari kita jaga bersama. Karena yang menikmati hasilnya adalah seluruh warga,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga fasilitas umum dari tindakan perusakan atau pencurian, termasuk lampu jalan dan elemen penunjang estetika kota.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/04/15/ketua-perbasi-jabar-tolak-musda-ulang-siap-gugat-ke-arbitrase-olahraga">Baca Juga : Ketua PERBASI Jabar Tolak Musda Ulang, Siap Gugat ke Arbitrase Olahraga</a></b>

Ke depan, DSDABM berkomitmen untuk terus menghadirkan infrastruktur yang tidak hanya berfungsi secara teknis, tetapi juga mendukung keindahan kota.

“Perubahan memang tidak selalu instan, tapi langkah nyata terus kami lakukan. Harapannya, Bandung bisa semakin nyaman, indah, dan membanggakan,” tutupnya.***

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/04/perbaikan-jalan-29ca_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>KAI Daop 2 Bandung Salurkan TJSL Lebih dari Rp1,1 Miliar di 2025</title>
      <link>https://terasbandung.com/2026/04/15/kai-daop-2-bandung-salurkan-tjsl-lebih-dari-rp11-miliar-di-2025</link>
      <pubDate>Wed, 15 Apr 2026 13:27:55 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Sirojul Mutaqien]]></dc:creator>
      <guid>https://terasbandung.com/2026/04/15/kai-daop-2-bandung-salurkan-tjsl-lebih-dari-rp11-miliar-di-2025</guid>
      <category>kereta api</category>
      <category>pt kai</category>
      <category>daop 2 bandung</category>
      <description>KAI Daerah Operasi 2 Bandung terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat</description>
      <content:encoded><![CDATA[<span style="font-size: 0.9375rem;"><b>TERASBANDUNG.COM</b></span><span style="font-size: 0.9375rem; font-weight: initial;"> - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 2 Bandung terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).</span>

<span style="font-size: 0.9375rem; font-weight: initial;">Sepanjang 2025, KAI Daop 2 Bandung telah menyalurkan bantuan TJSL dengan total nilai mencapai Rp1.117.116.753,- yang tersebar di sejumlah wilayah kerja.</span>

<span style="font-size: 0.9375rem; font-weight: initial;">Wilayah penerima bantuan TJSL tersebut meliputi Kabupaten Cianjur, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Ciamis, Kabupaten Tasikmalaya, Kota Bandung, serta Kota Tasikmalaya.</span>

<span style="font-size: 0.9375rem; font-weight: initial;">Bantuan yang disalurkan merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam mendukung pembangunan sosial dan lingkungan yang berkelanjutan.</span>

<span style="font-size: 0.9375rem; font-weight: initial;">Program TJSL yang dilaksanakan KAI Daop 2 Bandung mencakup berbagai sektor strategis, di antaranya renovasi sarana ibadah, pembangunan jalan, kegiatan pendidikan, bantuan kegiatan keagamaan, serta program penghijauan. Seluruh bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat serta meningkatkan kualitas hidup di lingkungan sekitar.</span>

<span style="font-size: 0.9375rem; font-weight: initial;">Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menyampaikan program TJSL merupakan wujud kepedulian perusahaan terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasional kereta api.</span>

<span style="font-size: 0.9375rem; font-weight: initial;">“KAI tidak hanya berfokus pada layanan transportasi, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk turut serta dalam pembangunan masyarakat. Melalui program TJSL ini, kami berharap kehadiran KAI dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” papar Kuswardojo.</span>

<span style="font-size: 0.9375rem; font-weight: initial;">Kuswardojo menambahkan  pelaksanaan TJSL juga menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan, khususnya di wilayah yang dilintasi jalur kereta api.</span>

<span style="font-size: 0.9375rem; font-weight: initial;">“Kami ingin memastikan bahwa operasional KAI dapat berjalan selaras dengan kebutuhan dan kesejahteraan masyarakat sekitar. Oleh karena itu, program TJSL terus kami jalankan secara konsisten dan tepat sasaran,” tambahnya.</span>

<span style="font-size: 0.9375rem; font-weight: initial;">Memasuki 2026, KAI Daop 2 Bandung terus menjalankan program TJSL. Pada Triwulan I 2026, total bantuan yang telah disalurkan mencapai Rp232.854.600,- yang diberikan kepada masyarakat di Kabupaten Garut, Kota Cimahi, dan Kabupaten Bandung Barat.</span>

<span style="font-size: 0.9375rem; font-weight: initial;">Penyaluran bantuan pada awal 2026 ini difokuskan pada sektor-sektor yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat, termasuk peningkatan usaha bagi masyarakat, bantuan bencana alam, serta dukungan terhadap kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya.</span>

