TERASBANDUNG.COM - Meski belum kembali beroperasi penuh, kawasan Bandung Zoo tetap dipadati masyarakat selama libur Tahun Baru dan libur sekolah.

Sejak Jumat pagi, 2 Januari 2026, arus pengunjung terus berdatangan ke kebun binatang yang berlokasi di Jalan Tamansari, Kota Bandung.

Secara administratif, Bandung Zoo masih berstatus tutup untuk kunjungan umum sejak Agustus 2025.

Penutupan ini dilakukan Pemerintah Kota Bandung sembari menunggu kejelasan pengelolaan akibat persoalan internal manajemen, sekaligus untuk memastikan kesejahteraan satwa tetap terjaga.

Baca Juga : Di Balik Meriahnya Tahun Baru, Ratusan Petugas Bersihkan Bandung

Namun, informasi yang berkembang di masyarakat mengenai pemanfaatan area kebun binatang sebagai ruang terbuka hijau membuat antusiasme warga tetap tinggi.

Wisata Gratis dengan Donasi Pakan

Pantauan di lapangan menunjukkan pintu utama Bandung Zoo masih tertutup. Meski demikian, pengunjung diperbolehkan masuk melalui jalur pintu keluar yang biasanya digunakan saat operasional normal. Kondisi ini membuat antrean tampak mengular sejak pagi hari.

Petugas Bandung Zoo terlihat aktif mengatur lalu lintas pengunjung serta memberikan imbauan agar tetap tertib, mengingat jalur tersebut digunakan secara bersamaan untuk keluar dan masuk.

Untuk membantu pengamanan, personel dari Polrestabes Bandung turut diterjunkan dan secara berkala mengingatkan pengunjung melalui pengeras suara.

Pada masa libur sekolah kali ini, pengelola Bandung Zoo bersama Pemerintah Kota Bandung menerapkan kebijakan tiket masuk gratis.

Baca Juga : Wali Kota Bandung Pastikan Perayaan Tahun Baru 2026 Aman dan Kondusif

Sebagai gantinya, pengunjung diajak berpartisipasi melalui donasi sukarela berupa sayuran yang akan dimanfaatkan sebagai pakan satwa.

Kebijakan tersebut mendapat respons positif dari masyarakat, terutama keluarga dengan anak-anak.

“Senang banget. Anak-anak bisa lihat langsung hewan-hewan yang biasanya cuma mereka lihat di buku atau video,” ujar Nida, salah seorang pengunjung yang datang bersama keluarganya.

Menurutnya, kebijakan bebas tiket membuat wisata edukatif menjadi lebih terjangkau.

Pandangan serupa disampaikan Rini, pengunjung lainnya yang memanfaatkan momen libur sekolah untuk berkumpul bersama keluarga.

“Daripada bayar tiket mahal, mending bawa sayur buat hewan. Anak-anak juga jadi belajar soal berbagi dan peduli sama satwa,” katanya.

Satwa Favorit Ramai, Jam Kunjung Dibatasi

Di dalam area kebun binatang, sejumlah kandang menjadi pusat perhatian pengunjung. Harimau, jerapah, gajah, hingga orang utan tampak paling ramai didatangi, terutama oleh anak-anak yang ingin melihat langsung satwa favorit mereka.

Baca Juga : Tanpa Kembang Api, Perayaan Malam Tahun Baru di Kota Bandung Tetap Meriah dan Tertib

Meski dibuka secara terbatas dan tanpa tiket, pengelola tetap menerapkan pembatasan operasional. Jam kunjungan dibatasi hingga pukul 13.00 WIB guna mengantisipasi lonjakan jumlah pengunjung dan menjaga kenyamanan bersama.

Pengelola mencatat, kebijakan tiket gratis dengan sistem donasi pakan satwa ini direncanakan berlaku hingga 4 Januari 2026.

Masyarakat diimbau untuk tetap menjaga ketertiban, kebersihan, serta mematuhi seluruh aturan selama berada di kawasan Bandung Zoo.

Di tengah keterbatasan ekonomi dan mahalnya biaya wisata, Bandung Zoo menjadi ruang alternatif bagi keluarga—tempat anak-anak belajar mengenal satwa secara langsung dan orang tua menikmati kebahagiaan sederhana tanpa beban biaya besar.