Tangkapan Layar Media Sosial
Kecelakaan beruntun yang melibatkan sejumlah kendaraan roda empat dan roda dua terjadi di Jalan Soekarno-Hatta, tepatnya di depan Terminal Leuwipanjang, Kota Bandung, pada Rabu (29/7/2026) siang. Insiden tersebut mengakibatkan kerusakan parah pada sejumlah kendaraan dan sempat mengganggu arus lalu lintas di kawasan tersebut.
Peristiwa itu terekam dalam video amatir yang beredar di media sosial dan memperlihatkan kondisi di lokasi sesaat setelah tabrakan terjadi. Rekaman tersebut menunjukkan sebuah mobil minibus mengalami kerusakan berat pada bagian depan dan belakang akibat benturan keras.
Tak hanya kendaraan, sebuah gerobak milik pedagang di sekitar lokasi juga tampak hancur akibat terdampak kecelakaan. Sementara itu, sebuah truk berwarna merah dan beberapa kendaraan lainnya terlihat berhenti di lokasi dengan kondisi penyok dan rusak di beberapa bagian.
Puing-puing kendaraan serta barang dagangan berserakan di badan jalan. Bahkan, sebuah pelat nomor kendaraan dengan nomor polisi D 6719 UCO terlihat terlepas dan berada di tengah jalan, menggambarkan kerasnya benturan yang terjadi.
Berdasarkan informasi sementara yang dihimpun di lokasi, kecelakaan tersebut mengakibatkan korban jiwa serta sejumlah korban luka. Namun, hingga saat ini pihak berwenang masih melakukan pendataan sehingga jumlah pasti korban belum diumumkan secara resmi.
Petugas kepolisian bersama tim terkait langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengaturan arus lalu lintas, mengevakuasi kendaraan yang terlibat, serta mengamankan area kejadian agar tidak mengganggu pengguna jalan lainnya.
Hingga berita ini diterbitkan, penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan. Polisi masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan dari para saksi guna memastikan kronologi lengkap insiden tersebut.
Masyarakat diimbau untuk tidak berspekulasi mengenai penyebab kecelakaan dan menunggu informasi resmi dari kepolisian. Pengendara yang melintas di kawasan Jalan Soekarno-Hatta juga diminta berhati-hati serta mengikuti arahan petugas di lapangan.
Penulis: Ginevara | Editor: Ginevara