<span style="font-size: 0.9375rem; font-weight: initial;">KAI Daop 2 Bandung berharap program TJSL yang terus berkelanjutan ini dapat memperkuat hubungan harmonis antara perusahaan dengan masyarakat serta mendorong terciptanya lingkungan yang lebih baik dan berdaya.</span>

<span style="font-size: 0.9375rem; font-weight: initial;">Ke depan, KAI Daop 2 Bandung akan terus berupaya meningkatkan kontribusi sosialnya melalui berbagai program TJSL yang adaptif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat, sejalan dengan visi perusahaan menggerakkan transportasi bekelanjutan, meningkatkan kualitas hidup masyarakat.</span>

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/04/20260415-124409-0000-ca26_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Dari Kremlin ke Paris, Presiden Prabowo Tancap Gas Diplomasi</title>
      <link>https://terasbandung.com/2026/04/14/dari-kremlin-ke-paris-presiden-prabowo-tancap-gas-diplomasi</link>
      <pubDate>Tue, 14 Apr 2026 06:40:35 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Ginanjar]]></dc:creator>
      <guid>https://terasbandung.com/2026/04/14/dari-kremlin-ke-paris-presiden-prabowo-tancap-gas-diplomasi</guid>
      <category>presiden</category>
      <category> Prabowo Subianto</category>
      <description>Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto melanjutkan langkah diplomasi strategisnya di Eropa dengan tiba di Paris, Prancis, Senin (13/4/2026).</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto melanjutkan langkah diplomasi strategisnya di Eropa dengan tiba di Paris, Prancis, Senin (13/4/2026) pukul 23.50 waktu setempat, usai menjalani pertemuan intensif bersama Presiden Federasi Rusia, Vladimir Putin di Kremlin.

“Setelah melakukan pertemuan yang berlangsung selama lima jam dengan Presiden Putin di Istana Kremlin, Bapak Presiden langsung bertolak menuju Prancis dengan waktu tempuh sekitar 3,5 jam dan tiba tengah malam di Paris,” ujar Seskab Teddy.

Menurut Seskab, durasi pertemuan yang cukup panjang tersebut mencerminkan kedalaman pembahasan serta keseriusan Indonesia dan Rusia dalam memperkuat kemitraan strategis, khususnya di sektor energi, sumber daya mineral, dan pengembangan industri nasional.

Setibanya di Paris, Presiden Prabowo dijadwalkan langsung melanjutkan agenda diplomasi strategis melalui pertemuan empat mata dengan Presiden Prancis, Emmanuel Macron, yang akan berlangsung di Istana Élysée.

“Besok Bapak Presiden akan melakukan pertemuan empat mata dengan Presiden Macron di Istana Élysée untuk membahas peningkatan kerja sama strategis kedua negara,” ungkap Seskab.

Lebih lanjut, Seskab menegaskan bahwa pertemuan tersebut tidak hanya berfokus pada penguatan kerja sama bilateral, tetapi juga menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk menyampaikan pandangan strategis terkait dinamika global.

“Dalam pertemuan tersebut, Bapak Presiden selain memperkuat kerja sama dengan Pemerintah Prancis, juga akan menyampaikan posisi Indonesia dalam menjaga stabilitas dan mendorong perdamaian dunia,” pungkas Seskab Teddy.

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/04/prabowo-prancis-cee8_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Jabar Gaspol Digitalisasi, Bantuan Perumahan Kini lewat Aplikasi 'Imah Aing'</title>
      <link>https://terasbandung.com/2026/04/14/jabar-gaspol-digitalisasi-bantuan-perumahan-kini-lewat-aplikasi-imah-aing</link>
      <pubDate>Tue, 14 Apr 2026 06:32:04 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Ginanjar]]></dc:creator>
      <guid>https://terasbandung.com/2026/04/14/jabar-gaspol-digitalisasi-bantuan-perumahan-kini-lewat-aplikasi-imah-aing</guid>
      <category>Pemprov Jabar</category>
      <description>Pemprov Jabar tengah mengembangkan aplikasi “Imah Aing” guna mempercepat penanganan kebutuhan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Pemprov Jabar tengah mengembangkan aplikasi “Imah Aing” guna mempercepat penanganan kebutuhan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Aplikasi ini dirancang untuk menghadirkan sistem pengajuan bantuan yang lebih cepat sekaligus transparan.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengatakan, digitalisasi menjadi langkah penting untuk memangkas rantai birokrasi, khususnya dalam penanganan rumah tidak layak huni (rutilahu).

Menurutnya, melalui aplikasi tersebut masyarakat dapat langsung mengajukan bantuan perumahan dengan proses yang lebih sederhana sehingga penanganannya bisa dilakukan lebih cepat dan terarah.

Selain melalui digitalisasi, penyaluran bantuan perumahan di Jawa Barat juga didukung lewat jalur aspirasi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI. Tak hanya itu, tersedia pula skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) perumahan dengan bunga rendah untuk membantu masyarakat.

