Pemkot Bandung Bantu Evakuasi dan Dapur Umum di Bandung Barat. (Bandung.go.id)
TERASBANDUNG.COM - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menunjukkan kehadirannya dalam penanganan bencana yang melanda Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Dukungan yang diberikan difokuskan pada dua aspek krusial, yakni membantu proses evakuasi korban serta memastikan operasional dapur umum bagi warga terdampak tetap berjalan.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menegaskan bahwa bantuan yang disalurkan bersifat tanggap darurat dan dilakukan melalui koordinasi lintas wilayah.
Langkah tersebut diambil agar penanganan bencana dapat berjalan cepat dan tepat sasaran.
Baca Juga : Ancaman dari Bandung Utara, Pemkot Siapkan Strategi Cegah Bencana
“Bantuan ke Bandung Barat itu sifatnya tanggap bencana. Fokusnya pada pengerahan personel dan bantuan yang memang sudah tersedia,” ujar Farhan dilansir dari siaran pers Humas Kota Bandung..
Sebagai bagian dari respons cepat, Pemkot Bandung langsung mengerahkan personel Dinas Kebakaran dan Penyelamatan ke lokasi terdampak bencana.
Evakuasi Lumpur hingga Dapur Umum Warga Terdampak
Hingga saat ini, dua satuan pemadam kebakaran masih disiagakan di wilayah terdampak untuk membantu proses evakuasi, terutama di area yang berlumpur dan sulit dijangkau alat berat.
Menurut Farhan, kondisi medan di lapangan membuat penggunaan alat berat tidak selalu memungkinkan.
“Kami mengerahkan dua satuan pemadam kebakaran, terutama untuk menyemprotkan air di lumpur karena pengangkatan korban tidak bisa menggunakan beko,” jelasnya.
Baca Juga : Wings Air Buka Penerbangan Bandung - Yogyakarta, Buka Akses ke Lebih Dari 10 Kota
Selain fokus pada evakuasi, Pemkot Bandung juga turut mendukung penyelenggaraan dapur umum bagi warga terdampak.
Dukungan tersebut dilakukan melalui kerja sama lintas instansi, dengan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat sebagai koordinator utama.
“Untuk dapur umum, kita bekerja sama dengan banyak pihak. Koordinatornya tetap Kabupaten Bandung Barat, kami mendukung bersama kepolisian dan TNI,” kata Farhan.
Dari sisi anggaran, nilai bantuan yang digelontorkan Pemkot Bandung diperkirakan mencapai sekitar Rp3 miliar.
Dana tersebut digunakan untuk mendukung pengerahan personel, operasional lapangan, serta distribusi logistik yang telah tersedia di gudang pemerintah.
Baca Juga : Bandung Waspada Cuaca Ekstrem, Ini Penegasan Wali Kota Farhan
Farhan menegaskan bahwa bantuan untuk Kabupaten Bandung Barat merupakan wujud komitmen Pemkot Bandung dalam memperkuat kolaborasi regional, khususnya dalam penanganan bencana.
“Penanganan bencana tidak bisa dilakukan sendiri. Harus ada kerja sama dan saling mendukung antarwilayah,” ujarnya.
Ke depan, Pemkot Bandung berkomitmen terus meningkatkan koordinasi dengan pemerintah daerah sekitar, tidak hanya pada tahap tanggap darurat, tetapi juga dalam upaya mitigasi jangka panjang guna meminimalkan risiko dan dampak bencana bagi masyarakat.***
Penulis: Ely Kurniawati | Editor: Dadi Mulyanto