TERASBANDUNG.COM - Program Bandung Caang Baranang alias terang benderang terus digeber Pemkot Bandung.

Program Bandung Caang Baranang diharapkan bisa membuat warga Bandung aman dan nyaman beraktivitas saat malam hari.

Kepala Bidang Kabid Sarana dan prasarana Dinas Perhubungan Kota Bandung, Panji Krismandi mengatakan, untuk mewujudkan Bandung Caang Baranang, pihaknya telah menambah anggaran untuk Penerangan Jalan Umum (PJU) menjadi Rp55 miliar, naik dari tahun 2021 yang mencapai Rp30 miliar.

"Dengan Bandung Caang masyarakat akan lebih aman dan nyaman dalam melakukan aktivitas nya baik itu ekonomi. Kita anggaran di tahun 2022 ini untuk PJU mencapai Rp55 miliar, jauh lebih tinggi dari tahun sebelumnya," kata Panji Krismandi dilansir dari laman resmi Pemkot Bandung.

Baca Juga: PJU di Kota Bandung Belum Ideal, Kurang 19 Ribu, 2.900 Tidak Menyala, Alasannya Karena Banyak Dicuri

https://terasbandung.com/2022/09/07/pju-di-kota-bandung-belum-ideal-kurang-19-ribu-2900-tidak-menyala-alasannya-karena-banyak-dicuri

Saat ini, kata Panji di Kota Bandung terdapat 46.000 PJU. Dari jumlah itu, ada sekitar 2.000 PJU yang dalam kondisi tidak menyala.

Saat ini kendala yang dialami katanya, adalah banyaknya PJU yang terhalang pohon, maka pihaknya telah berkoordinasi dengan DPKP untuk memangkas ranting dan dahan pohon yang menghalangi jangkauan cahaya PJU

Ia mengatakan, melalui program Bandung Caang Baranang ini ditargetkan seluruh PJU dapat menyala secara maksimal.

"Kita banyak membangun tiang baru untuk mewujudkan Bandung caang. Saat ini kita masih kekurangan 19.000 titik baru. Kita maksimalkan lampu yang ada untuk menyala semua," ujarnya.

Baca Juga: BLT BBM Rp600 Ribu Segera Cair, Cek di DTKS, Pemkot Bandung Kerahkan Tim Pengawas

Selain itu, ia mengatakan, akan secara bertahap mengganti PJU dengan lampu LED yang hemat energi.

"Nantinya bertahap ganti dengan LED secara energi lebih rendah, efeknya lebih rendah. Program kompensasi nasional dengan mendukung program hemat energi nasional," kata dia.

Dalam melaksanakan program tersebut, Dishub Kota Bandung pun dibantu pihak kewilayahan. Ia pun mengaku telah membentuk tim yang akan diturunkan sebagai koordinator.

"Dishub tidak bisa bekerja sendiri. Kita sudah silaturahmi dengan seluruh camat tentang Bandung Caang Baranang. Kita punya 8 regu, semua sudah disebar ke wilayah. Apabila ada kendala bisa menghubungi mereka," ujarnya.

Ia berharap ada kolaborasi seluruh stakeholder dan elemen masyarakat untuk menyukseskan program tersebut.

"Perlu adanya partisipasi dan kolaborasi masyarakat yang menginisiasi untuk swadaya pemasangan PJU, kami siapkan lampunya," katanya.

Untuk diketahui, di Kota Bandung terdapat 17 ruas jalan nasional, 48 ruas jalan provinsi dan 3185 ruas jalan Kota. Status itu juga berkaitan dengan kewenangan pengelolaan jalan.**