Pada kesempatan yang sama, Dedi turut mengapresiasi Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) yang dinilai aktif menyosialisasikan program subsidi perumahan di daerah.

Dia menegaskan, keberhasilan penanganan rutilahu sangat bergantung pada sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta lembaga legislatif.

Di sisi lain, Pemprov Jabar juga mendorong pengembangan hunian vertikal sebagai solusi atas keterbatasan lahan yang kian terasa.

Dedi bahkan meminta pemerintah daerah segera menyiapkan regulasi yang mengharuskan setiap pengelola kawasan industri menyediakan hunian berupa apartemen bagi para pekerja.

Menurutnya, ketergantungan pada permukiman horizontal tidak lagi relevan di tengah semakin terbatasnya lahan, sehingga kawasan industri perlu menyediakan fasilitas tempat tinggal bagi karyawannya.

Dia menyebutkan, pembangunan hunian vertikal saat ini sudah mulai berjalan di sejumlah wilayah seperti Bekasi, Depok, dan Bogor, dan ke depan akan diperluas ke kawasan Bandung.

Lebih jauh, kebijakan tersebut dinilai tidak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga mampu mengurangi kemacetan serta menjaga stabilitas sosial di sekitar kawasan industri.

Dedi menambahkan, konsep hunian terintegrasi dalam satu kawasan dapat menciptakan efisiensi sekaligus menjaga tatanan budaya lokal tetap terpelihara. ***

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/04/kdm-rumah-6e87_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Pemkot Bandung Perketat Pengawasan, Stok Beras dan Minyak Aman</title>
      <link>https://terasbandung.com/2026/04/14/pemkot-bandung-perketat-pengawasan-stok-beras-dan-minyak-aman</link>
      <pubDate>Tue, 14 Apr 2026 05:57:24 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Ginanjar]]></dc:creator>
      <guid>https://terasbandung.com/2026/04/14/pemkot-bandung-perketat-pengawasan-stok-beras-dan-minyak-aman</guid>
      <category> Wali Kota Bandung Muhammad Farhan</category>
      <category>harga bahan pokok</category>
      <description>Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memastikan ketersediaan bahan pokok, khususnya beras dan minyak, dalam kondisi aman dan terkendali.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memastikan ketersediaan bahan pokok, khususnya beras dan minyak, dalam kondisi aman dan terkendali. Hal ini disampaikan Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, saat ditemui di Taman Saturnus, Senin (13/4/2026). 

Farhan mengatakan, koordinasi dengan berbagai pihak terus dilakukan untuk menjaga stabilitas pasokan sembako di Kota Bandung. Salah satu langkah utama adalah menjalin kerja sama dengan Bulog guna memastikan distribusi berjalan lancar.

“Untuk barang-barang kebutuhan pokok seperti beras dan minyak, kita sudah pasti koordinasi dengan Bulog,” ujarnya.

Selain itu, Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bandung juga melakukan pendataan terhadap gudang-gudang resmi penyimpanan sembako. Pendataan ini bertujuan untuk memastikan tidak terjadi praktik penimbunan yang dapat merugikan masyarakat.

Menurut Farhan, langkah ini penting untuk menjaga transparansi distribusi dan mencegah spekulasi harga di pasaran. Pemerintah ingin memastikan bahwa seluruh stok yang ada benar-benar tersedia dan dapat diakses masyarakat.

Tak hanya itu, Pemkot Bandung juga akan melakukan pengecekan langsung ke sejumlah gudang penyimpanan. Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan kondisi riil di lapangan sesuai dengan data yang dimiliki pemerintah.

Dalam pelaksanaannya, Pemkot Bandung bekerja sama dengan aparat kepolisian serta penegak hukum lainnya. Sinergi ini dilakukan agar pengawasan berjalan optimal dan memiliki kekuatan hukum yang jelas.

“Kita akan melakukan pengecekan terhadap setiap gudang, mana yang terjadi penimbunan, mana yang tidak, bersama dengan pihak kepolisian dan penegak hukum lainnya,” kata Farhan.

Ia menyebut, pemerintah tidak akan mentolerir praktik penimbunan yang dapat memicu kelangkaan dan kenaikan harga. Jika ditemukan pelanggaran, maka akan ditindak sesuai aturan yang berlaku.

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/04/harga-pangan1-15a1_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Seleksi Pengelola Kebun Binatang Bandung Ditarget Rampung Akhir April 2026</title>
      <link>https://terasbandung.com/2026/04/13/seleksi-pengelola-kebun-binatang-bandung-ditarget-rampung-akhir-april-2026</link>
      <pubDate>Mon, 13 Apr 2026 19:34:02 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://terasbandung.com/2026/04/13/seleksi-pengelola-kebun-binatang-bandung-ditarget-rampung-akhir-april-2026</guid>
      <category>Kebun Binatang Bandung</category>
      <category>Pemkot Bandung</category>
      <category>Bandung Zoo</category>
      <description>Pemkot Bandung seleksi 85 lembaga untuk kelola Kebun Binatang Bandung. Proses ditarget rampung akhir April 2026 dengan standar internasional.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Proses penataan ulang Kebun Binatang Bandung kini memasuki fase penentuan.

