TERASBANDUNG.COM - Menjelang datangnya Ramadan 2026, perhatian orang tua dan peserta didik kembali tertuju pada satu hal penting: apakah anak sekolah akan libur di awal puasa.

Informasi ini dinilai krusial karena berkaitan langsung dengan perencanaan aktivitas keluarga, ibadah Ramadan, hingga agenda perjalanan.

Sayangnya, hingga kini belum ada keputusan resmi pemerintah mengenai libur sekolah di awal Ramadan 1447 Hijriah.

Baca Juga : 711 Satwa Dilindungi, Pemerintah Bergerak Selamatkan Bandung Zoo

Kepastian tersebut masih bergantung pada penetapan tanggal 1 Ramadan yang akan diputuskan melalui Sidang Isbat Kementerian Agama RI.

Kebijakan Nasional Belum Ditetapkan

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyampaikan bahwa belum diterbitkan kebijakan nasional terkait libur sekolah awal puasa 2026. Informasi ini sebagaimana dilansir dari kompas.tv.

Penentuan libur sekolah biasanya dilakukan setelah pemerintah memastikan awal Ramadan. Alasannya, kalender pendidikan nasional harus menyesuaikan hasil Sidang Isbat agar selaras dengan kebijakan keagamaan dan administrasi pendidikan.

Baca Juga : Pemkot Bandung Siapkan Anggaran Rp348 Miliar untuk Pengelolaan Sampah Tahun 2026

Karena itu, masyarakat diminta untuk menunggu pengumuman resmi, baik dari pemerintah pusat maupun dari dinas pendidikan di masing-masing daerah.

Awal Ramadan Masih Menunggu Kepastian

Secara perhitungan kalender Hijriah, awal Ramadan 1447 H diperkirakan jatuh pada 18 atau 19 Februari 2026. Kepastian tanggal tersebut akan ditentukan melalui Sidang Isbat yang mempertimbangkan data hisab astronomi dan laporan rukyatul hilal dari berbagai daerah.

Jika hilal berhasil terlihat pada 17 Februari 2026, maka puasa dimulai pada 18 Februari. Namun jika tidak, awal Ramadan kemungkinan bergeser ke 19 Februari 2026.

Sebagai catatan, PP Muhammadiyah telah menetapkan bahwa 1 Ramadan 1447 H jatuh pada 18 Februari 2026 melalui maklumat resmi.

Pola Libur Sekolah di Awal Ramadan

Meski belum ada keputusan nasional, pengalaman tahun-tahun sebelumnya menunjukkan bahwa sekolah umumnya menerapkan salah satu dari dua skema berikut:

Libur pada hari-hari awal Ramadan, atau penyesuaian jam belajar selama pekan pertama puasa.

Baca Juga : Awal Puasa 2026 Berpotensi Berbeda, Ini Penjelasan Versi NU, Muhammadiyah, Pemerintah, dan BRIN

Dengan pola tersebut, peluang adanya libur atau keringanan aktivitas belajar di awal Ramadan 2026 masih terbuka, meskipun belum dipastikan secara resmi.

Sinyal dari Kalender Pendidikan Daerah

Sejumlah pemerintah daerah telah memasukkan asumsi awal Ramadan ke dalam kalender pendidikan tahun ajaran 2025/2026, meski sifatnya masih tentatif.

Libur Lebaran 2026 Sudah Ditetapkan

Berbeda dengan libur awal puasa, jadwal libur Idulfitri 2026 untuk siswa sudah ditetapkan melalui SKB 3 Menteri. Libur ini berpotensi cukup panjang karena berdekatan dengan Hari Raya Nyepi.

Rangkaian libur tersebut meliputi:

Rabu, 18 Maret 2026: Cuti bersama Nyepi

Kamis, 19 Maret 2026: Libur nasional Nyepi

Jumat, 20 Maret 2026: Cuti bersama Idulfitri

Sabtu, 21 Maret 2026: Idulfitri hari pertama

Minggu, 22 Maret 2026: Idulfitri hari kedua

Senin, 23 Maret 2026: Cuti bersama Idulfitri

Selasa, 24 Maret 2026: Cuti bersama Idulfitri

Baca Juga : KAI Daop 2 Bandung Periksa Lintas, Pastikan Keselamatan Perjalanan dan Pelayanan Terjamin dengan Baik

Kombinasi dua hari besar ini membuka peluang libur sekolah hingga sekitar satu pekan penuh.

Hingga saat ini, jadwal libur sekolah di awal puasa Ramadan 2026 belum diputuskan secara resmi.

Meski demikian, melihat pola tahun sebelumnya dan kalender pendidikan daerah, libur atau penyesuaian kegiatan belajar diperkirakan terjadi pada pertengahan hingga akhir Februari 2026.

- Orang tua dan siswa disarankan untuk:

- Memantau hasil Sidang Isbat Kemenag

- Mengikuti pengumuman resmi dari dinas pendidikan

- Tidak mudah percaya pada informasi libur yang belum memiliki dasar kebijakan.***