Cari Kerja di Bandung, Pemuda Tasikmalaya Malah Jadi Korban Kejahatan, Motor Sempat Dibawa Kabur

Cari Kerja di Bandung, Pemuda Tasikmalaya Malah Jadi Korban Kejahatan, Motor Sempat Dibawa Kabur

TERASBANDUNG.COM - Niat seorang pemuda asal Tasikmalaya, Muhamad Syafiq (18), mencari pekerjaan di Kota Bandung justru berujung menjadi korban kejahatan jalanan.

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Babakan Priangan, Kelurahan Ciseureuh, Kecamatan Regol, Kota Bandung, pada Selasa (1/9/2026) sekitar pukul 08.20 WIB.

Saat itu, Syafiq tengah mencari alamat tempat yang hendak dituju untuk melamar pekerjaan. Karena belum mengetahui lokasi secara pasti, ia kemudian bertemu dengan dua pria yang menawarkan bantuan untuk mengantarkannya.

Namun, bantuan tersebut diduga hanya menjadi modus untuk mengelabui korban. Polisi menyebut kedua pria itu kemudian membawa kabur sepeda motor dan handphone milik Syafiq.

Ditawari Antar Cari Alamat, Berujung Motor Dibawa Kabur

Kronologi bermula ketika Syafiq berada di kawasan Babakan Priangan untuk mencari alamat tempat kerja.

Dalam kondisi tidak mengetahui lokasi secara pasti, korban bertemu dengan dua pria. Keduanya kemudian menawarkan diri untuk mengantar Syafiq menuju tempat yang sedang dicari.

Korban pun mengikuti tawaran tersebut.

Namun, ketika sampai di Jalan Babakan Priangan, korban justru diminta turun dengan alasan mengambil laundry.

“Namun setelah di Jl. Babakan Priangan korban disuruh oleh pelaku untuk mengambil laundry setelah korban turun,” kata Kanit Reskrim Polsek Regol, Iptu Budi, saat dikonfirmasi pada Jumat (4/9/2026).

Saat korban turun dari kendaraan, salah satu pelaku kemudian membawa sepeda motor miliknya.

Korban Berteriak, Pelaku Sempat Terjatuh

Syafiq yang menyadari sepeda motornya dibawa kabur langsung berteriak meminta pertolongan warga sekitar.

Situasi tersebut membuat pelaku panik. Dalam upaya melarikan diri, pelaku disebut sempat terjatuh dan akhirnya meninggalkan sepeda motor milik korban.

Warga yang mendengar teriakan korban kemudian bergerak dan berhasil mengamankan salah satu dari dua pria tersebut.

Sepeda motor Syafiq pun berhasil diselamatkan.

Satu Pelaku Diamankan, Satu Lagi Diburu

Dari pemeriksaan sementara, polisi mengidentifikasi salah satu pria yang diamankan dengan inisial CD.

Sementara itu, satu pelaku lainnya berhasil melarikan diri dan hingga kini masih dalam pengejaran polisi.

“Motor berhasil diamankan. Kalau HP masih dalam pencarian karena dibawa pelaku yang kabur,” ujar Iptu Budi.

Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap seluruh rangkaian kejadian serta mencari keberadaan pelaku yang melarikan diri.

Handphone Korban Masih Dicari

Berbeda dengan sepeda motor yang berhasil diamankan, handphone milik Syafiq hingga kini masih dalam pencarian.

Polisi menduga handphone tersebut dibawa oleh pelaku yang berhasil kabur dari lokasi.

Penyelidikan masih dilakukan untuk memastikan keberadaan barang milik korban sekaligus mengembangkan kasus terhadap pelaku yang telah diamankan.

Modus Berawal dari Tawaran Bantuan

Kasus yang menimpa Syafiq menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati ketika meminta atau menerima bantuan dari orang yang baru dikenal, khususnya ketika berada di lokasi yang belum familiar.

Dalam kasus ini, korban sedang berada dalam situasi mencari alamat tempat kerja dan tidak mengetahui lokasi secara pasti. Kondisi tersebut kemudian dimanfaatkan oleh dua pria yang menawarkan bantuan mengantar.

Meski demikian, detail mengenai motif dan peran masing-masing pelaku masih menjadi bagian dari penyelidikan polisi.

Polisi Masih Dalami Kasus

Pihak kepolisian masih mendalami kasus dugaan pencurian tersebut. Satu orang telah diamankan untuk menjalani proses pemeriksaan, sedangkan seorang lainnya masih dalam pengejaran.

Polisi juga masih mencari handphone milik korban yang belum ditemukan.

Kasus ini menjadi perhatian karena korban datang ke Bandung dengan tujuan mencari pekerjaan, tetapi justru menghadapi tindak kejahatan di tengah perjalanan.

Masyarakat yang memiliki informasi terkait keberadaan pelaku maupun barang milik korban diharapkan dapat membantu proses penyelidikan dengan menyampaikannya kepada pihak kepolisian.

Penulis: Ginevara | Editor: Ginevara

Berita Terkini