 Pemerintah Kota Kota Bandung tengah membuka peluang kerja sama dengan berbagai lembaga konservasi untuk mengelola kawasan tersebut secara lebih profesional.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyampaikan bahwa sebanyak 85 lembaga konservasi telah diundang untuk mengikuti proses seleksi. 

Langkah ini dilakukan secara ketat dan transparan karena melibatkan pengawasan lintas pemerintahan.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/04/13/banjir-dayeuhkolot-belum-surut-puluhan-ribu-warga-masih-terdampak">Baca Juga : Banjir Dayeuhkolot Belum Surut, Puluhan Ribu Warga Masih Terdampak</a></b>

“Prosesnya diawasi langsung oleh pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kota,” kata Farhan di Balai Kota Bandung, Senin 13 April 2026.

<b>Target Rampung Akhir April</b>

Selain pengawasan pemerintah, Pemkot Bandung juga membuka ruang partisipasi publik dalam proses ini. 

Masukan dari masyarakat terus dihimpun sebagai bagian dari upaya menghadirkan pengelolaan yang lebih baik dan akuntabel.

Farhan menilai tingginya minat, termasuk dari lembaga konservasi internasional, menjadi sinyal positif bagi masa depan kebun binatang tersebut.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/04/13/transaksi-spklu-naik-4-kali-lipat-pln-uid-jabar-perkuat-ekosistem-kendaraan-listrik">Baca Juga : Transaksi SPKLU Naik 4 Kali Lipat, PLN UID Jabar Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik</a></b>

“Ini menjadi motivasi kami untuk membentuk pengelolaan yang baik dan bertaraf internasional,” ujarnya.

Namun, tidak semua peserta akan lolos. Pemkot memastikan hanya lembaga dengan rekam jejak terbaik yang bisa melanjutkan ke tahap berikutnya.

“Yang penting dia harus memiliki reputasi yang sangat baik,” ungkapnya.

Proses seleksi ditargetkan mulai mengerucut pada akhir April 2026. Pemerintah menegaskan tidak ada pihak yang diistimewakan, seluruh peserta akan dinilai berdasarkan standar profesional yang telah ditetapkan.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/04/13/serap-8592-tenaga-kerja-program-padat-karya-prioritaskan-warga-miskin">Baca Juga : Serap 8.592 Tenaga Kerja, Program Padat Karya Prioritaskan Warga Miskin</a></b>

<b>Investasi Besar</b>

Di balik proses seleksi ini, tersimpan potensi investasi yang cukup besar. Farhan memperkirakan nilai investasi dalam pengelolaan Kebun Binatang Bandung bisa menembus lebih dari Rp50 miliar dalam dua tahun awal.

“Artinya memang harus dikelola oleh lembaga yang punya kapasitas kuat,” tuturnya.

Dengan langkah ini, Pemkot Bandung berharap kebun binatang tersebut tidak hanya menjadi destinasi wisata, tetapi juga pusat konservasi modern yang memenuhi standar internasional.***

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/01/bandung-zoo2-4e41_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Banjir Dayeuhkolot Belum Surut, Puluhan Ribu Warga Masih Terdampak</title>
      <link>https://terasbandung.com/2026/04/13/banjir-dayeuhkolot-belum-surut-puluhan-ribu-warga-masih-terdampak</link>
      <pubDate>Mon, 13 Apr 2026 19:04:33 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://terasbandung.com/2026/04/13/banjir-dayeuhkolot-belum-surut-puluhan-ribu-warga-masih-terdampak</guid>
      <category>banjir Baleendah Bojongsoang</category>
      <category>sungai citarum meluap</category>
      <category>BPBD Kabupaten Bandung</category>
      <category>banjir Dayeuhkolot terbaru</category>
      <category>banjir Kabupaten Bandung</category>
      <description>Banjir Dayeuhkolot akibat luapan Sungai Citarum berdampak pada 19 ribu warga. Pengungsi tersebar di beberapa titik, penanganan terus dilakukan.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Genangan banjir masih terlihat di sejumlah titik di Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, akibat luapan Sungai Citarum dan anak sungainya. 

Bencana ini dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur kawasan tersebut sejak Sabtu malam.

Meski kondisi air mulai berangsur surut, dampaknya masih dirasakan ribuan warga. Data terbaru mencatat sebanyak 6.877 kepala keluarga atau 19.408 jiwa terdampak banjir yang meluas di sejumlah wilayah.

