TERASBANDUNG.COM – PT Pertamina Regional Jawa Bagian Barat (JBB) memastikan kesiapan pasokan energi pada momen Ramadan dan lebaran 2026 ini.
Pertamina JBB menyiagakan berbagai infrastruktur energi untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) dan LPG seiring meningkatnya mobilitas masyarakat saat mudik dan balik Lebaran selama periode Satgas Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 2026.
Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (RJBB) Susanto August Satria adalah menjelaskan ribuan titik layanan energi disagakan agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi selama Ramadan hingga arus balik Lebaran.
“Seluruh infrastruktur telah kami siagakan untuk memastikan distribusi energi kepada masyarakat tetap aman selama Ramadan dan Idulfitri,” kata Satria, Selasa 10 Maret 2026.
Dia menjelaskan, sejumlah kesiapan yang dilakukan Pertamina RJBB selama periode RAFI 2026, adalah menyiapkan 1.620 SPBU untuk melayani kebutuhan BBM masyarakat selama Ramadan hingga Lebaran 2026. Selain itu, terdapat 439 Pertashop yang juga membantu distribusi BBM di berbagai wilayah.
"Untuk kebutuhan LPG, Pertamina juga menyiapkan 2.331 agen LPG serta 206 Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) yang akan memastikan pasokan gas bagi masyarakat tetap tersedia," ujarnya.
Satria menambahkan, Pertamina juga menyiapkan 427 SPBU siaga 24 jam dan 2.180 agen LPG siaga yang akan beroperasi selama periode mudik dan arus balik Lebaran.
Dia mengemukakan, selama Ramadan dan Idulfitri, Pertamina memperkirakan terjadi perubahan pola konsumsi energi di masyarakat.
Menurutnya, permintaan BBM jenis gasoline diproyeksikan meningkat sekitar 9,6 persen dibandingkan kondisi normal. Selain itu, konsumsi BBM industri diprediksi naik sekitar 7,9 persen.
Konsumsi LPG diperkirakan meningkat sekitar 2,86 persen seiring meningkatnya aktivitas rumah tangga selama Ramadan. Di sisi lain, konsumsi gasoil diprediksi turun sekitar 27,3 persen karena aktivitas logistik dan industri biasanya berkurang selama masa libur Lebaran.
Untuk memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik, Satria mengatakan Pertamina juga menyiapkan berbagai layanan tambahan.
Salah satunya adalah 12 unit Serambi MyPertamina yang tersedia di sejumlah rest area tol dan kawasan wisata. Fasilitas ini menyediakan tempat istirahat bagi pemudik, layanan kesehatan, area bermain anak, hingga fasilitas potong rambut.
Selain itu, Pertamina juga menyiapkan motoris BBM di 52 titik, 62 mobil tangki siaga, serta layanan service car dan towing car untuk membantu kendaraan yang mengalami kendala selama perjalanan.
Pertamina juga memprediksi puncak arus mudik Lebaran 2026 akan terjadi pada 14–15 Maret dan 18–20 Maret, sementara puncak arus balik diperkirakan berlangsung pada 24–25 Maret serta 28–29 Maret 2026.
Dengan berbagai kesiapan tersebut, Pertamina berharap distribusi energi selama Ramadan dan Idulfitri 2026 dapat berjalan lancar meski terjadi lonjakan mobilitas masyarakat.
Penulis: Sirojul Mutaqien | Editor: Sirojul Mutaqien