TERASBANDUNG.COM - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mengajak para ayah untuk memperkuat keterlibatan dalam pengasuhan dan pendidikan anak.

Salah satu upayanya melalui kampanye Hari Ayah bertajuk Riding With Dad Vol. 19 Spesial Hari Ayah 2026.

Kegiatan ini menjadi momentum mempererat hubungan emosional antara ayah dan anak sekaligus membangun keluarga yang harmonis.

Sekretaris Daerah Kota Bandung, Iskandar Zulkarnain, yang mewakili Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyampaikan, peran ayah tidak hanya sebatas memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga, tetapi juga hadir secara emosional dalam kehidupan anak.

“Ayah adalah sosok yang turut membentuk karakter anak, memberikan rasa aman, menanamkan nilai kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab serta menjadi tempat anak belajar tentang kehidupan. Kehadiran ayah tidak cukup hanya secara fisik, tetapi juga harus hadir secara emosional,” ujar Iskandar di Pendopo Kota Bandung, Minggu, 8 November 2026.

Menurutnya, perhatian sederhana seperti mendengarkan cerita anak, menemani bermain, mengantarkan sekolah, hingga menanyakan aktivitas sehari-hari merupakan bentuk keterlibatan yang sangat berarti bagi perkembangan anak.

Ia menilai, kampanye Hari Ayah melalui Riding With Dad membawa pesan positif tentang pentingnya pengasuhan bersama antara ayah dan ibu.

Keterlibatan kedua orang tua menjadi bagian penting dalam menciptakan keluarga harmonis, lingkungan ramah anak, serta generasi yang sehat secara fisik dan mental.

Iskandar juga mengapresiasi kolaborasi Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Bandung bersama komunitas Riding With Dad dalam menyelenggarakan kegiatan tersebut.

Ia berharap komunitas dapat terus berkembang menjadi ruang positif bagi masyarakat, tidak hanya sebagai tempat berkumpul dan menyalurkan hobi berkendara, tetapi juga menyebarkan nilai-nilai keluarga, kepedulian, keselamatan, dan keteladanan.

Sementara itu, Kepala DP3A Kota Bandung, Uum Sumiati menyampaikan, Indeks Kualitas Keluarga Kota Bandung pada 2026 mengalami peningkatan sebesar 1,91 poin menjadi 79,11.

Meski demikian, masih terdapat sejumlah indikator yang perlu diperkuat, khususnya terkait waktu kebersamaan orang tua dengan anak serta pendampingan penggunaan media sosial.

Berdasarkan kajian yang disampaikan DP3A, sebanyak 37,7 persen rumah tangga belum memberikan pendampingan terhadap anak dalam penggunaan teknologi digital. Kondisi tersebut menjadi salah satu perhatian dalam upaya meningkatkan kualitas pengasuhan keluarga.

Uum menambahkan, kegiatan Riding With Dad merupakan salah satu upaya mendekatkan ayah dengan anak melalui pengalaman bersama, berbagi cerita, dan menciptakan kenangan berharga.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya menekan isu fatherless atau minimnya keterlibatan ayah dalam kehidupan anak.

Kegiatan yang diikuti sekitar 750 peserta dari berbagai keluarga tersebut diawali dengan sosialisasi keselamatan berkendara oleh Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Barat.

Peserta kemudian melakukan perjalanan dari SPBU Dago menuju Pendopo Kota Bandung, dilanjutkan dengan edukasi parenting, aktivitas anak, dongeng, serta berbagai kegiatan interaktif.

Sedangkan Inisiator Riding With Dad, Billy Sandi mengatakan, komunitas tersebut lahir dari Kota Bandung dengan visi membangun koneksi yang lebih kuat antara ayah dan anak.

Menurutnya, kehadiran ayah dalam kehidupan anak memiliki pengaruh besar terhadap pembentukan karakter dan perkembangan sosial.