“Hingga kini masih merendam tetapi ketinggiannya berkurang. Total terdampak ada 6.877 KK atau 19.408 jiwa di beberapa wilayah,” kata Asep Suryadi di Bandung seperti dilansir Antara, Senin, 13 April 2026.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/04/13/banjir-rendam-bandung-selatan-ribuan-warga-terdampak-dan-akses-jalan-lumpuh">Baca Juga : Banjir Rendam Bandung Selatan, Ribuan Warga Terdampak dan Akses Jalan Lumpuh</a></b>

Wilayah yang mengalami dampak cukup parah meliputi beberapa desa dan kelurahan, di antaranya Kelurahan Pasawahan, Desa Dayeuhkolot, serta Citeureup.

"Wilayah terdampak meliputi tiga desa dan satu kelurahan, diantaranya Dayeuhkolot dan Citeureup," jelasnya.

Sejumlah warga yang rumahnya terendam telah mengungsi ke beberapa titik aman. Lokasi pengungsian tersebar di belakang Kantor Desa Dayeuhkolot serta dua masjid di wilayah Citeureup.

"Pengungsi tersebar di empat titik, terpusat di shelter (pengungsian) PMI kantor desa dan dua masjid di Citeureup," kata Asep.

Pemerintah setempat memastikan kebutuhan dasar para pengungsi tetap terpenuhi. Bantuan berupa makanan siap saji, layanan kesehatan, hingga perlengkapan darurat terus disalurkan selama masa tanggap bencana berlangsung.

<b>Upaya Penanganan dan Ancaman Cuaca Ekstrem</b>

Selain penanganan darurat, pemerintah daerah juga mulai menyiapkan langkah jangka panjang. Salah satunya melalui koordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) untuk melakukan pengerukan sungai guna meningkatkan kapasitas aliran air.

Langkah lain yang dilakukan adalah peninggian jembatan di titik rawan serta penerapan pendekatan kolaboratif (pentahelix) dengan melibatkan berbagai pihak dalam mitigasi bencana ke depan.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/04/13/transaksi-spklu-naik-4-kali-lipat-pln-uid-jabar-perkuat-ekosistem-kendaraan-listrik">Baca Juga : Transaksi SPKLU Naik 4 Kali Lipat, PLN UID Jabar Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik</a></b>

Sementara itu, BPBD Kabupaten Bandung mencatat dampak cuaca ekstrem tidak hanya berupa banjir, tetapi juga angin kencang yang merusak sejumlah bangunan.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bandung, Beny Sonjaya, mengungkapkan kerusakan paling banyak terjadi pada bagian atap rumah.

“Sebagian besar kerusakan terjadi pada bagian atap rumah akibat diterjang angin atau tertimpa pohon tumbang,” katanya.

Data BPBD menunjukkan sedikitnya sembilan kecamatan terdampak, antara lain Bojongsoang, Baleendah, Rancaekek, Majalaya, Arjasari, Katapang, Cangkuang, hingga Cimaung.***

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://terasbandung.com/assets/uploads/2023/05/baleendah-8dd9_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Transaksi SPKLU Naik 4 Kali Lipat, PLN UID Jabar Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik</title>
      <link>https://terasbandung.com/2026/04/13/transaksi-spklu-naik-4-kali-lipat-pln-uid-jabar-perkuat-ekosistem-kendaraan-listrik</link>
      <pubDate>Mon, 13 Apr 2026 18:37:42 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Sirojul Mutaqien]]></dc:creator>
      <guid>https://terasbandung.com/2026/04/13/transaksi-spklu-naik-4-kali-lipat-pln-uid-jabar-perkuat-ekosistem-kendaraan-listrik</guid>
      <category>PLN</category>
      <category>kendaraan listrik</category>
      <description>PT PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat mencatat lonjakan signifikan penggunaan kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV).</description>
      <content:encoded><![CDATA[<span style="font-size:17px" ;=""><b>TERASBANDUNG.COM</b> - PT PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat mencatat lonjakan signifikan penggunaan kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV) selama periode siaga Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 2026.</span>

<span style="font-size:17px" ;="">Hal ini tercermin dari peningkatan transaksi di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang meningkat lebih dari empat kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.</span>

<span style="font-size:17px" ;="">Selama periode siaga RAFI 2026 (12 Maret – 31 Maret 2026), jumlah transaksi SPKLU mencapai 74.366 transaksi, meningkat tajam dibandingkan periode RAFI 2025 yang tercatat sebanyak 17.966 transaksi.</span>

<span style="font-size:17px" ;="">Lonjakan ini menunjukkan semakin tingginya kepercayaan dan minat masyarakat terhadap kendaraan listrik sebagai solusi mobilitas yang efisien dan ramah lingkungan.</span>

