TERASBANDUNG.COM - Direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB) Teddy Tjahjono menjelaskan, pihak kepolisian hanya memberikan izin kapasitas penonton laga Persib vs Persija sebanyak 75 peren dari total kapasitas stadion GBLA.

Itu artinya, hanya kurang lebih 28.000 orang yang bisa menyaksikan langsung pertandingan sarat gengsi yang digelar di Stadion GBLA, Minggu 2 Oktober nanti.

"Izinnya sesuai dengan PPKM level 1 yaitu 75 persen dari kapasitas stadion, sekitar 28.000 yang diizinkan," kata Teddy Tjahjonoseperti telah diberitakan REPUBLIKBOBOTOH.COM, Rabu 21 September lalu.

Terkait sarat bagi bobotoh yang ingin menyaksikan laga Persib, kata Teddy, harus sudah menerima vaksin dosis tiga atau booster.

Baca Juga : Pemain Persib Bandingkan Situasi Tim Saat Dilatih Robert Alberts dan Luis Milla, Febri, Robi Hingga Igbonefo Bilang Begini

Manajemen Persib juga memastikan, lebih memprioritaskan bobotoh yang sebelumnya pernah membeli tiket pertandingan kandang Maung Bandung dalam penjualan tiket laga besar Persib vs Persija.

Teddy Tjahjono pun mengonfirmasi, pihaknya sudah meracik strategi agar tiket Persib versus Persija terjual secara tepat sasaran.

Langkah itu, disebut Teddy Tjahjono, untuk mengantisipasi kehadiran orang 'asing' yang datang ke laga tersebut.

Dalam pembelian tiket Persib versus Persija, Teddy menjelaskan Persib memprioritaskan bobotoh yang sudah membeli tiket di laga kandang sebelumnya.

Baca Juga : Siap-Siap Bakal Ada Kejutan dari Persib Saat Jumpa Persija, Luis Milla Akan Terapkan Konsep Permainan Baru

Dengan demikian Persib dapat menyaring para bobotoh yang hadir di laga sarat gengsi tersebut.

"Ya, itu kan untuk alasan keamanan. Kita melakukan filterisasi dengan cara itu. Takutnya ada penonton penonton baru yang entah datangnya dari mana yah. Jadi kita prioritaskan untuk teman-teman yang sudah menonton. Itu juga pertanyaan dari daerah juga banyak kok pembeli-pembeli dari daerah, seperti Bogor, Sukabumi, semua bisa kok," ujarnya.

Teddy juga menjawab informasi menyesatkan mengenai penjualan tiket yang tak memerlukan penerimaan vaksin booster dan pembelian bisa dikolektifkan.

"Itu kita pastikan yang menyatakan bisa kolektif dan tak perlu booster itu tidak benar," tegasnya.

Berkaitan dengan itu, Teddy juga memastikan, komunitas bobotoh tidak lagi melakukan pengambilan tiket secara kolektif dan harus dilakukan perorangan sesuai dengan hasil rapat koordinasi yang digelar Persib dan pihak keamanan.

Sementara untuk pengambilan tiket, Persib akan memilih lokasi-lokasi berbasis militer. Hal ini merupakan rekomendasi dari aparat kepolisian.

Baca Juga : Jakmania Diundang Hadir di GBLA, Polisi Tak Beri Izin dan Tegaskan KTP Jakarta Tak Bisa Beli Tiket Persib vs Persija

Kemungkinannya, jumlah lokasi penukaran tiket Persib vs Persija akan bertambah dari jumlah terakhir sebanyak tiga lokasi.

"Untuk tempat penukaran gelang, kemungkinan akan ada penambahan, disesuaikan dengan jumlah tiket yang terjual,"

"Tempat penukaran sama seperti kemarin di kompleks militer dan harus ditegaskan lagi bahwa penukaran harus di kompleks militer karena belajar dari pengalaman kemarin di Progresif, jadi dari pihak kepolisian menyarankan harus di tempat militer," tuntas Teddy.***