<span style="font-size:17px" ;="">Dari sisi infrastruktur, PLN UID Jawa Barat terus memperkuat kesiapan layanan dengan menambah jumlah SPKLU dari 617 unit pada Maret 2025 menjadi 825 unit di Maret 2026. Penambahan ini dilakukan untuk memastikan kenyamanan pengguna kendaraan listrik, khususnya selama arus mudik dan balik Lebaran.</span>

<span style="font-size:17px" ;="">Pertumbuhan juga terlihat signifikan pada kendaraan listrik roda dua. Transaksi SPKLU roda dua meningkat drastis dari 519 transaksi pada 2025 menjadi 14.627 transaksi di 2026, seiring dengan penambahan jumlah unit SPKLU R2 dari 40 unit menjadi 121 unit.</span>

<span style="font-size:17px" ;="">General Manager PLN UID Jawa Barat, Sugeng Widodo mengatakan peningkatan ini menjadi indikator kuat ekosistem kendaraan listrik di Jawa Barat semakin berkembang.</span>

<span style="font-size:17px" ;="">“Lonjakan transaksi SPKLU selama masa siaga RAFI 2026 menunjukkan bahwa masyarakat semakin percaya dan nyaman menggunakan kendaraan listrik. PLN terus berkomitmen menghadirkan infrastruktur yang andal, mudah diakses, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” jelas Sugeng.</span>

<span style="font-size:17px" ;="">Menurutnya, kehadiran SPKLU yang semakin luas serta berbagai kemudahan layanan turut mendorong masyarakat beralih ke kendaraan listrik. Selain ramah lingkungan, kendaraan listrik juga memberikan efisiensi biaya dibandingkan kendaraan berbahan bakar minyak.</span>

<span style="font-size:17px" ;="">Untuk semakin meningkatkan kenyamanan pelanggan, PLN menghadirkan berbagai layanan digital melalui aplikasi PLN Mobile. Melalui aplikasi ini, pengguna dapat dengan mudah menemukan lokasi SPKLU, melakukan transaksi, hingga mengajukan pemasangan home charging.</span>

<span style="font-size:17px" ;="">Guna mendorong percepatan adopsi kendaraan listrik, PLN menghadirkan berbagai program insentif, di antaranya Diskon tarif listrik sebesar 30 persen untuk pengisian daya pukul 22.00–05.00 WIB dan diskon 50 persen biaya pemasangan home charging hingga Juni 2026.</span>

<span style="font-size:17px" ;="">Selain itu, PLN UID Jawa Barat juga aktif mendukung konversi motor berbahan bakar minyak menjadi motor listrik melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), salah satunya melalui pengembangan pendidikan konversi di SMKN 8 Bandung.</span>

<span style="font-size:17px" ;="">Program ini memberikan alternatif bagi masyarakat untuk beralih ke kendaraan listrik dengan tetap menggunakan kendaraan yang dimiliki. Proses konversi dilakukan melalui tahapan pendaftaran, pengecekan teknis, hingga sertifikasi dari Kementerian Perhubungan. Di Jawa Barat, bengkel konversi yang bekerja sama dengan PLN antara lain SMKN 8 Bandung, CV Magnet, CV Hidtech, dan SMK Cendekia Batujajar.</span>

<span style="font-size:17px" ;="">Sugeng menambahkan, PLN tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat ekosistem kendaraan listrik secara menyeluruh.</span>

<span style="font-size:17px" ;="">“PLN hadir tidak hanya menyediakan listrik, tetapi juga membangun ekosistem kendaraan listrik yang terintegrasi, mulai dari infrastruktur, layanan digital, hingga pengembangan SDM. Ini adalah bagian dari kontribusi PLN dalam mendukung transisi energi bersih,” tambahnya.</span>

<span style="font-size:17px" ;="">Langkah ini sejalan dengan kebijakan Pemerintah Republik Indonesia dalam mendorong percepatan penggunaan kendaraan listrik sebagai bagian dari upaya menurunkan emisi karbon dan mencapai target transisi energi nasional.</span>

<span style="font-size:17px" ;="">Ke depan, PLN UID Jawa Barat akan terus memperluas jaringan SPKLU, meningkatkan kualitas layanan, serta memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak guna menghadirkan ekosistem kendaraan listrik yang semakin nyaman, terjangkau, dan berkelanjutan bagi masyarakat.</span><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260413_183716_869.sdocx-->

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/04/20260413-183311-0000-ac04_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Serap 8.592 Tenaga Kerja, Program Padat Karya Prioritaskan Warga Miskin</title>
      <link>https://terasbandung.com/2026/04/13/serap-8592-tenaga-kerja-program-padat-karya-prioritaskan-warga-miskin</link>
      <pubDate>Mon, 13 Apr 2026 16:34:05 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Sirojul Mutaqien]]></dc:creator>
      <guid>https://terasbandung.com/2026/04/13/serap-8592-tenaga-kerja-program-padat-karya-prioritaskan-warga-miskin</guid>
      <category>Pemkot Bandung</category>
      <category>bekerja</category>
      <description>Pemerintah Kota Bandung menargetkan penyerapan 8.592 tenaga kerja melalui program padat karya tematik sepanjang tahun 2026.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM -</b> Pemerintah Kota Bandung menargetkan penyerapan 8.592 tenaga kerja melalui program padat karya tematik sepanjang tahun 2026.

Program ini menyasar masyarakat penganggur, khususnya yang masuk kategori rentan secara ekonomi.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Bandung Yayan Ahmad Brilyana menjelaskan, padat karya merupakan program penyediaan pekerjaan sementara untuk menjaga stabilitas sosial ekonomi masyarakat.

“Program ini bertujuan mengurangi tekanan ekonomi pada kelompok rentan sekaligus meningkatkan daya beli masyarakat,” ujarnya saat peluncuran program padat karya tematik dan pelatihan berbasis kompetensi di Taman Saturnus, Senin 13 April 2026.

Dia menyebutkan, target 8.592 tenaga kerja terdiri dari 6.210 orang hasil usulan Musrenbang, 1.950 orang dari hasil reses, dan 432 orang dari program reguler.

Setiap paket padat karya melibatkan 50 peserta dan beberapa pendamping. Pada peluncuran tahap ini, sebanyak 15 paket dilaksanakan dengan total 794 peserta yang tersebar di 15 kelurahan dan 7 kecamatan.

Kegiatan padat karya berlangsung selama 10 hari, mulai 13 hingga 23 April 2026, dengan jam kerja pukul 08.00 hingga 15.00 WIB.

Peserta mendapatkan upah harian sebesar Rp175.061, serta fasilitas makan, perlengkapan kerja, dan perlindungan jaminan sosial melalui BPJS Ketenagakerjaan.

“Seluruh peserta didaftarkan ke BPJS Ketenagakerjaan, sehingga terlindungi jika terjadi risiko kerja,” jelasnya.

Sebelumnya, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menyatakan, peserta program diprioritaskan dari kelompok desil 1 hingga 5 atau masyarakat berpenghasilan rendah.

Selain itu, peserta harus berusia maksimal 65 tahun dan mendaftar melalui kelurahan masing-masing.

“Program ini kita fokuskan untuk warga yang benar-benar membutuhkan dan belum memiliki pekerjaan,” kata Farhan.

Dia berharap program ini mampu memberikan dampak langsung terhadap pengurangan pengangguran sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/04/whatsapp-image-2026-04-13-at-132251-1dea_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Banjir Rendam Bandung Selatan, Ribuan Warga Terdampak dan Akses Jalan Lumpuh</title>
      <link>https://terasbandung.com/2026/04/13/banjir-rendam-bandung-selatan-ribuan-warga-terdampak-dan-akses-jalan-lumpuh</link>
      <pubDate>Mon, 13 Apr 2026 14:55:32 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://terasbandung.com/2026/04/13/banjir-rendam-bandung-selatan-ribuan-warga-terdampak-dan-akses-jalan-lumpuh</guid>
      <category>banjir Bandung Selatan</category>
      <category>banjir Dayeuhkolot hari ini</category>
      <category>banjir Baleendah Bojongsoang</category>
      <description>Banjir melanda Bandung Selatan, rendam ratusan rumah dan lumpuhkan jalan. Sebanyak 34 ribu warga terdampak di tujuh kecamatan.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b style="font-size: 15px;">TERASBANDUNG.COM - </b><span style="font-size: 15px;">Banjir kembali melanda kawasan Bandung Selatan setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut selama beberapa hari terakhir. Dampaknya, ratusan rumah terendam dan sejumlah jalur utama tidak dapat dilalui kendaraan.

Wilayah yang paling terdampak berada di tiga kecamatan di Kabupaten Bandung, yakni Dayeuhkolot, Baleendah, dan Bojongsoang.

Di Dayeuhkolot, ketinggian air dilaporkan mencapai 30 hingga 50 sentimeter. Kondisi ini memaksa sebagian warga meninggalkan rumah dan mencari tempat yang lebih aman.

"Kami tidak bisa berbuat banyak selain mengatur lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan," ujar salah seorang petugas Polsek Dayeuhkolot, Bripda Zaini, Senin (13/4/2026).

</span><b style="font-size: 15px;">Kemacetan Tak Terhindarkan</b><span style="font-size: 15px;">

Genangan air juga menutup akses di Jalan Raya Dayeuhkolot dengan ketinggian sekitar 40 sentimeter. Akibatnya, kendaraan tidak dapat melintas dan arus lalu lintas mengalami kemacetan panjang.

Pengendara akhirnya dialihkan ke jalur alternatif melalui Bojongsoang. Namun, kondisi di wilayah tersebut juga tidak sepenuhnya bebas dari genangan, terutama di kawasan Cikarees yang menghubungkan Kabupaten Bandung dengan Kota Bandung.

Meski masih bisa dilalui, pengendara tetap harus berhati-hati karena air masih menggenang di beberapa titik.

</span><b style="font-size: 15px;">Ratusan Warga Mengungsi</b><span style="font-size: 15px;">

Banjir ini diketahui mulai terjadi sejak Jumat lalu setelah hujan deras turun selama tiga hari berturut-turut. Hingga kini, penanganan terus dilakukan oleh BPBD Jawa Barat bersama BPBD Kabupaten Bandung.

Camat Dayeuhkolot, Asep Suryadi, menyebutkan ratusan warga telah mengungsi ke lokasi yang lebih aman.

"Kami siaga dan terus berkoordinasi, terutama untuk menangani pengungsi," ujarnya.

Sementara itu, berdasarkan data yang dihimpun BPBD Kabupaten Bandung, bencana ini tidak hanya berdampak di tiga kecamatan. Total ada tujuh kecamatan yang terdampak, termasuk Arjasari, Cangkuang, Banjaran, Pameungpeuk, dan Pacet.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bandung, Wahyudin, mengungkapkan jumlah pengungsi masih terus berubah.

"Jumlah pengungsi bersifat fluktuatif, namun mencapai ratusan jiwa dari tujuh kecamatan tersebut. Sebagian besar mengungsi di GOR desa atau kecamatan terdekat," jelas Wahyudin.

Ia menambahkan, khusus di tiga wilayah terdampak terparah yakni Dayeuhkolot, Bojongsoang, dan Baleendah, total warga terdampak mencapai 34.497 jiwa.***</span>

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/04/banji-kabupaten-bandung-038e_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Farhan Geram, Parkir Liar Menjamur di Kota Bandung</title>
      <link>https://terasbandung.com/2026/04/13/farhan-geram-parkir-liar-menjamur-di-kota-bandung</link>
      <pubDate>Mon, 13 Apr 2026 14:17:31 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://terasbandung.com/2026/04/13/farhan-geram-parkir-liar-menjamur-di-kota-bandung</guid>
      <category> Wali Kota Bandung Muhammad Farhan</category>
      <category>parkir liar</category>
      <description>Wali Kota Bandung Muhammad Farhan soroti maraknya parkir liar dan perintahkan Satpol PP serta Dishub lakukan penertiban tegas tanpa kompromi.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Masalah parkir liar kembali menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Kota Bandung. 

Wali Kota Muhammad Farhan menilai kondisi kedisiplinan di ruang publik mengalami penurunan, terutama akibat maraknya kendaraan yang parkir sembarangan.

Sorotan tersebut disampaikan Farhan saat memimpin apel pagi di lingkungan Balai Kota Bandung pada Senin, 13 April 2026.

Dalam keterangannya, Farhan mengungkapkan bahwa dirinya telah melakukan pemantauan langsung ke sejumlah titik selama akhir pekan. Dari hasil peninjauan itu, ia menemukan banyak pelanggaran yang tidak ditindak secara tegas.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/04/12/pln-sambungkan-daya-250-mva-untuk-pt-ikpp-karawang-terbesar-di-jawa-barat">Baca Juga : PLN Sambungkan Daya 250 MVA untuk PT IKPP Karawang, Terbesar di Jawa Barat</a></b>

“Kedisiplinan di Kota Bandung seperti tidak terjaga. Saya berkeliling selama akhir pekan, parkir liar ada di mana-mana,” kata Farhan.

<b>Penegakan Hukum Dinilai Lemah</b>

Menurut Farhan, kondisi tersebut terjadi karena lemahnya pengawasan serta penegakan aturan di lapangan. Ia menilai, pembiaran terhadap pelanggaran justru membuat masyarakat menganggap hal tersebut sebagai sesuatu yang wajar.

“Orang berbuat sesuatu yang buruk di ruang publik dibiarkan tanpa ada tindakan hukum. Ini tidak bisa terus terjadi,” tegasnya.

Sebagai respons, Farhan langsung menginstruksikan jajaran terkait untuk bertindak cepat. Ia meminta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Dinas Perhubungan Kota Bandung mengambil langkah konkret dalam menertibkan parkir liar di berbagai titik.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/04/13/banjir-rendam-bandung-selatan-ribuan-warga-terdampak-dan-akses-jalan-lumpuh">Baca Juga : Banjir Rendam Bandung Selatan, Ribuan Warga Terdampak dan Akses Jalan Lumpuh</a></b>

“Saya minta Satpol PP dan Dishub untuk segera mengambil langkah konkret dan pastikan langkah penertiban dilakukan tanpa kompromi,” tuturnya.

Langkah ini diharapkan mampu mengembalikan ketertiban ruang publik serta meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan yang berlaku.***

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://terasbandung.com/assets/uploads/2023/01/parkir-motor1-296b_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
  </channel>
</rss>
